Claim Missing Document
Check
Articles

Found 52 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Design Perangkat Pemantauan Pada Alat Pemantauan dan Penyiraman Tanaman Kopi dan Nutrisi Tanah Otomatis Berdasarkan Suhu, Kelembaban, dan Keasaman Berbasis IOT Salihima, Sulhan Syahli; Hertiana, Sofia Naning; Karna, Nyoman Bogi Aditya
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki kondisi geografis yang sangat cocok untuk budidaya kopi. Dengan keanekaragaman topografi, iklim tropis, ketinggian tempat yang bervariasi, dan tanah yang subur, kondisi ini mendukung pertumbuhan kopi. Beberapa tantangan yang muncul adalah kemarau panjang akibat perubahan iklim, lahan yang berada sekitar pegunungan dan jauh dari pemukiman, dan masih banyaknya petani konvensional yang kurang efektif. Penelitian ini berfokus pada pengembangan sistem otomatisasi berbasis Internet of Things (IoT) untuk monitoring dan pengelolaan penyiraman serta nutrisi tanah pada tanaman kopi di Desa Sukarame, Kabupaten Bandung, Jawa Barat Solusi yang ditawarkan dalam penelitian ini meliputi deteksi kelembaban tanah untuk menentukan kebutuhan penyiraman, pemantauan suhu dan kelembaban udara, serta pengukuran pH tanah untuk memastikan nutrisi yang optimal bagi tanaman kopi. Sistem ini menggunakan berbagai sensor dan komponen utama, termasuk mikrokontroler ESP32, sensor kelembaban tanah soil moisture sensor, sensor suhu dan kelembaban udara DHT11, sensor pH tanah, serta sensor untuk mengukur kandungan nutrisi makro tanah seperti NPK yaitu sensor RS485. Sumber energi untuk sistem ini disuplai oleh panel surya, dan konektivitas internet difasilitasi oleh MiFi Orbit Star. Data yang dikumpulkan oleh sensor-sensor ini dikirimkan secara real-time ke server, di mana informasi tersebut diakses dan ditampilkan melalui antarmuka web, memungkinkan pemantauan jarak jauh yang efisien. Hasil penelitian menunjukan teknologi IoT dan sensor yang terintegrasi memberikan solusi inovatif yang dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional dalam budidaya tanaman kopi. Tingkat akurasi sensor yang didapat dari sensor NPK RS485 dibanding sensor analog adalah 99,91% untuk nilai Nitrogen, 99,70% untuk nilai Fosfor, dan 99,80% untuk nilai Kalium. Implementasi sistem ini diharapkan tidak hanya mengurangi kebutuhan intervensi manual tetapi juga mendukung praktik pertanian yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan. Dampak positif dari penggunaan sistem ini mencakup peningkatan kualitas hasil panen, efisiensi penggunaan sumber daya, dan pemantauan kondisi kebun yang lebih akurat. Kata kunci --- Budidaya kopi, ESP32, Internet of Things (IoT), NPK, Website.
