Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan antara Bahasa Gaul di Media Sosial TikTok dengan Pengetahuan Kosakata Baku Bahasa Indonesia Siswa Kelas 5 Sekolah Dasar Elis Tiara Sardi; Mohamad Syarif Sumantri; Engga Dallion
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1762

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji adanya hubungan antara tingkat paparan bahasa gaul di media sosial TikTok dengan pengetahuan kosakata baku Bahasa Indonesia pada siswa kelas 5 sekolah dasar. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode korelasional. Sampel berjumlah 50 siswa kelas 5 di SDN Semanan 05, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan dua instrumen, yaitu angket mengenai paparan bahasa gaul TikTok dan tes pilihan ganda untuk mengukur pengetahuan kosakata baku. Uji korelasi Spearman’s rho digunakan karena data tidak berdistribusi normal. Hasil analisis menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0.023 dengan signifikansi 0.875, yang menunjukkan tidak adanya hubungan yang signifikan antara kedua variabel. Temuan ini menunjukkan bahwa tingginya paparan terhadap bahasa gaul di TikTok tidak secara langsung memengaruhi kemampuan siswa dalam memahami kosakata baku.
Hubungan Penggunaan Platform Tiktok Dengan Minat Belajar Bahasa Inggris Siswa Kelas IV Dan V Sekolah Dasar Nikita Oky Masayu; Mohamad Syarif Sumantri; Engga Dallion
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1763

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan media sosial, khususnya TikTok, telah membawa perubahan dalam cara siswa sekolah dasar berinteraksi dan mengakses informasi. TikTok, dengan kontennya yang singkat, menarik, dan mudah diakses, mulai dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan platform TikTok dan minat belajar Bahasa Inggris siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Data dikumpulkan melalui angket yang disebarkan kepada siswa kelas IV dan V sekolah dasar. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki tingkat penggunaan TikTok dan minat belajar Bahasa Inggris yang cukup tinggi. Uji normalitas dan linearitas menunjukkan bahwa data memenuhi syarat untuk analisis korelasi Pearson. Namun, hasil uji korelasi menunjukkan bahwa hubungan antara intensitas penggunaan TikTok dan minat belajar Bahasa Inggris berada pada kategori lemah dan tidak signifikan secara statistik (p > 0,05). Dengan demikian, tidak terdapat bukti kuat bahwa penggunaan TikTok berkorelasi dengan minat belajar Bahasa Inggris siswa. Hasil ini menunjukkan bahwa meskipun TikTok memiliki potensi sebagai media pembelajaran, dalam konteks penelitian ini penggunaannya tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap minat belajar Bahasa Inggris siswa sekolah dasar.
Analisis Kuantitatif Hubungan Kecerdasan Emosional dan Prestasi Akademik Siswa Sekolah Dasar Marini Trianingsih; Mohamad Syarif Sumantri; Engga Dallion
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1864

Abstract

This study aims to examine the relationship between emotional intelligence and academic achievement among elementary school students. The research was motivated by concerns about low academic performance and whether it is related to students' emotional intelligence levels. This quantitative correlational study involved 32 fifth-grade students from a public elementary school in East Jakarta. The instruments used included an emotional intelligence questionnaire and mid-semester examination scores as indicators of academic achievement. Validity and reliability tests were conducted to ensure instrument quality, followed by normality tests, linearity tests, and Pearson correlation analysis. The results using Spearman Rank correlation analysis showed a correlation coefficient of -0.098 with a significance level of 0.592 (> 0.05), indicating no significant relationship between emotional intelligence and academic achievement. These findings contribute to the scientific understanding that emotional intelligence is not the sole determinant of academic success and emphasize the need for comprehensive and contextual educational approaches in elementary education. The study suggests that other factors beyond emotional intelligence may play more crucial roles in determining academic performance among elementary school students, highlighting the complexity of factors influencing educational outcomes.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA KELAS V DI SDN KEBON BARU 09 JAKARTA SELATAN Salsa Sabrina; Endang Wahyudiana; Engga Dallion
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.34524

Abstract

This study aims to enhance students’ achievement in Science learning through the implementation of the Problem Based Learning (PBL) model in class V-C of SDN Kebon Baru 09, South Jakarta, consisting of 30 students. The research employed a Classroom Action Research (CAR) design with data collected through observation using teacher and student activity monitoring sheets, learning achievement tests, and documentation. The findings revealed that the application of the Problem Based Learning model improved students’ achievement in Science. In the first cycle, the mastery learning percentage reached 50%, while in the second cycle it increased to 83%, showing an improvement of 33%. Therefore, it can be concluded that the use of the Problem Based Learning model is effective in improving Science learning achievement among fifth-grade students at SDN Kebon Baru 09, South Jakarta.
Co-Authors Afni, Laila Nur Aghniya Alip Puteri Aisyah Nurlaila Sari Dewi Aisyah Nurul Izzah Alawiya, Ghina Rifqatul Amelia Salsabila Andzani, Khairunnisa Anggit Aruwiyantoko Anisa Rahmawati Annisa, Rizqa Wahda Aulia Supaharani Ayyesha Darmawan Azahra, Deby Fauziah Azzahrah, Aullia Baidowi, Nanang Deskya Fitri Fergiyanti Dinda Astria Prastiwi Elis Tiara Sardi Endang Wahyudiana Ernes Eka Putri Aritonang Fauziah, Ardalia Putri Febriana, Vina Fitriyani, Elsa Adelia Hanum, Lutfiah Hasanah, Huwaida Asy-Syifa Hasanah, Sevian Dara Indah Setyani, Luthfi Juhana Sakmal Kartika Chandra Kirana, Kartika Chandra Karuna, Manggar Inggita Mahdavikia Mahmud Yunus Marini Trianingsih Meazza Ratry Aryaningrum Mohamad Syarif Sumantri Monalisa, Intana Muhammad Aqil Ridwan Muji Utami, Nidya Chandra Mutiasya, Irma Nabilah, Haya Difa Najla Adibah, Fayruz Nidya Chandra Muji Utami Nidya Chandra Muji Utami Nidya Chandra Muji Utami Nikita Oky Masayu Nina Nurhasanah, Nina Ningrum, Sarah Kartika Nur Fajriah, Tsaltsa Nursyifa Hidayat, Lintang Permatasari, Tiara Petrus Paulus Mbette Suhendro Pratiwi, Manda Giani Putri Astuti, Nabila Putri, Dewantri Priyono Putri, Meliyana Rachmi, Kurnia Rassyah Raffana Fazirah Resti Larasati Rianto, Anita Khoerunnisa Rizqa Ekaputri Nurhapsari Rosadi, Alifia Fitri Sakmal, Juhana Salsa Sabrina Sari, Yofita Setiawati, Nurul Zahro Eka Sheryl Dwi Putri Sunarti, Yustia Suntari, Yustia Suntri, Yustia Syahrani, Sephia Nisa Taofik Tasya, Dea Gita Triningsih Triningsih Tsamanyah, Zaqi Abdillah Uswatun Hasanah Vina Iasha Waluyo Hadi Yoshie, Kinar Yurniwati Yustia Suntari