Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Peningkatan ketrampilan nelayan tradisional Desa Ujong Drien melalui teknologi budarjan (bubu dasar jaring) berbasis sumberdaya lokal Fuadi, Afdhal; Rizal, Muhammad; Rusdi, Rusdi; Fajri, Ilham; Ujirta, Randi; Yuslil, Adima
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.36671

Abstract

AbstrakSalah satu kabupaten yang berada di WPP 572 adalah kabupaten Aceh Barat dengan manyoritas sebagai nelayan tradisional sebagai pelaku usaha penangkapan ikan salah satunya adalah Desa Ujong Drien. Kelompok nelayan tradisional Desa Ujong Drien melakukan penangkapan ikan di perairan dibawah 12 mil laut, sehingga hasil tangkapan ikan yang diperoleh relatif kecil jika dibandingkan dengan kapal perikanan yang berukuran <5 GT melakukan penangkapan ikan di perairan laut lepas. Selama ini kelompok nelayan tradisional Desa Ujong Drien masih menggunakan alat tangkap sederhana untuk penangkapan ikan demersal yaitu dengan hand line dan gill net, sehingga nelayan tersebut memerlukan waktu yang lama untuk melakukan operasional penangkapan ikan, hasil tangkapan yang belum pasti dan dapat meningkatkan penggunaan BBM. Oleh karena itu perlu adanya teknologi BuDarJan (Bubu Dasar Jaring) untuk meningkatkan hasil tangkapan ikan demersal. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu dengan pendidikan melalui penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan mulai dari memberikan sosialisasi dan edukasi, pelatihan pembuatan BuDarJan, dan monitoring hasil kegiatan. Adanya ketertarikan nelayan tradisional Desa Ujong Drien yaitu sebanyak 36 dari 40 nelayan untuk menggunakan teknologi BuDarjan sebagai alat penangkapan utama untuk menangkap ikan demersal. Hasil pelaksanaan monitoring dan evaluasi terjadi peningkatan pengetahuan sebanyak  75% dan 85% peningkatan ketrampilan dalam pembuatan teknologi BuDarJan sebanyak 40 nelayan sebagai penerima manfaat langsung. Kata kunci: budarjan; keterampilan; nelayan tradisional; peningkatan. AbstractOne of the districts in WPP 572 is West Aceh, with a majority of traditional fishermen as fishing business actors, one of which is Ujong Drien Village. The traditional fishing group of Ujong Drien Village catches fish in waters below 12 nautical miles, so the fish catch obtained is relatively small when compared to fishing vessels measuring <5 GT that catch fish in open sea waters. So far, the traditional fishing group of Ujong Drien Village still uses simple fishing gear for catching demersal fish, namely hand lines and gill nets, so that these fishermen need a long time to carry out fishing operations, the catch is uncertain, and fuel consumption can increase. Therefore, it is necessary to have BuDarJan (Net Bottom Trap) technology to increase demersal fish catches. The implementation method is educational through outreach, training, and mentoring. This includes outreach and education, training on creating BuDarJan, and monitoring the results of the activities. There is interest from traditional fishermen of Ujong Drien Village, namely 36 out of 40 fishermen, in using BuDarjan technology as the main fishing tool for catching demersal fish. Monitoring and evaluation results showed a 75% increase in knowledge and an 85% increase in skills in using BuDarJan technology for 40 fishermen, who directly benefited. Keywords: budarjan; skills; traditional fishermen; improvement.
PENINGKATAN KAPASITAS DAN KUALITAS PENGOLAHAN PRODUK IKAN ASIN BERBASIS PENGENDALIAN MUTU DI UMKM DESA LANGKAK, KECAMATAN KUALA PESISIR, KABUPATEN NAGAN RAYA Akbardiansyah Akbardiansyah; Afdhal Fuadi; Sri Ayu Insani; Ikhsanul Khairi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i2.429-433

Abstract

Kecamatan Kuala Pesisir merupakan wilayah barat selatan Provinsi Aceh yang mempunyai keragaman hayati (bio-diversity) potensi ikan hasil tangkapan sangat tinggi (KKP Aceh 2015). Ikan-ikan demersal yang telah mulai di lakukan pengolahan ikan asin antara lain ikan kembung, ikan kambing-kambing, ikan kakap. Selain itu pada penelitian Riski et al. (2017) melaporkan bahwa pada sentral pengolahan ikan asin daerah Leupung Aceh Besar sebanyak 50% sampel yang diuji melebihi ambang batas SNI 8273:2016. Maka dari itu perlu dilakukan pengabdian kepada masyarakat terutama pada pelaku UMKM pengoalahan ikan asin guna untuk memberi pelatihan sehingga harapannya dengan adanya pengabdian ini bisa menambah pengetahuan lebih baik dalam proses pengolahan ikan. Pengabdian ini dilakukan dalam beberapa tahap yakni, melakukan sosialisasi Sosialisasi dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD), Pelatihan Pembuatan Para-para, Pelatihan Penggaraman Ikan Asin Lumi-lumi dan Pelatihan Penggaraman Ikan Asin Lumi-lumi. Hasil pengabdian ini menunjukan bahwa, adanya peningkatan ketrampilan pelaku UMKM Ikan Asin terkait dengan teknik pembuatan para-para sebagai media penjemuran ikan asin. Adanya peningkatan pengetahuan teknik penggaraman dan pembuatan ikan asin lumi-lumi. Adanya antusias pelaku UMKM dan masyarakat Desa Langkak untuk melanjukan pembuatan ikan asin lumi-lumi.
PERHITUNGAN PENGGUNAAN GENERATOR PADA ALAT TANGKAP BAGAN APUNG DAN KONTRIBUSI TERHADAP EMISI GAS RUMAH KACA Umam, Hairul; Fuah, Ricky Winrison; Rahayu, Rosi; Fuadi, Afdhal; Kurnia, Kurnia
JURNAL PERIKANAN TROPIS Vol 13, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jpt.v13i1.14846

