p-Index From 2021 - 2026
10.891
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Journal of Politic and Government Studies El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam Harmonia: Journal of Research and Education KEMBARA Jurnal Studi Agama dan Masyarakat MUDARRISA Indonesian Journal of Islamic Education Studies Journal of Language and Literature MUDRA Jurnal Seni Budaya Aksara JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Dance and Theatre Review: Jurnal Tari, Teater, dan Wayang Parafrase: Jurnal Kajian Kebahasaan dan Kesastraan Martabat: Jurnal Perempuan dan Anak Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Jurnal Budaya Nusantara Acintya Jurnal Komposisi Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Magistra Andalusia : Jurnal Ilmu Sastra ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Jalabahasa: Jurnal Ilmiah Kebahasaan Altasia : Jurnal Pariwisata Indonesia Paramasastra: Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Widya Aksara: Jurnal Agmaa Hindu Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Jurnal Skripta Sunan Kalijaga International Journal on Islamic Educational Research Jurnal Adat dan Budaya Indonesia MEDIASI Jurnal Kajian dan Terapan Media, Bahasa, Komunikasi Sosfilkom : Jurnal Sosial, Filsafat dan Komunikasi KLITIKA Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia International Journal of Business, Law, and Education SABBHATA YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya TANDA: Jurnal Kajian Budaya, Bahasa dan Sastra ESTETIKA: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Jurnal Komunikasi dan Budaya Lani: Jurnal Kajian Ilmu Sejarah dan Budaya Journal of Islamic Education Management IBDA': Jurnal Kajian Islam dan Budaya Al Kawnu : Science and Local Wisdom Journal Al-Isnad: Journal of Islamic Civilization History and Humanities Jurnal Sistem Informasi Mahakarya (JSIM) Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Cendekia: Jurnal Kependidikan dan Kemasyarakatan Kajian Linguistik dan Sastra Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Jurnal Inovasi Pembelajaran Matematika: PowerMathEdu (PME) Widyaparwa Journal of Education and Learning Sciences Mardibasa: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia SPHOTA: Jurnal Linguistik dan Sastra Fakultas Bahasa Asing Universitas Mahasaraswati Denpasar Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Jurnal Edumatic : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Bima: Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra BAHASTRA Kaloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah Jurnal Ikadbudi : Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Budaya Daerah MEMACE Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Aksara Jurnal Bahasa dan Sastra Diwangkara: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya Jawa Aksara Sumbula : Jurnal Studi Keagamaan, Sosial dan Budaya Literasi: Jurnal Kajian Keislaman Multi-Perspektif PENAOQ: Jurnal Sastra, Budaya dan Pariwisata
Claim Missing Document
Check
Articles

NASKAH DRAMA “JENGGIT CEMBENG” KARYA TRISNO SANTOSO SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN AJAR TELAAH NASKAH SANDIWARA PADA SISWA SMP (ANALISIS STRUKTURAL DAN NILAI PENDIDIKAN KARAKTER) Setyawan, Bagus Wahyu; Suryanto, Edy; Kurwidaria, Favorita
Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Vol 1, No 1 (2017): Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sabpbj.v1i1.47207

Abstract

This research have purposes for describe (1) drama text structure of “Jenggit Cembeng” creation of Trisno Santoso, (2) character education values on “Jenggit Cembeng” creation of Trisno Santoso, and (3) compatibility drama text “Jenggit Cembeng” creation of Trisno Santoso as alternative learning material on drama text study on Lower Secondary School students. Method of this research is descriptive qualitative research. Data resource on this research is document and informan. Content analysis and interview technical is using for collected data. Furthermore, data is ben analysis and then checked using resource and theory triangulation. Result of this research is: (1) structural result analysis is theme on this text is about human capability to manage egoistic. Theme of the text is related with chracters, that is the main or protagonist characters (Pak Wida and Bima) which have function to bring theme of story. Except protagonist characters, there are antagonist characters (Bu Mahanani and Panjang), tritagonist characters (Senen, Arum, Si Mul, and Palupi), and accomplice characters (Polisi, Tiar, and his friends). This text is using progressive plot and settle, based from time setting. Dialogue is using Javanese language register. Dialog have function to explain conflict, is talk about family and teenager conflict. Technical direction is written using capital letter and put on brackets sign. Furthermore, command from this text is context with theme of this text, that is importance to manage egoistic on our self so that can live in harmonious; (2) There are character education values including on this text. The most dominant is value about responsibility and hardworking based from the main characters; (3) Furthermore, this text will gived for teacher to conclude as alternative learning material on drama text study on SMP students, because have completed learning material criteria based from language, story, and character education values in this text.
Kesalahan dalam Penggunaan Ragam Unggah-ungguh Basa Jawa pada Film Pendek Capciptop! 2020 Miftahul Izza; Bagus Wahyu Setyawan
Penaoq: Jurnal Sastra, Budaya dan Pariwisata Vol. 5 No. 2 (2024): Penaoq: Jurnal Sastra, Budaya dan Pariwisata
Publisher : Fakultas Sastra Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1010/t4qq2707

