Claim Missing Document
Check
Articles

The Study Of Potential Agroecosystems And Management In Watershed Of Indragiri In Sangau Village District Kuantan Mudik: Kajian Potensi Agroekosistem Dan Pengelolaannya Di Das Indragiri Desa Sangau Kec. Kuantan Mudik Seprido Seprido
JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA (JUATIKA) Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Agronomi Tanaman Tropika (JUATIKA) Vol. 2 No.1, 2020
Publisher : LPPM UNIVERSITAS ISLAM KUANTAN SINGINGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/juatika.v2i1.158

Abstract

Penelitian tentang kajian potensi agroekosistem dan pengelolaannya di kawasan DAS Indragiri di desa Sangau Kecamatan Kuantan Mudik ini bertujuan untuk mengidentifikasi unsur-unsur agroekosistem DAS dan mengkaji permasalahan yang ada pada kawasan DAS Indragiri sebagai informasi untuk menentukan langkah-langkah alternatif untuk optimalisasi pemanfaatan kawasan DAS Indrgiri yang berkelanjutan di Desa Sangau. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data primer dan sekunder yang dilaksanakan pada bulan Februari –April 2017. Pengumpulan data primer dilakukan dengan metode survey yakni dengan melakukan survey kelapangan serta wawancara dengan masyarakat seedangkan data sekunder didapatkan melalui penelusuran internet. Analisi yang digunakan adalah kombinasi deskriptif dan eksploratif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan pertanian sangat berpotensi untuk dikembangkan pada areal DAS Indragiri di Desa Sangau. Adanya sikap yang kurang proaktif dari masyarakat serta belum sesuainya dengan prinsip prinsip berkelanjutan menyebabkan penurunan produksi pada sector pertanian ini. Pemanfaatan daerah aliran sungai dengan mengikuti konsep agroekosistem dan melibatkan peran stakeholder dapat meningkatkan potensi agroekosistem dan juga dapat memberikan manfaat peningkatan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan bagi masyarakat.
Behavior of Heterotrigona itama in Hydroponic Melon (Cucumis melo L.) Planting in Greenhouse with Insecticide Spraying Seprido; Desta Andriani; Chairil Ezward; A. Haitami; Nariman Hadi
JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA (JUATIKA) Vol. 7 No. 2 (2025): Vol. 7 No. 2 Mei (2025): Jurnal Agronomi Tanaman Tropika (JUATIKA)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS ISLAM KUANTAN SINGINGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/juatika.v7i2.4116

Abstract

Sustaining and improving melon production is essential to fulfill the increasing demand for melon fruit in Indonesia. In order to maintain this level of production, it is necessary to utilize insecticides to manage the pests that pose a threat to melon crops. This research aims to assess the impact of insecticide application on the pollination activity of Heterotrigona itama, a vital pollinating insect for melon plants. This research aimed to investigate the effect of Heterotrigona itama activity on melon plants in a greenhouse treated with insecticides. The study was carried out utilizing a survey-based methodology. Data was collected on several aspects of Heterotrigona items' behavior before and after applying insecticides. The research findings demonstrated that using insecticides on melon crops within a controlled environment decreased the frequency of visits from Heterotrigona itama to the melon flowers. Additionally, it was observed that the application of insecticides resulted in the mortality of Heterotrigona itama within the initial six days following the insecticide spraying. On the second day, the maximum number of individuals present was 14. The analysis of Heterotrigona itama honey revealed that the detected levels of pesticide residues were lower than the benchmark dose response (BMR) threshold.
Penyuluhan Budidaya Kacang Tanah Di Desa Kinali Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi Chairil Ezward; Elfi Indrawanis; Tri Nopsagiarti; Seprido Seprido; Wahyudi Wahyudi; Haitami Haitami; Desta Andriani; Pebra Heriansyah; Gusti Marlina
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 1 No. 1 (2021): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2021
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v1i1.1163

