Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

ANALISIS KEBIJAKAN PENERBANGAN PERINTIS DALAM RANGKA MENDUKUNG PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PENURUNAN DISPARITAS HARGA ANTAR DAERAH Soebagio, Agoes; Ubaedillah, Ubaedillah; Zaini, Faizal; Endrawijaya, Ika; Pratiwi, Ayu Kumala
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.43099

Abstract

Angkutan udara perintis adalah angkutan udara untuk menghubungkan daerah terpencil dan tertinggal atau belum terlayani transportasi lain dan secara komersial belum menguntungkan. Angkutan udara perintis wajib diselenggarakan pemerintah, dan pelaksanaannya dilakukan maskapai nasional berdasarkan perjanjian dengan pemerintah. Adanya perbedaan tingkat perekonomian dan disparitas harga antar wilayah Indonesia menjadi dasar bagi pemerintah menyelenggarakan program angkutan udara perintis untuk penumpang dan jembatan udara yang terdiri dari subsidi angkutan udara kargo dan angkutan udara perintis kargo. Tujuan penelitian ini adalah menelaah implementasi kebijakan penyelenggaraan angkutan udara perintis untuk penumpang, subsidi angkutan udara kargo dan angkutan udara perintis kargo, dari aspek penganggaran dan pengawasan pelaksanaannya serta bagaimana pemanfaatan penerbangan perintis sebagai alternatif solusi bagi bandara di Indonesia yang saat ini tidak ada penerbangan. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan menganalisis data-data hasil wawancara, studi pustaka, dan Focus Group Discussion serta data implementasi operasional dan pengawasan dengan berpijak pada kebijakan publik yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan penerbangan perintis dan jembatan udara sudah sesuai dan mempunyai dampak katalitik dalam hal penurunan harga di daerah tujuan. Namun implementasi kebijakan perintis masih perlu dievaluasi terkait pembiayaan yang relatif meningkat namun rute perintis yang berkembang menjadi rute komersial jumlahnya masih sedikit.
PENGOPTIMALAN IKLAN DAN PENGEMBANGAN LOUNGE TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN NON AERONAUTICAL BANDAR UDARA FATMAWATI SOEKARNO BENGKULU Nugroho, Miftahul Wahid; Ubaedillah, Ubaedillah; Sadiatmi, Rini
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4692

Abstract

Abstract: Non-aeronautical revenue is a crucial source of income for airports to support operations and increase profitability, particularly at Fatmawati Soekarno Airport in Bengkulu. This study aims to analyze the influence of advertising business optimization and lounge facility development on increasing non-aeronautical revenue at the airport. The research employs a qualitative method using a literature review approach, examining relevant literature and previous studies. The findings indicate that effective management of advertising mediaboth in print and digital formatsas well as the provision of comfortable and high-quality lounge facilities significantly contribute to attracting passengers and business partners, ultimately enhancing non-aeronautical revenue. However, the study also recognizes that many other factors may influence this revenue stream. Therefore, further research is needed to identify other relevant variables.Keyword: Non-aeronautical Revenue, Advertising Media, Airport Lounge, Airport Marketing, Fatmawati Soekarno Airport BengkuluAbstrak: Pendapatan non-aeronautika menjadi salah satu sumber pemasukan penting bagi bandara dalam mendukung operasional dan peningkatan laba, terutama di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh optimalisasi bisnis media iklan dan pengembangan fasilitas lounge terhadap peningkatan pendapatan non-aeronautika di bandara tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, mengkaji literatur dan hasil penelitian sebelumnya yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengelolaan media iklan yang efektif, baik melalui media cetak maupun digital, serta penyediaan fasilitas lounge yang nyaman dan berkualitas, berkontribusi signifikan dalam menarik minat penumpang dan mitra bisnis, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap pendapatan non-aeronautika. Namun, penelitian ini juga menyadari bahwa masih banyak faktor lain yang turut memengaruhi pendapatan sektor ini. Oleh karena itu, diperlukan kajian lanjutan guna mengidentifikasi variabel-variabel lain yang relevan.Kata kunci: Pendapatan Non-Aeronautika, Media Iklan, Lounge Bandara, Pemasaran Bandara, Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu
DAMPAK TEKNOLOGI RAMAH LINGKUNGAN DAN PENGELOLAAN LIMBAH PADA GREEN AIRPORT TERHADAP LINGKUNGAN SEKITAR BANDARA Kautsar, Dzulqornain Briyan; Yuliansyah, M.Candra Tribuana; Ubaedillah, Ubaedillah
Journal of Psychology Vol. 2 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jp.v2i1.2875

