Claim Missing Document
Check
Articles

Coordination antar Stakeholder dalam Pengembangan Pariwisata di Kabupaten Sinjai Mursak; Juanda Nawawi; Muh. Tang Abdullah
Jurnal Ilmiah Administrasita' Vol. 16 No. 2 (2025): EDISI DESEMBER 2025
Publisher : Program Studi Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/administrasita.v16i2.1056

Abstract

Pengembangan pariwisata di Kabupaten Sinjai menunjukkan potensi ekonomi yang signifikan melalui peningkatan PAD dan berkembangnya destinasi berbasis alam dan komunitas. Namun, efektivitas pengelolaannya masih menghadapi tantangan koordinasi antar-stakeholder, terutama antara pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas lokal, dan lembaga pendukung. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk koordinasi, faktor yang memengaruhi efektivitasnya, serta merumuskan model koordinasi yang sesuai dalam pengembangan pariwisata daerah. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan telaah dokumen kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koordinasi masih bersifat administratif dan sporadis, ditandai rapat tanpa tindak lanjut, komunikasi yang belum inklusif, serta sinergi program yang terbatas antar-OPD dan komunitas. Kapasitas kelembagaan, kepercayaan sosial, dan kepemimpinan kolaboratif menjadi faktor penentu keberhasilan koordinasi. Penelitian ini merekomendasikan pembentukan forum kolaboratif permanen lintas sektor dan penguatan kapasitas desa wisata untuk menciptakan tata kelola pariwisata yang berkelanjutan dan partisipatif di Kabupaten Sinjai.
The Scientific Structure of Good Governance and Digital Government Transformation: A Bibliometric Analysis Arwan. H; Juanda Nawawi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.18862

Abstract

This study aims to analyze the scientific structure of research on good governance and digital government transformation using a bibliometric approach. The increasing integration of digital technologies in public administration has generated significant academic interest, necessitating a systematic mapping of the field. This study employs data retrieved from the Scopus database, covering 428 documents published between 1992 and 2026. The analysis is conducted using the Bibliometrix package in R, incorporating performance analysis and science mapping techniques, including co-authorship networks, country collaboration, thematic evolution, and keyword co-occurrence. The results indicate a steady growth of research with an annual growth rate of 8.07%, reflecting the rising importance of digital transformation in governance. The field is characterized by a decentralized structure, with contributions distributed across multiple journals, institutions, and countries. Leading contributors include the United Kingdom, China, South Africa, and the United States, while collaboration patterns show a dominance of single-country publications. Thematic analysis reveals a shift from foundational governance concepts toward sustainability, digital transformation, and sector-specific applications such as energy policy and smart cities. This study contributes to the literature by providing a comprehensive overview of the intellectual, social, and conceptual structure of the field. The findings offer valuable insights for researchers and policymakers in understanding emerging trends and guiding future research directions in digital governance.
MODEL PERENCANAAN PENGEMBANGAN WILAYAH SEBAGAI SOLUSI PENGENTASAN KEMISKINAN DI KABUPATEN POLEWALI MANDAR Rustan IR Rustan IR; Juanda Nawawi; Nurdin Nara; Muh.Tang Abdullah
MITZAL (Demokrasi, Komunikasi dan Budaya) : Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Vol 8, No 1 (2023): MITZAL, Volume 8, Nomor 1, Mei 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/mitzal.v8i1.4037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses perencanaan pembangunan daerah berbasis pengembangan wilayah di Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian ini dilakukan di Polewali Mandar dari bulan Agustus 2022 – Pebruari 2023 dengan melakukan kajian pustaka dan Focus Discussion Group dengan pemerintah daerah melalui Badan Penelitian, Pengembangan dan Perencanaan (Balitbangren) Daerah Kabupaten Polewali Mandar, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Daerah.   Penelitian ini menggunakan metode Interactive planning, untuk membuat perencanaan di masa yang akan datang yang didasarkan pada permasalahan-permasalahan yang dihadapi saat ini kemudian merancang desain perencanaan untuk mengatasi masalah-masalah tersebut, dengan menggambarkan proses perencanaan pembangunan daerah berbasis pengembangan wilayah di Kabupaten Polewali Mandar.Hasil penelitian menunjukan bahwa, penyusunan dokumen  Rencana Kerja  Pembangunan Daerah (RKPD)  masih belum berpihak pada kebutuhan masyarakat, belum mempunyai alur perencanaan yang jelas dan tepat sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri No.50 Tahun 2008, dan belum ada keterkaitan substansi antar dokumen perencanaan yang satu dengan dokumen perencanaan yang lain, guna merespon paradigma dan pendekatan perencanaan pembangunan, misalnya dari perencanaan top-down ke perencanaan buttom-up, dari budaya petunjuk ke budaya partisipasi. Padahal didalam proses menyusun dokumen RKPD ada beberapa tahapan-tahapan atau sub sistem yang merupakan bagian yang tersistem dalam menyusun RKPDKesimpulan yang didapat bahwa proses penyusunan RKPD menunjukan masih terdapat kompleksitas permasalahan. Kompleksitas yang dimaksudkan adalah tahap penyusunan mulai dari Musrenbang tingkat Desa/Kelurahan, Musrenbang tingkat kecamatan, forum SKPD, sampai Musrenbang tingkat Kabupaten. Pendekatan Interactive planning mengelompokan kompleksitas tersebut dalam 3 (tiga) tahap. Strukturisasi permasalahan, mendefinisikan sistem permasalahan dan membangun model konseptual.
THE ROLE OF COMMUNITY IN DESIGN AND EVALUATION SERVICE REGIONAL DIGITAL PUBLIC AT THE COMMUNICATION AND INFORMATICS OFFICE REGENCY SOUTH BUTON Sry Mayunnita; Juanda Nawawi; Andi Lukman Irwan
Jurnal Multidisipliner Kapalamada Vol. 4 No. 04 (2025): JURNAL MULTIDISIPLINER KAPALAMADA
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/kapalamada.v4i04.1907

Abstract

This study aims to analyze the role of citizens in the design and evaluation of digital public services in South Buton Regency as part of the implementation of e-government policy. A qualitative descriptive approach was applied using a case study method at the Department of Communication and Informatics of South Buton Regency. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis, involving purposively selected informants such as government officials, digital service users, and community representatives. The findings reveal that public participation significantly contributes to the relevance, effectiveness, and legitimacy of digital public services. Citizens’ engagement is manifested through consultative, collaborative, and co-creation models that strengthen transparency and government accountability. The study concludes that the success of digital transformation depends on digital literacy, inclusive infrastructure, and sustainable participatory mechanisms, offering policy implications for strengthening citizen-centered digital governance at the local level.