Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

THE APPLICATION OF THE PROBLEM BASED LEARNING MODEL TO IMPROVE THE CRITICAL THINKING SKILLS OF ELEMENTARY SCHOOL STUDENTs Ansya, Yusron Abda'u; Salsabilla, Tania
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 9 No. 1: Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v9i1.64294

Abstract

The purpose of this study is to investigate how the Problem Based Learning paradigm can help primary school pupils develop their critical thinking abilities. Five class instructors and twenty fifth-grade students at SD Muhammadiyah 29 Sunggal Elementary School participated in interviews, observations, and documentation as part of the qualitative descriptive methodology utilised to collect data. As demonstrated by the research findings, the Problem Based Learning significantly improves students' critical thinking abilities and increases their level of active engagement, opinion courage, and enthusiasm for learning. Even if there are obstacles to its implementation, like instructors' ignorance and a lack of resources, this study suggests that teachers should receive training and support from parents and associated organisations. It is anticipated that this study will give participants in initiatives to raise the standard of education in Indonesia fresh perspectives.
ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MEMPELAJARI MATERI PENGOLAHAN DATA DI SEKOLAH DASAR Samosir, Elwin Dermawan; Ansya, Yusron Abda’u; Ade, Novi Fhitri; Naibaho, Yulinar; Rahmadani, Rahmadani; Sitorus, Intanna
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 9 No. 1: Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v9i1.64306

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan yang dialami siswa sekolah dasar dalam mempelajari materi pengolahan data serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebabnya, baik dari sisi siswa maupun metode pembelajaran yang digunakan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka. Penelitian ini menemukan bahwa kesulitan siswa terutama disebabkan oleh kurangnya pemahaman terhadap konsep dasar seperti mean, median, dan modus. Selain itu, metode pembelajaran konvensional, keterbatasan fasilitas belajar, dan rendahnya motivasi siswa turut memperburuk situasi. Hasil kajian juga menunjukkan bahwa penggunaan metode pembelajaran berbasis proyek, integrasi teknologi, dan pelatihan guru dapat meningkatkan pemahaman siswa. Interaksi sosial dalam diskusi kelompok serta umpan balik yang konstruktif dari guru juga memainkan peran penting. Berdasarkan temuan ini, pendekatan holistik yang mencakup pengembangan metode pengajaran, peningkatan fasilitas, dan pemberian dukungan motivasi diperlukan untuk membantu siswa mengatasi kesulitan belajar pengolahan data.
STUDI LITERATUR : UPAYA DAN STRATEGI MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR DALAM PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Sari, Yuliana; Ansya, Yusron Abda'u; Alfianita, Ayu; Putri, Pipi Anggreini
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 8 No. 1: Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v8i1.53931

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami permasalahan-permasalahan yang muncul dalam pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di kelas V Sekolah Dasar serta mengidentifikasi upaya dan strategi yang efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran tersebut. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif studi literatur. Metode penelitian kualitatif studi literatur adalah salah satu jenis penelitian kualitatif yang menggunakan bahan pustaka atau literatur sebagai sumber data utama. Berdasarkan studi literatur, hasil penelitian kurangnya motivasi belajar siswa kelas V sekolah dasar pada mata pelajaran bahasa dan sastra indonesia disebabkan oleh beberapa faktor dan permasalahan antara lain: 1) guru dan siswa mengalami tantangan dalam pengembangan kegiatan menulis 2) kondisi media, sarana, prasarana, dan lingkungan pembelajaran dinilai kurang optimal 3) materi sering kali dijelaskan oleh guru tanpa memberikan solusi konkret, interaksi antara guru dan siswa bersifat satu arah, dan frekuensi pertanyaan dari siswa sangat minim 4) minat dan motivasi belajar siswa terhadap Bahasa Indonesia juga masih rendah, yang berpotensi menimbulkan masalah dalam proses pembelajaran 5) kurangnya pemanfaatan teknologi oleh guru untuk mendukung pembelajaran berbasis IT 6) pembelajaran Bahasa Indonesia dianggap kurang menyenangkan, dan hal ini dapat disebabkan oleh penyajian pelajaran yang kurang menarik 7) metode dan media pembelajaran yang tepat juga menjadi salah satu hambatan dalam mencapai tujuan pembelajaran. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, berikut solusi yang ditawarkan, antara lain: 1) menerapkan pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan kreatif 2) Menerapkan pendekatan kontekstual 3) memberikan reward melalui bentuk pujian akan melatih anak untuk aktif belajar 4) membuat media pembelajaran lebih interaktif dengan mengadopsi teknologi informasi dan komunikasi 5) memberikan tugas dan proyek yang menantang dan berarti bagi siswa 6) mengembangkan keterampilan bahasa dan sastra Indonesia siswa secara holistik.
The Role of Local Culture in North Sumatra in Improving Mathematical Ability in the Learning of Space Shapes for 5th Grade Elementary School Students Ansya, Yusron Abda’u; Salsabilla, Tania; Mailani, Elvi
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jimpian.v4i2.4329