Abstract

The Industrial Revolution shifted production toward mechanization, significantly increasing fuel oil (BBM) dependency in Indonesia's fishing sector, particularly for lift net (bagan) operations. Bagan fishermen rely on generators (gensets) to power lamps that attract fish, yet the resulting exhaust emissions threaten environmental quality and climate stability. This study aims to analyze fuel consumption and emissions from gensets used in lift net fishing in Pagatan, South Kalimantan. Using a descriptive quantitative approach, primary data were collected through field observations of lift net units. The results revealed that one Lift net unit consumes approximately 1,000 liters of Pertalite per year, generating 2,300 kg of CO2 emissions annually. Collectively, the 200 units in Pagatan produced 460,000 kg of CO2 per year. These substantial emissions contribute significantly to air pollution and climate change, with CO2 levels reaching 700 ppm potentially impair human cognitive function and physiological health. These findings underscore the urgent need for a transition to eco-friendly alternative energy sources to support government programs in reducing pollution and mitigating climate change impacts in the fisheries sector.keywords: Carbon dioxide; Emissions; Fuel consumption; Generator, Lift net
Hilirisasi Teknologi Budar Ramah Lingkungan Berbasis Sumberdaya Lokal Untuk Meningkatkan Hasil Tangkapan Ikan Dan Mengurangi Destructive Fishing Nelayan Tradisional Meureubo Muhammad Rizal; Afdhal Fuadi
Marine Kreatif Vol 10, No 1 (2026): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v10i1.15437

Abstract

The small-scale fishing grounds of Meureubo Village operate only in coastal waters up to 12 nautical miles out, using a relatively small fleet of vessels under 5 GT. This fleet size is relatively small compared to the fleets larger than 5 GT that can reach fishing grounds in the Indian Ocean. The fishing gear used is a trammel net or green bottom gill net to catch demersal fish, so that the fish caught are relatively small and many of the catches are bycatch. Based on these problems, environmentally friendly fishing gear is needed with the target of catching high-value demersal fish, namely BuDar (Bottom Trap) technology. The purpose of this activity is to improve the knowledge and skills of the Independent Fishermen's Cooperatives (KUB) and Fishermen's Wives Cooperatives (KUB) in Meureubo Village. The implementation method is through outreach, training, and mentoring. The implementation of activities includes providing outreach and education, training, and monitoring the results of the activities. The monitoring and evaluation results showed a 75% increase in knowledge among the Independent Fishermen's Business Group (KUB) and 80% among the Fishermen's Wives' Business Group (KUB). Furthermore, skills also increased by 85% among the Independent Fishermen's Business Group (KUB), while skills also increased by 85%.
Co-Authors Abdul Karim Abdul Karim Adila Erlita Ahmad, Dimas Kusmayadi Aida Fitriani, Aida Aida, Aida Akbardiansyah Akbardiansyah Akbardiansyah, Akbardiansyah Al Misbah, Iyan Al-misbah, Iyan Amir, Fachrurozi Andriana, Mutia Rifka Anhar Rozi Anhar Rozi Annas, Ruesma Azhadin Antoni Antoni Arrazy Elba Ridha Azmi, Fauziah Bimo Arif Syahputra Budy Wiryawan Defia Defia Devani, Khairul Dimas Kusumayadi Dwiriansyah, Ridha Edy Miswar Efi Lisa Erfan, Erfan Fachrorazi Amir Fardian, Fardian Febri, Suri Purnama Fiki Rebi Hidayat Firma Warni Fitriani Fitriani Fuah, Ricky Winrison Gebrina Reski Hafinuddin Hafinuddin Hamidi Hamidi Hamidi Hamidi Hamidi Hamidi Hamidi Haser, Teuku Fadlon Heriansyah Ifan Muliadi Ihsanul Khairi Ika Rezvani Aprita Ikhsanul Khairi Ilham Fajri, Ilham Iqbal Irfany, Mohammad Ismail Sulaiman Iyan Al Misbah Jeli Novita Khusnul Khatimah KURNIA KURNIA, KURNIA Maulana Wali Akbar Mauliza, Tania Melisa Rahayu Muhammad Agam Thahir Muhammad Arif Muhammad Arif Muhammad Arif Muhammad Arif Nasution Muhammad Irham Muhammad Rizal MUHAMMAD RIZAL Muhammad Rizal Muhammad Rizal Mursyidin Mursyidin Musri Musman Mustaruddin Muthohharoh, Marhamah Nabila Ukhty Nazlia, Suraiya Nuansa, Fajar Nurhatijah Nurhatijah Nurhikma, Nurhikma Nursantika Adelia Putri Oktavinanda, Giovanni Rahayu, Rosi Rahmawati Rahmawati Rosi Rahayu Rosmalinda, Rosmalinda Roza Yusfiandayani Rozi, Anhar Rudi Hermi Rusdi Rusdi Rusdi Rusdi Said Radius Samsul Bahri Samsul Bahri Sanawiyah Sanawiyah Sauni, Sabtha Wahyudi Sri Ayu Insani Supartik Supartik Syarifah Zuraidah Tasa Maulana Putra Teuku Amarullah Ujirta, Randi Umam, Hairul Yuslil, Adima Zulfahmi Zulfahmi Zuriat Zuriat