Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Asas Legalitas Dalam Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan: Analisis Yuridis Normatif Terhadap Kepastian Hukum Di Indonesia Untung Surapati; Ivans Januardy; Rizki Setyobowo Sangalang
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7207

Abstract

Penelitian ini menganalisis penerapan prinsip legalitas dalam penegakan hukum tindak pidana pencurian bersyarat di Indonesia melalui pendekatan yuridis normatif. Pencurian bersyarat tetap menjadi tindak pidana konvensional yang mendominasi statistik kriminal Indonesia dengan 52.449 kasus pada tahun 2024. Prinsip legalitas, sebagai prinsip dasar hukum pidana, menghadapi tantangan dalam penerapannya, khususnya terkait interpretasi unsur-unsur dalam Pasal 363 KUHP Indonesia. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan analisis undang-undang, putusan pengadilan, dan literatur hukum dari tahun 2020-2025. Hasil penelitian menunjukkan disparitas hukuman dalam kasus serupa, yang menunjukkan inkonsistensi dalam penerapan prinsip legalitas. Studi kasus Keputusan Nomor 210/Pid.B/2024/PN Kbu mengungkapkan masalah keadilan substantif dalam penjatuhan hukuman. Penelitian ini merekomendasikan harmonisasi interpretasi hukum dan penguatan pedoman penjatuhan hukuman untuk memastikan kepastian hukum dan keadilan.
Gratifikasi Sebagai Modus Operandi Korupsi dalam Sistem Peradilan: Analisis Yuridis Kasus Putusan Bebas Gregorius Ronald Tannur dan Perkembangannya Hingga 2026 John Travolta; Ivans Januardy; Claudia Yuni Pramita
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji praktik gratifikasi dalam sistem peradilan Indonesia melalui studi kasus putusan bebas Gregorius Ronald Tannur yang melibatkan tiga hakim Pengadilan Negeri Surabaya pada tahun 2024 dan perkembangannya hingga 2026. Penelitian menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan kualitatif, menganalisis ketentuan Pasal 12B dan Pasal 12C Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 dalam perspektif Teori Gabungan Pemidanaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga hakim terbukti menerima gratifikasi sebesar Rp4,67 miliar yang memenuhi seluruh unsur tindak pidana korupsi. Perkembangan penegakan hukum hingga akhir 2025 memperlihatkan adanya pertanggungjawaban pidana terhadap seluruh pihak yang terlibat, termasuk hakim, pengacara, dan pemberi gratifikasi. Analisis Teori Gabungan menunjukkan bahwa putusan-putusan tersebut telah mencerminkan tujuan pemidanaan berupa pembalasan, pencegahan, dan perlindungan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pencegahan gratifikasi di lingkungan peradilan memerlukan penguatan pengawasan, peningkatan integritas hakim, serta penerapan sanksi yang tegas guna menjaga independensi dan kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.
The Role of Bawaslu Palangka Raya City in Maintaining the Neutrality of the State Civil Apparatus in 2024 General Election Pahrina; Suriansyah Murhaini; Ivans Januardy
Journal of Law, Politic and Humanities Vol. 5 No. 2 (2025): (JLPH) Journal of Law, Politic and Humanities
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jlph.v5i2.1013

Abstract

General Elections (Pemilu) are a means of implementing the sovereignty of the people as stipulated in the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia, which is carried out directly, publicly, freely, confidentially, honestly, and fairly. One of the main challenges in organizing elections is maintaining the neutrality of the State Civil Apparatus (ASN), which is legally prohibited from engaging in practical politics. The neutrality of ASN is a serious concern because their non-neutrality can affect the integrity of the election process and reduce public confidence in the results obtained. In the context of the 2024 Election, the role of the General Election Supervisory Agency (Bawaslu) of Palangka Raya City is very important in ensuring the neutrality of ASN. This study aims to analyze the role of the Election Supervisory Agency (Bawaslu) of Palangka Raya City in maintaining ASN neutrality during the 2024 Election and to examine the supervision strategy implemented to handle violations of ASN neutrality. Through systematic monitoring, strict law enforcement, and socialization of the importance of ASN neutrality, it is hoped that Bawaslu can ensure the holding of fair and democratic elections.
Legal Analysis, Default in Land Sale and Purchase (Case Study of Decision Number 119/Pdt.G/2024/PN Palangkaraya and Its Implications for Consumer Protection) Frima Klin; Andika Wijaya; Ivans Januardy
Journal of Law, Politic and Humanities Vol. 5 No. 2 (2025): (JLPH) Journal of Law, Politic and Humanities
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jlph.v5i2.1157

Abstract

This study aims to analyze the application of civil law related to default in land sale and purchase through a case study of Decision No. 119/Pdt.G/2024/PN Palangkaraya. This study uses a normative legal method with a case study approach, where the primary data used are court decisions and secondary data in the form of laws and regulations and related legal literature. The main findings of this study indicate that the defendant has committed default by not fulfilling his obligations in changing the name of the Land Ownership Certificate, which resulted in losses for the plaintiff. The court decided to grant the plaintiff the right to take care of the name change independently, thus providing effective legal protection for consumers. The contribution of this study lies in an in-depth analysis of the implications of the decision on consumer protection in land sale and purchase transactions. This study enriches the discourse on consumer protection by highlighting the importance of strong law enforcement and simpler administrative procedures to prevent similar disputes in the future. In addition, this study provides a new perspective on the court's role in strengthening consumer legal protection in land disputes.