Claim Missing Document
Check
Articles

Study on Tobacco Control-Related Stakeholders’ Perspective on Tobacco Control Policies and Practice Towards Teenagers and Children Under Sharia Law Setting in Aceh Hanifah Hasnur; Riza Septiani; Vera Nazhira Arifin; Febyolla Presilawati; Alma Aletta; Sutri Helfianti; Muhammad Muhammad; Surna Lastri; Luthfi Nanda Perdana; Meutia Zahara; Tahara Dilla Santi
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 10, No 1 (2023): March 2023
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppm.v10i1.59234

Abstract

            Banda Aceh City Qanun Number 5 of 2016 concerning Smoking Free Areas and MPU Fatwa Number 18 of 2014 concerning Smoking in the Islamic view are two regional policies that have been issued and must be implemented optimally to limit and reduce smoking consumption, especially among adolescents and children in Aceh. This study aims to assess the perspectives of tobacco control-related stakeholders on tobacco control policies and practices in Aceh Province for children and adolescents. This study uses a qualitative study design by conducting Focus Group Discussions with twelve people as representatives of stakeholders related to tobacco control efforts in Aceh. The smoking culture of the Acehnese people which has integrated into their way of life has made teenagers and children vulnerable to exposure to cigarettes. But on the other hand, the Islamic view of smoking is in line with the principles of tobacco control where smoking can harm children and adolescents, so it is strictly prohibited in the Islamic view. Therefore, it is suggested that tobacco control interventions in Aceh for children and adolescents can focus on interventions that use a socio-cultural approach. This can guarantee the success of the tobacco control intervention program carried out in certain areas such as Aceh Province, which still has very clear socio-cultural values. In addition, a shared understanding of the dangers of smoking and making clear the law against smoking will strengthen tobacco control in Aceh, where so far the people have carried out everything based on sharia. Strict sanctions for youth and children who smoke and adequate resources are other keys to the success of the practice and implementation of tobacco control policies in Aceh Province.
DETERMINAN TINGKAT KEPATUHAN PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN PADA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS INDRAPURI SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Era Fazira; Tahara Dilla Santi; Basri Aramico
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14658

Abstract

Coronavirus disease (Covid-19) merupakan virus yang menginfeksi saluran pernapasan yang dapat menular ke sesama manusia dan bisa menyerang siapa saja dari bayi, anak, remaja, dewasa bahkan orang lanjut usia (lansia). Peningkatan kasus covid-19 terjadi secara signifikan di Indonesia hingga menempatin posisi ke 14 dengan kasus tertinggi diseluruh dunia. Sementara di Aceh kasus tertinggi berada di Kota Banda Aceh, Aceh Besar dan di Pidie. Di Indrapuri juga terjadi peningkatan kasus covid-19 yang signifikan yaitu 0,17 % kasus pada tahun 2020 menjadi 0,86% kasus pada tahun 2021. Sehingga diperlukan kepatuhan penerapan protokol sebagai upaya untuk menanggulangi peningkatan kejadian Covid-19, Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepatuhan penerapan protokol kesehatan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Indrapuri tahun 2022.Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat usia 10 – 75 tahun yang berada di wilayah kerja Puskemas Indrapuri yang berjumlah 14.912 orang. Pengambilan sampel menggunakan metode Random Sampling sebanyak 100 responden. Pengumpulan data dilakukan dari tanggal 20 April s/d 27 Mei 2022 menggunakan kuesioner melalui wawancara. Analisis data menggunakan uji Statistik Chi Square test dan Odds Rasio dengan menggunakan program komputer SPSS.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, peran tokoh masyarakat, sarana dan prasarana, media informasi, serta kepercayaan dengan tingkat kepatuhan penerapan protokol kesehatan pada masyarakat dengan nilai p-value = 0,000 < nilai ? 0,05.Diharapkan kepada petugas Puskesmas Indrapuri untuk meningkatkan penyuluhan dan pembinaan tentang pentingnya penerapan protokol Kesehatan.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU KONSUMSI JAJAN PADA MURID DI SEKOLAH DASAR NEGERI 1 KECAMATAN MEUKEK KABUPATEN ACEH SELATAN TAHUN 2022 Salbila Salbila; Tahara Dilla Santi; Radhiah Zakaria
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15234