Design Perangkat Sistem Penyiraman Pada Pemantauan dan Penyiraman Tanaman Kopi dan Nutrisi Tanah Otomatis Berdasarkan Suhu, Kelembapan, dan Keasaman Berbasis IoT Ajisaka, Tito; Hertiana, Sofia Naning; Karna, Nyoman Bogi Aditya
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia has ideal geographical conditions for coffee cultivation. Topographical variations, tropical climate, altitudinal differences, and soil fertility are factors that favor coffee growth. However, challenges include long dry seasons due to climate change, remote mountainous locations, and many farmers still using traditional methods that are less efficient. This research introduces an automation solution that includes soil moisture detection to adjust watering needs, air temperature and humidity monitoring, and soil pH measurement to maintain optimal coffee plant nutrition. The system consists of various main sensors, such as the ESP32 microcontroller, soil moisture sensor, DHT11 temperature sensor, soil pH sensor, and RS485 sensor to measure soil macro nutrient content such as NPK. The system's energy is supplied by solar panels, with internet provided by MiFi Orbit Star. The data collected by the sensors is sent in real-time to the server, then displayed through a web interface, allowing for more efficient remote monitoring of land conditions. The results prove that the application of IoT technology and integrated sensors provides an innovative solution in improving the productivity and operational efficiency of coffee cultivation. The RS485 NPK sensor showed high accuracy with 99.91% for Nitrogen, 99.70% for Phosphorus, and 99.80% for Potassium compared to analog sensors. The implementation of this system not only reduces the need for manual intervention, but also supports sustainable and environmentally-friendly farming practices. The benefits of this system include improved crop quality, more efficient use of resources, as well as more accurate monitoring of farm conditions. Keywords- Coffee Cultivation, Farm Automation, Internet of Things, RS485 Sensor
Design User Interface dan Program Website Visual Studio pada Alat Pemantauan dan Penyiraman Tanaman Kopi dan Nutrisi Tanah Otomatis Berdasarkan Suhu, Kelembaban, dan Keasaman Berbasis IoT Taqwiim, Muhammad Ahsani; Hertiana, Sofia Naning; Karna, Nyoman Bogi Aditya
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia’s geographical conditions are ideal for coffee cultivation, with its tropical climate, fertile soil, and varying elevations. However, challenges such as climate change, remote mountain locations, and less efficient conventional farming methods remain obstacles. This study proposes an Internet of Things (IoT)-based automation system to manage irrigation and soil nutrients for coffee plants in Sukarame Village, Bandung Regency. The solution involves sensors for soil moisture, air temperature, humidity, and soil pH to ensure optimal plant conditions. It utilizes an ESP32 microcontroller, NPK RS485 sensors, and is powered by solar energy with MiFi providing connectivity. Data is transmitted in real-time to a server, enabling remote monitoring. Results demonstrate high sensor accuracy, with 99.91% for Nitrogen, 99.70% for Phosphorus, and 99.80% for Potassium. Implementing this system improves productivity, resource efficiency, and crop quality while supporting sustainable farming practices. Keywords: Coffee Cultivation, ESP32, Internet of Things (IoT), NPK, Website
Sistem Otomatisasi Dengan Pemantauan Data Real-Time untuk Komposter Digital Berbasis IoT Danila, Irgi Faisal Putra; Hertiana, Sofia Naning; Dwi Sanjoyo, Danu
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan populasi di Kota Bandung menyebabkan lonjakan volume sampah dengan mayoritas berupa sampah organik yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menggunakan metode open dumping. Hal ini memicu emisi gas rumah kaca dan kontaminasi lingkungan. Pengomposan dapat menjadi solusi pengelolaan sampah organik, tetapi metode manual kompos seringkali tidak optimal dari segi waktu dan keberhasilan. Implementasi Internet of Things (IoT) dapat dikembangkan sebagai solusi permasalah sampah tersebut. Sistem Dicompos berbasis IoT untuk otomatisasi dan pemantauan proses pengomposan aerobic melalui aplikasi dan website. Sistem ini menggunakan sensor PR-3001-ECTHPH-N01 untuk mengawasi suhu, kelembapan, dan pH, serta aktuator unuk otomatisasi kontrol. Hasil pengujian menunjukkan sistem ini mampu mengoptimalkan suhu pada fase mesofilik 17,8% lebih baik dari metode manual, dengan suhu optimal 35°C dan kelembapan 40-65% dan fase termofilik dipercepat menjadi 5 hari. Sensor PR-3001-ECTHPH-N01 memiliki akurasi tinggi dengan 98,18% untuk suhu, 98% kelembapan, dan 97,63% pH. Koneksi LoRa mampu mencapai 400m dan performa API cukup dengan response time rata-rata 257,142 ms. Tingkat kepuasan pengguna mencapai 90,74% untuk website dan 91,13% untuk aplikasi, menjadikan Dicompos solusi efektif untuk proses pengomposan aerobic. Kata kunci — aerobic, IoT, kompos, otomatisasi, sampah organik.
