Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PERANCANGAN IDENTITAS VISUAL MELALUI DESAIN LOGO DAN KEMASAN PRODUK SEBAGAI BRAND AWARENESS PADA UMKM KERIPIK “ANKRIP” Enjelina Sinaga; Rangga Restu Prayogo
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang identitas visual UMKM Keripik “ANKRIP” melalui desain logo dan kemasan produk sebagai strategi peningkatan brand awareness. Penelitian dilaksanakan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Design Thinking yang terdiri dari lima tahapan, yaitu Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan angket penilaian yang melibatkan empat informan yang terdiri dari satu pemilik UMKM dan tiga distributor produk, serta penilaian oleh ahli validator yang memiliki latar belakang keahlian di bidang desain grafis dan komunikasi pemasaran.Proses perancangan menghasilkan dua alternatif desain logo. Berdasarkan hasil penilaian angket dari seluruh empat informan, Desain Logo Alternatif 1 dipilih secara bulat sebagai identitas visual terbaik dengan total skor sebesar 545 dari skor maksimum 560 poin, setara dengan persentase capaian 97,3%, dan rata-rata skor per item sebesar 4,87 dari skala 5,00 yang masuk dalam kategori “Sangat Setuju” (SS). Desain ini dinilai lebih menarik, profesional, mudah dikenali, mudah diingat, dan lebih sesuai dengan karakter serta ciri khas produk “ANKRIP” dibandingkan Alternatif 2 yang hanya memperoleh capaian sebesar 52,9%.Hasil penilaian ahli validator menunjukkan bahwa rancangan identitas visual UMKM Keripik “ANKRIP” secara keseluruhan memperoleh total skor sebesar 222 dari 310 poin yang tersedia, dengan persentase kelayakan sebesar 77%, sehingga dikategorikan “Layak” untuk diimplementasikan. Kekuatan utama rancangan teridentifikasi pada aspek tipografi logo (85%), relevansi konsep (85%), serta fungsionalitas dan material kemasan (95%). Sementara itu, aspek yang masih memerlukan penyempurnaan meliputi kesederhanaan logo (64%), estetika visual logo (65%), dan skalabilitas logo (60%). Pada aspek brand awareness dan konsistensi identitas visual, rancangan memperoleh persentase sebesar 78%, yang menunjukkan bahwa identitas visual yang dirancang terbukti mampu berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran merek serta membangun kepercayaan konsumen di pasar makanan ringan lokal.Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa perancangan identitas visual yang sistematis melalui desain logo dan kemasan menggunakan pendekatan Design Thinking berhasil menghasilkan identitas visual yang diterima dan dinilai layak oleh seluruh pemangku kepentingan. Disarankan agar UMKM Keripik “ANKRIP” segera mengimplementasikan desain logo yang telah dipilih dan melakukan penyempurnaan minor sesuai saran validator, khususnya dalam hal penyederhanaan elemen logo dan pelengkapan informasi komposisi bahan produk pada kemasan.Kata Kunci: Identitas Visual, Desain Logo, Desain Kemasan, Brand Awareness, UMKM, Design Thinking
Pengaruh Store Atmosphere Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Loyalitas Konsumen : Studi Kasus Pada Konsumen Niscala Coffee Muhammad Raihan Nurfaizi; Rangga Restu Prayogo
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 4: Mei 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i4.7812

