Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pengetahuan, Sikap, dan Tindakan Petani Kakao Terhadap Pengelolaan OPT di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur Lea, Victoria Coo; Prihatin, Prihatin; Hamakonda, Umbu Awang; Puspita, Victoria Ayu; Taus, Igniosa
Agrisintech (Journal of Agribusiness and Agrotechnology) Vol 4 No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Nusa Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31938/agrisintech.v4i2.586

Abstract

Salah satu komoditas perkebunan utama yang mendukung perekonomian di Nagekeo adalah kakao (Theobroma cacao L.). Komoditas ini berperan penting dalam menyediakan lapangan kerja dan sumber pendapatan masyarakat. Namun, pengelolaan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) yang belum optimal menjadi salah satu faktor penyebab rendahnya produksi kakao di Kabupaten Nagekeo. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan, sikap, dan tindakan petani terkait pengelolaan OPT kakao. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari hingga Maret 2019 di tiga kecamatan yang terletak di Kabupaten Nagekeo, yang terkenal dengan produksi kakao. Data pengetahuan, sikap, dan tindakan petani terhadap pengelolaan hama kakao dikumpulkan melalui wawancara terstruktur di mana responden di ambil dari setiap kecamatan. Hasil analisis chi-square menunjukkan bahwa tidak ada korelasi yang signifikan dalam pengetahuan, sikap, maupun tindakan petani terhadap pengelolaan OPT kakao.   One of the main plantation commodities that supports the economy in Nagekeo is cocoa (Theobroma cacao L.). This commodity plays an important role in providing employment and a source of income for the community. However, the suboptimal pest management is one of the factors causing low cocoa production in Nagekeo Regency. Therefore, this research aims to determine the level of knowledge, attitudes and actions of farmers regarding cocoa OPT management. This research was conducted from January to March 2019 in three sub-districts located in Nagekeo Regency, which is famous for cocoa production. Data on farmers' knowledge, attitudes and actions regarding cocoa pest management were collected through structured interviews where respondents were taken from each sub-district. The results of the chi-square analysis show that there is no significant correlation in farmers' knowledge, attitudes or actions regarding cocoa pest management.
Identification of Begomoviruses Causing Yellow Curl Disease in Chilli in West Java Wiridannisaa, Nurul; Kasim, Niken Nur; Prihatin, Prihatin
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 3 (2025): Juli-September
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i3.9838

Abstract

Begomoviruses are among the most destructive plant viruses infecting chili (Capsicum annuum L.), leading to significant yield losses in tropical and subtropical regions. In Indonesia, particularly in West Java, the incidence of viral diseases in chili plants has increased, yet molecular identification of the causal agents remains limited. This study aimed to detect and characterize Begomovirus infections in chili plants from Cianjur and Bogor using molecular techniques. Symptomatic leaf samples showing chlorosis, curling, and stunted growth were collected and analyzed using Polymerase Chain Reaction (PCR) with universal Begomovirus primers (SPG1/SPG2). Amplicons were sequenced and compared using BLAST analysis to determine nucleotide identity and phylogenetic relationships. Results showed that all tested samples were positively infected with Begomovirus, with sequence homologies ranging from 87% to 96% with Pepper yellow leaf curl Indonesia virus (PYLCIV). Phylogenetic analysis revealed that isolates from Cianjur and Bogor clustered differently, indicating genetic variability possibly influenced by agroecological conditions and seed exchange practices. Findings highlight the presence of multiple Begomovirus species infecting chili in West Java and underscore the importance of early molecular detection in managing viral diseases. It is recommended that integrated disease management strategies be developed, including the use of virus-free seedlings, resistant cultivars, and region-specific monitoring systems.
EFEKTIVITAS ECO ENZYME SEBAGAI DESINFEKTAN DALAM MENURUNKAN ANGKA KUMAN PADA PEMBERSIHAN LANTAI DI RSUD dr. MOHAMAD SOEWANDHIE SURABAYA Prihatin, Prihatin; Wahyuni, Ike Dian; Saktiawan, Yusup
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48613

