Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PEMANFAATAN KELAS IBU HAMIL OLEH IBU HAMIL DALAM PENCEGAHAN KOMPLIKASI KEHAMILAN DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS GUNTUNG Rayani, Gusti Nur; Suhartati, Susanti; Budi, Setia
Midwifery And Complementary Care Vol 3 No 1 (2024): Midwifery and Complementary Care
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/mcc.v3i1.388

Abstract

Background: Efforts to reduce maternal and child mortality cannot be separated from the role of community empowerment, one of which is carried out through the holding of Pregnant Women Classes and the Birth Planning and Complication Prevention Program. The data in the working area of ​​the Guntung Health Center contained 23 pregnant women who experienced obstetric complications. Pregnant Women Class activities aim to increase the knowledge and skills of mothers and families about pregnancy. Objective: To find out the utilization of pregnant women's classes by pregnant women in an effort to prevent pregnancy complications in the working area of ​​the Guntung Health Center. Methods: This type of quantitative research descriptive observational design. The sample consisted of 34 pregnant women in the working area of the Guntung Health Center in February 2023, using an accidental sampling technique. Retrieval of data using a questionnaire sheet. Data were analyzed using univariate analysis. Result: Respondents aged 20-35 years 79.4%, parity of multipara respondents 44.1%, respondents who were high school graduates 38.2% and housewife respondents 73.5%. Class utilization of pregnant women who use well is 58.8%, quite good is 11.8% and is not good is 29.4%. Conclusion: Utilization of classes for pregnant women put to good use. It is hoped that the Puskesmas will always provide optimal health services so that the implementation of the Pregnant Women's Class program is carried out routinely as a preventive effort and early detection of complications of pregnancy, childbirth, postpartum and babies.
Effectiveness Of Pericardium Point 6 Acupressure On Emesis Gravidarum In Pregnant Women In The First Trimester Hafifah, Noor; Meldawati, Meldawati; Lestari, Yayuk Puji; Suhartati, Susanti
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 11, No 2 (2025): Volume 11 No 2 Februari 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v11i2.19138

