Claim Missing Document
Check
Articles

Brand Image Dan Keputusan Pembelian: Studi Perbandingan Skincare Lokal Vs Non-Lokal Ruth Natalia Susanti; Dinda Kayyisa; Halina Laila Syifa; Nadjwa Alifya Putri
Jurnal Adijaya Multidisplin Vol 3 No 06 (2026): Jurnal Adijaya Multidisiplin (JAM)
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh citra merek (brand image) terhadap keputusan pembelian produk skincare lokal dan non-lokal di kalangan konsumen muda Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui survei daring terhadap 24 responden berusia 18–28 tahun yang aktif menggunakan skincare. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra merek memiliki peran dominan dalam membentuk persepsi dan keputusan pembelian konsumen. Skincare lokal dinilai semakin kompetitif melalui citra positif yang menonjolkan kualitas, keamanan, serta kesesuaian dengan karakter kulit tropis, sedangkan merek non-lokal tetap unggul pada reputasi dan nilai prestise. Selain itu, electronic word of mouth (e-WOM) dan pengaruh media sosial terbukti memperkuat kepercayaan konsumen terhadap merek tertentu. Keputusan pembelian dipengaruhi oleh faktor psikologis seperti motivasi intrinsik (perawatan diri) dan ekstrinsik (pengakuan sosial), serta oleh strategi pemasaran yang membangun keterikatan emosional. Temuan ini menegaskan bahwa citra merek tidak hanya mencerminkan identitas produk, tetapi juga menjadi simbol nilai diri dan kepercayaan konsumen dalam konteks psikologi pembelian.
Pengaruh Tren Viral terhadap Lonjakan Pembelian Produk di Kalangan Gen Z Pangki, Munawar; Susanti, Ruth Natalia
Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 2 No 3: November (2025)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ash.v2i3.536

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tren viral di media sosial memengaruhi lonjakan pembelian produk di kalangan Generasi Z. Fenomena viral di TikTok, Instagram, dan platform lain seringkali menimbulkan dorongan spontan untuk membeli produk tanpa pertimbangan mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan menyebarkan kuesioner kepada 30 responden Gen Z berusia 17–25 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 89% responden pernah membeli produk karena viral di media sosial, dengan alasan utama ingin mengikuti tren dan rasa penasaran terhadap kualitas produk. Faktor sosial, pengaruh influencer, dan fear of missing out (FOMO) menjadi pemicu utama lonjakan pembelian. Kesimpulan menunjukkan bahwa tren viral memiliki pengaruh kuat terhadap perilaku konsumsi impulsif Gen Z, terutama pada dimensi sosial dan emosional.
Konsumsi Emosional dan Coping Stress Lewat Aktivitas Dugem di Kalangan Mahasiswa Urban Jakarta Selatan Purwasih, Ajeng; Susanti, Ruth Natalia
Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 2 No 3: November (2025)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ash.v2i3.543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami kecenderungan konsumsi emosional dan coping stress melalui aktivitas dugem di kalangan mahasiswa urban Jakarta Selatan. Aktivitas dugem seringkali dipakai mahasiswa sebagai bentuk pelarian emosional dari tekanan akademik, sosial, dan kehidupan kota yang padat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan instrumen berupa kuesioner skala Likert 1–5 yang disebarkan kepada 20 mahasiswa aktif berusia 18–24 tahun yang berdomisili di wilayah Jakarta Selatan. Data dikumpulkan secara daring menggunakan Google Form dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa menggunakan aktivitas dugem sebagai cara untuk mengatur emosi, membangun relasi sosial, dan memberikan penghargaan terhadap diri sendiri (self-reward). Namun, sebagian responden juga menyadari adanya dampak negatif seperti rasa bersalah, kelelahan, dan pengeluaran berlebih setelah dugem. Temuan ini memberikan gambaran bahwa perilaku dugem merupakan bentuk coping emosional yang bersifat sementara dan berhubungan erat dengan pola konsumsi hedonik mahasiswa urban.
The Wardah Effect: Mengapa Produk Ini Menjadi Pilihan Utama Faisa Maylani Saputri; Lutfia Nur Aini; Trianing Arofah; Ruth Natalia Susanti
Observasi : Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi Vol. 3 No. 4 (2025): November: Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/observasi.v3i4.1947

