Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN POSTER SESSION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SD Satriani, DH, Satriani, DH; Muin, Awaluddin; kasmira, mega
JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 3, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v3i2.51136

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan strategi pembelajaran poster session untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN 358 Pengkasalu kecamatan Kamanre Kabupaten Luwu. Penelitian ini dilaksananakan sebanyak dua siklus dan setiap siklus dilakukan dia kali pertemuan dengan melalui 4 tahap yaitu teahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap observasi, dan tahap refleksi. Fokus penelitian adalah penerapan strategi pembelajaran poster session oleh guru dan hasil belajar siswa. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV sebanyak 18 siswa, Teknik pengumpulan data adalah observasi dan tes. Teknik analisis data yang adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjkkan bahwa terdapat hasil belajar IPA siswa siklus I termasuk kualifikasi Cukup (C) dan siklus II termasuk kualifikasi Baik (B). Hal ini dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran poster session dapat meningkatkan hasil belajar IPA.Kata kunci:Strategi pembelajaran, poster session, hasil belajar IPA
Meningkatkan Minat Belajar IPA Melalui Model Pembelajaran Course Review Horay (Studi Pada Siswa Kelas V SD Inpres 12/79 Cellu Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone) Satriani, DH, Satriani, DH; Muin, Awaluddin; Nita, Hasma
JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 3, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v3i2.48526

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran IPA siswa kelas V SD Inpres 12/79 Cellu Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone melalui model pembelajaran CRH (Course Review Horay). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V sebanyak 17 siswa. Desain yang digunakan adalah desain model bersiklus atau berdaur ulang yang berisi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi dan lembar angket. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan minat belajar siswa dari 71% pada siklus I menjadi 94% pada siklus II berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran CRH (Course Review Horay) dapat meningkatkan minat belajar IPA pada siswa kelas V SD Inpres 12/79 Cellu Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone.
The Effectiveness of Microsoft Sway-Based Media on the Learning Outcome of Cultural Art Subject in the Elementary School Muin, Awaluddin; Firdaus, Firdaus; Mawardaningsyah, Mawardaningsyah
Journal of Educational Science and Technology (EST) Volume 9 Number 1 April 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/est.v9i1.36899

Abstract

The study aimed to determine student Cultural Arts learning outcomes and find significant differences in student Cultural Arts learning outcomes before and after using Microsoft Sway application media. The research design used was One-Group Pretest-Posttest Design involving 32 students. Samples are taken based on saturated sampling techniques. Data collection uses test results in the form of a pretest and posttest. The data analysis used is descriptive, hypothesis test, and gain test. The results showed that the average post-test value of 73.75 was higher than the average pretest value of 40.47. The results of the hypothesis test showed that the Sig value was <0.001, which means it is smaller than α (0.05), then H0 was rejected, which showed a significant difference in the use of Microsoft Sway application media to cultural arts learning outcomes. The average value gain was 0.5466 (52.79%). The table of n-gain criteria shows that 0.3 ≤ 0.5466 ≤ 0.7, which belongs to the medium category. This shows that using Microsoft Sway application media can effectively improve student learning outcomes.
PKM Pelatihan Best Practice untuk Meningkatkan Keterampilan Mengajar Guru SD Gugus 1 Kecamatan Palakka Kabupaten Bone Sudirman, Sudirman; Hafid, Abd; Jafar, Muh. Idris; Rosmalah, Rosmalah; Muin, Awaluddin
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 1
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam mengajar dengan pendekatan praktik-praktik terbaik di sekolah (Best Practice). Pelatihan ini sangat tepat bagi mitra karena selain dapat memecahkan masalah-masalah dalam proses pembelajaran, juga guru dapat menulis karya tulis Best Practice sebagaimana salah satu syarat untuk kenaikan pangkat guru, sementara kemampuan guru-guru mitra mengenai membuat karya Best practice sangat terbatas. PKM ini menggunakan pendekatan on, in, dan on yang berlangsung selama enam bulan. kepada 16 orang guru mitra di gugus 1 Kecamatan Palakka Kabupaten Bone. Pada kegiatan on pertama, Tim Pengabdi meng-up grade pengalaman peserta guru mitra (PGM) mengenai konsep keterampilan mengajar dan penyusunan karya tulis Best Practice. Pertemuan ke dua, PGM melakukan ‘on’ di kelas masing-masing melakukan praktik mengajar yang dianggap terbaik. Pertemuan ketiga, PGM mempresentasikan hasil kegiatan in pertama. Hasil pelatihan ini yaitu pengetahuan dan kemampuan PGM dalam memecahkan masalah pembelajaran dengan cara-cara noveltif dapat meningkat. Terdapat 12 dari 16 (75%) PGM menyatakan bahwa pelatihan PKM ini dapat meningkatkan pengetahuan mengenai cara mengajar inovatif, mengatasi masalah-masalah pembelajaran, meningkatkan keterampilan mengajar, meningkatkan kemampuan membuat karya Best Practic. Ada 15 (93,75%) PGM menyatakan pelatihan ini bermanfaat memperluas wawasan tentang variabel karya tulis ilmiah. Semua PGM menyatakan sangat setuju adanya pelatihan ini. Kesimpulannya ialah pelatihan Best Practice ini selain dapat meningkatkan keterampilan PGM dalam mengajar, juga memberi manfaat secara signifikan kepada PGM mengenai penyusunan karya tulis dalam bentuk Best Practice. Kata kunci: Best Practice, Keterampilan Mengajar, noveltif, inovatif
Pengaruh Kreativitas Karya Seni Terhadap Hasil Belajar SBdP Siswa Kelas V SD Inpres 6/75 Biru Muin, Awaluddin; Amran, Muhammad; Ackmal, Vira Yustika
JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 4, No 1 (2024): Juli
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v4i1.51277