Abstract

Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah diharapkan Kelompok Wanita Tani (KWT) mampu melakukan budidaya tanaman yang dapat menghasilkan produksi tinggi namun ramah lingkungan, seperti melakukan pengolahan tanah maksimum telage, menggunakan Varietas Unggul, menggunakan tehnik budidaya yang bervariasi seperti rotasi tanaman dan tumpangsari, melakukan pemeliharaan yang intensif seperti penyiangan dan pemupukan yang tepat, menggunakan pupuk dalam budidaya sesuai dengan tepat jenis, dosis, wakyu, tempat dan tepat cara, melakukan panen tepat waktu serta melakukan pengelolaan limbah yang tepat (dapat diolah menjadi pupuk kompos atau pakan ternak). Tahapan kegiatan yaitu Pra kegiatan PKM, meninjau pengetahuan dan keterampilan dari kelompok tani dalam melakukan budidaya tanaman kacang tanah dengan prinsip pertanian berkelanjutan dengan cara mewawancara penyuluh dan anggota kelompok wanita tani purnama. Informasi ini sangat penting untuk mengambil langkah kegiatan berikutnya. Kegiatan PKM, melakukan penyuluhan dan diskusi kepada anggota kelompok wanita tani purnama untuk pengetahuan dan keterampilan dari kelompok tani dalam melakukan budidaya tanaman kacang tanah dengan prinsip pertanian berkelanjutan. Hasil dari kegiatan PKM bertambahnya pengetahuan dan keterampilan anggota KWT Purnama bertambah dan langsung mengaplikasikan.
PELATIHAN PEMBUATAN KOMPOS DI DESA SEBERANG TALUK KECAMATAN KUANTAN TENGAH KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Deno Okalia; Elfi Indrawanis; Tri Nopsagiarti; Wahyudi Wahyudi; Chairil Ezward; A Haitami; Seprido Seprido; Pebra Heriansyah; Gusti Marlina; Desta Andriani
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 1 (2022): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2022
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v2i1.2236

Abstract

Salah satu Desa yang berada Kuantan tengah yang memiliki potensi dikembangkan disegala aspek selain letaknya strategis adalah Desa Seberang Taluk. Kegiatan desa Seberang taluk di tahun 2021 dikembangkan kearah pemberdayaan dan peningkatan produktifitas pemuda Desa dalam berwira usaha pertanian dimasa pandemi covid 19. Salah satunya meningkatkan keahlian pemuda dalam pembuatan pupuk organik agar bisa menjadi sumber penghasilan bagi penduduk. Masyarakat seberang Taluk umumnya memiliki mata pencaharian sebagai peternak sapi dan petani yang tentunya dapat diintegrasikan, dimana kotoran ternak yang banyak dihasilkan dapat dibuat pupuk kompos dan dapat dimanfatkan dalam budidaya tanaman. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan memberikan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat Desa seberang taluk. Memberikan pelatihan pembuatan kompos sehingga dapat diusahakan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Hasil kegiatan monev PKM ini dapat disimpulkan bahwa pemuda Seberang taluk sudah dapat membuat kompos sendiri namun belum skala industri. Semua respon 100% menginginkan pelatihan dan pendampingan lanjutan untuk pembuatan kompos dalam rangka meningktakan nilai tambah limbah kotoran ternak dan meningkatkan perekonomian desa dengan dihasilkannya produk pupuk kompos yang bisa diperjual belikan.
PELATIHAN PENGOLAHAN MINYAK GORENG BERBAHAN BAKU KELAPA PADA KELOMPK IBU PKK DESA PULAU BUSUK KECAMATAN INUMAN Tri Nopsagiarti; Elfi Indrawanis; Wahyudi Wahyudi; Deno Okalia; Chairil Ezward; A Haitami; Seprido Seprido; Pebra Heriansyah; Gusti Marlina; Desta Andriani
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2022): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2022
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v2i2.2739

Abstract

Minyak goreng merupakan kebutuhan pokok manusia sebagai bahan dalam pengolahan berbagai jenis makanan. Memasuki Februari 2022 terjadi fenomena dikalangan ibu rumah tangga yang mengeluhkan tingginya harga minyak goreng, tidak hanya harganya yang tinggi namun juga semakin sulitnya untuk didapat dipasaran. Mencermati hal tersebut maka diperlukan solusi lain untuk mengatasi kelangkaan minyak sehingga kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi, salah satunya dengan mengganti minyak goreng berbahan sawit dengan minyak berbahan baku kelapa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) dilaksanakan di Desa pulau Busuk Kecamatan Inuman, Kabupaten Kuantan Singingi. Waktu pelaksanaan PkM dari bulan Juni hingga Agustus 2022. Kegiatan terdiri dari survei lokasi, kegiatan penyuluhan dan pelatihan, dan pada akhir kegiatan akan dilaksanakan monitoring dan keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta (100%) sangat antusias dalam mengikuti kegiatan penyuluhan, Hasil kegiatan pelatihan pengolahan minyak kelapa yang dilakuan kepada ibu PKK menunjukkan bahwa teknologi pengolahan sederhana minyak kelapa dapat diterima dengan mudah oleh peserta (92%). Semua peserta membutuhkan pelatihan pengolahan minyak (100%), sebanyak 100% peserta setelah pelatihan memahami cara pengolahan minyak kelapa dengan teknologi sederhana.
PELATIHAN DAN PENYULUHAN TEKNIK PENGENDALIAN GULMA PADA PERKEBUNAN SAWIT RAKYAT DESA SIBEROBAH KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Desta Andriani; Seprido; Elfi Indrawanis; Tri Nopsagiarti; Chairil Ezward; A. Haitami; Wahyudi; Gusti Marlina
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.3955

