Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBERDAYAAN PETANI MADU: PROGRAM CSR TAMU SARAH DESA TANAH DATAR, KECAMATAN MUARA BADAK Ana Nur Latifah; Elis Fauziyah; Nazmi Nur Alifa; Budi Muhammad Taftazani; Meilanny Budiarti Santoso; Sahadi Humaedi; Nurliana Cipta Apsari; Santoso Tri Raharjo
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v4i2.50096

Abstract

Peran Corporate Social Responsibility (CSR) dalam program pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan budi daya lebah Trigona (Lebah Kelulut) di Desa Tanah Datar, Kecamatan Muara Badak. Lebah Trigona adalah penghasil madu dengan karakteristik unik, seperti tidak memiliki sengat dan menghasilkan madu dengan beragam rasa tergantung pada jenis bunga yang dikunjungi. Madu Trigona memiliki manfaat ekonomi, ekologi, dan kesehatan. Program CSR Tamu Sarah ini melibatkan PT Pertamina EP Sangatta Field Area Samberah dalam mendukung Kelompok Tani (KT) Madu Sari Alam. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peran CSR serta menggambarkan penerapan program tersebut sebagai upaya pengembangan dan pemberdayaan masyarakat di Desa Tanah Datar. Metode yang digunakan ialah deskriptif kualitatif melalui observasi secara langsung dan wawancara kepada kelompok penerima manfaat serta studi dokumentasi untuk kelengkapan data. Program ini mencakup berbagai kegiatan seperti pelatihan, penyediaan alat, penanaman pohon, dan instalasi dehumidifier madu. CSR memainkan peran penting dalam program ini dengan menciptakan elemen- elemen kebaruan, menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh kelompok, memenuhi kebutuhan sosial, meningkatkan kapasitas anggota kelompok, dan mendorong kohesifitas anggota kelompok dan stakeholder. Program CSR ini tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga pada pelatihan lingkungan dan pengembangan sosial komunitas setempat. Program CSR Tamu Sarah dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan pada kelompok Madu Sari Alam dan lingkungan sekitar. The role of Corporate Social Responsibility (CSR) in community empowerment programs through the development of Trigona bee cultivation (Lebah Kelulut) in Tanah Datar Village, Muara Badak District. Trigona bees are honey producers with unique characteristics, such as not having a sting and producing honey with a variety of flavors depending on the type of flower visited. Trigona honey has economic, ecological, and health benefits. Tamu Sarah's CSR program involves PT Pertamina EP Sangatta Field Area Samberah in supporting the Madu Sari Alam Farmer Group (KT). The purpose of this study is to determine the role of CSR and describe the implementation of the program as an effort to develop and empower the community in Tanah Datar Village. The method used is qualitative descriptive through direct observation and interviews with beneficiary groups as well as documentation studies for completeness of data. The program includes various activities such as training, tool provision, tree planting, and honey dehumidifier installation. CSR plays an important role in this program by creating elements of novelty, solving problems faced by the group, meeting social needs, increasing the capacity of group members, and encouraging cohesiveness of group members and stakeholders. This CSR program not only focuses on economic aspects, but also on environmental training and social development of local communities. Tamu Sarah's CSR program can have a sustainable positive impact on the Madu Sari Alam group and the surrounding environment.
PENGEMBANGAN PARIWISATA BERBASIS MASYARAKAT PADA PROGRAM EKOWISATA SUNGAI HITAM LESTARI, KECAMATAN SAMBOJA, KUTAI KARTANEGARA Rodhi Dwi Priono; Sarah Dhea Pratiwi; Abi Muhammad Nugraha; Naufaldy Azzura Herdiana; Nurliana Cipta Apsari; Santoso Tri Raharjo; Sahadi Humaedi; Budi Muhammad Taftazani; Meilanny Budiarti Santoso
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v4i2.50072