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian jenis korelasional yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh kreativitas karya seni (Studi Siswa Kelas V SD Inpres 6/75 Biru Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone). Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Inpres 6/75 Biru dengan jumlah sampel 27 siswa menggunakan teknik sampel jenuh. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan angket dan dokumentasi sebagai instrumen penelitian. Teknik analisis data penelitian ini adalah analisis statistik deskripsi dan analisis statistik inferensial. Hasil analisis statistik inferensial menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara kreativitas karya seni sbdp terhadap hasil belajar siswa kelas V dengan koefisien sebesar 1.896 dan berada pada kategori selalu. Dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima. Sehinnga dapat disimpulkan bahwa Model Project Based Learning berpengaruh secara signifikan Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas IV.  
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PAIR CHECK TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD INPRES 6/75 MANURUNGE KECAMATAN TANETE RIATTANG KABUPATEN BONE Jafar, Muh Idris; Muin, Awaluddin; Hikmah, Nur
MACCA : Science-Edu Journal Vol. 2, No.2 (2025): Juni 2025
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/msej.v2i2.3093

Abstract

This research is an experimental study aimed at determining the effect of the Pair Check learning model on the mathematics learning outcomes of fourth-grade students at SD Inpres 6/75 Manurunge. The research design used is Pre-Experimental with a One Group Pretest-Posttest Design. The population in this study consisted of fourth-grade students at SD Inpres 6/75 Manurunge, with a sample of 20 students selected using a saturated sampling technique. The data collection technique used was a test to determine the mathematics learning outcomes of students before and after the implementation of the Pair Check learning model. The data analysis used descriptive and inferential statistical analysis. Based on the results of descriptive statistical analysis, the average pretest score was 56,50, while the average posttest score was 73. The obtained data were then analyzed using a Paired sample t-test with a significance level of 5%. The data analysis resulted in 9,079 > 2,093. Therefore, t-count > t-table, meaning H0 is rejected, indicating a significant effect of the Pair Check learning model on the mathematics learning outcomes of fourth-grade students at SD Inpres 6/75 Manurunge, Tanete Riattang District, Bone Regency.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE BAMBOO DANCING TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA SISWA KELAS IV SD NEGERI 53 LATTEKKO KECAMATAN AWANGPONE KABUPATEN BONE Muin, Awaluddin; Jafar, Muh.Idris; Anugrah, Wafdah
MACCA : Science-Edu Journal Vol. 2, No.2 (2025): Juni 2025
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/msej.v2i2.3096