Abstract

Eco Enzyme merupakan cairan hasil fermentasi limbah organik seperti sisa buah dan sayur, yang mengandung senyawa aktif seperti asam asetat, enzim Tripsin, Amilase, dan Lipase yang memiliki sifat antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Eco Enzyme sebagai desinfektan dalam menurunkan angka kuman pada pembersihan lantai di RSUD dr. Mohamad Soewandhie Surabaya. Penelitian ini merupakan eksperimen murni dengan rancangan Pretest-Posttest Control Group Design, menggunakan tiga jenis bahan pembuatan Eco Enzyme, yaitu sayur, buah, dan kombinasi keduanya. Sampel penelitian berupa 18 usap lantai toilet ruang rawat inap, yang terdiri dari 9 sebelum dan 9 sesudah perlakuan. Hasil menunjukkan bahwa Eco Enzyme memiliki karakteristik pH asam dengan nilai terendah pada bahan buah (pH 3,3), diikuti campuran (3,4), dan sayur (3,5). Warna cairan umumnya coklat tua. Terdapat penurunan signifikan angka kuman setelah pembersihan, dengan rata-rata penurunan tertinggi oleh Eco Enzyme buah sebesar 98,7%, diikuti sayur 95,7% dan campuran 87,4%. Analisis statistik One Way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan signifikan sebelum dan sesudah perlakuan, serta antar jenis bahan. Regresi logistik menunjukkan bahwa Eco Enzyme sayur dan campuran berpengaruh signifikan terhadap pencapaian standar angka kuman, sementara Eco Enzyme buah tidak signifikan secara statistik. Penelitian ini membuktikan bahwa Eco Enzyme efektif digunakan sebagai alternatif desinfektan ramah lingkungan dalam menurunkan angka kuman pada lantai rumah sakit.
PENGUATAN WAWASAN KEMARITIMAN DAERAH MELALUI STUDIUM GENERAL BERBASIS POTENSI LOKAL Suwestian, M.Firdaus; Sihombing, David Bastian; Fathulliansyah, Noor; Prihatin, Prihatin
Balanting Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54315/balanting.v4i1.191

Abstract

Sumber daya manusia dengan personal (personalia, kepegawaian, dan sebagainya). Sumber daya manusia merupakan satu-satunya sumber daya yang memiliki akal perasaan, keinginan, keterampilan, pengetahuan, dorongan, daya, dan karya (rasio, rasa, dan karsa). Semua potensi sumber daya manusia berpengaruh terhadap upaya organisasi dalam mencapai tujuan. Metode pelaksanaan pada kegiatan Studium general“Peningkatan Sdm Taruna-Taruni Daerah di Bidang Kemaritiman tentunya dengan tindakan pelatihan materi yang diberikan langsung oleh Direktur Akademi Maritim Nusantara Banjamasin, yaitu Dr. Moch. Nuurdin, S.H.,MH dengan moderator di depan yaitu kajur yaitu Dr. Kamsariaty, SE.,MM. Adapun kegiatan dilaksanakan pada 22 september 2023 bertepatan awal tahun baru, sekaligus memberikan mata kuliah umum tentang SDM yang akan di bekali oleh direktur langsung Hasil pengabdian kepada masyarakat pada Penguatan Wawasan Kemaritiman Daerah Melalui Studium General Berbasis Potensi Lokal di Bidang Kemaritiman”memberikan inspirasi sekaligus motivasi dalam berkarya baik pada pendidikan maupun saat berkarir , SDM yang diberikan ilmu dari Direktur yang sekaligus marasumber tentunya dari kehidupan pribadi yang menjadi contoh bahwa SDM dari diri d kelila pada kedisiplinan dan kecerdasan dalam jenjang untuk ke depan, agar mampu di lihat dan di buktikan pada setiap tanggungjawab tersebut.
Estimation of Yield Loss Due to Striped Disease in Peanut Plants in Palopo City, South Sulawesi Kasim, Niken Nur; Prihatin, Prihatin; Sukmawati, Sri; Wiridannisaa, Nurul
Jurnal Biologi Tropis Vol. 24 No. 2 (2024): April - Juni
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v24i2.6641

Abstract

Palopo City is one of the peanut production centres in South Sulawesi. However, from 2008 to 2020, groundnut production in Palopo City has decreased. Recently, in South Sulawesi, it was reported that peanut stripe virus infection has spread widely and evenly in peanut plants. Symptoms of stripe disease include dark green and light green leaf colour, chlorosis, and can cause stunting. This study aims to determine the estimation of yield loss caused by stripe disease in peanut plants in Polopo City, South Sulawesi. This research was conducted in a farmer-owned groundnut field located in Purangi Village, Sendana Subdistrict, Palopo City, South Sulawesi, from January to May 2023. Parameters observed were plant height, disease severity and incidence, and yield loss. Observations were made 6 times on plants aged 4 to 9 weeks after planting. The results showed that the symptoms of striped disease showed that the growth of peanut plant height was inhibited, and caused a decrease in the number of pods, pod weight, and pod number. Disease severity increased to 57.2% and disease incidence to 46.6%. Yield loss caused by stripe symptoms in peanut plants was 43.78%, indicating that high disease severity and incidence can reduce yield.
The Role of Liquid Organic Fertiliser on the Growth of Rice Paddy Crops in Pape Village, Bajawa District, Ngada Regency, East Nusa Tenggara Province Lea, Victoria Coo; Prihatin, Prihatin; Hamakonda, Umbu Awang; Puspita, Victoria Ayu; Taus, Igniosa; Due, Maria Serviana
Jurnal Biologi Tropis Vol. 24 No. 2 (2024): April - Juni
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v24i2.6787