Abstract

Isu keberlanjutan dalam operasional bandara mendorong penerapan teknologi ramah lingkungan dan sistem pengelolaan limbah terpadu sebagai bagian dari upaya mewujudkan green airport. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kedua variabel tersebut terhadap lingkungan sekitar bandara, terutama dalam aspek efisiensi energi, pengurangan emisi, dan peningkatan kualitas lingkungan. Dengan menggunakan metode kajian literatur, ditemukan bahwa penerapan teknologi rendah emisi serta pengelolaan limbah yang efektif dapat secara sinergis menekan pencemaran udara, air, dan tanah di sekitar bandara. Hasil kajian ini merumuskan tiga hipotesis utama: (1) teknologi ramah lingkungan berpengaruh terhadap kualitas lingkungan sekitar bandara, (2) pengelolaan limbah berpengaruh terhadap kualitas lingkungan sekitar bandara, dan (3) implementasi green airport secara keseluruhan berdampak positif terhadap keberlanjutan lingkungan. Artikel ini juga merekomendasikan adanya riset lanjutan yang mengeksplorasi faktor-faktor lain yang berkontribusi terhadap keberhasilan penerapan green airport, seperti partisipasi komunitas lokal, manajemen energi, dan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan.
PENGARUH PERBEDAAN WAKTU TANAM SISTEM TUMPANGSARI KUBIS BUNGA Var. AQUINA F1 (Brassica oleracea L. var. Botrytis) DAN SELADA Var. Great Alisan (Lactuca sativa L.) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN Ubaedillah, Ubaedillah; Laksono, Rommy Andhika; Pirngadi, H. Kasdi
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 2 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i2.6160

Abstract

Tumapangsari adalah penanaman dua atau lebih tanaman pada waktu bersamaan atau agak bersamaan selama periode tanam pada tempat yang sama.Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan waktu tanam kubis bunga dan selada krop yang tepat sehingga memperoleh pertumbuhan dan hasil terbaik dalam sistem tumpangsari, serta menentukan nilai NKL (Nisbah Keseteraan Lahan). Penelitian dilakukan di Lahan milik UPTD Balai Benih Kentang, di Desa Sukamanah, Kecamatan Pangalengan, Kab. Bandung elevasi 1.500 mdpl, pada bulan Agustus – Oktober 2021. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktor tunggal dengan 4 ulangan, P1= Penanaman kubis bunga secara monokultur (kontrol), P2 = Penanaman selada secara monokultur (kontrol), P3 = Tumpangsari kubis bunga dan selada, kubis bunga ditanam bersamaan dengan selada, P4 = Tumpangsari kubis bunga dan selada, kubis bunga ditanam 14 hari sebelum selada, P5 = Tumpangsari kubis bunga dan selada, kubis bunga ditanam 21 hari sebelum selada P6 = Tumpangsari kubis bunga dan selada, kubis bunga ditanam 14 hari setelah selada, dan P7 = Tumpangsari kubis bunga dan selada, kubis bunga ditanam 21 hari setelah selada. Data dianalisis secara statistic dengan uji F tabel 5 % dan uji lanjut Duncan’s New Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5 %. Jarak waktu tanam yang terbaik pada perlakuan P3 (Tumpangsari kubis bunga dan selada, kubis bunga ditanam bersamaan dengan selada), yang menunjukan nilai kesetaraan lahan (NKL) terbesar yaitu 1,63. Pada bobot konsumsi memberikan hasil kubis bunga dan selada krop sebesar 319,98 gram dan 676,63 gram. Hasil per hektar kubis bunga sebesar 11,82 ton/ha dan selada krop 27,57 ton/ha.