Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

The Effectiveness of Bougainvillea (Bougainvillea spectabilis willd) Extract on Reducing Blood Glucose in Hypercholesterolaemia White Rats Muhammad Fakhrul Hardani; Baharuddin Hamzah; Ririen Hardani; Magfirah; Sitti Rahmawati; Purnama Ningsih
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 1 (2025): January
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i1.9762

Abstract

Bougainvillea leaves are often used by the public as a treatment by drinking boiled water, but their use as a blood sugar-lowering agent is not supported by scientific data. The purpose of this study was to determine the effect of reducing blood glucose levels and to determine the dose of extract that is effective in in white rats. The plant's herbal extract was prepared using the reflux method with 90% ethanol solvent. This study uses a laboratory experimental method to compare blood glucose levels in white rats before and after administration of herb extract at doses of 100, 200, and 300 mg/kg BW orally using high-fat feed induction and streptozotocin. Blood glucose levels were measured using a glucometer, and mice were declared positive for diabetes with fasting blood sugar levels above 126 mg/dL. The number of test animals used in this study was 30 mice, divided into 6 groups. A randomized block design was used as the research design. The study's findings revealed that administering Bougainville spectabilis willd herb extract at doses of 100, 200, and 300 mg/kg BW can reduce blood glucose in test animals with an effective dose of 200 mg/kg BW
KUALITAS HIDUP PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 GERIATRI DI POLIKLINIK GERIATRI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ANUTAPURA PALU RIRIEN HARDANI; KHILDAH KHAERATI; ANDI BUNGA SINGKARRU; NURUL AMBIATI
Journal of Nursing and Public Health Vol 13 No 2 (2025)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v13i2.10051

Abstract

Pendahuluan: Prevalensi diabetes melitus (DM) di Indonesia menunjukkan trend yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Laporan Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi DM cenderung semakin tinggi seiring dengan bertambahnya usia dan mencapai puncaknya pada kelompok usia 55 – 74 tahun. Pada pasien geriatri, DM berdampak signifikan terhadap kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas hidup pasien DM geriatri yang melakukan pengobatan rawat jalan di poliklinik geriatri RSUD Anutapura Kota Palu, serta hubungannya dengan faktor demografis pasien (jenis kelamin, IMT, pekerjaan dan tingkat pendidikan). Metode: Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain observasional prospektif di mana sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data yang dikumpulkan meliputi karakteristik demografis, jenis pengobatan, manifestasi klinis serta persepsi kualitas hidup pasien melalui kuesioner SF-36. Analisis dilakukan secara univariat, bivariat dan uji korelasi Perason Hasil dan Pembahasan: Kualitas hidup pasien relatif baik pada domain keterbatasan emosional, kesehatan mental, fungsi sosial dan nyeri tubuh, tetapi buruk pada domain fungsi fisik, keterbatasan fisik, vitalitas dan kesehatan umum. Tidak terdapat korelasi bermakna antara kualitas hidup dengan faktor demografis pasien (p > 0,05). Kesimpulan: Kualitas hidup pasien DM geriatri cenderung rendah pada aspek fisik namun masih menunjukkan hasil yang baik pada aspek mental dan emosional. Faktor demografis tidak berkontribusi signfikan sehingga faktor lain yang bersifat klinis, psikososial dan sprilitual perlu dipertimbangkan dalam penelitan maupun intervensi selanjutnya memahami faktor yang memengaruhi kualitas hidup pasien DM geriatri secara lebih holistik.
Determination of Tanin Extract of Belimbing Wuluh Leaves (Averrhoa Bilimbi L.) by Uv-Vis Spectroscopy Methods Ririen Hardani; Muhammad F. Hardani; Baharuddin Hamzah; Sindy T. Tamala
Jurnal Akademika Kimia Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/j24775185.2025.v14.i3.pp138-143