Abstract

Anak usia sekolah merupakan investasi bangsa karena mereka adalah generasi penerus bangsa. Kualitas masa depan negara kita tergantung pada kualitas anak-anak kita hari ini. Anak-anak menjadi sasaran utama makanan dan jajanan tidak sehat karena mereka tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang jajanan sehat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan perilaku konsumsi jajan pada murid di Sekolah Dasar Negeri 1 Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2022. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini seluruh murid kelas IV, V dan VI di Sekolah Dasar Negeri 1 Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan berjumlah 71 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total population dan diperoleh sampel sebanyak 71 orang responden. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 27 Desember 2022 - 05 Januari 2023. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan observasi menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian, selanjutnya dilakukan uji statistik dengan uji chi-square. Penelitian menunjukkan bahwa 53,5% perilaku konsumsi jajan tidak baik, 50,7% pengetahuan rendah, 38,0% ada pengaruh teman, 54,9% jumlah uang saku tinggi, 43,7% tidak ada kebiasaan membawa bekal dan 59,2% ada rasa ingin tahu. Dari hasil uji statistik dapat disimpulkan ada hubungan antara pengetahuan (p-value 0,000), pengaruh teman (p-value=0,007), jumlah uang saku (p-value=0,020), kebiasaan membawa bekal (p-value=0,034), rasa ingin tahu (p-value=0,008) dengan perilaku konsumsi jajan pada murid di Sekolah Dasar Negeri 1 Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2022. Disarankan Kepada Kepala Sekolah Dasar Negeri 1 Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan agar membuat kebijakan atau peraturan untuk para pedagang jajanan di sekolah supaya dapat menyediakan makanan yang sehat
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Derajat Merokok pada Laki-Laki Usia 26-45 Tahun di Aceh Besar Aditya Candra; Tahara Dilla Santi; Maidayani Maidayani
MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 22, No 2 (2023): MKMI
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkmi.22.2.100-104

Abstract

Latar belakang: Menurut Global Adults Tobacco Survey (GATS) diperkirakan jumlah perokok dewasa mencapai 7,9 milyar orang dan 3,5 milyar orang terpapar asap rokok di tempat kerja. Indonesia didominasi perokok dengan jenis kelamin laki-laki. Merokok dapat menyebabkan jumlah oksigen di dalam paru-paru dan aliran darah menjadi berkurang sehingga kelelahan kerja dapat terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi derajat merokok  pada laki-laki usia 26-45 tahun di Aceh Besar.Metode: Jenis  penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel yang digunakan adalah laki-laki usia 26-45 tahun sebanyak 45 responden. Data dianalisis menggunakan uji statistik korelasi Pearson dengan nilai p < 0,05.Hasil: Responden perokok berdasarkan derajat merokok Indeks Brinkman adalah derajat merokok ringan 56,8%, derajat merokok sedang sebanyak 34,1%, dan derajat merokok berat 9,1%. Saturasi oksigen perokok dengan hasil normal sebanyak 72,7%, dan tidak normal sebesar 27,3%. Kadar asam laktat normal dengan persentase 65,9%, sedangkan kadar asam laktat yang tidak normal sebanyak 34,1%. Hasil analisis derajat merokok dengan saturasi oksigen dengan menggunakan korelasi Pearson diperoleh 0,523. Hasil analisis derajat merokok dengan kadar asam laktat diperoleh nilai koefesien sebesar 0.596.Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara merokok dengan saturasi oksigen dan asam laktat. Semakin berat derajat merokok maka semakin rendah kadar saturasi oksigen dan asam laktat semakin tinggi.Kata kunci: derajat merokok; saturasi oksigen; asam laktat Title: Analysis of Factors Associated with Smoking Degree in Men Aged 26-45 Years in Aceh Besar.Background: According to the Global Adults Tobacco Survey (GATS) it is estimated that there are 7.9 billion adult smokers and 3.5 billion people are exposed to secondhand smoke in the workplace. Smoking can cause the amount of oxygen in the lungs and blood flow to decrease so that work fatigue can occur. This study aims to determine the factors that influence the degree of smoking in men aged 26-45 years in Aceh Besar.Method: This type of research is descriptive analytic with cross sectional design. The sample used was men aged 26-45 years as many as 45 respondents. Data were analyzed using the Pearson correlation statistical test with a p value <0.05. Result: Respondents who smoked based on their degree of smoking, the Brinkman index, were 56.8% mild smokers, 34.1% moderate smokers, and 9.1% heavy smokers. Smokers' oxygen saturation with normal results is 72.7%, and abnormal is 27.3%. The percentage of normal lactic acid is 65.9%, while the abnormal lactic acid level is 34.1%. The results of the analysis of smoking degrees with oxygen saturation using Pearson's correlation obtained 0.523. The results of the analysis of smoking degrees with lactic acid levels obtained a coefficient value of 0.596.Conclusion: There is a significant relationship between smoking and oxygen saturation and lactic acid. The heavier the degree of smoking, the lower the oxygen saturation and lactic acid levels.Keywords: degree of smoking; oxygen saturation; lactic acid
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Safety Driving Pada Sopir Otobus Di Terminal Tipe A Kecamatan Leung Bata Kota Banda Aceh Tahun 2022 Ayunda Riskiyatul Jannah, Dedi Andria, Tahara Dilla Santi
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 4 Oktober 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jhms.v2i4.1524