Sistem Otomatisasi Dengan Pemantauan Data Real-Time Untuk Komposter Digital Berbasis IoT Iskandar, Hari; Hertiana, Sofia Naning; Dwi Sanjoyo, Danu
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan populasi di Kota Bandung menyebabkan lonjakan volume sampah dengan mayoritas berupa sampah organik yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menggunakan metode open dumping. Hal ini memicu emisi gas rumah kaca dan kontaminasi lingkungan. Pengomposan dapat menjadi solusi pengelolaan sampah organik, tetapi metode manual kompos seringkali tidak optimal dari segi waktu dan keberhasilan. Implementasi Internet of Things (IoT) dapat dikembangkan sebagai solusi permasalah sampah tersebut. Sistem Dicompos berbasis IoT untuk otomatisasi dan pemantauan proses pengomposan aerobic melalui aplikasi dan website. Sistem ini menggunakan sensor PR-3001-ECTHPH-N01 untuk mengawasi suhu, kelembapan, dan pH, serta aktuator unuk otomatisasi kontrol. Hasil pengujian menunjukkan sistem ini mampu mengoptimalkan suhu pada fase mesofilik 17,8% lebih baik dari metode manual, dengan suhu optimal 35°C dan kelembapan 40-65% dan fase termofilik dipercepat menjadi 5 hari. Sensor PR-3001-ECTHPH-N01 memiliki akurasi tinggi dengan 98,18% untuk suhu, 98% kelembapan, dan 97,63% pH. Koneksi LoRa mampu mencapai 400m dan performa API cukup dengan response time rata-rata 257,142 ms. Tingkat kepuasan pengguna mencapai 90,74% untuk website dan 91,13% untuk aplikasi, menjadikan Dicompos solusi efektif untuk proses pengomposan aerobic. Kata kunci —aerobic, IoT, kompos, otomatisasi, sampah organik.
Implementasi Monitoring dan Controlling Lingkungan Budidaya Maggot Sebagai Pengurai Sampah Organik Berbasis Machine Learning dan Internet Of Things Dendi Rifqi Hibatullah; Tazkia Rizkiani Putri; Marlia Putri; Sinta Ramadani; Sofia Naning Hertiana; Iman Hedi Santoso
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maggot yang berasal dari larva Black Soldier Fly (BSF) banyak diteliti karena kandungan nutrisinya yang tinggi serta karakteristik biologisnya. Maggot ini berpotensi sebagai sumber protein alternatif untuk pakan ternak, seperti ayam dan lele. Namun, suhu dan kelembapan lingkungan sangat memengaruhi pertumbuhan dan kelangsungan hidupnya. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem berbasis Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan teknologi Machine Learning untuk memantau dan mengendalikan suhu, kelembapan, serta volume sampah pada media budidaya maggot secara real-time. Sistem ini terhubung dengan aplikasi seluler untuk memungkinkan pemantauan dan pengendalian jarak jauh. Perangkat menggunakan mikrokontroler Raspberry Pi 3B+ dan diprogram dengan bahasa Python. Data dari sensor diproses untuk mengontrol aktuator dan dikirimkan ke Firebase, kemudian ditampilkan dalam aplikasi mobile. Hasil menunjukkan bahwa budidaya dengan sistem IoT menghasilkan bobot 160 gram per 100 maggot, sedangkan metode konvensional hanya 100 gram per 100 maggot. Sensor DHT22 memiliki akurasi 97,06%, dan sensor kelembapan media mencapai 95,67%. Pengujian aplikasi menggunakan metode System Usability Scale (SUS) memperoleh skor rata-rata 74,5 yang menandakan tingkat kebergunaan yang baik. Maggot dengan sistem IoT mampu menguraikan sampah rata-rata 3,43 kg dalam 10 hari, dibandingkan 2,054 kg tanpa IoT. Kualitas layanan (QoS) menunjukkan throughput sebesar 204.795,86 bps, packet loss 0,22%, delay rata-rata 105,03 ms, dan jitter sebesar 6.151,71 ms.Kata Kunci— Black Soldier Fly, Internet of Things, Machine Learning, Mobile Application