Abstract

The production and growth of Oryza sativa L. rice plants are crucial for maintaining the long-term viability of food agriculture. The purpose of this study was to assess how liquid organic fertilizer affected the growth of the rice cultivars Kusuma 06 and Inpari 30. The study was carried out in Pape Village, which is situated in Bajawa Sub-district, Ngada Regency, East Nusa Tenggara Province, from January to April of 2024. The research method involved the application of liquid organic fertiliser to Inpari 30 and Kusuma 06 rice plants in the field during the research period. The height, number of leaves, and number of tillers on rice plants were noted, as well as the infestation rate of false whiteflies and brown stem leafhoppers. The results demonstrated that liquid organic fertiliser exerted a significant influence on rice plant growth, with enhanced plant height, leaf number, and tiller number observed in plants treated with liquid organic fertiliser. Furthermore, the infestation of false white pests and brown stem leafhoppers also exerted a notable impact on the growth and yield of rice plants, resulting in a reduction in grain production and substantial economic losses. The results of research conducted in Pape Village, Bajawa District, Ngada Regency indicated that the Inpari 30 rice variety yielded 9 sacks, while the Kusuma 06 variety yielded 7 sacks. The productivity of the Inpari 30 rice variety was found to be superior, particularly among wetland rice farmers. Consequently, the application of liquid organic fertiliser and integrated pest control is crucial to the practice of paddy rice farming in order to achieve optimal yields.
PENGGUNAAN SWAT DALAM PREDIKSI KETERSEDIAAN AIR UNTUK PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PANGAN DI WILAYAH DAS WARSANSOM PAPUA BARAT surahman, suryansyah; Sukri, Hadija; Setiawan, Eka Setiawan; Irwan, Irwan; Evar, Fitrawaty Orista; Hatimah, Husnul Hatimah; Prihatin, Prihatin; Putra, Ardi Manggala; Gustam, Andriyana; Aristyarini, Rizki; Hardina, Nur; Priyadi, Priyadi
Jurnal Eboni Vol. 6 No. 2 (2024): November
Publisher : Program Studi Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/eboni.v6i2.2567

Abstract

The availability of adequate water is one of the key factors in supporting increased food productivity, especially in areas that have large agricultural potential such as the Warsansom Watershed (DAS), West Papua. This research aims to predict water availability in the Warsansom watershed using the Soil and Water Assessment Tool (SWAT) model. The SWAT model was chosen because of its ability to simulate hydrological processes, erosion and land use dynamics in a spatial-temporal manner. The data used includes rainfall, temperature, topography, soil type and land use patterns. The analysis results show that the average annual rainfall is 322 mm/year, with an annual average temperature of 26.49°C. The Warsansom watershed area is dominated by secondary dryland forest (78.69%) which contributes significantly to groundwater infiltration and recharge. Regional delineation resulted in 33 sub-watersheds with a total area of ??144,280 ha, as well as 273 hydrological response units (HRU) which became the basis for identifying critical areas in water management. SWAT simulations reveal potential risks of surface runoff in areas with steep slopes (36.53%) that require conservation interventions to reduce erosion and sedimentation. This research recommends data-based strategies for optimizing water resource management, including improving irrigation infrastructure, developing cropping patterns that are adaptive to water availability, and mitigating the impacts of climate change. By utilizing SWAT simulations, it is hoped that food productivity in the Warsansom watershed can increase sustainably, supporting food security in the West Papua region
Peran Organisasi Pusat Sumber Belajar Manual dan Digital Dalam Pembelajaran Abad 21 Masa Kini dan Masa Mendatang P., Agus Setyowati Devita; Prihatin, Prihatin; Prawista, Yeni Eka; Rosdiana, Shinta P.
Sanskara Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 01 (2024): Sanskara Pendidikan dan Pengajaran (SPP)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/spp.v2i01.289