Abstract

Tanaman kelapa sawit ( Eleis guineesis jacq ) merupakan tanaman perkebunan yang memiliki arti penting bagi pembangunan nasional,selain mampu menyediakan lapangan kerja, hasil dari tanaman ini juga merupakan sumber devisa Negara. Kendala yang dihadapi para petani adalah perawatan yang masih kurang optimal diantaranya dalam hal pengendalian gulma pada tanaman belum menghasilkan. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode penyuluhan dan pelatihan yang diawali dengan identifikasi permasalahan dengan melakukan survey dan diskusi dengan pengumpulan materi kegiatan penyuluhan yang berkenaan dengan pengendalian gulma pada tanaman kelapa sawit; penyebaran pretest kuesioner materi pelatihan disampaikan dalam konsep ceramah; dan diskusi serta dilakukan kegiatan pelatihan pengendalian Gulma serta pada akhir kegiatan dilakukan evaluasi kegiatan. Peserta secara keseluruhan berpastisipasi secara aktif dalam mengikuti pelaksanaan kegiatan mulai dari penyajian materi, diskusi, pengisian kuisioner, dan praktek. 100% peserta hadir dalam kegiatan ini, memahami materi yang disampaikan, dan setuju dengan daur ulang sampah anorganik. Pelatihan dan penyuluhan teknik pengendalian gulma pada tanaman kelapa sawit di desa siberobah dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat yang tergabung dalam kelompok tadi perkebunan terlihat pada hasil evaluasi kegiatan PkM bahwa telah terjadi peningkatan pengetahuan peserta.
PENERAPAN TEKNOLOGI BENIH DAN MANAJEMEN PEMUPUKAN PADA PEMBIBITAN TANAMAN KELAPA SAWIT DI DESA KINALI: PKM Chairil Ezward; A Haitami; Desta Andriani; Seprido Seprido; Elfi Indrawanis; Tri Nopsagiarti; Wahyudi Wahyudi; Gusti Marlina; Pebra Heriansyah; Budi Santoso
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 1 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i1.4363

Abstract

Masyarakat Desa Kinali saat ini mulai melakukan budidaya tanaman kelapa sawit. Karena dengan menanam kelapa sawit dapat membantu perekonomian masyarakat. Diketahui masyarakat ada yang menanam kelapa sawit disekitar pekarangan rumah maupun dilahan yang luasnya rata-rata 2 hektar. Diketahui juga terdapat masyarakat yang membuat pembibitan sendiri dan ada juga yang membeli bibit di PT. Udaya Lohjinawi. Namun masih terdapat masyarakat yang belum paham tentang bibit yang berasal dari biji sapuan dan varietas unggul bersertifikat. Sehingga masyarakat masih membibitkan kelapa sawit menggunakan biji sapuan. Oleh karena hal tersebut, perlu diberikan penyuluhan dan pelatihan kepada masyarakat mengenai teknologi pembenihan dan manajemen pemupukan di pembibitan kelapa sawit. Metode yang digunakan yaitu identifikasi masalah dengan cara berdialog, kemudian memberikan penyuluhan dan pelatihan teknologi pembenihan dan manajemen pemupukan pada pembibitan. Tingkat kepuasan diukur dengan cara menyebarkan kuisioner. Hasil dari kegiatan PkM, masyarakat puas (91,67%) dengan penyuluhan dan pelatihan teknologi pembenihan dan manajemen pemupukan pada pembibitan tanaman kelapa sawit. Kegiatan ini penting untuk dilakukan agar masyarakat dapat merubah pola pikir dan pemberdayaan kepada masyarakat terhadap pemilihan benih, kecambah maupun bibit untuk tanaman kelapa sawit yang akan ditanam oleh masyarakat.
PENDAMPINGAN TATA KELOLA KEUANGAN PADA KELOMPOK TANI MILENIAL PINANG MASAK DESA PANTAI Yeni Sapridawati; Seprido Seprido; Mashadi Mashadi
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.5072