Abstract

Kawasan riparian merupakan wilayah transisi antara zona daratan dan perairan (kecuali laut). Kawasan riparian memiliki beragam ekosistem dan potensi alam yang melimpah. Namun, kawasan riparian mengalami degradasi dikarenakan alih fungsi lahan di hulu dan hilir sungai, juga di sepanjang daerah aliran sungai. Pengembangan pariwisata berbasis masyarakat merupakan salah satu upaya pelestarian lingkungan riparian sekaligus pemberdayaan dan pengembangan masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi program Ekoriparian Sungai Hitam Lestari yang berfokus pada pelestarian lingkungan aliran Sungai Hitam, konservasi bekantan, dan pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisis menggunakan data primer yang didapat dari focus group discussion bersama stakeholders program dan data sekunder yang didapat dari dokumen dan sumber literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan kolaborasi seluruh stakeholders dalam berjalannya program mewujudkan hasil yang baik pada aspek lingkungan, ekonomi, kesejahteraan, dan sosial. The riparian area is a transitional zone between terrestrial and aquatic (except marine) zones. Riparian areas encompass various ecosystems and abundant natural potential. However, they face degradation due to land use changes upstream and downstream of rivers, as well as along the river's watershed. Community-based tourism development is one of the efforts to preserve the riparian environment while empowering and developing the surrounding community. This research aims to describe the implementation of the Ekoriparian Sungai Hitam Lestari Program, which focuses on preserving the environment of the Sungai Hitam river, bekantan conservation, and community empowerment. This study employs a qualitative descriptive method with analysis based on primary data obtained from focus group discussions with program stakeholders, and secondary data gathered from documents and relevant literature sources. The research results indicate that the collaboration of all stakeholders in the program has achieved positive outcomes in environmental, economic, welfare, and social aspects.
PENANGANAN GANGGUAN KEPRIBADIAN “SI PENCARI PERHATIAN” (HISTRIONIK) Gisela Kessik Kessik; Budi Muhammad Taftazani
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v2i2.34585

Abstract

Gangguan kerpibadian histrionik atau histrionic personality disorder (HPD), dicirikan dengan pola ekspresi emosional yang berlebihan, terkesan impulsifdan berusaha untuk mencari perhatian. Salah satu upaya penanganan yang dapat diberikan kepada para penyandang gangguan ini adalah dengan Cognitive Behavioral Therapy(CBT) dan Terapi ekperimental Keluarga. Artikel ini menggunakan studi literatur untuk mendeskripsikan masalah dan upaya penanganan HPD. Faktor perlakuan atau pengasuhan keluarga menjadi faktor yang menonjol dari penyebab munculnya gangguan ini. Adanyadistosi kognitif pada penyandang memperkuat gejala dan perilaku yang ditampilkan.  Cognitive behavioral therapy dan terapi eksperimental keluarga dapat menjadimetode yang penting untuk penanganan gangguan ini.
PENINGKATAN KAPASITAS KELOMPOK TANI TRIGONA REBORN UNTUK MENGEMBANGKAN DESA WISATA KELULUT DI SANGATTA SELATAN Naomi Shinta Pasila; Husnawati Djabbar; Dyta Mardyani; Nurliana Cipta Apsari; Santoso Tri Raharjo; Sahadi Humaedi; Budi Muhammad Taftazani; Meilanny Budiarti Santoso
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v4i2.50073

Abstract

Corporate Social Responsibility merupakan salah satu kewajiban yang harus dilakukan oleh perusahaan dan pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu bentuk CSR yang dapat dilakukan oleh suatu perusahaan. Penulisan artikel ini ditujukan untuk menggambarkan berbagai pelatihan yang disediakan oleh Pertamina EP Sangatta Field bagi kelompok binaannya dari Program Kebun Kelulut sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas kelompok dalam pengelolaan desa wisata kelulut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukan bahwa PT. Pertamina EP Sangatta Field telah memberikan berbagai pelatihan bagi Kelompok Tani Trigona Reborn, diantaranya yaitu Pelatihan keamanan pangan, Pelatihan Pembuatan Sabun Madu Kelulut, Benchmarking pengelolaan wisata lebah, Pelatihan pengolahan permen madu dan stik madu, dan Pelatihan pengolahan shampo dan masker berbahan madu kelulut. Corporate Social Responsibility is one of the obligations that must be carried out by companies and community empowerment is one form of CSR that can be carried out by a company. The purpose of writing this article is to describe the various training provided by Pertamina EP Sangatta Field for its assisted groups from the Kelulut Garden Program as an effort to increase the group's capacity in managing the Kelulut tourist village. The approach used in this research is a qualitative approach and data collection is carried out through documentation studies and literature studies. The research results show that PT. Pertamina EP Sangatta Field has provided various training for the Trigona Reborn Farmer Group, including food safety training, Kelulut Honey Soap Making Training, Benchmarking for bee tourism management, Training on processing honey candy and honey sticks, and Training on processing shampoo and masks made from Kelulut honey.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI REMAJA HAMIL DI LUAR NIKAH Anisa Putri Alifah; Nurliana Cipta Apsari; Budi Muhammad Taftazani
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 2, No 3 (2021): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v2i3.38077

