Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect of Scientific Terms Error on Scientific Communication of Prospective Teachers and Progressive Education Parmin Parmin; Stephani Diah Pamelasari; Sri Rahayu
Indonesian Journal on Learning and Advanced Education (IJOLAE) Vol. 3, No. 3, September 2021
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ijolae.v3i3.14214

Abstract

The error of term usage in communication can be caused due to the misunderstanding of the words' mean-ing, or even the users might even realize their error but somehow keep using it deliberately. Thus, this study was conducted to find errors in using scientific terms in communication that influence the scientific communication of prospective science teachers. The research design used was mixed methods with sequen-tial explanatory strategies. The data were gathered through a closed questionnaire referring to the optional Likert Scale of 5 options and analyzed quantitatively. There were 256 participants or prospective science teachers as research subjects. The mean of the r count was 0.64, and the r table was 0.12. Therefore, it was judged as valid. The reliability test was obtained by Cronbach's Alpha of 0.951 0.80. The results show that there were 13 errors of scientific terms performed by participants. Wilcoxon test obtained the Asymp value. Sig. of 0,000 0.005 meaning that there were differences in the use of the term science in society and university. Representing and presenting were two aspects of scientific communication, with 40% obtain-ing moderate criteria. The research concludes that the scientific terms' error affects prospective teachers' sci-entific communication and progressive education since the errors have become a long habit. It must be over-come because the habit scientifically will also influence the trust of scientific truth.
Pendampingan Penerbitan dan Penyiapan Akreditasi Nasional bagi Pengelola Jurnal Bidang Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi di Kota Semarang Parmin; Stephani Diah Pamelasari; Endah Fitriani Rahayu; Aji Saputra
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 2 (2021): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v6i2.5921

Abstract

Activities with service journal managers as research targets aim to increase managers' knowledge about management and journal articles' substance quality. Manager's knowledge which is the focus of activities, refers to the accreditation assessment of national journals. The main target of community service activities is the manager of the university service journal in Semarang. The method of mentoring activities is carried out online, divided into two forms: for management and article substance. Evaluation of activities was carried out through analysis of the value of pre-test and post-test questions on journal management and article substance and questionnaire analysis of participants' feedback. The average pre-test score is 65, and the post-test is 84, indicating an increase in knowledge on the target activities. From the mentoring in publishing service journals that have been carried out, the journal manager (the target of the activity) has had broader knowledge about the management and substance of the article. The accreditation simulation in the mentoring process has provided an authentic experience for managers to be more prepared to propose accreditation and reaccreditation of service journals.
Penggunaan E-Modul Berbasis Etnosains Materi Zat dan Perubahannya dalam Usaha Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP Wulandari, Suci Indah; Pamelasari, Stephani Diah; Hardianti, Risa Dwita
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sebagai materi yang konseptual umumnya mengacu kepada fakta, teori, konsep serta prinsip yang harus dipelajari dan diajarkan. Dalam proses pembelajaran IPA diperlukan proses penalaran yang kompleks dikarenakan IPA melibatkan permasalahan yang kompleks dan kontekstual. Pembelajaran IPA akan melatih siswa untuk memiliki rasa ingin tahu serta peduli dengan lingkungan sekitar. Melalui berpikir kritis akan membantu siswa dalam belajar dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Kemampuan berpikir kritis akan membantu siswa untuk mengembangkan keterampilan ketika merumuskan solusi yang kreatif untuk masalah-masalah yang ada. Pokok bahasan zat dan perubahannya sebagai salah satu materi yang terdapat dalam pembelajaran IPA SMP memerlukan kemampuan berpikir kritis untuk dapat mengevaluasi kebenaran, keandalan, dan relevansi informasi yang ditemukan. Dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, sumber belajar menjadi hal yang sangat penting. E-modul berbasis etnosains dapat mendukung proses belajar secara mandiri sehingga akan membimbing siswa melakukan penelitian secara mandiri terkait masalah berupa kebudayaan sekitar siswa sehingga mampu dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
ExploraCell: Modul Terintegrasi Augmented Reality Materi Organel Sel untuk Menunjang Kualitas Pembelajaran IPA SMP Inayah; Hardianti, Risa Dwita; Pamelasari, Stephani Diah
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan abad 21 membawakan manfaat kepada pembelajaran IPA. Berdasarkan pernyataan tersebut, artikel ini bertujuan untuk mengkaji implementasi media pembelajaran Modul IPA Terintegrasi Augmented Reality (AR). Metode yang digunakan untuk menulis artikel ini adalah kajian literatur dengan langkah-langkah sebagai berikut; merumuskan permasalahan terkait rendahnya kualitas Pendidikan Indonesia, menelaah potensi Modul terintegrasi Augmented Reality sebagai solusi permasalahan, merumuskan tahapan pembuatan modul, dan memberikan kesimpulan terkait ulasan dalam artikel ini. Augmented Reality digadang-gadang memberikan banyak pengaruh positif dalam dunia Pendidikan. Augmented Reality menyajikan visual dalam bentuk tiga dimensi menyerupai bentuk asli objek di dunia nyata. Atas dasar tersebut, AR cocok diterapkan dalam suatu media pembelajaran. Modul yang terintegrasi AR menawarkan berbagai manfaat dalam pembelajaran IPA di SMP. Siswa dapat mengalami pembelajaran yang interaktif, memperdalam pemahaman materi, dan belajar secara mandiri. Penggunaan AR juga dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran IPA. Modul ini dapat diimplementasikan dalam lingkungan pembelajaran IPA SMP untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan Pendidikan Indonesia.
