Claim Missing Document
Check
Articles

The Wardah Effect: Mengapa Produk Ini Menjadi Pilihan Utama Faisa Maylani Saputri; Lutfia Nur Aini; Trianing Arofah; Ruth Natalia Susanti
Observasi : Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi Vol. 3 No. 4 (2025): November: Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/observasi.v3i4.1947

Abstract

The purpose of this study is to assess the impact of halal brands, brand image, and price perceptions on the motivation and purchasing choices of Wardah consumers, as well as to identify the psychological and behavioral factors underlying the phenomenon of "The Wardah Effect" among Indonesian people. This study uses a descriptive quantitative approach supported by qualitative data. A total of 21 Wardah respondents aged 18 to 27 years old in Kudus were selected as respondents through purposive sampling techniques. Data was collected online using a questionnaire with a Likert scale and open-ended questions. The results showed that three main factors greatly influenced "The Wardah Effect", namely value (halal image and pride in local products), economic efficiency (affordable prices), and ease of access (easy to find). Most respondents felt proud of local products (81.0%), found the prices offered affordable (95.2% agreed), and thought that the products were easy to find (90.5%). Halal imagery is also the most influential component, which provides a sense of security and trust (76.2% fully agree). Promotions and advertisements had an impact on 80.9% of respondents. It was concluded that Wardah's purchase decision was based on three types of rationality, namely economic, cultural, and ideological, as well as social-digital, thus making Wardah a symbol of identity and social values for the younger generation.
Wedrink vs. Mixue di Mata Konsumen Mellisa Zahra Nuraini; Nurifa Aulia Anggraeni; Rasifa Mar Atuzzulfa; Ruth Natalia Susanti
Observasi : Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi Vol. 3 No. 4 (2025): November: Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/observasi.v3i4.1957

Abstract

This study aims to analyze consumer behavior towards two ready-to-drink beverage brands, Wedrink and Mixue, in Kudus Regency, as well as the psychological, social, and cultural factors that influence consumer preferences. The method used is descriptive quantitative with 26 respondents aged <18 to >27 years, selected through purposive sampling. Data were collected using a 20-item Likert scale questionnaire and in-depth interviews. The results show that consumer preferences are influenced by the taste of the drink, ease of access, price/promotion, as well as social and social media influence. The consumption of trendy drinks like Wedrink and Mixue not only satisfies physiological needs but also serves as a means of self-reward, relaxation, and social identity affirmation. Consumers tend to choose Mixue due to its ease of access and greater number of outlets, while Wedrink attracts attention with its distinctive flavor variants and unique experience. This study shows that the behavior of young consumers is influenced by a combination of rational, emotional, and symbolic factors, with social media playing a significant role in shaping brand perceptions and preferences. These findings provide insights for producers in designing marketing strategies that consider the social and emotional dimensions of consumers.
ANALISIS PERILAKU KONSUMEN DALAM MEMILIH GAME ORIGINAL DAN GAME TIDAK BERLISENSI Rezqi Muzakky; Muhammad Ilzam Fata; Ruth Natalia Susanti
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 2 No. 12 (2025): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Edisi Desember 2025)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v2i12.1416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami perilaku konsumen, khususnya mahasiswa, dalam memilih antara game original dan game tidak berlisensi. Sebanyak 51 responden gamer online berpartisipasi dalam penelitian ini melalui kuesioner skala Likert dan pertanyaan terbuka. Hasil menunjukkan bahwa 82% responden merasa lebih puas memainkan game original karena faktor moral, keamanan, dan kualitas bermain, sementara 45% masih memainkan game tidak berlisensi karena harga yang tinggi dan rasa penasaran terhadap game baru. Sebanyak 43% responden mengaku merasa bersalah saat memainkan game bajakan, menandakan tumbuhnya kesadaran etis di kalangan gamer muda. Selain itu, 40% responden mengungkapkan bahwa rekomendasi teman dan komunitas daring memengaruhi keputusan mereka. Dari sisi psikologis, pembelian game original tidak hanya didorong oleh kebutuhan hiburan, tetapi juga rasa bangga, penghargaan diri, dan keinginan untuk dihormati dalam komunitas gamer. Secara sosial, komunitas digital menjadi ruang penting pembentukan nilai dan norma konsumsi. Kesimpulannya, keputusan konsumen dalam memilih game merupakan hasil keseimbangan antara faktor ekonomi, sosial, dan moral, yang menunjukkan adanya pergeseran nilai dari sekadar hiburan menuju bentuk apresiasi dan tanggung jawab digital.
Antara Self-Care dan Lifestyle: Peran Emosi dan Gaya Hidup terhadap Konsumsi Kopi Kekinian di Kalangan Gen Z Hana Aliyya Lail; Ziyadatul Khoiroh; Ruth Natalia Susanti
Journal of Golden Generation Economic Vol. 1 No. 1 (2025): AGUSTUS 2025 : Journal of Golden Generation Economic
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggeconomic.v1i2.130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana emosi dan gaya hidup memengaruhi konsumsi kopi kekinian di kalangan generasi Z. Dengan metode kuantitatif, penelitian ini melibatkan 25 responden berusia antara 18 hingga 26 tahun untuk mengkaji motivasi, pola konsumsi, dan pengaruh sosial yang berkaitan dengan perilaku konsumsi kopi. Temuan menunjukkan bahwa keputusan untuk mengonsumsi kopi lebih dipengaruhi oleh faktor emosional dan social, seperti kebutuhan untuk relaksasi, penghargaan diri, dan tekanan dari lingkungan social dibandingkan dengan pertimbangan fungsional semata. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang dinamika perilaku konsumsi di kalangan generasi Z dan menyarankan pengembangan strategi pemasaran yang lebih adaptif dan efektif untuk produk kopi kekinian.
ANALISIS PENGARUH FOMO DAN TREN FASHION DI MEDIA SOSIAL TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN Monica Budi Saraswati; Safiinatun Najah; Ruth Natalia Susanti
Journal of Golden Generation Economic Vol. 1 No. 2 (2025): Desember 2025 : Journal of Golden Generation Economic
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggeconomic.v1i2.152