Abstract

Latar Belakang : Akupresure titik P6 merupakan sebuah tindakan untuk mengurangi atau menurunkan rasa mual dan muntah pada kehamilan yang dilakukan dengan cara penekanan pada titik tubuh tertentu (titik pericardium 6 atau tiga jari dibawah pergelangan tangan). Dalam 6 bulan terakhir ada sekitar 50 ibu hamil yang mengalami emisis gravidarum di PMB As-Shofa Kabupaten Hulu Sungai Tengah.Tujuan : Untuk Mengetahui Efektivitas Akupresur Titik Perikardium 6 Terhadap Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I di PMB As-Shofa Kabupaten Hulu Sungai Tengah.Metode : Jenis penelitian pre-experimental design dengan rancangan One-Group Pretest-Postest Design. Populasi penelitan 25 orang. Teknik sampel menggunakan Purposive sampling. Sampel berjumlah 20 responden.Hasil : Frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I di Wilayah Kerja PMB As-Shofa Kabupaten Hulu Sungai Tengah sebelum diberikan perlakuan derajat ringan 15 (75%) derajat sedang 5 (25%) dan frekuensi mual dan muntah sesudah diberikan perlakuan derajat ringan 19 (95%) derajat sedang 1(5%). Hasil uji wilcoxon signed ranks test didapat nilai sebesar p.value 0,000 < 0,05.Simpulan: Ada pengaruh dari akupresur titik perikardium 6 sebagai terapi non farmakologi dalam upaya mengurangi frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I di wilayah kerja PMB As-Shofa kabupaten Hulu Sungai Tengah.Saran : Diharapkan bagi peneliti selanjutnya untuk lebih memperhatikan kelengkapan data yang ada di buku register seperti nomor telepon, dan juga diharapkan bagi peneliti selanjutnya untuk dapat mengontrol langsung prosedur pijat akupresur setiap hari selama penelitian berlangsung. Kata Kunci : Ibu Hamil Trimester I, Mual Muntah, Titik Perikardium 6. ABSTRACT Background: P6 point acupressure is an action to reduce or reduce nausea and vomiting in pregnancy which is carried out by pressing certain body points (pericardium point 6 or three fingers below the wrist). In the last 6 months there have been around 50 pregnant women who experienced emission gravidarum at PMB As-Shofa, Hulu Sungai Tengah Regency.Objective: To determine the effectiveness of pericardium point 6 acupressure on emesis gravidarum in first trimester pregnant women at PMB As-Shofa, Hulu Sungai Tengah Regency.Method: This type of research is pre-experimental design with a One-Group Pretest-Posttest Design. The research population was 25 people. The sample technique uses purposive sampling. The sample consisted of 20 respondents.Results: The frequency of nausea and vomiting in pregnant women in the first trimester in the PMB As-Shofa Working Area, Hulu Sungai Tengah Regency before being given mild treatment was 15 (75%) the moderate degree was 5 (25%) and the frequency of nausea and vomiting after being given mild treatment was 19 ( 95%) moderate degree 1(5%). The results of the Wilcoxon signed ranks test obtained a p value of 0.000 < 0.05.Conclusion: There is an effect of acupressure at pericardium point 6 as a non-pharmacological therapy in an effort to reduce the frequency of nausea and vomiting in first trimester pregnant women in the PMB As-Shofa work area, Hulu Sungai Tengah district.Suggestion: It is hoped that future researchers will pay more attention to the completeness of the data in the register such as telephone numbers, and it is also hoped that future researchers will be able to directly control the acupressure massage procedure every day during the research. Keywords: First Trimester Pregnant Women, Nausea, Vomiting, Pericardium Point 6. 
Analisis Pengaruh Pemberian Susu Kedelai Terhadap Perubahan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil dengan Anemia Ringan di RSIA Paradise: Analysis of the Effect of Soy Milk on Changes in Hemoglobin Levels in Pregnant Women with Mild Anemia at Paradise Hospital Alyasari Anggreini; Suhartati, Susanti; Yunita, Laurensia; Mariana, Frani
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 10 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v10i2.871

Abstract

Kadar hemoglobin yang rendah pada ibu hamil tetap menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di tingkat global dengan angka prevalensi mencapai sekitar 40%, sedangkan di Indonesia mencapai 48,9% dan di Kalimantan Selatan 51,9%. Kondisi ini berdampak pada peningkatan risiko perdarahan, lahir prematur, dan BBLR. Susu kedelai berpotensi menjadi intervensi non-farmakologis karena mengandung protein, zat besi non-heme, dan isoflavon yang berperan dalam pembentukan eritrosit. Tujuan penelitian yakni menelaah pengaruh konsumsi susu kedelai terhadap peningkatan nilai Hb di masa kehamilan. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuasi-eksperimen dengan desain pretest–posttest control group. Responden terdiri dari 20 ibu hamil kehamilan pertengahan hingga akhir (13–40 minggu) yang teridentifikasi mengalami anemia ringan, kemudian dibagi ke dalam 2 kelompok, masing-masing beranggotakan 10 responden. Kelompok intervensi mendapat susu kedelai 250 ml/hari selama 14 hari disertai suplemen besi per oral, sedangkan kelompok kontrol di beri tablet zat besi selama kehamilanhanya. Uji Mann–Whitney digunakan untuk menganalisis data dalam penelitian ini. Hasil penelitian memperlihatkan adanya peningkatan rerata kadar Hb pada kelompok intervensi, yaitu dari 10,11 ± 0,35 g/dL menjadi 11,22 ± 0,42 g/dL, sedangkan kelompok kontrol hanya meningkat dari 10,15 ± 0,38 g/dL menjadi 10,25 ± 0,41 g/dL. Hasil uji memperoleh nilai p = 0,000, yang mengindikasikan adanya perbedaan bermakna secara statistik antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa konsumsi susu kedelai berpengaruh signifikan terhadap peningkatan jumlah Hb dalam darah ibu hamil yang mengalami anemia ringan, sehingga dapat direkomendasikan sebagai intervensi pendukung dalam program suplementasi zat besi.  
Analisis Keterkaitan Tingkat Stres terhadap Kejadian Emesis gravidarum pada Ibu Hamil Trimester 1 di Puskesman Beruntung Raya Firnanda, Fifi; Meldawati; Palimbo, Adriana; Suhartati, Susanti
Journal of Golden Generation Health Vol. 2 No. 1 (2026): In Progress 2026 : Journal of Golden Generation Health
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggh.v2i1.393