Abstract

Wuluh star fruit plant (Averrhoa bilimbi L.) was a traditional medicinal plant that was rarely utilized as a natural medicine and contained many secondary metabolite compounds, one of which was tannin. This study aimed to determine the type of tannin and the amount of tannin content in belimbing wuluh leaves. Wuluh star fruit leaf powder was extracted by the maceration method using 96 % ethanol solvent, and then the filtrate was concentrated by rotary evaporator. Identification of tannin types in the extract was performed using CH3COOH 10 %, (Pb(CH3COO)2) 10 %, HCl, FeCl3, and KBr. For analysis of tannin content, Folin-Ciocalteau reagent and 15 % Na2CO3 solution were added, and then analyzed using UV-Vis spectrophotometry at a wavelength of 765 nm. The results of the identification of tannin types showed that belimbing wuluh leaves included condensed tannins, and the results of the analysis showed that the tannin content was 7.282 mg/g extract.
Analisis Faktor Kepercayaan Masyarakat Kota Palu Terhadap Informasi Swamedikasi Melalui Aplikasi Kesehatan: Analysis of Trust Factor of Palu Citizen on Self-Medication Information Through Health Application Firdawati Amir Parumpu; Ririen Hardani; Annisa Pratiwi Lamondjong
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 6 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.726 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i6.2285

Abstract

Latar Belakang: Pada zaman digitalisasi saat ini telah banyak didapatkan aplikasi kesehatan untuk mendapatkan informasi swamedikasi diantaranya, yaitu aplikasi Halodoc dan Alodokter yang telah banyak di download dan menjadi rating tertinggi pada Appstore dan Playstore sehingga dinyatakan berhasil mendapatkan kepercayaan masyarakat dalam mencari suatu informasi yang akurat. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kepercayaan seseorang diantaranya keamanan, keandalan, privasi dan kemudahan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor kepercayaan (keamanan, keandalan, privasi dan kemudahan) secara simultan dan parsial terhadap informasi swamedikasi melalui aplikasi kesehatan (Alodokter dan Halodoc). Metode: Metode pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan menyebarkan kuesioner dalam bentuk Googleform dan hardcopy di Kota Palu Provinsi Sulawesi tengah pada bulan oktober sampai desember 2021 dengan jumlah sampel 104 responden. Metode analisis yang digunakan, yaitu analisis regresi linear berganda dengan bantuan sistem program SPSS. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan variabel keamanan, keandalan, privasi, dan kemudahan berpengaruh terhadap informasi swamedikasi pada aplikasi kesehatan terlihat dari nilai sig < 0,05, yaitu 0,000. Secara parsial faktor keamanan tidak berpengaruh terhadap informasi swamedikasi melalui aplikasi kesehatan terlihat dari nilai sig < 0,05, yaitu 0,876 < 0,05 dan faktor keandalan (sig 0,002), privasi (sig 0,001) dan kemudahan (sig 0,000) secara parsial berpengaruh terhadap informasi swamedikasi melalui aplikasi kesehatan terlihat dari nilai sig < 0,05. Pada uji determinasi terdapat pengaruh sebanyak 73,6% dari variabel dependen dan independent. Sedangkan 26,4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Kesimpulan: Secara parsial faktor keamanan tidak berpengaruh terhadap informasi swamedikasi dan factor keandalan, privasi, kemudahan berpengaruh terhadap informasi swamedikasi.
Tingkat Kepuasan Pelayanan Obat di Masa Pandemi pada Pasien BPJS Rawat Jalan RSUD Undata: Satisfaction Level of Medicine Service During the Pandemic in Outpatient BPJS Patient at Undata Hospital Ririen Hardani; Firdawati Amir Parumpu; Nur Hanafi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 6 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.357 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i6.2286