Abstract

The purpose of this study is to assess the impact of halal brands, brand image, and price perceptions on the motivation and purchasing choices of Wardah consumers, as well as to identify the psychological and behavioral factors underlying the phenomenon of "The Wardah Effect" among Indonesian people. This study uses a descriptive quantitative approach supported by qualitative data. A total of 21 Wardah respondents aged 18 to 27 years old in Kudus were selected as respondents through purposive sampling techniques. Data was collected online using a questionnaire with a Likert scale and open-ended questions. The results showed that three main factors greatly influenced "The Wardah Effect", namely value (halal image and pride in local products), economic efficiency (affordable prices), and ease of access (easy to find). Most respondents felt proud of local products (81.0%), found the prices offered affordable (95.2% agreed), and thought that the products were easy to find (90.5%). Halal imagery is also the most influential component, which provides a sense of security and trust (76.2% fully agree). Promotions and advertisements had an impact on 80.9% of respondents. It was concluded that Wardah's purchase decision was based on three types of rationality, namely economic, cultural, and ideological, as well as social-digital, thus making Wardah a symbol of identity and social values for the younger generation.
Wedrink vs. Mixue di Mata Konsumen Mellisa Zahra Nuraini; Nurifa Aulia Anggraeni; Rasifa Mar Atuzzulfa; Ruth Natalia Susanti
Observasi : Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi Vol. 3 No. 4 (2025): November: Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/observasi.v3i4.1957

Abstract

This study aims to analyze consumer behavior towards two ready-to-drink beverage brands, Wedrink and Mixue, in Kudus Regency, as well as the psychological, social, and cultural factors that influence consumer preferences. The method used is descriptive quantitative with 26 respondents aged <18 to >27 years, selected through purposive sampling. Data were collected using a 20-item Likert scale questionnaire and in-depth interviews. The results show that consumer preferences are influenced by the taste of the drink, ease of access, price/promotion, as well as social and social media influence. The consumption of trendy drinks like Wedrink and Mixue not only satisfies physiological needs but also serves as a means of self-reward, relaxation, and social identity affirmation. Consumers tend to choose Mixue due to its ease of access and greater number of outlets, while Wedrink attracts attention with its distinctive flavor variants and unique experience. This study shows that the behavior of young consumers is influenced by a combination of rational, emotional, and symbolic factors, with social media playing a significant role in shaping brand perceptions and preferences. These findings provide insights for producers in designing marketing strategies that consider the social and emotional dimensions of consumers.
ANALISIS PERILAKU KONSUMEN DALAM MEMILIH GAME ORIGINAL DAN GAME TIDAK BERLISENSI Rezqi Muzakky; Muhammad Ilzam Fata; Ruth Natalia Susanti
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 2 No. 12 (2025): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Edisi Desember 2025)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v2i12.1416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami perilaku konsumen, khususnya mahasiswa, dalam memilih antara game original dan game tidak berlisensi. Sebanyak 51 responden gamer online berpartisipasi dalam penelitian ini melalui kuesioner skala Likert dan pertanyaan terbuka. Hasil menunjukkan bahwa 82% responden merasa lebih puas memainkan game original karena faktor moral, keamanan, dan kualitas bermain, sementara 45% masih memainkan game tidak berlisensi karena harga yang tinggi dan rasa penasaran terhadap game baru. Sebanyak 43% responden mengaku merasa bersalah saat memainkan game bajakan, menandakan tumbuhnya kesadaran etis di kalangan gamer muda. Selain itu, 40% responden mengungkapkan bahwa rekomendasi teman dan komunitas daring memengaruhi keputusan mereka. Dari sisi psikologis, pembelian game original tidak hanya didorong oleh kebutuhan hiburan, tetapi juga rasa bangga, penghargaan diri, dan keinginan untuk dihormati dalam komunitas gamer. Secara sosial, komunitas digital menjadi ruang penting pembentukan nilai dan norma konsumsi. Kesimpulannya, keputusan konsumen dalam memilih game merupakan hasil keseimbangan antara faktor ekonomi, sosial, dan moral, yang menunjukkan adanya pergeseran nilai dari sekadar hiburan menuju bentuk apresiasi dan tanggung jawab digital.
Antara Self-Care dan Lifestyle: Peran Emosi dan Gaya Hidup terhadap Konsumsi Kopi Kekinian di Kalangan Gen Z Hana Aliyya Lail; Ziyadatul Khoiroh; Ruth Natalia Susanti
Journal of Golden Generation Economic Vol. 1 No. 2 (2025): Desember 2025 : Journal of Golden Generation Economic
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggeconomic.v1i2.130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana emosi dan gaya hidup memengaruhi konsumsi kopi kekinian di kalangan generasi Z. Dengan metode kuantitatif, penelitian ini melibatkan 25 responden berusia antara 18 hingga 26 tahun untuk mengkaji motivasi, pola konsumsi, dan pengaruh sosial yang berkaitan dengan perilaku konsumsi kopi. Temuan menunjukkan bahwa keputusan untuk mengonsumsi kopi lebih dipengaruhi oleh faktor emosional dan social, seperti kebutuhan untuk relaksasi, penghargaan diri, dan tekanan dari lingkungan social dibandingkan dengan pertimbangan fungsional semata. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang dinamika perilaku konsumsi di kalangan generasi Z dan menyarankan pengembangan strategi pemasaran yang lebih adaptif dan efektif untuk produk kopi kekinian.
ANALISIS PENGARUH FOMO DAN TREN FASHION DI MEDIA SOSIAL TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN Monica Budi Saraswati; Safiinatun Najah; Ruth Natalia Susanti
Journal of Golden Generation Economic Vol. 1 No. 2 (2025): Desember 2025 : Journal of Golden Generation Economic
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggeconomic.v1i2.152