Abstract

Stres merupakan salah satu faktor psikologis yang berperan penting dalam terjadinya emesis gravidarum, yang berkaitan dengan peningkatan hormon estrogen dan Human Chorionic Gonadotropin (HCG) selama kehamilan. Data pra-penelitian di Puskesmas Beruntung Raya menunjukkan bahwa dari 190 ibu hamil trimester I pada tahun 2024, sebanyak 133 orang (70%) mengalami emesis gravidarum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara tingkat stres dan kejadian emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di Puskesmas Beruntung Raya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 48 ibu hamil trimester I dengan jumlah sampel sebanyak 32 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil dengan tingkat stres sedang sebagian besar mengalami emesis gravidarum sedang (56,3%), sedangkan ibu hamil dengan stres berat cenderung mengalami emesis gravidarum berat (6,3%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat stres dan kejadian emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di Puskesmas Beruntung Raya.
Identifikasi Komplikasi Kehamilan dan Persalinan di Wilayah Puskesmas Tumbang Napoi Aswanti; Lathifah, Nur; Suhartati, Susanti; Dona, Sismeri
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 2 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i2.1020

Abstract

Pendahuluan: Berdasarkan data Puskesmas Tumbang Napoi dari tahun 2020 s/d 2022 ditemukan 1 kematian ibu dan 3 kematian bayi ,terjadi kasus komplikasi pada tahun 2020 sebanyak 10 dari 45 ibu hamil (22%). Tujuan: Mengidentifikasi komplikasi kehamilan dan persalinan pada ibu hamil di wilayah puskesmas Tumbang Napoi berdasarkan usia dan paritas. Metode: Metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 31 orang ibu hamil dan bersalin. Hasil: Hasil penelitian komplikasi kehamilan Abortus spontan, Kehamilan ektopik, Hiperemsis gravidarum, Anemia, Demam tinggi, Perdarahan antepartum, Ketuban pecah diniberdasarkan usia yang paling banyak mengalami komplikasi yaitu pada usia 20-35 tahun, anemia 7 orang, abortus spontan 5 orang. Berdasarkan paritas menunjukkan komplikasi kehamilan tertinggi terjadi pada paritas nulipara, dengan kejadian terbanyak abortus spontan dan anemia. komplikasi persalinan adalah Pendarahan, Infeksi persalinan, Preeklamsia dan eklamsia, Partus lama. Berdasarkan usia terbanyak pada usia > 35 tahun yaitu pendarahan dan paritas grandemultipara perdarahan. Simpulan: Komplikasi kehamilan paling banyak terjadi adalah anemia,banyak terjadi pada usia 20-35 tahun dan paritas multipara. Komplikasi persalinan terbanyak adalah perdarahan dan partus lama, perdarahan ini paling banyak terjadi pada kelompok usia > 35 tahun dan paritas grandemultipara.
Studi Deskriptif Jenis Anemia Berdasarkan Mean Corpuscular Haemoglobin (Mch) Pada Ibu Hamil di RSUD KH. Mansyur Kintap Kabupaten Tanah Laut Afifah, Izatil; Istiqamah, Istiqamah; Yuwindry, Iwan; Suhartati, Susanti
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 3 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i3.1064

