Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Transformasi Digital sebagai Solusi Preventif dalam Menjawab Tantangan Eksistensi Kesenian Bantengan Sumberputih di Era 4.0 Rizal, Maulfi Syaiful; Rohman, Muh. Fatoni; Zakiyah, Millatuz; Wijayanti, Jamila; Ainurohma, Intan; Azzahra, Ayshaputri Raihana; Setyabudi, Fiona Benita; Falianty, Donna Zavira
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2025.005.03.08

Abstract

Bantengan, as one of the cultural heritages of Sumberputih Village, Wajak District, Malang Regency, faces serious challenges in the digital era due to the declining interest of the younger generation and the lack of documentation and promotion. This study aims to provide preventive solutions through digital transformation programs as part of Community Service activities. The research employed a qualitative method with a limited ethnographic approach, including literature review, observation, and interviews with Bantengan art practitioners. The findings show that digital transformation can be realized through several innovative products, namely the Suarasa Budaya podcast, the Langgam Sumberputih website, the Warisan Budaya Lereng Semeru e-book, and the Denyut Bantengan di Jantung Sumberputih documentary video. These four strategies complement each other in documenting, promoting, and educating the public about the cultural values of Bantengan. Thus, digitalization not only expands its promotion reach to national and international levels but also serves as a medium for empowerment and preservation of local culture to remain relevant and sustainable amid globalization.
Memaknai Tabu dalam Tradisi Ghedisah: Mengampu Peranan Pojhian dalam Perspektif Masyarakat Bondowoso Afriansyah, Teddy; Zakiyah, Millatuz
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 7 No. 2 (2024): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v7i2.147

Abstract

Ghedisah menjadi tradisi turun temurun yang sudah menjadi adat istiadat bagi Desa Karang Sengon. Hanya saja desa Karang Sengon kurang diperhatikan dalam konteks penelitian, sehingga tujuan penelitian yaitu 1) Menjelaskan prosesi ritual tradisi Ghedisah di Desa Karang Sengon, 2) Menjelaskan fungsi tradisi Ghedisah di Desa Karang Sengon, dan 3) Menjelaskan peran tabu yang muncul terhadap eksistensi Pojhian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian didapat bahwa 1) Prosesi ritual yang harus dilakukan dalam tradisi Ghedisah, terdiri dari prosesi wajib berupa puasa bisu, memasang umbul-umbul, menyajikan makanan dan minuman, dan datang ke rumah-rumah warga untuk berdoa. Prosesi opsional berupa hiburan terdiri dari lomba santri, Pojhian, dan tari Ojhung. 2) Fungsi tradisi Ghedisah, yaitu fungsi dalam bidang kesehatan, perekonomian desa, kesejahteraan, dan kekerabatan. 3) Terdapat beberapa nilai Pojhian yang terkandung di dalam bentuk tabu sesuai dengan teori nilai Max Scheler, yaitu 2 bentuk tabu pada nilai kenikmatan/ketidaknikmatan, 2 bentuk tabu pada nilai kesejahteraan, 2 bentuk tabu pada nilai spiritual, dan 2 bentuk tabu pada nilai ketuhanan. Segala macam prosesi tradisi, fungsi tradisi, dan bentuk tabu yang muncul dari tradisi Ghedisah dengan mengaitkannya pada kesenian Pojhian membuat penelitian ini menjadi menarik di mata masyarakat.
Morfem Unik dalam Adjektiva Bahasa Sunda: Unique Morphemes in Sundanese Adjectives Badrudduja, Muhammad Rakha; Zakiyah, Millatuz
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 8 No. 1 (2025): Alfabeta: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v8i1.1505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk dan makna morfem unik dalam bahasa Sunda. Data dianalisis menggunakan teori morfem unik, ameliorasi, dan adjektiva dalam tataran morfologi. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah wawancara dan studi pustaka. Penelitian ini menghasilkan 9 morfem unik dalam bahasa Sunda yang terdiri atas: 4 morfem unik tidak berpotensi mengalami perubahan bentuk maupun makna; 3 morfem unik mengalami potensi perubahan semantis; dan 2 morfem unik berpotensi mengalami perubahan sintaks.