Implementasi Perangkat Pemantauan dan Pengendalian Lingkungan Budidaya Maggot sebagai Pengurai Sampah Organik Berbasis Machine Learning dan Internet of Things Marlia putri; Sofia Naning Hertiana; Iman Hedi Santoso
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maggot yang berasal dari larva Black Soldier Fly (BSF) banyak diteliti karena kandungan nutrisinya yang tinggi serta karakteristik biologisnya. Maggot ini berpotensi sebagai sumber protein alternatif untuk pakan ternak, seperti ayam dan lele. Namun, suhu dan kelembapan lingkungan sangat memengaruhi pertumbuhan dan kelangsungan hidupnya. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem berbasis Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan teknologi Machine Learning untuk memantau dan mengendalikan suhu, kelembapan, serta volume sampah pada media budidaya maggot secara real-time. Sistem ini terhubung dengan aplikasi seluler untuk memungkinkan pemantauan dan pengendalian jarak jauh. Perangkat menggunakan mikrokontroler Raspberry Pi 3B+ dan diprogram dengan bahasa Python. Data dari sensor diproses untuk mengontrol aktuator dan dikirimkan ke Firebase, kemudian ditampilkan dalam aplikasi mobile. Hasil menunjukkan bahwa budidaya dengan sistem IoT menghasilkan bobot 160 gram per 100 maggot, sedangkan metode konvensional hanya 100 gram per 100 maggot. Sensor DHT22 memiliki akurasi 97,06%, dan sensor kelembapan media mencapai 95,67%. Pengujian aplikasi menggunakan metode System Usability Scale (SUS) memperoleh skor rata- rata 74,5 yang menandakan tingkat kebergunaan yang baik. Maggot dengan sistem IoT mampu menguraikan sampah rata- rata 3,43 kg dalam 10 hari, dibandingkan 2,054 kg tanpa IoT. Kualitas layanan (QoS) menunjukkan throughput sebesar 204.795,86 bps, packet loss 0,22%, delay rata-rata 105,03 ms, dan jitter sebesar 6.151,71 ms.Kata Kunci— Black Soldier Fly, Internet of Things, Machine Learning, Mobile Application
Implementasi Monitoring dan Controlling Lingkungan Budidaya Maggot Sebagai Pengurai Sampah Organik Berbasis Machine Learning dan Internet Of Things Dendi Rifqi Hibatullah; Tazkia Rizkiani Putri; Marlia Putri; Sinta Ramadani; Sofia Naning Hertiana; Iman Hedi Santoso
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maggot yang berasal dari larva Black Soldier Fly (BSF) banyak diteliti karena kandungan nutrisinya yang tinggi serta karakteristik biologisnya. Maggot ini berpotensi sebagai sumber protein alternatif untuk pakan ternak, seperti ayam dan lele. Namun, suhu dan kelembapan lingkungan sangat memengaruhi pertumbuhan dan kelangsungan hidupnya. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem berbasis Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan teknologi Machine Learning untuk memantau dan mengendalikan suhu, kelembapan, serta volume sampah pada media budidaya maggot secara real-time. Sistem ini terhubung dengan aplikasi seluler untuk memungkinkan pemantauan dan pengendalian jarak jauh. Perangkat menggunakan mikrokontroler Raspberry Pi 3B+ dan diprogram dengan bahasa Python. Data dari sensor diproses untuk mengontrol aktuator dan dikirimkan ke Firebase, kemudian ditampilkan dalam aplikasi mobile. Hasil menunjukkan bahwa budidaya dengan sistem IoT menghasilkan bobot 160 gram per 100 maggot, sedangkan metode konvensional hanya 100 gram per 100 maggot. Sensor DHT22 memiliki akurasi 97,06%, dan sensor kelembapan media mencapai 95,67%. Pengujian aplikasi menggunakan metode System Usability Scale (SUS) memperoleh skor rata-rata 74,5 yang menandakan tingkat kebergunaan yang baik. Maggot dengan sistem IoT mampu menguraikan sampah rata-rata 3,43 kg dalam 10 hari, dibandingkan 2,054 kg tanpa IoT. Kualitas layanan (QoS) menunjukkan throughput sebesar 204.795,86 bps, packet loss 0,22%, delay rata-rata 105,03 ms, dan jitter sebesar 6.151,71 ms. Kata Kunci— Black Soldier Fly, Internet of Things, Machine Learning, Mobile Application