Abstract

Media sosial berperan penting dalam membentuk tren fashion yang berpotensi memengaruhi perilaku pembelian konsumen, khususnya konsumen muda. Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) kerap dikaitkan dengan kecenderungan mengikuti tren yang berkembang di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh paparan tren fashion di media sosial terhadap perilaku pembelian konsumen menggunakan kerangka Stimulus–Organism–Response (S-O-R). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner.Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki tingkat paparan dan ketertarikan visual yang tinggi terhadap tren fashion di media sosial. Namun, sebagian besar responden menunjukkan sikap netral terhadap tekanan sosial dan FOMO, yang mencerminkan adanya proses evaluasi internal. Perilaku pembelian responden cenderung selektif dan tidak impulsif, serta tidak sepenuhnya dipengaruhi oleh tren maupun influencer. Temuan ini menegaskan bahwa keputusan pembelian merupakan hasil pertimbangan rasional konsumen meskipun terpapar stimulus media sosial.
EFEKTIVITAS INTERVENSI SLEEPWELL BERBASIS AROMATERAPI DAN SLEEP JOURNAL REFLEKTIF TERHADAP GEJALA INSOMNIA PADA MAHASISWA Susanti, Ruth Natalia; Ilda Putri Febrianti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.40199

Abstract

Insomnia is a common health problem among university students and has significant impacts on cognitive functioning, emotional regulation, and academic performance. The management of insomnia is still predominantly focused on pharmacological interventions, which may carry potential side effects; therefore, safe and easily applicable non-pharmacological alternatives are needed. This study aimed to examine the effectiveness of the SleepWell intervention based on lemongrass aromatherapy and a reflective sleep journal in reducing insomnia symptoms among university students. The study employed an experimental pretest–posttest control group design. A total of 10 students with poor sleep quality based on the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) were randomly assigned to an intervention group (n = 5) and a control group (n = 5). The intervention group received a lemongrass aromatherapy bracelet and completed a reflective sleep journal for 10 consecutive days, while the control group received no intervention. The results showed that the intervention group demonstrated a greater reduction in mean PSQI scores, decreasing from 12.6 to 8.4, whereas the control group exhibited only fluctuating changes from 15.2 to 13.6. Improvements in the intervention group were primarily observed in sleep latency, subjective sleep quality, sleep efficiency, and daytime dysfunction, although individual responses varied. These findings indicate that the SleepWell intervention has the potential to serve as a simple and applicable non-pharmacological approach to reducing insomnia symptoms among university students. Further studies with larger sample sizes and longer intervention durations are recommended to strengthen these findings.
Pendampingan Coping Strategy Untuk Mengatasi Loneliness Pada Lansia Di Jepang Dhini Rama Dhania; Ruth Natalia Susanti
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Mei
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v5i2.667