Abstract

Fenomena remaja yang hamil di luar nikah khususnya di Indonesia semakin meningkat. Pergaulan yang semakin bebas dan didukung dengan kemajuan teknologi yang semakin canggih dapat menjadi salah satu faktor yang mendorong keingintahuan remaja yang sehingga mencoba-coba hal baru yang sebenarnya dilarang oleh norma-norma. Ketika remaja perempuan telah mengalami kehamilan di luar nikah atau kehamilan yang tidak diharapkan dapat menimbulkan berbagai masalah lainnya. Remaja perempuan yang mengalami kehamilan di luar nikah dapat menimbulkan dampak resiko negatif lainnnya. Kehamilan pada remaja memunculkan konsekuensi psikologis yang cukup berat. Seperti munculnya depresi atas timbulnya stigma negatif yang diberikan masyarakat terhadap remaja tersebut. Selain itu, dengan usia remaja yang belum cukup matang dapat terjadi kerusakan terhadap organ reproduksi pada remaja perempuan tersebut. Tujuan dari penelitian ini yaitu mencari pengetahuan mengenai faktor resiko apa saja yang mempengaruhi remaja hamil di luar nikah di Indonesia. Tulisan ini berdasakan pada penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif, dengan pengambilan data menggunakan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan adanya factor internal dan eksternal yang mempengaruhi remaja sehingga mereka hamil di luar nikah. Studi ini merekomendasikan penguatan peran orang tua dan keluarga agar menjadi jaring pengaman dan pencegah terjadinya kehamilan di luar nikah pada remaja.
Advokasi Untuk Mengurangi Stigma Dan Diskriminasi Terhadap Perempuan Dengan HIV/AIDS Al Banda Arya Rekso Negoro; Nurliana Cipta Apsari; Budi Muhammad Taftazani
Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Vol 6 No 1 (2024): REHSOS
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/rehsos.v6i1.1092

Abstract

This article examines the role of advocacy in reducing stigma and discrimination against women living with HIV/AIDS. Despite the progress made in addressing this issue, stigma and discrimination continue to pose significant challenges for women with this condition, undermining their confidence and participation in social and economic life. Advocacy is identified as a crucial strategy in addressing these issues, through raising public awareness, providing social support, and advocating for the reform of discriminatory policies. This article also discusses interventions such as public education programs and support groups, which are effective in reducing stigma and discrimination. The research method employed is a literature review, which provides a comprehensive overview of the role of advocacy and offers guidance for researchers and activists in addressing this issue. In the discussion, this article posits that advocacy can alter public attitudes, advocate for the rights of women with HIV/AIDS, and promote a more comprehensive understanding of this condition. Furthermore, advocacy can combat stigma and gender discrimination through public campaigns, discussion forums, and educational programs. This article offers insights into the significance of advocacy in reducing stigma and discrimination against women with HIV/AIDS, as well as outlining tangible measures to enhance the protection of their rights.
TAHAPAN INTERVENSI KRISIS DALAM PRAKTIK PEKERJA SOSIAL KELUARGA Danisya Aulia; Nurliana Cipta Apsari; Budi Muhammad Taftazani
EMPATI: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol 13, No 1 (2024): Empati Edisi Juni 2024
Publisher : Social Welfare Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/empati.v13i1.38774