Implementasi Basis Data Real-time untuk Sistem Monitoring dan Controlling Lingkungan Budidaya Maggot Sebagai Pengurai Sampah Organik Berbasis Machine Learning dan Internet Of Things Sinta Ramadani; Sofia Naning Hertiana; Iman Hedi Santoso
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan maggot sebagai agen pengurai sampah organik sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan seperti suhu dan kelembapan. Penelitian ini merancang sistem monitoring dan pengendalian berbasis Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan basis data real-time menggunakan Firebase Realtime Database. Sistem ini mencatat data suhu, kelembapan, serta hasil deteksi visual sampah melalui kamera dan machine learning, lalu menyimpannya secara otomatis ke dalam basis data. Seluruh data yang terkumpul diakses melalui aplikasi mobile, memungkinkan pengguna memantau dan mengontrol sistem dari jarak jauh. Firebase digunakan untuk mendukung sinkronisasi data secara dua arah antara perangkat dan aplikasi, serta memastikan keakuratan dan kontinuitas data selama proses berlangsung. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu menyimpan dan mengelola data secara efisien serta meningkatkan efektivitas budidaya maggot dalam mengolah sampah organik. Kata Kunci— Basis Data, Firebase, Internet of Things, Machine Learning, Mobile Application, Reat-time
Perangkat UCPE Sebagai Solusi SD-WAN Vendor Lock-in Triprayogo, Alvin Riza; Fathurrahman, Wahyu Athief; Hertiana, Sofia Naning; Wahyudi, Andi
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vendor lock-in merupakan tantangan utama dalam implementasi Software-Defined Wide Area Network (SD-WAN), di mana pengguna menjadi bergantung pada solusi dari satu vendor. Ketergantungan ini dapat membatasi fleksibilitas sistem, menghambat inovasi, dan meningkatkan biaya manajemen jaringan dalam jangka panjang. Masalah ini mendorong kebutuhan akan arsitektur jaringan yang lebih terbuka dan tidak bergantung pada satu merek perangkat keras. Penelitian ini mengusulkan penggunaan Universal Customer Premises Equipment (uCPE) sebagai solusi terbuka untuk mengatasi masalah vendor lock-in. Solusi ini diimplementasikan menggunakan perangkat lunak SD-WAN open-source, yaitu flexiWAN, yang dijalankan pada dua perangkat uCPE dari vendor yang berbeda: Silicom Cordoba IA3003 dan Advantech FWA-T011. Fokus utama dari studi ini adalah untuk menguji interoperabilitas, performa, dan fungsionalitas dari sistem gabungan ini sebagai fondasi untuk jaringan yang fleksibel. Hasil pengujian menunjukkan bahwa solusi uCPE dengan flexiWAN berhasil membangun koneksi yang fungsional dan stabil di antara perangkat yang berbeda, dengan performa latensi rata-rata di bawah 15 ms. Meskipun terdapat overhead yang membatasi throughput maksimum, performa transfer data antarperangkat (rata-rata 17-18 Mbps) dianggap memadai untuk kebutuhan operasional. Fitur-fitur utama SD-WAN seperti Zero Touch Provisioning (ZTP), Link Failover, dan firewall juga terbukti berfungsi dengan baik. Penelitian ini memvalidasi bahwa uCPE berbasis open-source merupakan alternatif yang valid dan hemat biaya untuk mendukung solusi SD-WAN yang fleksibel. Kata kunci— flexiWAN, Open-source, SD-WAN, uCPE, Vendor Lock-in.