Abstract

Niscala Coffee merupakan kedai kopi di kota Medan yang memiliki suasana klasik. Membangun loyalitas pelanggan merupakan tantangan bagi Niscala Coffee mengingat industri kedai kopi di kota Medan yang berkembang pesat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah loyalitas pelanggan di Niscala Coffee dipengaruhi oleh suasana dan tingkat layanan di kedai. Pelanggan yang membeli barang dari Niscala Coffee merupakan populasi penelitian ini, yang menggunakan metodologi kuantitatif dan memiliki ukuran sampel sebanyak 108. Temuan penelitian menunjukkan bahwa, secara parsial dan simultan, loyalitas pelanggan Niscala Coffee dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh lingkungan kedai dan kualitas layanan. Hasil ini menunjukkan betapa pentingnya mengendalikan suasana bisnis dan tingkat layanan dalam pesanan untuk memengaruhi loyalitas pelanggan.
Pengaruh Orientasi Kewirausahaan dan Pemasaran Digital terhadap Kinerja Pemasaran Stokis Halal Network International (HNI) di Kecamatan Percut Sei Tuan Asma Nadya Nasution; Rangga Restu Prayogo
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12027

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari bagaimana orientasi kewirausahaan dan pemasaran digital terhadap kinerja pemasaran pada stokis Halal Network Internasional (HNI) di Kecamatan Percut Sei Tuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian terdiri dari 40 orang stokis HNI yang berada di Kecamatan Percut Sei Tuan. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, sehingga semua anggota populasi menjadi objek penelitian. Data dikumpulkan dengan cara memberikan kuesioner kepada responden dan dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 25. Penelitian menunjukkan bahwa orientasi kewirausahaan memiliki dampak positif dan nyata terhadap kinerja pemasaran, dengan nilai t hitung sebesar 2,076 dan tingkat signifikansi 0,045. Pemasaran digital memberikan dampak positif dan penting terhadap kinerja pemasaran dengan nilai t hitung 2,661 dan nilai signifikansi 0,011. Secara bersamaan, orientasi kewirausahaan dan pemasaran digital memberikan dampak positif dan signifikan terhadap kinerja pemasaran, dengan nilai F hitung sebesar 29,575 dan nilai signifikansi 0,000. Nilai R Square sebesar 0,615 artinya sekitar 61,5% perubahan dalam kinerja pemasaran bisa dijelaskan oleh orientasi kewirausahaan dan pemasaran digital, sedangkan 38,5% lainnya dipengaruhi oleh hal-hal lain yang belum diteliti dalam penelitian ini. Dengan demikian, meningkatkan orientasi kewirausahaan dengan menerapkan pemasaran digital secara baik dapat membantu meningkatkan kinerja pemasaran stokis HNI di Kecamatan Percut Sei Tuan.
Pengaruh Tangible Responsiveness dan Kualitas Produk terhadap Kepuasan Pelanggan pada Rumah Makan 11 12 Kisaran Timur Jizdan Ramadan; Rangga Restu Prayogo
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 6 No. 2: Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v6i2.1375

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tangible responsiveness dan kualitas produk terhadap kepuasan pelanggan pada Rumah Makan 11 12 Kisaran Timur Latar belakang penelitian didasarkan pada pentingnya kepuasan pelanggan dalam mempertahankan keberlangsungan usaha kuliner di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat Permasalahan yang ditemukan meliputi keterbatasan fasilitas fisik lambatnya pelayanan serta ketidakkonsistenan kualitas produk yang memengaruhi tingkat kepuasan pelanggan Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif Populasi dalam penelitian tidak diketahui secara pasti sehingga teknik penentuan sampel menggunakan rumus Hair et al dengan jumlah sampel sebanyak 75 responden Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada pelanggan Rumah Makan 11 12 Teknik analisis data menggunakan uji validitas uji reliabilitas uji asumsi klasik analisis regresi linear berganda uji t uji F dan koefisien determinasi R dengan bantuan aplikasi SPSS versi 27 Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial tangible berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan nilai t hitung 2 684 dan signifikansi 0 009 Responsiveness juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan nilai t hitung 2 108 dan signifikansi 0 039 Selain itu kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan nilai t hitung 2 868 dan signifikansi 0 005 Secara simultan tangible responsiveness dan kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan nilai F hitung sebesar 31 245 dan signifikansi 0 001 Nilai koefisien determinasi sebesar 56 9 Persen menunjukkan bahwa kepuasan pelanggan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar penelitian