Abstract

Pendahuluan: Berdasarkan hasil data World Health Organization (WHO) sebesar 38,2% Ibu hamil yang mengalami anemia di dunia. Di Indonesia, ibu hamil dengan kadar Hb di bawah 11 g/dl presentase sebesar 30% dari populasi ibu hamil, sedangkan kadar Hb di bawah 7 g/dl (anemia berat) sebesar 0,5%. Data-data ibu hamil dengan anemia menunjukkan bahwa anemia masih memerlukan penanganan di Indonesia. Kadar Hb anemia diklasifikasikan menjadi tiga, yaitu anemia berat, anemia sedang, dan anemia ringan. Konsentrasi Hb selama kehamilan akan menurun. Mean Corpuscular Haemoglobin (MCH) merupakan indeks eritrosit yang dapat dinilai untuk menentukan jenis anemia, yaitu anemia hipokromik mikrositik <28 pg (menurun), anemia normokromik normositik 28-34 pg (normal). Tujuan: Mengetahui gambaran jenis anemia berdasarkan mean corpuscular haemoglobin pada ibu hamil di RSUD KH. Mansyur Kintap, Kabupaten Tanah Laut, tahun 2023. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuatitatif yang bertujuan mengetahui gambaran jenis anemia berdasarkan mean corpuscolar haemoglobin pada ibu hamil di RSUD KH. Mansyur tahun 2023. Hasil: Sebanyak 118 sampel, anemia ringan (51,7%, n=61), anemia sedang (48,3%, n=57), dan tidak ditemukan anemia berat. Gambaran jenis MCH (menurun) anemia hipokromik mikrositik (100%, n=118); tidak ditemukan anemia normokromik normositik maupun anemia makrositer. Berdasarkan indeks eritrosit menunjukan anemia hipokromik mikrositik memiliki presentase terbanyak dan nilai hb anemia ringan dengan presentase tebanyak. Simpulan: Penelitian ini merupakan hasil pemeriksaan anemia pada ibu hamil berdasarkan pemeriksaan indeks eritrosit (MCH) di RSUD KH. Mansyur Kintap 2023 sebagian besar mengalami anemia ringan dan anemia hipokromik mikrositik.
Penjaringan Ibu Hamil Kekurangan Energi Kronik (KEK) di Wilayah Kerja Puskesmas Beruntung Baru Afifah, Izatil; Istiqamah, Istiqamah; Yuwindry, Iwan; Suhartati, Susanti
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 3 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i3.1065

Abstract

Pendahuluan: Ibu hamil yang mengalami kekurangan energi kronik dapat dilihat dari pengukuran lingkar lengan atas (LiLA) yang <23,5 cm. Komplikasi pada ibu hamil KEK bukan hanya berdampak pada ibu, tetapi juga pada janin, yaitu terjadinya anemia, persalinan sebelum waktunya, keguguran, anemia pada bayi, dan BBLR. Kabupaten Banjar berada di urutan kesepuluh dari 13 kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan. Puskesmas Beruntung Baru pada tahun 2023 memiliki sasaran ibu hamil sebanyak 283 orang dan sasaran ibu hamil KEK sebanyak 33 orang. Ibu hamil KEK dari Januari sampai Juni tercatat sebanyak 23 orang. Tujuan: Mengidentifikasi karakteristik ibu hamil yang mengalami kekurangan energi kronik (KEK). Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah ibu hamil dengan kekurangan energi kronik (KEK) di Wilayah Kerja Puskesmas Beruntung Baru. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 responden. Instrumen yang digunakan adalah ceklis. Analisis data secara univariat. Hasil: Berdasarkan hasil distribusi frekuensi umur mayoritas tidak berisiko 20-35 tahun sebanyak 19 orang (63,3%0, distribusi frekuensi paritas mayoritas multipara sebanyak 10 orang (33,3%), distribusi frekuensi jarak kehamilan mayoritas ≥2 tahun sebanyak 19 orang (63,3%), distribusi frekuensi pemeberian makanan tambahan mayoritas ibu hamil yang tidak diberikan makanan tambahan sebanyak 25 orang (83,3%) dan distribusi frekuensi kunjungan ANC mayoritas sesuai dengan usia kehamilan sebanyak 18 orang (60%). Simpulan: Berdasarkan karakteristik umur, paritas, dan jarak kehamilan, saling berkaitan dengan terjadinya ibu hamil kekurangan energi kronik. Pemberian makanan tambahan dan kunjungan ANC.
Analisis Peningkatan Gizi Ibu Hamil dengan Pemberian PMT Berbasis Pangan Lokal Ibu Hamil dengan KEK di Wilayah Kerja Puskesmas Mataraman Anisyah, Anisyah; Suhartati, Susanti; Hasanah, Siti Noor
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 3 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i3.1071