Co-Authors Abu Riza Sudiyatmoko Abu Riza Sudiyatmoko, Abu Riza Achmad Rizal Achmad Rizal Danisya Adi Arief Wicaksono Adit Kurniawan Afrimadani, Salsa Nabilla Ahmad Syafii Ahsanuddin, Rafiq Irham Ainul Mardiyah, Ainul Ajisaka, Tito Alfian Firdaus Darmawan Alfonso Jan Primus Ari Putra Andi Wahyudi Arif Indra Irawan Arkaan , Annastya Azhar Assyifavi, Shofia Astuti , Sri Astutia, Sri AT Hanuranto Athaullah, Rafif Dzaky Ayu Nurdiana, Fitria Bachtiar, Moch. Aril Bagus Aditya Basuki Rahmat Baswara, Muhammad Raihan Cahyo, Nathanael Dwi Cendika Deby Hartanta Christavia, Shevira Feby Danila, Irgi Faisal Putra Danu Dwi Sanjoyo Dendi Rifqi Hibatullah Depa Panjie Purnama Dharu Arseno Dicky Rahadian Dinata, Ericha Septya Dwi Sanjoyo, Danu Dzaky, Andi Muh Naufal Efendi, M. Rayhan Erna Sri Sugesti Fadhlul Wafi Siddhi Fahry Adnantya Faishal Yusuf Baqir Fardan Fardan Fathurrahman, Muhammad Rinaldy Fathurrahman, Wahyu Athief Fauzi, Fadhillah Padmanaba Favian Dewanta Febri Surya Hadi Febriani, Adinda Zahra Firdatunnisa , Salma Pebrina Fitria Ayu Nurdiana Ghifary, Prasydha A Haidlir Achmad Naqvi Harimasari, Dafadil Fitra Hatta A , Muhammad Hedi, Iman Hendrawan Hendrawan Hezron Eka Lattang Ibrahim, Raymond Icha Nurlaela Khoerotunisa Ihsan Aris Saputra Ilhamsyah, Muhammad Iman Hedi Santoso Indrarini Dyah Irawati Inung Wijayanto Iqbal Firda Rusdiansyah Iskandar, Hari Istikmal Karisma, Aldiotira Khairullah, M. Iqbal Kris Sujatmoko Kurniawan, Bintang Leanna Vidya Yovita M., R. Rumani Malik, Fikry Maulana Mangkudjaja, Rumani Marlia Putri Muhammad Atalarik Syach Ajay Mulyana, S.T., M.T. , Asep Najla, Khaira Nicholas Teja Pratama Noor, Alfarabi Ivandi Nur Iftita Nurmala, Zulfa Nyoman Bogi Aditya Karna P, Muh Naufal Setiawan Purba Daru Kusuma Putra, Daffa Naufal Putri, Michelle Ananda R. Rumani M. R. Rumani Mangkudjaja Ratna Mayasari Rendy Munadi Ridha Muldina Negara Ryanda Pratama HP Salihima, Sulhan Syahli Salwa Aulia Farida Y Saputra, Ihsan Aris Saputra, Maulana Reza Satria Akbar Mugitama Sinta Ramadani Sri Astuti Subagyo, Lutfi Bramantio Sugito Sugito - Sugondo Hadiyoso Sussi Taqwiim, Muhammad Ahsani Tarigan, Muhammad Fahri Taufiq , Achmad Tazkia Rizkiani Putri Tiko Hadi Prabowo Tody Ariefianto Wibowo Tri Brotoharsono Triprayogo, Alvin Riza Udjianna Sekteria Pasaribu Valen, Makmury Baqda Veby Riza Fransiska Wardana, Fareza Arya Xavier Samuel MFP Zufar Dhiyaulhaq