PEMBUATAN MAKANAN KHAS MOTO BELONG DALAM PEMBELAJARAN IPA BERPENDEKATAN ETNOSAINS UNTUK MELATIH KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA Ulya, Khafidhotul; Pamelasari, Stephani Diah; Hardianti, Risa Dwita
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) memiliki cakupan materi yang luas dan sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Materi ipa juga dimungkinkan menjadi wahana siswa guna mempelajari lingkungan dan kebudayaan sekitar, pribadi sendiri dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini memiliki arti bahwa materi ipa sangat penting untuk dipelajari siswa. IPA juga tidak hanya tentang bagaimana menguasai konsep, fakta serta prinsip-prinsip saja tetapi proses penemuan dari serangkaian percobaan pada proses sains dalam suatu pembelajaran. Keterampilan proses sains merupakan keterampilan yang sangat penting untuk dikembangkan pada abad ke-21. Keterampilan proses sains menjadikan siswa aktif serta akan melibatkan diri dalam menemukan suatu informasi sehingga nantinya siswa lebih memahami dan menerapkan pengetahuan yang didapat. Untuk meningkatkan keterampilan proses sains maka diperlukan pembelajaran Ipa berpendekatan etnosains. Etnosains dapat meningkatkan pengetahuan serta pemahaman siswa terhadap potensi dan budaya dari suatu daerah. Hal tersebut akan berguna dalam mengatasi kesulitan siswa pada saat menyerap pelajaran IPA yang sifatnya abstrak dengan melakukan pengalaman belajar yang melibatkan siswa secara langsung sesuai dengan dunia nyata.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN MULTI REPRESENTASI BERBANTUAN ADVENTURE GAME UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH SISWA Rahmawati, Ira; Pamelasari, Stephani Diah; Hardianti, Risa Dwita
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Materi yang bersifat abstrak dan penggunaan model pembelajaran yang masih tradisional menyebabkan siswa cenderung bosan dan merasa kesulitan dalam menerima sebuah ilmu pengetahuan. Hal ini dapat menyebabkan siswa kurang terampil dalam pemecahan masalah karena tidak memahami materi secara detail. Beberapa penelitian dan hasil PISA menunjukkan bahwa keterampilan pemecahan masalah siswa masih rendah. Keterampilan pemecahan masalah merupakan keterampilan berpikir tingkat tinggi yang penting dikembangkan pada abad 21. Permasalahan yang terjadi di sekitar perlu untuk dipecahkan dengan keterampilan pemecahan masalah yang mumpuni. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa dengan menggunakan pembelajaran multi representasi berbantuan Adventure Game. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa literature review yang dilakukan pada beberapa jurnal nasional dan internasional yang memiliki kesesuaian variabel. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa pembelajaran multi representasi yang dipadukan dengan Adventure Game dapat membuat materi yang abstrak menjadi lebih konkret dan menarik sehingga memudahkan siswa dalam pembelajaran yang berdampak juga pada peningkatan keterampilan pemecahan masalah siswa terutama untuk materi kelistrikan.