Abstract

This research is a quantitative research type of experimental research with a pre-experimental design in the form of a one-group pretest-posttest design which aims to determine whether or not there is a significant effect of the use of the Bamboo Dancing cooperative learning model on the speaking ability of fourth grade students of SD Negeri 53 Lattekko. The variables in this study are the Bamboo Dancing cooperative learning model (independent variable), and speaking ability (dependent variable). The population in this study were all fourth grade students of SD Negeri 53 Lattekko as many as 22 students. This study uses a non-probability sampling technique or saturated samples. The data collection technique for this study is an oral test. The data analysis technique of this study is descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis. The results of this study indicate that descriptively the average value of the pretest results is 56.81 while the average posttest result is 77.27. Based on the results of the inferential analysis using the Wilcoxon Signed Ranks Test, it shows that there is a significant difference in students' speaking ability before and after the use of the Bamboo Dancing cooperative learning model. So it can be concluded that there is a significant influence of the use of the Bamboo Dancing cooperative learning model on the speaking ability of fourth grade students of SD Negeri 53 Lattekko, Awangpone District, Bone Regency.
HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS V SD INPRES 12/79 PATTIRO SOMPE KECAMATAN SIBULUE KABUPATEN BONE Hasman, Armitasari; Muin, Awaluddin; Sukaria, Muhammad Iksan
MACCA : Science-Edu Journal Vol. 2, No.2 (2025): Juni 2025
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/msej.v2i2.3111

Abstract

This study is a quantitative research with a correlational research type that aims to determine whether there is a significant relationship between self efficacy and the learning achievement of fifth-grade students at SD Inpres 12/79 Pattiro Sompe, Sibulue District, Bone Regency. The research population consisted of 32 fifth-grade students, with a saturated sampling technique used. Data were collected using a questionnaire and documentation instruments. Data analysis techniques included descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis. Based on descriptive statistical results, self-efficacy had an average score of 59.84 and a percentage of 74.84%, categorized as good, while student learning achievement had an average score of 80.59 and a percentage of 80.59%, also categorized as good. Based on inferential statistical analysis, the calculated t count (t_hitung) was 9.74, while the t table value (t_tabel) at a 5% significance level was 0,3494. Since t_count ≥ t_table, the null hypothesis (H0) was rejected, and the alternative hypothesis (H1) was accepted. This indicates that there is a significant positive relationship between self efficacy and the learning achievement of fifth-grade students at SD Inpres 12/79 Pattiro Sompe, Sibulue District, Bone Regency.
PENGARUH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS V DI SD Jauhar, Sitti; Muin, Awaluddin; Amaliah, Nur
JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 5, No 1 (2025): Juli
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v5i1.74243

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif jenis pre-eksperimental  yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berdiferensiasi terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Inpres 10/73 Mappesangka Kecamatan Ponre Kabupaten Bone. Penelitian ini menggunakan desain One-Group Pre-test-Post-test.  Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Inpres 10/73 Mappesangka yang berjumlah 20 orang siswa, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes untuk mengetahui hasil belajar IPAS sebelum dan setelah penggunaan pembelajaran berdiferensiasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata siswa dari pre-test sebesar 43,33 menjadi 75,33 pada post-test. Distribusi nilai juga mengalami perubahan signifikan, di mana sebelumnya mayoritas siswa berada pada kategori sangat kurang dan kurang, kemudian setelah perlakuan berpindah ke kategori cukup, baik, dan sangat baik. Uji normalitas dan homogenitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan uji paired sample t-test, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan thitung sebesar 9,920 > ttabel 2,09302, yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari pembelajaran berdiferensiasi terhadap hasil belajar IPAS siswa.
Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Microlearning Berbasis Digital bagi Guru Sekolah Dasar di Kabupaten Bone Muin, Awaluddin; H, Nurhikmah,; Lu’mu, Lu’mu; Amran, Muhammad
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 2
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis digital melalui pendekatan microlearning. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 14 Biru, Kota Watampone pada tanggal 14–16 Oktober 2025 dan diikuti oleh 25 orang guru dari berbagai sekolah dasar di wilayah tersebut. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, pelatihan praktik, bimbingan teknis, serta presentasi hasil karya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme tinggi selama pelatihan, dengan tingkat partisipasi mencapai 100%. Berdasarkan evaluasi, sekitar 80% peserta mampu memahami konsep dasar microlearning dan mengembangkan media pembelajaran digital secara mandiri menggunakan aplikasi seperti Canva dan PowerPoint. Produk yang dihasilkan meliputi video pembelajaran singkat, modul interaktif, dan konten visual yang relevan dengan pembelajaran tematik di SD. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi digital guru dan mendorong lahirnya inovasi dalam proses pembelajaran. Rekomendasi kegiatan mencakup perlunya pelatihan lanjutan dan pembentukan komunitas guru digital sebagai wadah berbagi praktik baik.Kata kunci: Microlearning, Media Pembelajaran Digital, Guru Sekolah Dasar, Literasi Digital, Pengabdian Masyarakat.