Abstract

Media sosial berperan penting dalam membentuk tren fashion yang berpotensi memengaruhi perilaku pembelian konsumen, khususnya konsumen muda. Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) kerap dikaitkan dengan kecenderungan mengikuti tren yang berkembang di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh paparan tren fashion di media sosial terhadap perilaku pembelian konsumen menggunakan kerangka Stimulus–Organism–Response (S-O-R). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner.Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki tingkat paparan dan ketertarikan visual yang tinggi terhadap tren fashion di media sosial. Namun, sebagian besar responden menunjukkan sikap netral terhadap tekanan sosial dan FOMO, yang mencerminkan adanya proses evaluasi internal. Perilaku pembelian responden cenderung selektif dan tidak impulsif, serta tidak sepenuhnya dipengaruhi oleh tren maupun influencer. Temuan ini menegaskan bahwa keputusan pembelian merupakan hasil pertimbangan rasional konsumen meskipun terpapar stimulus media sosial.
Co-Authors A, Ghiska Putri Maesa Afif Rizkyan Syah Agatha R. S., Chorry Elvira Agustina, Anggita Berlian Ahmad Faqihuddin Aisyah, Sharfina Rahma Sukma Ajeng P, Heimas Allicia Aleyda Allyssa Nadiya Zaeni Anarosita, Agustin Dwi Putri Angelia Vitri Hartanti Anisafitri, Regita Oktavia Aprilia, Nugraini Astuti, Dessita Maharani Aulia Ulin Nikmah Ayu P, Dhayinta Bening Azka Yunita Umaya Azmi Luthfia Cahyani Pooja Andara Cahyaningtyas, Irene Chintya Nova Saridewi Daniar Ananda Rizky davatiansyah, Ayuna Dewi Mayangsari Dewitasari, Rofi'ati Shefia Dhini Rama Dhania Dinda Kayyisa Eva Nur Hidayah Fadiyah, Salamatun Nisrinal Faisa Maylani Saputri Falah, Ahmad Samsul Fanesha Lencias Putri Faqihuddin, Ahmad Fida, Elli Haniatul Fransiska, Nabila Yuniar Gania Nabila Ghaissani H, ,Amelda Haerlina Halina Laila Syifa Hana Aliyya Lail Hana Aliyyah Lail Hidayah, Ervika Imeylia, Shellydina Fara Ira Mutianing Sari Iranita Hervi Mahardayani K, Dian Asmingsih Arun Kholifah Umi Sholihah Lestari, Tri Ratna Ayu Lilis Ikroatus Saadah Lutfia Nur Aini M. Alexander Zulfikar Mellisa Zahra Nuraini Mohammad Khasan Monica Budi Saraswati Muhamad Fikri Rizal Muhammad Ilzam Fata Muna, Muktafia Faidlul Muzakki, Saiful Ni’am Nabilla Arza Ramadhani Nadin Alsafitri Nadjwa Alifya Putri Nailassalama, Najiha Natasha, Nayla Naysela, Citra Nita , Devina Fatia Noor Faidah Nurifa Aulia Anggraeni Pahlevi, Reffi Reza Pangki, Munawar Purwasih, Ajeng Purwonugroho, Daniel Pesah Rachma, Syirfa Maulida Rasifa Mar Atuzzulfa Rasyidina, Mutia Rezqi Muzakky Rini, Hapsari Puspita Rizqa Aulia Ramadhani Rohmah, Nor Tamaniar Ruby, Arcivid Chorynia Sa'idatur, Dhevi Safiinatun Najah Sakrani , Laurisya Sakilla Salsabila Nauria Rizqiyah Salsabila, Khansa Naila Hana Salsabila, Titis Zumna Sekar Ayuningrum Setyaningrum, Ananda Meyrika Silvia Widya Wulan Sari Siti Anisa Siti Badriyah Trianing Arofah Tridayanti, Novia Trubus Raharjo Umi Sholihah, Kholifah Uyun, Nova Nafisatul Verninda, Maghali Rachel Vision, Najiha's Widiyastuti, Ilma Yunlistiyana, Erlyta Bilgis Zayyan Cahya Ramadhan Ziyadatul Khoiroh Zuyyin Choiriyyatun Felasuf