Abstract

This research aims investigates the role of North Sumatra's local culture in enhancing fifth-grade students’ mathematics skills, focusing on spatial geometry. The research addresses the issue of students’ low comprehension of spatial concepts in mathematics, highlighting the need for innovative approaches connected to everyday life. Using a qualitative case study method, the research involved fifth-grade students and teachers at SD Muhammadiyah 29 Sunggal and was conducted from July to September 2024.Findings reveal that incorporating local cultural elements into mathematics learning significantly improves students’ understanding and interest. By integrating examples like Batak traditional houses and Maimun Palace, students better grasp abstract geometric concepts by connecting them to familiar objects. This approach transforms abstract ideas into concrete and relatable learning experiences, facilitating comprehension. Observations and interviews indicate that students responded enthusiastically, actively participating in lessons and showing greater motivation to engage with mathematics. This method not only strengthens their spatial understanding but also enriches their educational experience by embedding valuable cultural knowledge. Thus, integrating local cultural contexts into mathematics education proves to be an effective strategy for improving learning outcomes while fostering appreciation for cultural heritage.   
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TEACHMINT MATA KULIAH TELAAH KURIKULUM UNTUK MENDUKUNG IMPLEMENTASI KURIKULUM MBKM DI PROGRAM STUDI PGSD UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Perangin angin, Laurensia Masri; Risma, Risma; Manurung, Imelda Free Unita; Ansya, Yusron Abda’u
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol. 15 No. 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jh.v15i2.64448

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan, kepraktisan dan keefektifan media pembelajaran berbasis Teachmint pada mata kuliah Manajemen Pendidikan materi pendekatan manajemen kelas di jurusan PGSD Unimed. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan dengan menggunakan model ADDIE yaitu analisis, perancangan, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Mengenai validitas produk, hasil data validasi dari ahli materi diperoleh persentase 73,21% yang termasuk dalam kategori layak dan revisi serta hasil data validasi ahli media diperoleh persentase 84,35 dengan kategori sangat layak. Mengenai kemenarikan, didapatkan persentase sebesar sebesar 91,60% dengan kriteria sangat menarik. Mengenai keefektifan, rata-rata dari nilai pre-test mahasiswa adalah 57,6 dan rata-rata nilai post-test mahasiswa adalah 88,8. Hasil rata-rata nilai tersebut menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dalam penggunaan media pembelajaran berbasis Teachmint.
HUBUNGAN PENGGUNAAN MODEL PROJECT BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Ansya, Yusron Abda'u; Salsabilla, Tania
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol. 14 No. 2: December 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jh.v14i2.64472

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis pengaruh penerapan Project Based Learning terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas IV sekolah dasar dalam aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik dan menggali tantangan yang dihadapi oleh guru dan siswa peluang yang dapat dimanfaatkan untuk memaksimalkan efektivitas model ini. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di UPT SDN 060809 Medan Kota pada Januari-Juni T.A. 2023/2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan signifikan dalam aspek kognitif, afektif, psikomotorik, serta keterampilan sosial dan kerja kelompok siswa kelas setelah penerapan model Project Based Learning. Project Based Learning tidak hanya membantu siswa memahami dan mengaplikasikan konsep yang dipelajari, tetapi juga meningkatkan motivasi, sikap positif, keterampilan praktis, dan kemampuan bekerja sama dalam kelompok.
PENDAMPINGAN GURU SEKOLAH DASAR DALAM PENYUSUNAN INSTRUMEN PENILAIAN PENDIDIKAN PANCASILA BERBASIS SMART TECHNOLOGY PADA KKG DI SDN KECAMATAN DELI TUA Gandamana, Apiek; Abda’u Ansya, Yusron; Lubis, Wildansyah; Winara; Pratama, Anggili
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 10 No. 1 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v10i1.71707