Abstract

Latar Belakang: Pandemi Covid-19 menciptakan perubahan yang sangat besar untuk pelayanan rawat jalan rumah sakit di Indonesia. Semenjak ditetapkan sebagai wabah bencana nasional bulan April 2020. Berdasarkan perubahan yang terjadi rumah sakit harus mengatur strategi, strategi bisa didapatkan dari hasil evaluasi kinerja rumah sakit. Strategi terbilang efektif apabila bisa meningkatkan kepuasan pasien sehingga rumah sakit dapat memberikan pelayanan kesehatan sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pasien. Mengutamakan keinginan dan kebutuhan pasien merupakan hal yang sangat mempengaruhi kepuasan pasien, khususnya pelayanan kefarmasian. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pelayanan obat di masa pandemi pada pasien BPJS rawat jalan RSUD Undata. Metode: Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian deskriptif kuantitatif (non eksperimental) dengan jumlah sampel, yaitu 120 orang yang diambil secara purposive sampling menggunakan kuesioner. Data kemudian dianalisis dan disajikan dengan metode ServQual, Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance and Performance Analysis (IPA). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan nilai gap tiap dimensi, yaitu tangible (saran fisik)-0,7), reliability (kehandalan)-0,92, responsiveness (daya tanggap)-1,15, assurance (jaminan)-0,71, empathy (kepedulian)-1,02. Diagram kartesius menunjukkan terdapat 8 atribut yang termasuk dalam kuadran I, 8 atribut yang termasuk dalam kuadran II, 5 atribut pada kuadran III dan 4 atribut terdapat pada kuadran IV. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini, yaitu tingkat kepuasan terhadap pelayanan obat di masa pandemi pada pasien BPJS rawat jalan RSUD Undata termasuk dalam kategori kurang puas. Terdapat 8 atribut pelayanan kefarmasian yang menjadi prioritas perbaikan di apotek instalasi rawat jalan RSUD Undata, dimana artibut nomor 6 termasuk dalam dimensi reliability (kehandalan), 11,12,13,14,15 termasuk dalam dimensi responsiveness (daya tanggap) dan artibut nomor 21 dan 24 termasuk dalam dimensi empathy (kepedulian).
Analisis Faktor Strategi Marketing yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Obat melalui Aplikasi Online EMOS: Analysis of Marketing Strategy Factors that Influence the Decision of Drug Purchases Through the EMOS Online Application Firdawati Amir Parumpu; Ririen Hardani; Mufiddatuljannah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 6 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.408 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i6.2287

Abstract

Latar Belakang: Data statistik-Commerce tahun 2020 menunjukkan bahwa obat-obatan masuk peringkat ketiga terbanyak yang dibeli secara online. Hal ini menjadi peluang bagi Pedagang Besar Farmasi (PBF) untuk menyajikan pasar membeli dan menjual produk secara online, salah satunya adalah PT. Enseval Putera Megatrading melalui aplikasi EMOS. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan seseorang untuk melakukan pembelian secara online salah satu faktor yang penting adalah strategi marketing yang terdiri dari 7 variabel, yaitu produk, harga, promosi, lokasi, orang, proses dan lingkungan fisik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor strategi marketing (produk, harga, promosi, lokasi, orang, proses, lingkungan fisik) terhadap keputusan pembelian obat melalui aplikasi online EMOS baik secara parsial maupun simultan. Metode: Pengambilan sampel purposive sampling dengan menyebarkan kuesioner dalam bentuk hardcopy dan kemudian data dianalisis menggunakan metode Regresi Linear Berganda dengan jumlah sampel sebanyak 50 sampel. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan faktor strategi marketing (produk, harga, promosi, lokasi, orang, proses, lingkungan fisik) berpengaruh terhadap keputusan pembelian obat melalui aplikasi online EMOS, terlihat nilai signifikan di bawah 0,05, yaitu 0,000b. Secara parsial variabel produk (sig 0.008 < sig α 0,05) dan variabel orang (sig 0.025 < sig α 0,05) berpengaruh terhadap keputusan pembelian obat melalui aplikasi online EMOS, harga (sig 0.292 > sig α 0,05), promosi (sig 0.866 > sig α 0,05), lokasi (sig 0.593 > sig α 0,05), proses (sig 0.820 > sig α 0,05) dan lingkungan fisik (sig 0.141 > sig α 0,05) secara parsial tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian obat melalui aplikasi online EMOS. Pada uji determinasi terdapat pengaruh sebesar 64% dari variabel dependen dan independen. Sebanyak 36% dipengaruhi oleh variabel lain dan tidak di teliti. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan variabel produk, harga, promosi, lokasi, orang, proses dan lingkungan fisik berpengaruh secara simultan terhadap keputusan pembelian obat melalui aplikasi online EMOS dengan nilai sig 0,000 < sig α 0,05.
Analisis Tingkat Pengetahuan dalam Pemilihan dan Penggunaan Kontrasepsi di Kecamatan Tikke Raya Kabupaten Pasangkayu: Analysis of Knowledge Level in the Selection and Usege of Contraception in District Tikke Raya Pasangkayu District Ayu Lestari Lestari; Ririen Hardani; Andi Atirah Masyita
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 7 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i7.2383

