Claim Missing Document
Check
Articles

Workshop Pengomposan Limbah Organik Sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi Ibu Rumah Tangga Widiastini Arifuddin; Alin Liana; Maisya Zahra Al Banna; Sulfaidah Sulfaidah; Rezeki Amaliah
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/q7dwjg29

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang pesat menyebabkan peningkatan volume sampah rumah tangga yang memerlukan penanganan tepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu Majelis Taklim Istiqomah dalam mengelola limbah organik rumah tangga menjadi kompos. Metode yang digunakan adalah workshop interaktif dan praktik langsung yang meliputi pemilahan sampah, demonstrasi pembuatan kompos menggunakan starter biofertilizer, serta aplikasi kompos pada media tanam. Kegiatan dilaksanakan pada Juni 2025 di Pelataran Masjid Al Ikhlas Citra Bontomarannu Kabupaten Gowa yang dihadiri oleh 14 peserta. Berdasarkan hasil evaluasi partisipatif, seluruh peserta mengalami peningkatan pemahaman signifikan yang tercermin dari kemampuan mereka mempraktikkan pengomposan secara mandiri dan perubahan perilaku nyata dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Kegiatan ini juga membuka peluang ekonomi baru melalui wirausaha kompos kemasan skala rumah tangga, sekaligus mendukung pencapaian SDGs khususnya pada aspek konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab serta pemberdayaan perempuan. Sebagai upaya pengelolaan sampah keberlanjutan, masyarakat umum diharapkan dapat menerapkan prinsip reduce, reuse, dan recycle, dalam kehidupan sehari-hari
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DENGAN MEDIA ANIMASI TERHADAP KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMP Jusman Jusman; Alin Liana; Kamriana S
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i1.9613

Abstract

The dominance of conventional learning methods in science subjects, which are abstract in nature, often leads to low student participation and understanding. Therefore, innovative visual media that matches the students' intellectual level is needed. This study aims to analyze the effect of implementing the Student Teams Achievement Division (STAD) cooperative learning model with the assistance of animation media on improving student activity and learning outcomes at SMP Negeri 5 Manggarabombang. Using a quantitative approach with a Quasi-Experimental Nonequivalent Control Group Design, the study involved students in grades VIII A as the experimental group and VIII B as the control group. Data collection instruments included learning achievement tests, activity observation sheets, and documentation, which were then analyzed using the Independent Sample T-Test. Empirical findings showed a significant difference after the treatment, where the average post-test score for the experimental class reached 79.18 with a classical completeness of 78.12%, significantly superior to the control class, which only achieved an average of 44.65. Furthermore, observations of student activity showed a very active category with a percentage of 82.78%. The results of the hypothesis test confirmed a significance value of 0.012 < 0.05, concluding that the integration of the STAD model with animated media had a positive and significant impact on improving student engagement and academic achievement in science learning. ABSTRAK Dominasi metode pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPA yang bersifat abstrak seringkali menyebabkan rendahnya partisipasi dan pemahaman siswa, sehingga diperlukan inovasi media visual yang sesuai dengan tingkat intelektual peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) berbantuan media animasi terhadap peningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa di SMP Negeri 5 Manggarabombang. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Quasi Experimental Nonequivalent Control Group Design, penelitian melibatkan siswa kelas VIII A sebagai kelompok eksperimen dan VIII B sebagai kelompok kontrol. Instrumen pengumpulan data meliputi tes hasil belajar, lembar observasi aktivitas, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan uji Independent Sample T-Test. Temuan empiris menunjukkan perbedaan signifikan pasca perlakuan, di mana rata-rata nilai post-test kelas eksperimen mencapai 79,18 dengan ketuntasan klasikal 78,12%, jauh lebih unggul dibandingkan kelas kontrol yang hanya mencapai rata-rata 44,65. Selain itu, observasi aktivitas siswa menunjukkan kategori sangat aktif dengan persentase 82,78%. Hasil uji hipotesis mengonfirmasi nilai signifikansi 0,012 < 0,05, yang menyimpulkan bahwa integrasi model STAD dengan media animasi memberikan pengaruh positif dan signifikan dalam meningkatkan dinamika keaktifan serta capaian akademik siswa pada pembelajaran IPA.
Karyotype analysis of Eleutherine bulbosa (Iridaceae) from Kalimantan, Indonesia Noor Aini Habibah; Woro Anindito Sri Tunjung; Meti Indrowati; Alin Liana
Biodiversitas Journal of Biological Diversity Vol. 26 No. 5 (2025)
Publisher : Society for Indonesian Biodiversity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13057/biodiv/d260544

Abstract

Abstract. Habibah NA, Tunjung WAS, Indrowati M, Liana A. 2025. Karyotype analysis of Eleutherine bulbosa (Iridaceae) from Kalimantan, Indonesia. Biodiversitas 26: 2486-2494. Eleutherine bulbosa or Dayak onion belongs to the family Iridaceae and is widely distributed in Indonesia. However, research on E. bulbosa, especially for the cytogenetic aspect is poorly reported. This study aimed to analyze karyotype of E. bulbosa chromosomes collected from Kalimantan, Indonesia. Chromosome observation was carried out using a modified squash method. The results showed that E. bulbosa has basic chromosome number of 2n: 12. Although it has the same number of chromosomes, each sample shows a different chromosome formula. Those from East Kalimantan and Central Kalimantan have a chromosome formula of 2n=2x=12m. Meanwhile, samples from South Kalimantan have a chromosome formula of 2n=2x=10m+2sm. In comparison, those from North Kalimantan and West Kalimantan have a chromosome formula of 2n=2x=6m+2t+4sm and of 2n=2x=8m+2sm+2t, respectively. Eleutherine bulbosa was also found to have a bimodal karyotype. The most recent finding of this study is the discovery of sub-metacentric and telocentric chromosome morphologies, which have never been seen in previous studies.