Abstract

The variety of language and language is the hallmark of the Javanese. This value has been embedded in society for a long time. This has become an unwritten rule. Most Javanese people will judge someone's politeness from the way they speak so that they can know whether the person has good behavior or not. Unfortunately, sometimes people neglect important things like this. This is caused by the development of the times. As times progress, people tend to follow Western culture. Meanwhile, Western culture does not have a speech classification between speakers and speech partners. Therefore, researchers are interested in studying errors in the use of uploading bases in the Capciptop! short film released in 2020 using a descriptive qualitative approach with data collection techniques, namely note-taking. The results of the study found that there were five errors in the short film. Three errors lie with the speaker while the other two lie with the speech partner. The form of the mistake is not using polite manners when speaking to older people.
Analisis Kesalahan Tata Tulis Bahasa Jawa Pada Siswa Kelas VII MTs AL Muslihun Tlogo Kanigoro Sari, Dian Nurfita; Setyawan, Bagus Wahyu
Kaloka Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah Vol 2, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/kaloka.v2i2.15892

Abstract

The purpose of this research is to describe grammatical errors in writing Javanese for grade 7 students and to describe what are the factors that cause errors in writing Javanese letters. This study uses a type of qualitative descriptive research. Test and interview methods were used to collect data. Data analysis in this study used descriptive data analysis and the results showed that there were several grammatical errors in the Javanese language in the form of errors in the use of vowels. Factors causing errors in writing are due to a lack of learning and understanding of Javanese vowels
Penggunaan Unggah-Ungguh Bahasa Jawa di Kabupaten Blitar pada Kalangan Remaja Setyawan, Bagus Wahyu
Kaloka Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah Vol 4, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/kaloka.v4i2.15847

Abstract

Masyarakat Jawa spesialnya remaja memakai bahasa Jawa wajib memahami unggah-ungguh, kerap terjalin kesalahan dalam pemakaian leksikon. Perihal ini tidak bisa disalahkan seluruhnya karena itu bisa terjalin sebab minimnya pengetahuan penutur tentang konsep unggah-ungguh dalam berbahasa Jawa. Riset ini bertujuan buat mendeskripsikan serta menerangkan fenomena pemakaian macam bahasa Jawa kalangan remaja yang berusia 15-17 tahun. Sumber informasi berbentuk pemakaian macam bahasa Jawa di Kabupaten Blitar. Proses pengambilan informasi dengan observasi serta wawancara mendalam. Dari hasil riset ditemui masih banyak kesalahan pemakaian macam bahasa di golongan kanak- kanak. Penyebabnya yakni anak tidak dibiasakannya berbahasa krama inggil oleh orang tua, kurangya kerja sama antara pihak sekolah, orang tua, serta warga. Pula belum terdapatnya model pembelajaran menimpa unggah- ungguh basa yang dirasa sesuai. Dengan demikian, masih banyak ditemui pemakaian unggah- ungguh basa yang salah dikalangan remaja
Analisis Kesalahan Penulisan Fonologi Bahasa Jawa pada Lirik Lagu Satru 2 Karya Denny Caknan Nova Auliatul Azizah; Bagus Wahyu Setyawan
ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 5 No. 2 (2022): November
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/estetik.v5i2.4757

Abstract

Kesalahan bahasa seringkali tidak disadari oleh pembaca dan penulis lirik lagu di Youtube. Hal ini dikarenakan tidak semua pengguna media memahami aturan penulisan bahasa Jawa dengan baik dan benar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan dalam penulisan bahasa Jawa pada lirik lagu Satru 2 oleh Denny Caknan yang diunggah di akun Youtube Denny Caknan pada Februari 2022. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan berasal dari sumber data primer dan sekunder. Sumber data primer adalah lirik lagu Satru 2 oleh Denny Caknan di kanal Youtube Denny Caknan, sedangkan sumber data sekunder berupa dokumentasi yang diambil dari berbagai buku, artikel, dan jurnal dengan pembahasan serupa. Dalam penelitian ini digunakan teknik pencatatan, yaitu dengan mendengarkan Youtube sambil mencatat lirik dan kesalahan dalam penulisan bahasa Jawa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kesalahan penulisan fonologis dalam penulisan lirik lagu Satru 2 oleh Denny Caknan. Terdapat lima kata vokal dari lima kalimat yang salah penulisan, yaitu pada kata wis, believe, what, trima, dan work. Sebagian besar kesalahan fonologi bahasa Jawa terjadi pada fonem vokal yang seharusnya [a] tetapi ditulis [o].
Akulturasi Budaya Islam-Jawa dalam Pementasan Kesenian Ketoprak Bagus Wahyu Setyawan
Dance and Theatre Review Vol 2, No 1: May 2019
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1439.563 KB) | DOI: 10.24821/dtr.v2i1.3297