Abstract

Latar Belakang: Indonesia mengalami peningkatan jumlah penduduk sebanyak 32,57 juta jiwa dalam kurun waktu sepuluh tahun. Hal ini akan menjadi suatu permasalahan kependudukan dan pembangunan bangsa Indonesia. Kontrasepsi merupakan salah satu upaya untuk mencegah terjadinya kehamilan akibat pertemuan antara sel telur dengan sel sperma. Pemilihan alat kontrasepsi dapat dipengaruhi oleh pengetahuan untuk mengambil keputusan jenis kontrasepsi yang akan digunakan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan teknik purposive sampling menggunakan instrumen kuesioner pada target yaitu sebanyak 350 sampel dalam waktu 2 bulan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan dalam pemilihan dan penggunaan kontrasepsi di Kecamatan Tikke Raya Kabupaten Pasangkayu lebih dominan kategori baik, yaitu 72% dan 67%. Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa pengetahuan berhubungan dengan faktor jenis kontrasepsi, sumber informasi dan lama penggunaan dengan nilai signifikansi 0,027; 0,043; 0,016 (< 0,05). Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini, tingkat pengetahuan masyarakat dalam pemilihan dan penggunaan kontrasepsi dikategorikan baik dan terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dengan faktor jenis kontrasepsi, sumber informasi dan lama penggunaan.
Analisis Persepsi Ibu Hamil tentang Keamanan Obat Selama Kehamilan di Kota Palu : Analysis of Perceptions of Pregnant Women on Drug Safety During Pregnancy in Palu City Ririen Hardani; Amelia Rumi; Jaya I. Madina
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 6 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i6.3380

Abstract

Latar belakang: Ibu dan janin merupakan satu kesatuan fungsional yang tidak dapat dipisahkan selama kehamilan. Penggunaan obat yang salah dapat dicegah sejak dini dengan memberikan informasi mengenai keamanan obat selama kehamilan, sehingga menimbulkan persepsi yang baik pada ibu tentang keamanan obat selama kehamilan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik demografi, persepsi ibu hamil tentang keamanan obat selama kehamilan, dan pengaruh karakteristik terhadap persepsi ibu hamil tentang keamanan obat selama kehamilan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental (observasional) dengan metode pendekatan cross-sectional dengan memberikan kuesioner kepada responden yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Kuesioner yang diberikan merupakan kuesioner dengan variabel persepsi yang terdari dari 15 pertanyaan tentang keamanan obat selama kehamilan. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan responden dominan berumur 25-29 tahun (35,4%), usia kehamilan trimester III (40,9%), jumlah anak yaitu anak pertama (33,3%), riwayat pendidikan yaitu tidak sarjana (68,8%), pekerjaan yaitu tidak bekerja (65,9%) dan status pernikahan yaitu menikah (100%). Hasil penelitian dari persepsi ibu hamil tentang keamanan obat selama kehamilan di Kota Palu menunjukkan bahwa terdapat sebanyak 213 (55,9%) ibu hamil yang memiliki persepsi tentang keamanan obat selama kehamilan dalam kategori sedang atau cukup baik. Terdapat adanya pengaruh antara riwayat pendidikan dan pekerjaan terhadap persepsi ibu hamil tentang keamanan obat selama kehamilan sehingga didapatkan nilai Sig. (2-tailed) masing-masing yaitu 0,000 dan 0,024. Hasil pengujian analisis regresi logistik antara riwayat pendidikan dan pekerjaan didapatkan nilai Sig. (2-tailed) masing-masing yaitu 0,000 dan 0,266 sehingga dapat diartikan bahwa riwayat pendidikan lebih mempengaruhi persepsi ibu hamil tentang keamanan obat selama kehamilan dibandingkan dengan pekerjaan. Kesimpulan: Maka dapat disimpulkan bahwa persepsi ibu hamil tentang keamanan obat selama kehamilan di Kota Palu termasuk dalam kategori sedang atau cukup baik.
Intervensi Kepatuhan Minum Obat Pasien Gagal Ginjal Kronik terhadap Kualitas Hidup di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah: Intervention on Medication Adherence for Chronic Kidney Failure Patients on Quality of Life at Undata Hospital, Central Sulawesi Province Ririen Hardani; Afriani Kusumawati; Shafa Aisyah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.3932