Abstract

Coping Strategy Intervention to Address Loneliness Among Elderly People in Japan. Japan is known as a developed country with advanced and innovative technology. However, Japan is also facing a hyper-aged population issue, which has led to various social problems, including loneliness among older adults. Loneliness has been associated with phenomena such as hikikomori (social withdrawal), kodokushi (lonely death), and jisatsu (suicide). In some cases, loneliness may encourage maladaptive coping strategies, including impulsive or reckless behaviors. Therefore, this community service program aims to help elderly individuals develop adaptive coping strategies to manage loneliness and achieve a more positive aging process. The program applies an emotion-focused coping approach, which emphasizes managing emotional responses to stressful situations. The intervention introduces the 2P Technique, consisting of the Reflection Technique and Diversion Technique, to support emotional regulation and adaptive coping among the elderly.
Antara Self-Care dan Lifestyle: Peran Emosi dan Gaya Hidup terhadap Konsumsi Kopi Kekinian di Kalangan Gen Z Hana Aliyya Lail; Ziyadatul Khoiroh; Ruth Natalia Susanti
Journal of Golden Generation Economic Vol. 1 No. 1 (2025): Agustus : Journal of Golden Generation Economic
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggeconomic.v1i2.130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana emosi dan gaya hidup memengaruhi konsumsi kopi kekinian di kalangan generasi Z. Dengan metode kuantitatif, penelitian ini melibatkan 25 responden berusia antara 18 hingga 26 tahun untuk mengkaji motivasi, pola konsumsi, dan pengaruh sosial yang berkaitan dengan perilaku konsumsi kopi. Temuan menunjukkan bahwa keputusan untuk mengonsumsi kopi lebih dipengaruhi oleh faktor emosional dan social, seperti kebutuhan untuk relaksasi, penghargaan diri, dan tekanan dari lingkungan social dibandingkan dengan pertimbangan fungsional semata. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang dinamika perilaku konsumsi di kalangan generasi Z dan menyarankan pengembangan strategi pemasaran yang lebih adaptif dan efektif untuk produk kopi kekinian.
ANALISIS PENGARUH FOMO DAN TREN FASHION DI MEDIA SOSIAL TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN Monica Budi Saraswati; Safiinatun Najah; Ruth Natalia Susanti
Journal of Golden Generation Economic Vol. 1 No. 2 (2025): Desember : Journal of Golden Generation Economic
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggeconomic.v1i2.152