Abstract

Pendahuluan: Penyebab KEK pada ibu hamil disebabkan oleh dua faktor, yaitu faktor langsung dan tidak langsung. Penyebab tidak langsung adalah persediaan makanan tidak cukup, pola asuh yang tidak memadai dan kesehatan lingkungan serta pelayanan kesehatan yang tidak memadai. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mempertahankan dan meningkatkan status gizi ibu hamil adalah memberikan makanan tambahan. Tujuan: Program PMT bagi ibu hamil bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi agar kebutuhan gizi ibu hamil dapat terpenuhi. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pra-eksperimen dengan rancangan one-group pretest-posttest. Sampel pada penelitian ini adalah ibu hamil yang mengalami KEK di Puskesmas Mataraman sejumlah 10 orang. Data ini berupa data berat badan dan LILA pada ibu hamil dengan KEK. Data dianalisis menggunakan uji paired t-test. Hasil: Rata-rata berat badan sebelum diberikan PMT Berbasis Pangan lokal adalah 45,58 kg dan sesudah diberikan PMT Berbasis Pangan Lokal meningkat menjadi 47,81 kg. Rata-rata LILA sebelum diberikan PMT Berbasis Pangan Lokal adalah 21,44 cm dan setelah diberikan PMT Berbasis Pangan Lokal meningkat menjadi 22,82 cm. Hasil uji statistik menunjukkan ada perbedaan berat badan dan ukuran LILA setelah diberikan PMT berbasis pangan lokal. Simpulan: Pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal meningkatkan status gizi ibu hamil dengan status KEK
DUKUNGAN KELUARGA SEBAGAI DETERMINAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE (ANC) Patimah, Patimah; Zulliati, Zulliati; Lestari, Yayuk Puji; Suhartati, Susanti
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 17 No 1 (2026): Jurnal Riset Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Institut Teknologi dan Kesehatan Muhammadiyah Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54630/jk2.v17i1.532

Abstract

Background: The government has developed strategies and policies in the form of health improvement programs to reduce the Maternal Mortality Rate, including improving Antenatal Care. The family has a significant role in determining the health status of the mother. The support provided by the family creates a sense of peace and happiness within, so that pregnant women ultimately find it easier to adjust to their pregnancy. Objective: To find out the correlations between family support and ANC visits in the working area of Sungai Turak Health Center, Hulu Sungai Utara Regency. Methode: This type of research with correlational study design with cross sectional approach. Population of 80 pregnant women and sample of 45 respondents at Sungai Turak Health Center in April 2025, taken by purposive sampling technique. Data collection using questionnaires. Data were analyzed using Chi-Square test. Result: Family support is mostly supportive, namely 34 people (75,6%). ANC check-up visits are mostly complete, namely 40 people (88.9%). Conclusion: There was a correlations between family support and ANC visits in the working area of Sungai Turak Health Center, Hulu Sungai Utara Regency with a p value (0.010<0.05). Midwives are advised to motivate pregnant women to have regular ANC check-ups, blood pressure checks, improve the quality of ANC health services, and intensify counseling and information and education counseling for high-risk pregnancies.