Abstract

Latar belakang: Gagal ginjal kronik merupakan kelainan pada struktur dan fungsi ginjal yang berlangsung selama kurun waktu 3 bulan atau lebih. Gagal ginjal kronik menjadi masalah kesehatan yang umum terjadi di kalangan masyarakat dengan prevalensi dan insiden yang tinggi. Berdasarkan data Rekam Medik Rumah Sakit Umum Daerah Undata Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2023, kasus penderita gagal ginjal kronik mencapai 102 kasus Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum obat terhadap kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik rawat jalan di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimental dengan design one group pre test – post test dengan jumlah responden yaitu 54 responden dengan teknik total sampling serta pengambilan data dengan kuesioner kepatuhan minum obat (MMAS-8) dan kualitas hidup (WHOQOL-BREF). Hasil: Hasil penelitian yang didapatkan pada pre-test kepatuhan minum obat dengan kategori tidak patuh (64.8%), sedang (27.8%), dan patuh (7.4%), pada post-test dengan kategori tidak patuh (57.4%), sedang (33.3%), dan patuh (9.3%). Sedangkan hasil penelitian pada pre-test kualitas hidup dengan kategori buruk (0%), sedang (96.3%), dan baik (3.7%), pada post-test kualitas hidup dengan kategori buruk (0%), sedang (92.6%), dan baik (7.4%). Hasil analisis hubungan menggunakan uji Pearson Correlation diperoleh nilai Sig. 0.131 atau >0.05, yang artinya H0 ditolak dan tidak terdapat hubungan. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini yaitu tidak terdapat adanya hubungan antara kepatuhan minum obat terhadap kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik di Rumah Sakit Umum Daerah Undata Provinsi Sulawesi Tengah
Intervensi Kepatuhan Pasien Hipertensi terhadap Kualitas Hidup di Rumah Sakit Umum Daerah Undata Palu: Hypertension Patient Compliance Intervention on Quality of Life at Undata Palu Regional General Hospital Ririen Hardani; Amelia Rumi; Shalsabilla Nahdya Assifa
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.4040

Abstract

Latar belakang: Hipertensi merupakan keadaan dimana terjadi peningkatan tekanan darah yang persisten diatas batas normal ditandai dengan tekanan darah ?140/90 mmHg. Mengingat prevalensi penderita hipertensi yang ada di Indonesia cukup tinggi dan upaya pengendalian hipertensi yang masih sangat kurang, maka penting dilakukan upaya untuk menurunkan jumlah kasus hipertensi. Berdasarkan data Rekam Medik Rumah Sakit Umum Daerah Undata Palu tahun 2022-2023, kasus hipertensi mencapai 465 kasus. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan kepatuhan terhadap kualitas hidup pasien hipertensi yang melakukan pengobatan rawat jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Undata Palu. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimental design tipe one group pre-test-post test dengan jumlah responden yaitu 82 responden dengan teknik random sampling serta pengambilan data dengan menggunakan kuesioner kepatuhan (MMAS-8) dan kualitas hidup (WHOQOL-BREF). Hasil: Hasil penelitian diperoleh pada pre-test kepatuhan dengan kategori tidak patuh (46,4%), sedang (41,5%), dan patuh (12,1%), pada post-test dengan kategori tidak patuh (12,2%), sedang (52,4%), dan patuh (35,4%). Sedangkan hasil penelitian pada pre-test kualitas hidup dengan kategori rendah (46,3%), sedang (15,9%), dan tinggi (37,8%), pada post-test dengan kategori rendah (2,4%), sedang (19,65), dan tinggi (78,0%). Hasil analisis hubungan menggunakan uji Spearman Rank Correlation diperoleh nilai Sig. 0,365 atau <0.05, yang artinya H0 ditolak dan terdapat hubungan. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat adanya hubungan antara kepatuhan minum obat terhadap kualitas hidup pasien hipertensi di Rumah Sakit Umum Daerah Undata Palu.