Abstract

Abstract: This community service activity aims to improve the competence of Elementary School teachers in compiling Smart Technology-based Pancasila Education assessment instruments. The main problems faced are the low quality of assessment instruments and the minimal use of technology in the learning evaluation process. This activity was carried out in the Kelompok Kerja Guru (KKG) of SDN Deli Tua District involving 30 teachers from various elementary schools in the area. The design of this activity includes four main stages, namely the preparation, implementation, monitoring and evaluation stages, and follow-up. Teachers are given an understanding of the principles of valid, reliable, and objective assessment, and are trained in the use of various technology applications such as Google Form, Quizizz, Plickers, and Anates. In addition, they also receive guidance in compiling and analyzing digital-based assessment instruments that can be applied in the classroom. The results of the activity show that the results of the activity show that teachers' understanding of the principles of technology-based assessment reaches 90%, with 85% of teachers being able to compile Smart Technology-based instruments and analyze them validly, reliably, and objectively. In addition, teacher readiness in integrating technology in evaluation reached 80%, supported by an increase in self-confidence of 85%, and the results of the instruments created met good quality standards with an achievement of 80%. In conclusion, this assistance has a positive impact on improving teacher competence in compiling and implementing Smart Technology-based assessment instruments, so that it is expected to improve the quality of assessment and the effectiveness of learning in Elementary Schools. Keyword: Assessment Instruments, Smart Technology, Pancasila Education   Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Sekolah Dasar dalam menyusun instrumen penilaian Pendidikan Pancasila berbasis Smart Technology. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya kualitas instrumen penilaian serta minimnya pemanfaatan teknologi dalam evaluasi pembelajaran. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelompok Kerja Guru (KKG) SDN Kecamatan Deli Tua dengan melibatkan 30 guru dari berbagai sekolah dasar di wilayah tersebut. Rancangan kegiatan terdiri dari empat tahapan utama, yaitu persiapan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi, serta tindak lanjut. Guru diberikan pemahaman mengenai prinsip penilaian yang valid, reliabel, dan objektif, serta dilatih menggunakan aplikasi teknologi seperti Google Form, Quizizz, Plickers, dan Anates. Selain itu, mereka juga mendapatkan bimbingan dalam menyusun dan menganalisis instrumen penilaian berbasis digital yang dapat diterapkan di kelas.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemahaman guru terhadap prinsip penilaian berbasis teknologi mencapai 90%, dengan 85% guru mampu menyusun dan menganalisis instrumen berbasis Smart Technology. Kesiapan guru dalam mengintegrasikan teknologi dalam evaluasi mencapai 80%, didukung oleh peningkatan kepercayaan diri sebesar 85%, serta kualitas instrumen yang dibuat mencapai 80%. Kesimpulannya, pendampingan ini berdampak positif dalam meningkatkan kompetensi guru dalam melaksanakan penilaian, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas asesmen dan efektivitas pembelajaran di Sekolah Dasar. Kata Kunci: Instrumen Penilaian, Smart Technology, Pendidikan Pancasila
PENGEMBANGAN INTERACTIVE DIGITAL BOOK BERBASIS SELF REGULATED LEARNING TERINTEGRASI NILAI KARAKTER PADA MATA KULIAH MANAJEMEN PENDIDIKAN Masri Peranginangin, Laurensia; Tamba, Robenhart; Halimatusakkdiah; Free Unita Manurung, Imelda; Abda’u Ansya, Yusron
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 10 No. 1 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v10i1.71710

Abstract

Abstract: Higher education has a significant responsibility in producing a superior generation that is not only academically intelligent but also has character. However, the dominance of conventional methods such as lectures and the limited availability of printed learning media are obstacles in encouraging student learning independence. This study aims to develop an interactive multimedia e-book based on Self-Regulated Learning (SRL) that integrates character values in the Educational Management course. The research method uses Research and Development (R&D) with the ADDIE model, which includes needs analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research subjects were students taking the Educational Management course in the Elementary School Teacher Education Program, Medan State University, with data obtained through interviews, questionnaires, and observations to assess the effectiveness of the e-book on learning outcomes and character formation. The results show that the interactive e-book based on SRL is proven to be effective in improving student learning outcomes. The average pretest score of 70.39 increased to 90.27 in the posttest, with an increase of 19.88 points or 28.25%. The N-Gain value of 0.67 is in the medium-high category, indicating optimal improvement in abilities. Thus, SRL-based interactive e-books are worthy of being used as an innovative strategy to improve the quality of learning while simultaneously shaping the profile of superior prospective student teachers. Keyword: Interactive Digital Books, Self-Regulated Learning, Character Values, Educational Management Abstrak: Pendidikan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter. Namun, dominasi metode konvensional seperti ceramah dan keterbatasan media pembelajaran cetak menjadi hambatan dalam mendorong kemandirian belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan e-book multimedia interaktif berbasis Self-Regulated Learning (SRL) yang terintegrasi nilai karakter pada mata kuliah Manajemen Pendidikan. Metode penelitian menggunakan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah mahasiswa yang mengambil mata kuliah Manajemen Pendidikan Program Studi PGSD, Universitas Negeri Medan, dengan data diperoleh melalui wawancara, angket, dan observasi untuk menilai efektivitas e-book terhadap hasil belajar dan pembentukan karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-book interaktif berbasis SRL terbukti efektif meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Rata-rata nilai pretest 70,39 meningkat menjadi 90,27 pada posttest, dengan kenaikan 19,88 poin atau 28,25%. Nilai N-Gain sebesar 0,67 berada pada kategori sedang–tinggi, menandakan peningkatan kemampuan yang optimal. Dengan demikian, e-book interaktif berbasis SRL layak digunakan sebagai strategi inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus membentuk profil mahasiswa calon guru yang unggul. Kata Kunci: Interactive Digital Book, Self Regulated Learning, Nilai Karakter, Manajemen Pendidikan
IMPLEMENTASI PENDEKATAN NEUROSAINS KOGNITIF DENGAN KONSEP JOYFUL LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Dermawan Samosir, Elwin; Halimatusakkdiah; Abda’u Ansya, Yusron; Kibah Mandasari, Nur; Utami Humaira, Najwa; Rahma, Muthia
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 10 No. 1 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v10i1.71714