Abstract

Sopir merupakan salah satu sumber yang langsung berhubungan dengan kegiatan mobilitas sosial ekonomi khususnya sebagai pengendara dan penggerak kendaraan. Sopir mempunyai peranan sangat penting untuk mengendalikan aktivitas sarana transportasi khususnya bus sehingga perilaku safety driving sangatlah di perlukan bagi setiap orang yang akan menjadi seorang sopir untuk kendaraan. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah sopir otobus di terminal tipe A Kota Banda Aceh berjumlah 218 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan tekhnik simple random sampling dan diperoleh sampel sebanyak 68 orang responden. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 27 januari sampai dengan tanggal 07 bulan Februari tahun 2022. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian, selanjutnya dilakukan uji statistik dengan uji chi-square. Penelitian menunjukkan bahwa 60,3% sopir di terminal tipe A Kota Banda Aceh memiliki perilaku safety driving tidak baik, 45,6% sopir menjawab sopir tidak berperan, 66,2% sopir menjawab tidak ada safety briefing, 44,2% sopir tidak mengikuti pelatihan mengemudi dan 83,8% sopir kurang berpengalaman. Dari hasil uji statistik dapat disimpulkan ada hubungan antara peran atasan (p-value=0,015), safety briefing (p-value=0,028), pelatihan mengemudi (p-value=0,029), pengalaman kerja (p-value=0,006) dengan perilaku safety driving pada sopir otobus di terminal tipe A Kota Banda Aceh Tahun 2022. Diharapkan kepada pihak Dinas Kesehatan dan Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh agar lebih sering mengadakan penyuluhan, dan memasang media informasi seperti pamflet tentang pentingnya perilaku safety driving, agar sopir lebih paham tentang keselamatan dalam mengemudi.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN KONTROL BEROBAT PASIEN HIPERTENSI RAWAT JALAN DI PUSKESMAS KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH TAHUN 2023 Muetia Nandia Putri; Tahara Dilla Santi; Anwar Arbi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.17739

Abstract

Hipertensi merupakan suatu penyakit kronis dengan adanya peningkatan tekanan pembuluh darah arteri. Pasien hipertensi juga harus melaksanakan kepatuhan pengobatan karena sebagai kunci keberhasilan pengobatan terapi hipertensi. Puskesmas Kuta Alam Banda Aceh mengalami peningkatan penyakit hipertensi yang sangat signifikan dari tahun 2020 hingga 2022. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain cross sectional.  Populasi dalam penelitian adalah pasien hipertensi di Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh pada kelompok umur 45-74 tahun sebanyak 1.597 (68%). Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 94 orang. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 6 - 17 Januari 2023. Uji statistik yang digunaan adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan 67,0% responden patuh kontrol berobat dan sebanyak 33,0% responden tidak patuh kontrol berobat. Hasil analisis bivariat menunjukan ada hubungan antara lama menderita hipertensi (p-value 0,022), tingkat pengetahuan (p-value 0,008), motivasi berobat (p-value 0,034), dukungan keluarga (p-value 0,022), peran tenaga kesehatan (p-value 0,026) dan tidak terdapat hubungan antara keterjangkauan akses ke pelayanan kesehatan (p-value 0,466) kepatuhan kontrol berobat pasien hipertensi rawat jalan di Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh Tahun 2023. Kesimpulan dari penelitian ini adalah faktor yang berhubungan dengan kepatuhan kontrol berobat pasien hipertensi rawat jalan di Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh Tahun 2023 yaitu faktor lama menderita hipertensi, tingkat pengetahuan, motivasi berobat, dukungan keluarga, peran tenaga kesehatan dan faktor yang tidak berhubungan yaitu keterjangkauan akses ke pelayanan kesehatan.
Pemanfaatan Apotek Hidup Sebagai Kearifan Lokal di Gampong Alue Deah Teungoh Kota Banda Aceh Santi, Tahara Dilla; Arifin, Vera Nazhira; Candra, Aditya; Arbi, Anwar; Khaira, Uswatul; Sanju, Bunga Salsa
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 2 No 4 (2023): Oktober
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jipmi.v2i4.146