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DENGAN PENDEKATAN STEM TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA Dianti, Septiani Ayu Tri; Pamelasari, Stephani Diah; Hardianti, Risa Dwita
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era revolusi industri 4.0 peserta didik dituntut memiliki kecakapan 6 C agar dapat menyikapi berbagai perubahan. Literasi sains merupakan salah satu keterampilan dasar yang harus dimiliki siswa. Berdasarkan data PISA tahun 2018 dan TIMSS tahun 2015 Indonesia menempati peringkat terendah dalam keterampilan dan literasi sains yaitu peringkat ke-74 dari 79 negara yang diuji dan data TIMSS menunjukan negara Indonesia berada peringkat 44 dari 49 negara dengan skor rata-rata 397. Oleh karena itu diperlukan perbaikan dalam pendidikan Indonesia misalnya dengan menerapkan proses belajar berbasis proyek dengan pendekatan STEM untuk meningkatkan kemampuan literasi sains. Metode yang digunakan penulisan artikel ini dengan pendekatan literatur review yang melibatkan pengumpulan, pemilihan, evaluasi, dan sintesis informasi yang ada dalam literatur ilmiah terkait. Berdasarkan literatur menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan literasi sains siswa setelah menerapkan pembelajaran berbasis proyek sosial dengan pendekatan STEM. Siswa menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam memahami konsep-konsep sains, menerapkan pengetahuan sains dalam situasi kehidupan nyata, serta berkomunikasi dan bekerja secara efektif dalam kelompok. Penerapan pembelajaran berbasis proyek dengan pendekatan STEM memiliki efektivitas yang baik terhadap peningkatan literasi sains siswa.
PENERAPAN MODEL PBL-STEM MELALUI KEGIATAN FIELD TRIP UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA ABAD 21 Sari, Vanesa Enggar; Pamelasari, Stephani Diah; Hardianti, Risa Dwita
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persaingan global menuntut siswa untuk mampu bersaing di kancah internasional, salah satu kemampuan yang perlu dimiliki adalah literasi sains yang baik. Namun kenyataannya kemampuan literasi sains siswa Indonesia masih sangat rendah sehingga permasalahan tersebut perlu untuk segera diselesaikan. Capaian pembelajaran IPA seharusnya mengedepankan kemampuan literasi sains dalam kegiatan pembelajaran karena literasi sains sangat penting untuk mengukur seberapa jauh siswa memperoleh keterampilan dan pengetahuan yang berguna di masyarakat, serta mengukur kecakapan dalam menyelesaikan masalah secara kritis. Sehingga diperlukan model dan metode pembelajaran yang tepat untuk mengatasi rendahnya literasi sains siswa. Salah satu model yang dapat digunakan adalah Problem Based Leaning terintegrasi STEM dengan metode field trip. Penggunaan PBL-STEM diharapkan mampu mendorong siswa untuk menyelesaikan permasalahan kontekstual dengan memanfaatkan integrasi antar Science, Technology, Engineering, dan Mathematics. Sedangkan metode field trip memberikan kesempatan siswa untuk mengamati secara langsung permasalahan isu lingkungan yang sedang terjadi. Pengintergrasian antara PBL-STEM melalui kegiatan field trip dalam kegiatan pembelajaran IPA efektif untuk meningkatkan literasi sains siswa.
PENERAPAN PENDEKATAN SOCIO-SCIENTIFIC ISSUE (SSI) BERBANTUAN MODUL ELEKTRONIK TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Shoba, Tafuz Mahabatis; Hardianti, Risa Dwita; Pamelasari, Stephani Diah
Proceeding Seminar Nasional IPA 2023
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah sosial-ilmiah menunjukkan hubungan antara sains, teknologi, dan masyarakat dengan mempertimbangkan pertanyaan yang belum terselesaikan saat ini. Masalah pemanasan global merupakan salah satu contoh dengan implikasi yang penting bagi kelangsungan bumi. Tujuan dari artikel konseptual ini, yaitu untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui modul elektronik materi pemanasan global berpendekatan isu sosial-ilmiah. Metode yang digunakan pada modul dengan pendekatan Socio-Scientific Issue (SSI), yaitu dengan menentukan kompetensi dasar pada materi pemanasan global, mengidentifikasi materi yang dapat dijadikan sebagai indikator kemampuan berpikir kritis, kemudian menghubungkan materi dengan aspek SSI. Aspek SSI yang diintegrasikan ke dalam materi dan bentuk isu pemanasan global memicu kemampuan berpikir kritis siswa karena adanya kolom pertanyaan tiap isu selesai disajikan. Hal inilah yang menjadi ciri modul pemanasan global berbasis SSI dibandingkan dengan modul lainnya. Dengan demikian, modul berpendekatan SSI dapat digunakan sebagai media penunjang pembelajaran untuk melatih kemampuan berpikir kritis siswa.