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to improve students' literacy skills through the application of a cognitive neuroscience approach with the concept of joyful learning in class V of UPT SDN 106813 Amplas. The method used was Classroom Action Research (CAR) with two cycles, each consisting of planning, action, observation, evaluation, and reflection stages. The location of this study was at UPT SDN 106813 Amplas, with the subjects of the study being 30 fifth grade students who had difficulties in literacy skills. The results showed that in the first cycle, 65% of students managed to achieve scores above the Learning Objective Achievement Criteria (KKTP ≥70), with teacher activity reaching 78% and students reaching 70%. In the second cycle, after improving the learning strategy, 80% of students managed to achieve scores above the KKTP, with teacher activity reaching 90% and students increasing to 85%. The conclusion of this study is that the application of a cognitive neuroscience approach with the concept of joyful learning can improve students' literacy skills and their involvement in learning, so it is effective to be implemented in elementary schools. Keyword: Cognitive Neuroscience, Joyful Learning, Literacy, Elementary School Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa melalui penerapan pendekatan neurosains kognitif dengan konsep joyful learning di kelas V UPT SDN 106813 Amplas. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, evaluasi, dan refleksi. Lokasi penelitian ini adalah di UPT SDN 106813 Amplas, dengan subjek penelitian adalah 30 siswa kelas V yang mengalami kesulitan dalam kemampuan literasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus pertama, 65% siswa berhasil mencapai nilai di atas Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP ≥70), dengan aktivitas guru mencapai 78% dan siswa mencapai 70%. Pada siklus kedua, setelah perbaikan strategi pembelajaran, 80% siswa berhasil mencapai nilai di atas KKTP, dengan aktivitas guru mencapai 90% dan siswa meningkat menjadi 85%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan pendekatan neurosains kognitif dengan konsep joyful learning dapat meningkatkan kemampuan literasi siswa dan keterlibatan mereka dalam pembelajaran, sehingga efektif untuk diterapkan di sekolah dasar. Kata Kunci: Neurosain Kognitif, Joyful Learning, Literasi, Sekolah Dasar
Culturally Responsive Teaching as a Strategy to Improve Students' Science Literacy in Higher Education Fahrur Rozi; Yusnadi; Retno Dwi Suyanti; Yusron Abda'u Ansya
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 6 (2025): June
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i6.11268

Abstract

The problem in this research is the low level of science literacy among students caused by learning that is less responsive to cultural contexts. The objective of this research is to examine the application of culturally responsive teaching in improving science literacy among university students in higher education. The method used is a systematic literature review of 40 scientific articles published between 2019 and 2025, obtained from the Scopus and Google Scholar databases. Data analysis was conducted through the stages of planning, implementation, and reporting, referring to PRISMA guidelines, and identifying patterns, themes, and key findings from each article. The research results show that a culturally responsive learning approach, such as the integration of local cultural values, the use of socio-cultural contexts in learning, and the creation of inclusive relationships between lecturers and students, can enhance students' science literacy. Improvements occurred in critical thinking skills, contextual understanding of science concepts, and learning motivation. The conclusion of this study is that culturally responsive teaching significantly contributes to the enhancement of science literacy and has the potential to be an inclusive and transformative pedagogical strategy in higher education settings.