Abstract

The purpose of this study was to describe the form of acculturation of Javanese-Islamic culture in ketoprak performance. The acculturation of Javanese-Islamic culture can be found in a variety of Egyptian-style of ketoprak. The Egyptian’s ketoprak is often referred to as Ketoprak Baghdad, Ketoprak Stambul, and Ketoprak 1001 nights because the performed stories are from the Middle East (the story of 1001 nights). The acculturation of Islamic-Javanese culture in the Egyptian’s ketoprak can be seen in terms of stories that adopt the plays from the Middle East or the play of 1001 nights. Besides, the acculturation of Islamic-Javanese culture also appears in terms of costumes and accompaniment. The costumes used are different from Ketoprak in general, which is a combination of Javanese costume and Middle Eastern style clothing. In terms of accompaniment, the Egyptian style of ketoprak also uses “terbang” musical instruments by bringing in the Islamic nuances of songs. In today’s era, Islamic nuances of ketoprak are used in any activities related to ceremonies and commemorations of Islamic holidays. Therefore, the development of ketoprak in the present has become more flexible and adapted to the needs of the community.Keywords: acculturation; Islamic-Javanese culture; the Egyptian style; Ketoprak; Islamic nuances
Nilai–Nilai Pendidikan Akhlak Dan Budi Pekerti Dalam Tradisi Pembacaan Shalawat Kitab Al - Barzanji: (Kajian Deskriptif di Dusun Nglegok, Desa Kranding, Kecamatan Mojo, Kediri) Erika Diyah Ayu Utari; Bagus Wahyu Setyawan; Amelia Nailul Muna; Nurul Hidayatut Thoyibah; Bilqis Malika Auliya
Sumbula: Jurnal Studi Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol. 11 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Darul 'Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/sumbula.v11i2.11223

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Al-Barzanji recitation tradition and to identify the moral education values embedded within it in Nglegok Hamlet, Kranding Village, Mojo District, Kediri Regency. This research employed a descriptive qualitative approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, which includes data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the Al-Barzanji recitation tradition is still regularly practiced in various religious and social activities within the community. This tradition functions not only as a religious ritual but also as a medium for moral education. The moral values identified include devotion to Allah SWT, respect for Prophet Muhammad SAW, obedience to parents, responsibility toward children and family, and positive social behavior. These values are internalized through the recitation and appreciation of the exemplary life stories of Prophet Muhammad SAW contained in the Al-Barzanji text. Furthermore, the tradition contributes to strengthening social solidarity, preserving religious identity, and maintaining local Islamic cultural heritage amid social change. Keywords : Moral Education Values; Character Building, Al-Barzanji Book; Tradition of Reciting Shalawat; Living Islam.
A KAJIAN SEMIOTIKA DALAM TRADISI TIBAN DARI MASYARAKAT TULUNGAGUNG DAN SEKITARNYA Anita Rahayu; Bagus Wahyu Setyawan
SOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan Komunikasi Vol. 18 No. 1 (2024): Volume 18 No 01 Januari-Juni 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) - Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jsfk.v18i1.4268