Abstract

Abstract. This article discusses the role of family social workers in implementing crisis intervention for families experiencing complex problems and emergency issues. This research was conducted with the goal of describing and analyzing the stages of crisis intervention carried out by family social workers to handle problems in crisis conditions. By referring to a qualitative approach and descriptive methods, researchers attempt to describe the stages of crisis intervention in depth. Researchers used literature review techniques in the process of collecting data and analyzing crisis intervention which were carried out by exploring literature in various media. The research results show that crisis intervention carried out by family social workers requires a holistic understanding of the issues in the family. Where, the initial stage of crisis intervention focuses on defining the problem in understanding the client's problem. It is necessary to ensure client safety followed by providing support and identifying alternative solutions. Next, family social workers need to make a concrete and targeted action plan to overcome the crisis, followed by obtaining commitment from the client to implement a follow-up intervention plan. By providing appropriate services and support, social workers can help families overcome crises and restore stability to their lives. The significance of this research study lies in its contribution to the literature regarding the stages of crisis intervention which focuses on the implementation of family social work practices, as well as encouraging social work practitioners to carry out interventions in the micro domain.Keywords: Family social worker, crisis intervention, family issues. Abstrak. Artikel ini membahas peran pekerja sosial keluarga dalam melaksanakan intervensi krisis bagi keluarga yang mengalami masalah kompleks dan isu darurat. Penelitian in dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis tahapan intervensi krisis yang dilakukan pekerja sosial keluarga untuk menangani masalah saat mengalami kondisi krisis. Dengan mengacu pada pendekatan kualitatif dan metode deskriptif, peneliti berupaya menggambarkan tahapan intervensi krisis secara mendalam. Peneliti menggunakan teknik literatur review dalam proses pengumpulan data dan analisis intervensi krisis yang dilakukan dengan eksplorasi literatur di berbagai media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi krisis yang dilakukan pekerja sosial keluarga membutuhkan pemahaman yang holistik terhadap isu atau konflik yang terjadi dalam keluarga. Di mana, tahapan awal intervensi krisis memfokuskan pada pendefinisian masalah (defining problem) dalam memahami masalah klien. Kemudian, perlu memastikan keselamatan klien (ensure client safety) yang diikuti dengan pemberian dukungan (provide support) serta mengidentifikasi alternatif solusi (examining alternatives). Selanjutnya, pekerja sosial keluarga perlu membuat rencana tindakan (makes plan) yang konkret dan terarah untuk mengatasi krisis, diikuti dengan memperoleh komitmen dari klien (obtaining a commitment) untuk melaksanakan rencana intervensi lanjutan. Dengan memberikan layanan yang sesuai dan dukungan yang tepat, pekerja sosial dapat membantu keluarga mengatasi krisis dan memulihkan stabilitas dalam kehidupan mereka. Signifikasi studi dari penelitian ini terletak pada kontribusinya terhadap literatur mengenai tahapan intervensi krisis yang berfokus pada pelaksanaan praktik pekerja sosial keluarga, serta implikasinya bagi praktisi pekerja sosial dalam melaksanakan praktik atau intervensi dalam ranah mikro.Kata Kunci: Pekerja sosial keluarga, intervensi krisis, isu keluarga.
GANGGUAN DISMORFIK TUBUH PADA REMAJA PEREMPUAN Awalya, Keisya Putri; Taftazani, Budi Muhammad
Share : Social Work Journal Vol 14, No 1 (2024): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v14i1.54558

Abstract

Remaja perempuan, terutama di masa pubertas, rentan terhadap kecemasan terkait penampilannya karena tekanan sosial dan standar kecantikan yang tidak realistis yang diperkuat oleh media. Penelitian ini menggunakan pendekatan literatur untuk mengumpulkan data terkait gangguan dismorfik tubuh, termasuk faktor risiko, pendekatan terapi yang telah berhasil, dan upaya pencegahan yang diusulkan. Gejala dismorfik tubuh mencakup tindakan verifikasi fisik berulang dan menghindari interaksi sosial. Gangguan ini dapat menyebabkan depresi, kecemasan, dan rendahnya harga diri, mengganggu perkembangan, sehingga secara keseluruhan dapat menurunkan kualitas hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gangguan dismorfik tubuh pada remaja perempuan dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk perubahan fisik signifikan selama remaja. Mereka juga rentan berperilaku destruktif, seperti menggunakan obat-obatan atau alkohol, sebagai cara mengatasi stres dan ketidakpuasan. Gangguan ini dapat ditangani dengan terapi non-farmakologis, terutama Cognitive-Behavioral Therapy (CBT). Terapi ini dapat dilengkapi dengan terapi farmakologis untuk mengurangi gejala gangguan dan mencegah komplikasi. Penyuluhan dan pendidikan tentang citra tubuh yang realistis serta kesehatan mental diperlukan di sekolah, termasuk melalui kampanye di media sosial. Kelompok dukungan sebaya, orang tua, dan pengajar dapat menjadi sumber dukungan penting dalam mencegah dan mengatasi gangguan ini.   Adolescent girls, especially during puberty, are vulnerable to anxiety related to their appearance due to social pressure and unrealistic beauty standards reinforced by the media. This study employs a literature review approach to gather data related to body dysmorphic disorder, including risk factors, successful therapeutic approaches, and proposed prevention efforts. Symptoms of body dysmorphic disorder include repetitive physical verification actions and avoidance of social interactions. This disorder can lead to depression, anxiety, and low self-esteem, impeding development and overall reducing the quality of life. The study's findings indicate that body dysmorphic disorder in adolescent girls is influenced by several factors, including significant physical changes during adolescence. They are also prone to destructive behaviors, such as using drugs or alcohol, as a way to cope with stress and dissatisfaction. This disorder can be treated with non-pharmacological therapy, particularly Cognitive-Behavioral Therapy (CBT). This therapy can be supplemented with pharmacological treatment to reduce BDD symptoms and prevent complications. Counseling and education about realistic body image and mental health are needed in schools, including through social media campaigns. Peer support groups, parents, and educators can be important sources of support in preventing and addressing this disorder.
FAMILY SUPPORT GROUP SEBAGAI BENTUK DUKUNGAN KELUARGA BAGI PENYALAHGUNA NARKOBA Ramadhan, Dhiya Nabilah; Taftazani, Budi Muhammad; Apsari, Nurliana Cipta
Share : Social Work Journal Vol 14, No 1 (2024): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v14i1.52462