Abstract

Pendidikan merupakan kunci utama dalam perkembangan masyarakat dan ekonomi di era abad ke-21 yang didorong untuk mengikuti perubahan teknologi digital yang semakin masif. Perubahan ini juga membawa dampak yang signifikan pada peran organisasi pusat sumber belajar manual maupun digital dalam pembelajaran masa kini dan masa mendatang. Dengan terbentuknya Organisasi Pusat Sumber Belajar (OPSB) memungkinkan pertumbuhan pelayanan yang lebih baik yang dapat mengakomodir proses pembelajaran baik secara manual dan digital. OPSB tidak hanya sekedar menyediakan namun dapat melayani segala kebutuhan yang dapat mendukung produktivitas pembelajaran di masa kini maupun masa mendatang. Merujuk pada betapa pentingnya peranan OPSB dalam pembelajaran abad 21 ini, artikel ini dikaji berdasarkan tinjauan literatur dan analisis sumber terkait. Peran tersebut meliputi wadah peningkatan, pemeliharaan, dan efisiensi, sebagai pendukung teknis peningkatan kompetensi, dan sebagai pengembang kurikulum. Artikel ini memberikan wawasan tentang bagaimana organisasi pusat sumber belajar memainkan peran penting dalam menghadapi tantangan masa kini dan masa mendatang dalam pendidikan.
Development of Instagram reels-based teaching materials for zero-waste pattern-cutting in fashion design training centers Prihatin, Prihatin; Fatirul, Achmad Noor; Harwanto, Harwanto
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 10 No. 3 (2024): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020244039

Abstract

As an effort to align learning at fashion design training centers with industry needs and the huge potential of Instagram reels as an innovative learning medium in the digital era, this research aims to evaluate the effectiveness of Instagram Reels as a learning medium for making fashion patterns using zero-waste pattern-cutting techniques at fashion design training centers. Using the Dick and Carey model of research and development (R&D) approach, this research lasted for four months involving three expert validators (material, media, design), three peers, six fashion design training centers, and 49 students at different learning levels. The research results show that teaching materials based on Instagram Reels meet the validity criteria and have a positive response of 88.35% from expert validators and peers. The percentage of product suitability assessments from user/student respondents was 75.9%, indicating that this teaching material is suitable for widespread application in learning. This research contributes to providing an innovative learning approach that increases students' interest, understanding, practical skills, and creativity in mastering the concept of zero-waste pattern-cutting design and providing solutions to challenges in learning fashion design and reducing waste in the fashion industry. 
PELATIHAN PENGOLAHAN MANGGA OFF GRADE MENJADI PRODUK OLAHAN SIRUP SEBAGAI SOLUSI DIVERSIFIKASI PANGAN BAGI KWT KEMBANG MEKAR KOTA PAREPARE Prihatin, Prihatin; Hardina, Nur; Surahman, Suryansyah; Orista Evar, Fitrawaty
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 1 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i1.4364

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil mangga tropis terbesar di Asia Tenggara, namun kontribusinya terhadap ekspor nasional masih rendah akibat rendahnya mutu buah, khususnya buah off grade yang tidak memenuhi standar pasar segar. Buah mangga off grade kerap dibuang dan menjadi limbah organik, padahal masih memiliki kandungan gizi tinggi serta potensi ekonomis jika diolah. Di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, kondisi serupa terjadi, di mana pemanfaatan buah mangga off grade masih terbatas. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dilakukan pelatihan kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Kembang Mekar sebagai mitra strategis dalam meningkatkan keterampilan pengolahan pascapanen. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui observasi, analisis kebutuhan, perencanaan pelatihan, serta pelaksanaan pelatihan teknis pembuatan sirup mangga. Materi pelatihan mencakup seleksi bahan, proses pemasakan, penggunaan bahan tambahan seperti gula dan asam sitrat, hingga teknik pengemasan sesuai prinsip sanitasi pangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota KWT dalam memanfaatkan buah mangga off grade menjadi sirup yang layak konsumsi dan bernilai jual. Selain itu, kegiatan ini mendorong kesadaran akan pentingnya pengurangan limbah pangan dan diversifikasi pangan berbasis potensi lokal. Kegiatan ini juga memicu munculnya ide usaha mikro berbasis produk olahan mangga. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil meningkatkan kapasitas mitra dalam pengolahan pangan, memperkuat ekonomi keluarga, dan mendukung praktik pertanian berkelanjutan di tingkat rumah tangga.