Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Evaluation of Chemical Composition of Three Potential Fresh Milk Raw Materials From Local Indonesian Regions Bachri, Syaiful; Sutantio, R. Alamsyah; Hasanah, Niswatin; Karimah, Rinda Nurul; Nurfitriani, Rizki Amalia; Andriyani, Fitriya; Utomo, Budi; Aji, Hutama Puranto
International Journal of Technology, Food and Agriculture Vol. 2 No. 3 (2025): October
Publisher : P3M Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/tefa.v2i3.6546

Abstract

Milk is a nutrient-rich product produced by dairy cattle and plays an important role in preventing stunting in children under five years of age. In the production of milk-based products for toddlers, the quality of raw materials is a critical factor, particularly in terms of standardization and consumer acceptance. East Java Province is one of the largest milk-producing regions in Indonesia, with potential fresh milk sources originating from Jember, Probolinggo, and Banyuwangi Regencies. This study aimed to determine the best fresh milk raw material from these local sources by integrating chemical quality evaluation and hedonic analysis. A quantitative descriptive method was applied using Lactoscan analysis to assess the chemical composition of fresh milk samples. The results showed that all samples met the Indonesian National Standard (SNI) requirements for fresh milk, indicating comparable chemical quality across regions. Although minor variations in nutritional components were observed, these differences were not decisive in determining overall quality. Based on hedonic analysis, fresh milk from Banyuwangi Regency was identified as the most preferred sample. This finding highlights the novelty of the study, demonstrating that when chemical quality among milk samples is relatively similar, sensory preference becomes the determining factor in selecting the best raw material for toddler-oriented milk products.
Pelatihan dan Pendampingan Masyarakat untuk Pengelolaan Potensi dan Optimalisasi Bank Sampah di Desa Arjasa Sebagai Upaya Pelestarian Lingkungan Berkelanjutan: Pengelolaan Bank Sampah Suandana, Iwan Abdi; Karimah, Rinda Nurul; Perwiraningrum, Dhyani Ayu; Aprilya, Nurina; Puspitasari, Nilam
SEJAGAT : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): Desember
Publisher : P3M Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/sejagat.v2i3.6753

Abstract

Pengelolaan sampah yang kurang optimal berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Desa Arjasa, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, menghadapi tantangan dalam keberlanjutan Bank Sampah karena rendahnya partisipasi warga, keterbatasan sarana, dan lemahnya sistem operasional. Untuk menjawab permasalahan tersebut, tim pengabdian masyarakat dari Program Studi Promosi Kesehatan Politeknik Negeri Jember melaksanakan program pelatihan dan pendampingan guna mengoptimalkan kembali fungsi Bank Sampah Arjasa. Metode kegiatan meliputi: (1) sosialisasi konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) melalui penyuluhan interaktif, (2) praktik pemilahan sampah dan simulasi alur kerja bank sampah, (3) penyediaan sarana timbangan digital untuk mendukung operasional, serta (4) penguatan kelembagaan melalui Focus Group Discussion (FGD) bersama perangkat desa, pengurus bank sampah, dan tokoh masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, dalam pengelolaan sampah. Bank Sampah Arjasa berkomitmen untuk kembali beroperasi secara transparan dan profesional, sementara pemerintah desa memberikan dukungan positif terhadap keberlanjutan program. Kegiatan ini berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama poin 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan) dan poin 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab). Kesimpulannya, pelatihan dan pendampingan efektif dalam memperkuat komitmen pengurus dan masyarakat dalam mengoperasikan kembali Bank Sampah Arjasa. Disarankan adanya pendampingan berkelanjutan, inovasi pemasaran produk daur ulang, serta pengembangan jejaring kemitraan untuk mendukung kemandirian dan keberlanjutan Bank Sampah.