Abstract

Latar belakang: Kesehatan keluarga dan masyarakat merupakan salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut maka tanaman obat keluarga merupakan alternatif pilihan pertama dalam pengobatan. Tujuan: Mensosialisasikan pemanfaatan apotek hidup sebagai kearifan lokal. Metode: Metode presentasi untuk sosialisasi tentang pengertian apotek hidup, jenis tanaman obat, manfaat apotek hidup, cara mengolah tanaman obat, serrta dilanjutkan dengan tanya jawab dengan para peserta yang hadir dan metode pembagian booklet kepada peserta. Hasil: Peserta sangat antusias untuk mengikuti kegiatan yang ditunjukkan dengan fokusnya perhatian mereka pada materi yang diberikan oleh tim PkM. Mayoritas peserta mendapat pengetahuan tentang apotek hidup dan pemanfaatannya. Kesimpulan: Hasil kegiatan ini dapat membangun kesadaran dan pemahaman peserta dalam mengidentifikasi apotek hidup yang dapat dimanfaatkan oleh keluarga tujuan mendapatkan pengobatan pertama terhadap masalah kesehatan. Kata kunci: apotek hidup, kesehatan keluarga, tanaman obat ___________________________________________________________________________________________ Abstract Background: Family and community health is an important aspect that needs attention. In order to achieve this goal, family medicinal plants are the first choice alternative in treatment. Objective: To socialize the use of living pharmacy as local wisdom. Method: Presentation method for socializing the meaning of living pharmacy, types of medicinal plants, the benefits of living pharmacy, how to process medicinal plants, followed by a question and answer session with the participants who were present and the method of distributing booklets to participants. Result: Participants were very enthusiastic about participating in the activity which was shown by their focused attention on the material provided by the PkM team. As a result of socialization and education from the community service team, the majority of participants already have good knowledge about living pharmacies and their use. Conclusion: The results of this activity have been able to build awareness and understanding of participants in identifying living pharmacies that can be used by families as the smallest line and the community in general with the aim of getting the first treatment for health problems. Keywords: living pharmacy, family health, medicinal plants
The Relationship Between Handwashing Behavior (Ctps) in Covid-19 Prevention Among Elementary School Students in Banda Aceh City Kausar, Muhammad Anis AL; Santi, Tahara Dilla; Arifin, Vera Nazhira; Fahdhienie, Farrah; Azwar, Eddy
Journal of Midwifery and Nursing Vol. 6 No. 1 (2024): January: Health Science
Publisher : Institute Of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/jmn.v6i1.4342

Abstract

This study investigates the relationship between handwashing behavior, often referred to as Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), and the prevention of COVID-19 among elementary school students in Banda Aceh City. The research conducted a descriptive-analytic study using a cross-sectional approach. Data was collected from elementary school students in SD Negeri 59 Banda Aceh, with a total sample size of 62 students. The analysis of the data involved both univariate and bivariate analyses. The findings revealed a significant relationship between students' knowledge about COVID-19 and their handwashing behavior, with a p-value of 0.001. Additionally, the role of teachers was found to be significantly associated with students' handwashing behavior, with a p-value of 0.020. However, the study did not establish a significant relationship between media involvement and handwashing behavior, as indicated by a p-value of 0.071. These results align with previous research and highlight the crucial role of knowledge and teachers in influencing proper handwashing behavior among students. In the context of COVID-19 prevention, the study underscores the importance of education, both from teachers and through media, to raise awareness and promote the practice of handwashing with soap (CTPS) as an integral part of preventive measures. Further research is needed to explore additional factors that may impact students' handwashing behavior and to gain a deeper understanding of the potential role of media in shaping this behavior.
NOISE INTENSITY ANALYSIS OF TINNITUS COMPLAINTS IN COFFEE FACTORY WORKERS IN BANDAR DISTRICT, BENER MERIAH REGENCY IN 2020 Lestari, Citra Yuli; Ariscasari, Putri; Santi, Tahara Dilla
Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh (JUKEMA)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jukema.v9i2.2052

