Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Antioxidant of Bulk Cooking Oil from Corn Cob Extract Roushandy Asri Fardani; Nurul Hadiatun; Yolanda Febriana; Hardani
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 1 (2025): January
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i1.9699

Abstract

Bulk cooking oil is cooking oil produced by the people's industry without packaging, with low quality because it has not used additives to resist oxidation reactions. Along with this, the public's need for bulk cooking oil continues to increase. Bulk cooking oil circulating in the market if stored for a long time can cause a decrease in quality. Thus, antioxidants made from natural ingredients need to be developed. The content of natural materials that can be used as antioxidants in bulk cooking oil is corn cobs. corn cobs contain phenolics, tannins and flavonoids. The study aims to see the ability of corn cob extract as an antioxidant and provide an overview of the quality of bulk cooking oil based on SNI 3741:2013 after the addition of antioxidants. This study used laboratory experimental method, namely the preparation of corn cob extract which was then used as the basic ingredient and formulation of bulk cooking oil with different antioxidant concentrations. The weight of extract added to bulk cooking oil is 2 grams with soaking time of 20, 40, 60 minutes.  The samples were then measured for acid number, iodine, and peroxide. The best results in this study were obtained in the addition of 2 grams of extract and 60 minutes of soaking time showing an improvement in the quality of bulk cooking oil characterized by a decrease in peroxide number and acid number.
Evaluation Of Hypertension Screening Program Effectiveness At Puskesmas Pagesangan Kota Mataram Primandani, Widia Wahyuning; Yuliana, Ela; Salsabila, Salsabila; Silviana, Reva; Safitri, Era Aulia; Fathul, M.; Fitriani, Fitriani; Atfal, Bustanul; Hadiatun, Nurul; Prihartini, Dita
Jurnal Sains Natural Vol. 4 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/jsn.v4i2.969

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan masyarakat yang sering tidak terdeteksi dini dan berkontribusi besar terhadap penyakit kardiovaskular, sehingga evaluasi program skrining di pelayanan kesehatan primer menjadi penting. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas Program Skrining Hipertensi di Puskesmas Pagesangan selama periode 1–2 tahun terakhir berdasarkan indikator cakupan skrining, penemuan kasus baru, dan kesinambungan tindak lanjut pasien. Penelitian menggunakan desain evaluatif retrospektif dengan analisis data sekunder program skrining periode Januari 2024 - Desember 2025 serta data primer melalui wawancara petugas. Analisis dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan cakupan skrining mencapai 89% dari target tahunan, menandakan efektivitas tinggi dalam deteksi dini. Sebanyak 565 kasus hipertensi primer teridentifikasi pada periode Januari–Juli 2025, dengan proporsi penderita perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki dan tidak ditemukan hubungan bermakna antara wilayah dan jenis kelamin penderita (p>0,05). Namun, kesinambungan layanan masih rendah, ditunjukkan dengan hanya 15% pasien mencapai tekanan darah terkendali. Disimpulkan bahwa dengan capaian cakupan sebesar 89%, program skrining hipertensi terbukti efektif dalam deteksi dini, tetapi perlu penguatan tindak lanjut dan pendampingan berkelanjutan.
Hubungan Kualitas Udara dengan Kejadian ISPA pada Dewasa: Analisis Kluster Epidemiologi dan Uji Korelasi Biostatistik Najwa, Haliza; Lende, Jenita; Akbar, M.; T, Marlina; Safa, Sakira; Vivi, Vivi; S, Astri; Atfal, Bustanul; Hadiatun, Nurul
Jurnal Sains Natural Vol. 4 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/jsn.v4i2.970

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kualitas udara (SPM) dengan kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada kelompok usia dewasa di wilayah kerja Puskesmas Dasan Tapen, NTB. ISPA merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada dewasa di Indonesia, sehingga kajian mengenai faktor risikonya, termasuk paparan polutan udara, sangat diperlukan. Menggunakan metode kuantitatif dengan desain observasional analitik, penelitian ini memanfaatkan data kualitas udara (Suspended Particulate Matter/SPM) dari Stasiun Klimatologi NTB dan data kejadian ISPA dewasa periode tahun 2024–2025. Analisis kluster epidemiologi diterapkan untuk mengidentifikasi pola spasial dan temporal pengelompokan kasus. Hasil uji korelasi Rank Spearman menunjukkan hubungan yang signifikan dan positif antara kualitas udara dengan kejadian ISPA pada dewasa (r_s = 0,62; p < 0,05), mengindikasikan hubungan yang kuat. Analisis kluster memperkuat temuan tersebut dengan menunjukkan adanya pengelompokan kasus pada wilayah yang memiliki konsentrasi SPM secara konsisten di atas ambang batas, terutama pada musim kemarau. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan dengan kekuatan korelasi kuat antara buruknya kualitas udara dan peningkatan kasus ISPA pada populasi dewasa. Analisis kluster mengonfirmasi bahwa wilayah dengan paparan polusi partikulat tinggi membentuk kluster risiko tinggi, sehingga polusi partikulat merupakan faktor risiko penting yang memerlukan intervensi pencegahan berkelanjutan berbasis wilayah prioritas.