Abstract

Kecanduan narkoba yang dialami oleh anggota keluarga berdampak signifikan terhadap fungsi dan peran keluarga. Kurangnya pemahaman keluarga seringkali menghambat pemulihan bagi penyalahguna narkoba sehingga memicu tindakan yang kurang mendukung. Masalah yang dialami akan berdampak pada aspek-aspek kehidupan di dalam keluarga, tidak hanya bagi penyalahguna namun juga pada anggota keluarga yang lain. Family support group dapat menjadi solusi alternatif untuk mengatasi kondisi stress yang disebabkan oleh permasalahan penyalahgunaan narkoba yang menimpa anggota keluarganya. Penggunaan family support group melibatkan keluarga dalam proses pemulihan penyalahguna narkoba yang secara langsung berperan untuk memberikan dukungan emosional, instrumental, saran, dan penghargaan kepada penyalahguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis peran keluarga dalam mendukung penyalahguna narkoba melalui kegiatan family support group serta memahami bentuk dukungan yang efektif dalam memfasilitasi proses pemulihan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data dari sumber-sumber literatur mengenai bentuk dukungan keluarga bagi penyalahguna narkoba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga memiliki peran penting dan perlu berkomitmen dalam memberikan dukungan selama proses rehabilitasi dan pasca rehabilitasi untuk membantu penyalahguna narkoba kembali ke masyarakat. Dengan memahami peran keluarga dalam proses pemulihan, penelitian ini menekankan pentingnya family support group sebagai bentuk dukungan keluarga dalam mengatasi masalah akibat penyalahgunaan narkoba. Drug addiction experienced by family members significantly impacts the function and roles within the family. The lack of understanding among family members often hinders the recovery of drug abusers, leading to unsupportive actions. This issue affects various aspects of family life, not only for the drug abuser but also for other family members. Family support groups can be an alternative solution to address the stress caused by the problem of drug abuse affecting family members. The use of family support groups involves the family in the recovery process of drug abusers, directly providing emotional, instrumental, advisory, and appreciative support to the abuser. This study aims to identify and analyze the role of the family in supporting drug abusers through family support group activities and to understand the effective forms of support in facilitating the recovery process. The research employs a qualitative approach, gathering data from literature sources on the types of family support for drug abusers. The findings show that the family plays a crucial role and needs to be committed to providing support during and after rehabilitation to help drug abusers reintegrate into society. By understanding the family's role in the recovery process, this study emphasizes the importance of family support groups as a form of family support in addressing the issues caused by drug abuse.
Pengaruh Terapi Perilaku Kognitif dalam Modifikasi Perilaku Kesehatan pada Penerima Program Keluarga Harapan (PKH) Permana, Oktia Dwi; Apsari, Nurliana Cipta; Taftazani, Budi Muhammad
HUMANIKA Vol 30, No 2 (2023): December
Publisher : Faculty of Humanities, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/humanika.v30i2.58289