Abstract

Media sosial berperan penting dalam membentuk tren fashion yang berpotensi memengaruhi perilaku pembelian konsumen, khususnya konsumen muda. Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) kerap dikaitkan dengan kecenderungan mengikuti tren yang berkembang di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh paparan tren fashion di media sosial terhadap perilaku pembelian konsumen menggunakan kerangka Stimulus–Organism–Response (S-O-R). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner.Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki tingkat paparan dan ketertarikan visual yang tinggi terhadap tren fashion di media sosial. Namun, sebagian besar responden menunjukkan sikap netral terhadap tekanan sosial dan FOMO, yang mencerminkan adanya proses evaluasi internal. Perilaku pembelian responden cenderung selektif dan tidak impulsif, serta tidak sepenuhnya dipengaruhi oleh tren maupun influencer. Temuan ini menegaskan bahwa keputusan pembelian merupakan hasil pertimbangan rasional konsumen meskipun terpapar stimulus media sosial.
PERILAKU PEMBELIAN IMPULSIF PADA KONSUMEN MR. DIY DI KOTA KUDUS Fanesha Lencias Putri; Daniar Ananda Rizky; Muhamad Fikri Rizal; Ruth Natalia Susanti
Jurnal Dinamika Sosial dan Sains Vol. 2 No. 7 (2025): Jurnal Dinamika Sosial dan Sains
Publisher : CV.Sentral Bisnis Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jdss.v2i7.205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat perilaku pembelian impulsif pada konsumen MR. DIY di Kota Kudus berdasarkan empat dimensi psikologis menurut Rook dan Fisher (1995), yaitu spontanitas, dorongan emosional, kurangnya perencanaan, dan kesenangan sementara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 23 responden yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala Likert 1–5 dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku pembelian impulsif berada pada kategori tinggi, dengan dimensi spontanitas dan kesenangan sementara mendominasi masing-masing sebesar 87%. Temuan ini menunjukkan bahwa keputusan pembelian konsumen MR. DIY lebih banyak didorong oleh emosi dan kepuasan sesaat dibandingkan pertimbangan rasional. Selain itu, faktor sosial seperti pengaruh kelompok sebaya dan budaya konsumsi generasi muda turut memperkuat kecenderungan perilaku impulsif. Secara praktis, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengelola ritel dalam memahami perilaku konsumen serta mendorong konsumen muda untuk lebih bijak dalam mengendalikan dorongan emosional saat berbelanja.
Co-Authors A, Ghiska Putri Maesa Afif Rizkyan Syah Agatha R. S., Chorry Elvira Agustina, Anggita Berlian Ahmad Faqihuddin Ahmad Samsul Falah Ajeng P, Heimas Allicia Aleyda Allyssa Nadiya Zaeni Anarosita, Agustin Dwi Putri Angelia Vitri Hartanti Anisafitri, Regita Oktavia Aprilia, Nugraini Astuti, Dessita Maharani Aulia Ulin Nikmah Ayu P, Dhayinta Bening Ayuna davatiansyah Azka Yunita Umaya Azmi Luthfia Cahyani Pooja Andara Cahyaningtyas, Irene Chintya Nova Saridewi Daniar Ananda Rizky Dewi Mayangsari Dewitasari, Rofi'ati Shefia Dhini Rama Dhania Dinda Kayyisa Eva Nur Hidayah Fadiyah, Salamatun Nisrinal Faisa Maylani Saputri Fanesha Lencias Putri Faqihuddin, Ahmad Fida, Elli Haniatul Fransiska, Nabila Yuniar Gania Nabila Ghaissani H, ,Amelda Haerlina Halina Laila Syifa Hana Aliyya Lail Hana Aliyya Lail Hana Aliyyah Lail Hidayah, Ervika Ilda Putri Febrianti Imeylia, Shellydina Fara Ira Mutianing Sari Iranita Hervi Mahardayani K, Dian Asmingsih Arun Kholifah Umi Sholihah Lestari, Tri Ratna Ayu Lilis Ikroatus Saadah Lutfia Nur Aini M. Alexander Zulfikar Mellisa Zahra Nuraini Mohammad Khasan Monica Budi Saraswati Monica Budi Saraswati Muhamad Fikri Rizal Muhammad Ilzam Fata Muna, Muktafia Faidlul Muzakki, Saiful Ni’am Nabilla Arza Ramadhani Nadin Alsafitri Nadjwa Alifya Putri Nailassalama, Najiha Natasha, Nayla Naysela, Citra Nita , Devina Fatia Noor Faidah Novia Tridayanti Nurifa Aulia Anggraeni Pangki, Munawar Purwasih, Ajeng Purwonugroho, Daniel Pesah Rachma, Syirfa Maulida Rasifa Mar Atuzzulfa Rasyidina, Mutia Reffi Reza Pahlevi Rezqi Muzakky Rini, Hapsari Puspita Rizqa Aulia Ramadhani Rohmah, Nor Tamaniar Ruby, Arcivid Chorynia Sa'idatur, Dhevi Safiinatun Najah Safiinatun Najah Sakrani , Laurisya Sakilla Salsabila Nauria Rizqiyah Salsabila, Khansa Naila Hana Salsabila, Titis Zumna Sekar Ayuningrum Setyaningrum, Ananda Meyrika Sharfina Rahma Sukma Aisyah Silvia Widya Wulan Sari Siti Anisa Siti Badriyah Trianing Arofah Trubus Raharjo Umi Sholihah, Kholifah Uyun, Nova Nafisatul Verninda, Maghali Rachel Vision, Najiha's Widiyastuti, Ilma Yunlistiyana, Erlyta Bilgis Zayyan Cahya Ramadhan Ziyadatul Khoiroh Ziyadatul Khoiroh Zuyyin Choiriyyatun Felasuf