PELATIHAN HIDROPONIK SEBAGAI SARANA EDUKASI PERTANIAN MODERN BAGI PESERTA DIDIK SMP NEGERI 11 SEMARANG Rismawati, Indah; Pamelasari, Stephani Diah; Zulkarnaen, Iskandar; Aryanti, Ismi; Khatimah, Khusnul; Putranto, Kharisma Bayu; Khairika, Anwar; Safitri, Liya; Apriliani, Maya; Zaenudin, Ahmad; Satriawan, Akbar; Wigati, Anugrah Sukma Dia
Proceeding Seminar Nasional IPA 2025
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketahanan pangan merupakan tantangan utama di era modern, khususnya dalam menghadapi keterbatasan lahan dan dampak perubahan iklim. Inovasi dan pendidikan di kalangan generasi muda menjadi kunci untuk menciptakan solusi yang berkelanjutan. Penelitian pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan peserta didik yang tergabung dalam Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) di SMP Negeri 11 Semarang melalui pelatihan teknologi hidroponik sebagai alternatif pertanian modern yang efisien, hemat lahan, dan ramah lingkungan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan berbasis praktik, pendampingan, serta integrasi keterampilan kewirausahaan dan pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan konseptual dan keterampilan teknis dalam budidaya tanaman hidroponik, tetapi juga mengalami peningkatan kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan berbasis teknologi. Selain itu, peserta berhasil mengembangkan proyek hidroponik mandiri yang berpotensi diaplikasikan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Pelatihan ini juga mendorong penguatan literasi sains dan karakter abad ke-21, seperti berpikir kritis, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan. Dengan demikian, pelatihan hidroponik terbukti menjadi strategi edukatif yang efektif dalam menumbuhkan kemandirian, inovasi, dan kontribusi nyata peserta didik terhadap isu ketahanan pangan berkelanjutan.
Co-Authors Ahmad Zaenudin Aji Saputra Andin Irsadi Andin Vita Amalia, Andin Vita Anik Ulfah, Anik Apriliani, Maya Arif Widiyatmoko, Arif Arifah, Naily Zahrotun Aryanti, Ismi Astutianingtyas, Desy Fitria Dea Aransa Vikagustanti, Dea Aransa Dewi, Novi Ratna Dianti, Septiani Ayu Tri Dita Puji Puji Rahayu Djati, Wismaning Raras DWI YULIANTI Dyah Kartikaningtyas, Dyah Erna Noor Savitri, Erna Noor Fauzan, Adi Fauzan Akhmad Febri Rosela Pratidina, Febri Rosela Fitrianingsih, Mutiara Inayah Indah Urwatin Wusqo Ira Rahmawati Irfatul Chusniyah, Irfatul Iskandar Zulkarnaen Izzaturrohmah, Izzaturrohmah KARTIKA WIDYANINGRUM Khairika, Anwar Khatimah, Khusnul Laksono Trisnantoro Listiaji, Prasetyo Marcelina Puspita, Marcelina Margareta Rahayuningsih Mieta Novitaningrum, Mieta Miranita Khusniati Mugi Rahayu Muhamad Taufiq Ni’mah, Luluk Hasanatun Novi Ratna Dewi Noviani Ambarwati, Noviani Nur Rahayu Utami Parmin Parmin - Parmin Parmin Praptiwi, Ucca Swastika Purwinarko, Aji Putranto, Kharisma Bayu Rahayu, Endah Fitriani Risa Dwita Hardianti, Risa Dwita Rismawati, Indah Safitri, Liya Saptorini Saptorini, Saptorini Sari, Vanesa Enggar Satriawan, Akbar Shoba, Tafuz Mahabatis Sigit Priatmoko Siska Nugraheni Margiastuti, Siska Nugraheni Siti Harnina Bintari Sri Haryani Sri Rahayu Sri Zuliyati Arbai, Sri Zuliyati Sudarmin Sudarmin Suharto Linuwih Sukiswo Supeni Edie, Sukiswo Supeni Udin Ahmad Syahri, Udin Ahmad Ulya, Khafidhotul Wahyu Hidayati Wahyu Hidayati Wandah Wibawanto WIDOWATI Wigati, Anugrah Sukma Dia Woro Sumarni Wulan Christijanti Wulandari, Suci Indah Wulandari, Tiara Dwi Wusqo, Indah Urwatin Zuliana Minawati, Zuliana