Abstract

Pengelolaan keuangan merupakan aspek penting dalamkeberlanjutan usaha tani, terutama bagi kelompok tani milenial yang mulai mengembangkan usaha agrokompleks di desa Pantai. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kelompok tani milenial pinang masak dalam tat kelolla keuangan, pencatatan transaksi, penyusunan laporans ederhana, serta pemanfaatan tenologi digital berbasis aplikasi pencatatan keuangan. Metode yang digunakan ceramah interaktif, demonstrasi penyusunan laporan keuangan, praktik langsung penpenggunaan aplikasi pengelolaan keuangan, serta pendampingan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anggota sebesar 36.2% berdasarkan pre-test (43.5%) dan post-test (79.6%), serta terbentuk dan terimplementasikannya system pencatatan keuangan sederhana yang sudah mulai diterapkan secara rutin oleh pengurus dengan nilai pengimplementasian sebesar 90%. Implementasi digitalisasi pencatatan melalui aplikasi juga meningkatkan akurasi dan aksesibilitas data keuangan kelompok. Kegiatan pendampingan ini diharapkan mampu meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan usaha kelompok tani ke depan.
EMPOWERMENT OF PKK WOMEN IN MUARO SENTAJO VILLAGE THROUGH ORCHID CULTIVATION COMMERCIALIZATION AND DIGITAL MARKETING TRAINING Pebra Heriansyah; Seprido Seprido; Helpi Nopriandi; Wiko Susandy Edika Putra; Puti Annisa Ilhasana
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 3 No. 3 (2026): Vol. 03 No. 3 Edisi Juli 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v3i3.3066

Abstract

Muaro Sentajo possesses the potential to be developed as a production hub for native orchid species due to its location within the natural habitat of orchid species in Kuantan Singingi Regency, directly bordering the Sentajo Raya protected forest. Furthermore, the village has an underutilized female labor potential, organized within the Family Welfare Movement (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga / PKK) as the foundational collective for rural women in Muaro Sentajo. This initiative aims to provide knowledge on native orchid species, cultivation techniques, integrated systems with stingless bees (kelulut), and digital marketing. The program implemented a Participatory Action Research (PAR) approach, consisting of asset mapping, practical cultivation workshops, e-commerce platform development, and four months of intensive mentoring. This empowerment program successfully established an active orchid breeding group managing more than 15 native orchid species. Additionally, 83.66% of the participants demonstrated proficiency in operating digital marketing channels (Instagram and Shopee), resulting in the first independent commercial sales of local orchid products. The integration of local ecological assets with modern digital marketing proved effective in enhancing the economic independence of rural women and promoting sustainable community development.
EDUKASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN MOL SEBAGAI BIOAKTIVATOR DALAM PEMBUATAN PUPUK ORGANIK PADA KELOMPOK TANI SUKA MAJU DESA BANJAR NAN TIGO KECAMATAN INUMAN Tri Nopsagiarti; Desta Andriani; Pebra Heriansyah; Chairil Ezward; A. Haitami; Elfi Indrawanis; Seprido Seprido; Wahyudi Wahyudi; Gusti Marlina; Gusparia Gusparia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 8 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i8.%p

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat di kelompok tani Suka maju desa Banjar Nantigo Kecamatan Inuman adalah untuk melakukan edukasi dan pelatihan pembuatan MOL sebagai bioaktivator pembuatan kompos, serta pengelolaan limbah organik. Kegiatan dilaksanakan dengan beberapa tahapan yaitu: sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, pendampingan, evaluasi dan keberlajutan program. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah sebanyak 62,5% petani memiliki pengetahuan dan keterampilan dengan kategori rendah dalam pengelolaan sampah organik, sebanyak 30% masuk kategori sedang dan 7,5% dengan kategori rendah. Terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani setelah dilakukannnya pelatihan, dimana sebanyak  90% peserta pelatihan sangat paham dengan materi yang diberikan, dan 10% dengan kriteria paham. Hasil evaluasi materi dan instruktur diperoleh angka 85% dengan kategori sangat sesuai, dan 15% dengan kriteria sesuai.