Abstract

Sistem perlindungan sosial melalui skema social assistance dengan konsep conditional cash transfer bernama Program Keluarga Harapan (PKH) yang juga melaksanakan sesi pembelajaran sosial berbasis kelompok dalam kegiatan Pertemuan Peningkatan Kapasitas Keluarga (P2K2). Mekanisme pelaksanaan P2K2 secara konseptual mengadopsi teori terapi perilaku kognitif yang menjadi asumsi awal menyusun objektivitas penelitian sebagai berikut : pengaruh penerapan terapi perilaku kognitif  terhadap perubahan perilaku kesehatan, perbedaan signifikan dalam perubahan perilaku kesehatan antara dua kelompok yang diberikan perlakuan berbeda dan adanya pengaruh dari variabel lainnya. Pendekatan kuantitatif menjadi metode yang digunakan dalam studi ini desain kuasi-eksperimental dengan post-respond only with control group. Hasil interpretasi output dan analisis data secara deskriptif statistic dari hasil penelitian untuk melihat pengaruh penerapan terapi perilaku kognitif terhadap perubahan perilaku kesehatan penerima PKH menghasilkan kesimpulan yang menunjukkan adanya signifikansi dampak dari implementasi terapi perilaku kognitif dalam terhadap perubahan perilaku kesehatan penerima PKH, terdapat perbedaan signifikan dalam perubahan perilaku antara kedua kelompok dengan perlakuan berbeda, selain 2 hal tersebut, hasil temuan lain terkait 3 faktor yang mempengaruhi perilaku kesehatan penerima PKH yaitu: faktor predisposisi berupa dukungan lingkungan, faktor pemungkin berupa infrastruktur fasilitas kesehatan dan faktor penguat berupa pemberlakuan punishment. Berdasarkan hasil simpulan tersebut, penelitian ini merekomendasikan penyusunan standar operational procedure kegiatan P2K2 dengan tahapan pelaksanaan intervensi yang dapat diukur dan diamati secara periodik.
Co-Authors Abdussalam Abdussalam, Abdussalam Abi Muhammad Nugraha Adetya Nuzuliani Rahma Adetya Nuzuliani Rahma, Adetya Nuzuliani Aditya Rahmat Gunawan, Aditya Rahmat Afina Azizah Agung Purwanto Agung Purwanto Agus Wahyudi Riana Ahmad Saalik Hudan Alfariz Al Banda Arya Rekso Negoro Ana Nur Latifah Anisa Putri Alifah Anita Listyani Anita Listyani, Anita Arie Surya Gutama Aulia, Danisya Awalya, Keisya Putri Beladiena, Arsy Nafisa Binahayati Rusyidi Budhi Wibhawa BUDHI WIBHAWA Budhi Wibhawa, Budhi Bunsaman, Shafila Mardiana CADIKA INDRAWATI PUTRI1 Chen, Yi-Yi Danisya Aulia Detyo Eka Cahya Salim Dian Haerunisa Dian Haerunisa, Dian Dian Puspita Sari Dwi Rahayu Nurmiati Dwi Rahayu Nurmiati Dyta Mardyani Dyta Mardyani Elis Fauziyah Eva Nuriyah Hidayat Faradigma Zukhrufa Zukhrufa Faris Harsen Fitri Hajar Purnama Franzeska Venty Franzeska Venty, Franzeska Gisela Kessik Kessik Haeruddin Mujuddin Humaira, Salsabila Husnawati Djabbar Ishartono Ishartono Ishartono Lenny Meilany Maryatun Maryatun Maulana Irfan Maulana Irfan, Maulana Mustajir Mustajir Mustajir SH Nadya Putri Aprilia Naomi Shinta Pasila Naufaldy Azzura Herdiana Naufaldy Azzura Herdiana Nazamuddin, Aniza Nazmi Nur Alifa Negoro, Al Banda Arya Rekso Nunung Nurwati Nunung Nurwati Nurliana C. Apsari Nurliana Cipta Apsari Nurliana Cipta Apsari Nurliana Cipta Apsari Nurliana Cipta Apsari Nurliana Cipta Apsari Nurliana Cipta Apsari NURMIATI, Dwi Rahayu Nurul Husna Permana, Oktia Dwi PUTRI1, CADIKA INDRAWATI R Nunung Nurwati R Nunung Nurwati Ramadhan, Dhiya Nabilah Ramadhatsani, Sahira Risna Resnawaty, Risna Rizeki Hardiansyah Rodhi Dwi Priono Rudi Saprudin Darwis Rudi Saprudin Darwis, Rudi Saprudin Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi SAHADI HUMAEDI Santoso T. Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso, Meilanny Sarah Dhea Pratiwi SARI, SITI FATIMAH MUTIA Shafila Mardiana Bunsaman SITI FATIMAH MUTIA SARI Siti Ropiah Sri Sulastri Tabita Titah Dewanti Yusuf Krisman Gea