Abstract

Background:Tinnitus is a health disorder that risks reducing worker productivity. Tinnitus is a common risk experienced by workers with high noise levels and long duration of noise exposure. Hearing loss in coffee factory workers can be caused by several factors including noise intensity, age, working hours per day, and length of service. The production section is a section that has a high risk of noise, this section carries out coffee grinding activities which require them to work optimally to produce quality products. Method: This research is descriptive analytic with a cross-sectional design. The population in this study were all workers from 3 coffee factories in Bener Meriah, totaling 47 people. The sampling technique uses the total population technique. Data collection was carried out using a questionnaire, then statistical tests were carried out using the chi-square test, and data were analyzed using SPSS. Results: All workers (100%) complained of tinnitus with varying degrees of severity, 89.4% of workers were young, 87.2% had no previous history of ear disease, 72.3% of working hours did not meet standards, 61.7% had been working for a long time. From the results of statistical tests, it can be concluded that there is a relationship between age (p value=0.002), working hours per day (p value=0.037), length of service (p value=0.001), and complaints of tinnitus in coffee milling factory workers. Only one variable, a history of ear disease (p value=0.078), was not associated with tinnitus complaints. Recommendation: It is recommended that every coffee grinding factory owner provide ear protective equipment (APT) for every worker in his factory to avoid complaints of tinnitus.
FACTORS ASSOCIATED WITH SCABIES IN SANTRI AT THE MA'HAD DAARUT TAHFIZH AL-IKHLAS ACEH BESAR ISLAMIC BOARDING SCHOOL Zaafira, Zaafira; Laweung, Ibrahim; Santi, Tahara Dilla
Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh (JUKEMA)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jukema.v9i1.2032

Abstract

Background: Scabies is a parasitic infection of the skin caused by Sarcoptes scabei var hominis with complaints of itching, especially at night, which is characterized by skin abnormalities in the form of papules, vesicles, urticaria, and cristae and is often experienced by students in Islamic boarding schools. Method: The design of this research is descriptive-analytic with a cross-sectional approach. The population in this study were all female students at the Ma'had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas Aceh Besar Islamic boarding school in 2020, totaling 136 female students. The sample in this research was all female students, totaling 136 female students. Data collection was carried out from 5-14 April 2021 using questionnaires through interviews. Data analysis used the Chi-Square test with the SPSS 21 program.  Result: The results showed that there was a relationship between knowledge (p=0.005), personal hygiene (p=0.002), behavior (p=0.005 ), health officer visit (p=0.024), health services (p=0.038 ), and the role of ustadzah in health information (p=0.015) with scabies and    there was no relationship between routine examinations and scabies (p=0.084). Recommendation: It is hoped that local health workers  will be more active in educating female students about scabies and how to prevent it.
Co-Authors Aditya Candra Aditya Candra Aditya Candra Aditya Candra, Aditya Afnita, Ana Agustina Al-Fattah, Muhammad Dea Alfais, M. Razi Alma Aletta Amin, Fauzi Ali Andria, Dedi Anwar Arbi Arbi, Anwar Arifin, Vera Nazhira Ariscasari, Putri Arlianti, Nopa As Sadiyyah, Halimah Asnawi Abdullah Aulia, Putra Rizki Azwar, Eddy Basri Aramico Basri Aramico Cahyani, Amelia Regita Darmawan, Aldi Devy Surya Mawaddah Era Fazira Fahmi Ichwansyah Farrah Fahdhienie Fauzi Ali Amin Febyolla Presilawati Hanifah Hasnur Hasnur, Hanifah Heni Pujiastuti Hermansyah Hermansyah Hidayani, Halimah Jabari, Jabari Jazila, Ulfatul Jihan Fadhillah Kamal, Muhammad Hasyim Kamilah, Asarah Kamilah kausar, aidil Kausar, Muhammad Anis AL Khaira, Uswatul Laweung, Ibrahim Lestari, Citra Yuli Linggo, Aris Luthfi Nanda Perdana M. Biomed, M. Biomed M. Yani Mahrani, Ayu Maidar, Maidar Maidayani Maidayani MAQFIRAH, MONA HILOKA Mashuri, Evan Maulidya, Rizki Meutia Zahara Muetia Nandia Putri Muhammad Muhammad Muhammad Ziqraullah muid, abd Munandar, Arief Munawarah, Zakiya Nauval, Muhammad Dharma Nazifa, Nourah Nizam, Fahrul Parisi, Tgk Adil Putri, Hasdiani Radhiah Zakaria Rahmi, Ananda Fathur Raihani, Fitri Ramadhana, Desfrianda Ramadhaniah, Ramadhaniah Riza Septiani Riza Septiani Salbila Salbila Sambo, Azimi Sanju, Bunga Salsa Santi, Hafnidar Sari, Fera Indah Savira Fitri Savira Usrati Septiani, Riza Sonia Bella Sanjaya Surna Lastri Sutri Helfianti Syarifah Fazhila Azzahra Syarifuddin Syarifuddin Syawaluddin Syawaluddin, Syawaluddin Tri Mulyani Ullya, Jaida Usrati, Savira Utari, Nadia Vera Nazhira Arifin Wardiati, Wardiati Winda Putri Diah Restya, Winda Putri Zaafira, Zaafira Zahara, Amelia Zakaria, Radhiah Zulkifli Zulkifli Zuriati, Nura