Abstract

Tradisi Tiban merupakan Tradisi yang banyak ditemukan di daerah Tulungagug dan sekitarnya. Tujuan dari dilakukannya Tradisi ini untuk meminta hujan turun setelah lama kemarau dan kekerigan air. Peserta Tiban yaitu para laki-laki akan saling bertarung mencambuk satu sama lainnya, walaupun tercambuk peserta Tiban tidak merasa terluka karena memeliki ilmu atau pegangan yang kuat. Sebelum melakukan Tiban harus meminta izin pada tokoh sekitar dan melakukan upacara sesajen dengan nasi Tumpeng, ayam Ingkung (ayam panggang) dan tidak lupa melakukan sholat Istiqa sebagai bukti tanda bahwa nantinya hujan yang turun berasal dari Allah SWT. Selama Tiban berlangsung akan diiringi oleh musik gamelan agar lebih sakral. Tubuh peserta Tiban yang tercambuk akan mengeluarkan darah, banyak orang menyakini jika darah yang mengalir akan menurunkan hujan. Generasi mudah harus tetap melestarikan Tradisi Tiban, karena terdapat banyak nilai-nilai luhur yang bisa diterapkan untuk kehidupan bermasyarakat menjadi lebih baik. Masyarakat Jawa juga terkenal mencintai tradisi yang sudah diwariskan oleh leluhur dan berjalan lama, karena merupakan warisan budaya yang bernilai mahal baik secara budaya, material, norma, maupun agama.
A bibliometric analysis on “edu-technopreneurship” topic and chance on its development in language, literature, and literacy fields Chafit Ulya; Ulfa Rizqi Putri; Bagus Wahyu Setyawan; Nur Samsiyah; Hespi Septiana; Toerhthangquor Shuvrangshu Joyotu
BAHASTRA Vol. 43 No. 2 (2023): BAHASTRA
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The industrial revolution 4.0 era gives a huge challenge for higher education institutions. They are demanded to be able to produce skilled, competent, and creative graduates in competing their skill in regional, national, and international scopes. Edu-technopreneurship is an important issue necessarily conducted by higher education institutions to face this challenge. This study aimed to map a topic on edu-technopreneurship in scopus and a chance of its development in language, literature, and literacy fields. By using keywords of “education”, “technology”, and “entreprenership” in the scopus page, were found 1,383 documents discussing about these topics. These data were then analyzed quantitatively to see the developmental trend happening. Besides, a bibliometric analysis was conducted using VOS viewer to see the interrelation between documents. The result shows that studies on these topics have been frequently conducted and experiencing improvement significantly by the year. They are often related to economy, technique, technology, and education. However, they do not deal with langauge, literature, and literacy. It indicates that there is a big opportunity and challenge to study the “edu-technopreneurship” in language, literature, and literacy fields in the future.
Co-Authors Abd. Aziz Afkaryna, Shova Agus Purwowidodo Ahmad Fahrudin Ahmad Natsir Al Fatih Rijal Pratama Alifuddin Ubaidillah Alifuddin Amelia Nailul Muna Anggoro Putranto Anggraini, Filisya Putri Ani Rakhmawati Anisa Zakia Rahma Anita Rahayu Annas Ribab Sibilana Annas Ribab Sibilana Aprilianti, Elok Dwi Ashari, Siska Laela Ayu Astiana Ajeng Rahadini Ayunda Riska Puspita, Ayunda Riska Aziz, Abd. Berliana, Willda Eka Bilqis Malika Auliya Chafit Ulya Chafit Ulya Chafit Ulya Chafit Ulya Deva Okta Cahyani Dewi Khasana, Rina Dewi Kurnia Sari Dita Karisma Fahriani Djoko Sulaksono Djoko Sulaksono Djoko Sulaksono Dwi Amita Noviarwati Dwi Rahmi Supradini Dwi, Octa Dwi, Risna Sagita Edy Suryanto Elen Inderasari Elsa Nandita Sari Else Liliani Erika Diyah Ayu Utari Faizal Abdi Yulik Pratama Filisya Putri Anggraini Firda Ayu Lidya Irmawati Hafidz Rosyidiana Hani Ananda Aprilisa Hespi Septiana Hidayah, Sa'adatun Nuril Hidayah, Sa’adatun Nuril Husni Cahyadi Kurniawan Idamatul Khoiriyah Indah, Tantri Laroiba Khilmiyyah, Dahliyatul Ku-Ares Tawandorloh Kundharu Saddhono Kundharu Saddhono Lilis Fashihatul Lisan Linda Risnawati M. Jazeri Mahdina Nurrohmah Mahdina Nurrohmah Marentika, Sisca Wahyu Masfirotu Afifah, Arifuna Maulidiyah, Tri Annisa Maulina, Risqi Novita mawadah, ilma maretiana Memet Sudaryanto Miftahul Izza Muhammad Dwi Toriyono Muhammad Rohmadi Mulia, Tamtu Ageng Nafi'ah, Zainun Nafis, Salsabila Khoirun Ni'ami, Nadia Nur Izza Nisha Agustina Wulandari Nova Auliatul Azizah Nunik Retno Herawati Nur Antonny Priambodo Nur Samsiyah Nurul Hidayatut Thoyibah Putri, Rosi Octharyna Rahma, Anisa Zakia Rahmad Syaifudin Rahmawati Mulyaningtyas Rakhmawati, Ani Rintan Ul Aini Rizki Hayu Fitriana Sa'adatun Nuril Hidayah Santika Dewi Lestari Sari, Dian Nurfita Selvia Eva Novaliana SF. Lukfianka Sanjaya Purnama Shinta Tyas Pratisthita Shova Afkaryna Siti Nurkumala Rizqi Tawandorloh, Ku-Ares TEGUH Teguh Yuwono Teguh, Teguh Tiara Risa Ninda Gramidia Toerhthangquor Shuvrangshu Joyotu Trisnianti, Dewi Ulfa Rizqi Putri Yasin, Muhamad Yusuf Muflikh Raharjo