Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Center of Knowledge

Tari Sandar di Pura Luhur Ulun Swi Desa Adat Seseh, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung Adhyatma, I Putu Ananta Wira; Trisnawati, Ida Ayu; Sariada, I Ketut
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 5 Nomor 2 Agustus 2025
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v5i2.2823

Abstract

Tari Sandar merupakan salah satu tari upacara yang dipentaskan dalam rangkaian upacara Dewa Yadnya di Pura Luhur Ulun Swi, Desa Adat Seseh, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Penelitian ini bertujuan untuk memahami Tari Sandar yang ada di Pura Luhur Ulun Swi, Desa Adat Seseh, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi: (1) Awal mula Tari Sandar; (2) Bentuk pertunjukan Tari Sandar; (3) Makna yang terkandung dalam pertunjukan Tari Sandar. Teori yang digunakan dalam penelitian ini meliputi teori religi, teori estetika Hindu serta teori semiotika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara, studi dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kemunculan Tari Sandar ditandai dengan peristiwa tapel Barong Ket dihanyutkan dari wilayah Jimbaran karena dianggap tidak layak, lalu terdampar di pesisir Desa Adat Seseh. Peristiwa tersebut diyakini sebagai pawisik, kemudian tapel itu diabadikan sebagai benda suci di Pura Luhur Ulun Swi, peristiwa tersebut kemudian diyakini sebagai cikal bakal lahirnya Tari Sandar. (2) Bentuk pertunjukan Tari Sandar dapat dikategorikan sebagai dramatari, yang melibatkan beberapa lakon yaitu penari Sandar, Jauk Kembar, Topeng Tua, dan Topeng Telek. (3) Makna yang terkandung dalam Tari Sandar terepresentasi melalui alur pertunjukan tersusun atas dasar penanda dan petanda yang dapat dibaca secara denotatif, konotatif, maupun dalam bentuk mitos. Sebagai kesenian sakral, Tari Sandar menjadi bagian penting dari identitas budaya masyarakat Desa Adat Seseh dan terus dijaga keberlanjutannya melalui siklus upacara dan keterlibatan kolektif warga setempat.
Co-Authors Adhyatma, I Putu Ananta Wira Anak Agung Bagus Wirawan Anak Agung Gde Agung Indrawan Indrawan Anak Agung Gede Angga Mahputra Anak Agung Indrawan Anak Agung Ngurah Anom Kumbara Bhumi, I Made Bayu Puser Cerita, I Nyoman Desiari,  Made Ayu Devi, Putu Rismayuni Dewa Made Arta Subawa Udayana Dipasatyadewi, Ni Luh Faldi Hendrawan I Dewa Ketut Wicaksandita I Gede Adi Sudi Anggara I Gede Arya Sugiartha, I Gede I Gede Gunadi Putra I Gede Mawan I Gede Oka Surya Negara I Gusti Ngurah Diva Ismayana I Kadek Agus Sujiro Putra, I Kadek I Made Adhi Wiguna I Made Rianta I Made Rianta I Made, Rianta I Nyoman Cerita I Nyoman Sedana I Putu Bagus Restu Pratama Wiwaha I Wayan Dibia I Wayan Mudra, I Wayan Ida Ayu Triana Titania Manuaba Ida Ayu Trisnawati, Ida Ayu Indra Sadguna, I Gde Made Indrawan, Anak Agung Kaiway, Yudhi Aji Ristanto Kasih Kasih Kasih, Kasih Ketut Tara Listiawan Komang Indah Parasari Komang Indah Parasari Made Marajaya Made Tiartini Mudarahayu Ni Ketut Dewi Yulianti Ni Luh Ria Novitasari Ni Luh Sustiawati Ni Made Arshiniwati Ni Made Ayu Kesuma Dewi Ni Made Ruastiti Ni Made Ruastiti Ni Nyoman Manik Suryani Ni Wayan Juli Artiningsih, Ni Wayan Ni Wayan Suartini Prastiti, Ni Putu Suci Pratama, Putu Angga Putu Angga Pratama Rahiminejat, Rahim Remawa, Anak Agung Gede Rai Ricky Fernando Rino Ega Vebrian Sabath, Brill Obed Samuel Samuel Santika, Sang Nyoman Gede Adhi Santosa, Hendra Satyani, Ida Ayu Wayan Arya Sulistyani Sulistyani Swarsana, I Putu Syahrian, Alfin Udayana, Dewa Made Arta Subawa Wiguna, I Made Adhi