Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Konseling Multibudaya dalam Penanganan Perilaku Problematik Remaja Moch. Syihabudin Nuha; Muslihati Muslihati; Moch. Syihabudin Nuha; Muslihati
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i4.2025.1

Abstract

Remaja merupakan masa transisi di mana individu mengalami perubahan masa kanak-kanak menuju dewasa. Terdapat berbagai penyebab yang berkontribusi terhadap perilaku problematik remaja, mulai dari faktor biologis, psikologis, keluarga, sosial maupun lingkungan. Perilaku problematik ditandai dengan munculnya perilaku maladaptif yang tidak suai dengan norma dalam masyarakat. Keanekaragaman budaya di tengah masyarakat saat ini dimungkinkan dapat menjadi salah satu strategi intervensi dalam upaya menangani perilaku problematik remaja. Hal ini dipengaruhi konselor yang terikat dengan atribut yang dibawanya. Pendekatan ini merupakan kerangka kerja yang digunakan konselor dalam memahami dan merespon keragaman budaya dalam konseling. Penelitian ini mengkaji berbagai literatur secara sistematis selama 10 tahun terakhir mulai tahun 2014-2024 dengan kriteria inklusi subjek penelitian adalah remaja, perilaku maladaptif remaja, strategi intervensi guru BK, pendekatan multibudaya, sedangkan kriteria eksklusi adalah subjek penelitian anak-anak dan mahasiswa, kekerasan, metode penelitian pengembangan, kajian literatur. Penelitian ini bertujuan memberikan pengetahuan mengenai perilaku problematik remaja, penanganan yang telah dilakukan guru BK dan solusi dari pendekatan multibudaya. Kesimpulannya adalah perilaku problematik remaja muncul karena berbagai faktor internal maupun eksternal, kemudian penanganan yang banyak dilakukan guru BK adalah melalui konseling behavior dan pendekatan multibudaya dimungkinkan untuk dapat diterapkan pada proses intervensi, karena budaya juga memengaruhi cara hidup mereka.
PERMAINAN "WEREWOLF" DALAM BIMBINGAN KELOMPOK: STUDI TINDAKAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL REMAJA Mahadi Sudarsono; Moch. Syihabudin Nuha; Usrotun Diniyah
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 11, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmbkan.v11i3.15220

Abstract

This study addresses the issue of low interpersonal communication skills among students, specifically nervousness and lack of confidence, through group guidance services using Game-Based Learning (Werewolf game). The study employed Counseling Action Research (PTBK) conducted in two cycles. The subjects were 12 ninth-grade students (Class IX-E) at SMP Negeri 21 Surabaya, selected via purposive sampling based on low initial scores. There was a significant increase in the students' average activity score from 3.5 in Cycle I to 4.16 in Cycle II. Specifically, students in the "High" interpersonal skill category rose drastically from 20% to 53%. The Werewolf game proved effective in improving interpersonal communication skills as it functions as a social interaction simulator that trains persuasion and impression management, particularly when supported by a conducive (informal) environment.