Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanfaatan Buah Naga dalam Pembuatan Makanan Sehat untuk Meningkatkan Immunitas pada Ibu Hamil Hipni, Rubiati; Isnaniah; Pratiwi, Niken; Syainah, Ermina
JURNAL RAKAT SEHAT (JRS) : Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Rakat Sehat
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jrs.v3i2.79

Abstract

Buah naga mengandung banyak asam organik, protein, mineral seperti kalium, magnesium, kalsium dan zat besi dan vitamin C. memiliki sifat-sifat menurunkan tekanan darah, kadar gula darah, dan sumber antioksidan. Kebutuhan gizi ibu hamil merupakan kebutuhan yang sangat penting dalam Upaya pencegahan terhadap Anemia, proses pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan, memamfaatkan hasil buah lokal seperti buah naga yang mudah didapat dengan harga terjangkau sebagai pencegahan dan pengobatan alternative terhadap anemia dan Sebagai Imunomodulator Pada Wanita Hamil. Permasalahan Mitra PKM adalah masih tingginya kasus Anemia, ibu hamil dan kader sebagian besar masih kurang pengetahuannya tentang pencegahan Anemia di wilayah Puskesmas Pemurus dalam Kota Banjarmasin dan masih kurangnya pengetahuan tentang produk olahan makanan yang bisa meningkatkan Kesehatan ibu hamil. Metode pelaksanaan PKM dengan Pemberian penyuluhan dan sosialisasi tentang pemanfaatan buah naga sebagai bahan makanan sehat yang bisa meningkatkan immunitas ibu hamil serta membagikan leaflef di pada 20 orang ibu hamil dan 20 orang kader posyandu. berikutnya dengan mendemostrasikan dan pendampingan cara pengolahan buah naga menjadi makanan sehat untuk ibu hamil serta melakukan monitoring dan evaluasi. Hasil dari kegiatan meningkatnya pengetahuan Ibu hamil dan kader poyandu tentang pemanfaatan buah naga sebagai bahan makanan untuk meningkatkan immunitas ibu hamil, ibu hamil dan kader posyandu bisa mempraktikan secara mandiri cara pengolahan makanan sehat dengan memamfaatkan buah naga. Saran kegiatan ini bisa dilakukan secara terus menerus dengan Kerjasama bidan, tenaga gizi dan kader posyandu.
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN PEMBERIAN BOOKLET TERHADAP PERUBAHAN SIKAP REMAJA PUTERI DI POSYANDU REMAJA DESA BINAWARA WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS PERAWATAN LASUNG TAHUN 2024 Wahyuni, Wahyuni; Hipni, Rubiati; Yuliastuti, Erni; Tunggal, Tri
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v12i2.10869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pemberian booklet sebagai strategi edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja putri mengenai kesehatan reproduksi. Menggunakan metode quasi-eksperimen dengan desain kontrol grup, penelitian ini melibatkan 56 remaja putri di Desa Binawara, yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok kontrol yang hanya menerima penyuluhan (28 orang) dan kelompok perlakuan yang menerima penyuluhan serta booklet (28 orang). Hasil menunjukkan bahwa kelompok perlakuan seluruhnya (100%) memiliki sikap positif terhadap kesehatan reproduksi, sementara pada kelompok kontrol terdapat 24 remaja (85,7%) dengan sikap positif dan 4 remaja (14,3%) dengan sikap negatif. Analisis statistik dengan uji T menghasilkan ρ value 0,000 (<0,005), mengindikasikan pengaruh signifikan pemberian booklet dalam meningkatkan sikap positif remaja putri. Kesimpulan menunjukkan bahwa kombinasi penyuluhan dan pemberian booklet lebih efektif dibandingkan penyuluhan saja dalam mendorong perubahan sikap positif remaja putri terhadap kesehatan reproduksi This study aimed to evaluate the effectiveness of providing booklets as an educational strategy to improve adolescent girls' knowledge and attitudes toward reproductive health. Using a quasi-experimental method with a control group design, the study involved 56 adolescent girls from Binawara Village, divided into two groups: a control group receiving counseling only (28 participants) and an intervention group receiving counseling along with booklets (28 participants). The results showed that all participants in the intervention group (100%) exhibited positive attitudes toward reproductive health, compared to the control group, where 24 participants (85.7%) displayed positive attitudes and 4 participants (14.3%) displayed negative attitudes. Statistical analysis using the T-test produced a ρ value of 0.000 (<0.005), indicating a significant influence of booklet distribution on improving positive attitudes among adolescent girls. The findings conclude that combining counseling with booklet distribution is more effective than counseling alone in fostering positive changes in adolescent girls' attitudes toward reproductive health
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PEMANFAATAN BUKU KIA TERHADAP IBU HAMIL DALAM PENGENALAN TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI POSKESDES SARIGADUNG KABUPATEN TANAH BUMBU Gusrinawati, Fatma; Dewi , Vonny Khresna; Megawati, Megawati; Hipni, Rubiati
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v12i3.10963

Abstract

The number of pregnant women targeted at Simpang Empat Care Health Center in 2024 is 1,046, but only 762 have Maternal and Child Health (MCH) books due to the perception that the MCH book is merely a health record for healthcare workers, hindering the development of health behaviors among pregnant women. This study aims to determine the relationship between knowledge and attitudes toward the utilization of MCH books in recognizing pregnancy danger signs at Sarigadung Village Health Post in 2024. The study employed a quantitative design with a cross-sectional approach involving 66 pregnant women selected through random sampling. Independent variables included knowledge and attitudes, while the dependent variable was the utilization of the MCH book. A questionnaire was used as the research instrument, and data analysis was performed using the chi-square test. The results showed that 34 respondents (51.5%) had good knowledge, 22 (33.3%) had moderate knowledge, and 10 (15.2%) had poor knowledge; 49 respondents (74.2%) had positive attitudes, and 17 (25.8%) had negative attitudes. The chi-square test demonstrated a significant relationship between knowledge (p-value 0.000) and attitudes (p-value 0.000) with the utilization of MCH books. In conclusion, the utilization of MCH books in recognizing pregnancy danger signs is associated with pregnant women's knowledge and attitudes Jumlah sasaran ibu hamil di Puskesmas Perawatan Simpang Empat tahun 2024 mencapai 1.046 orang, namun hanya 762 orang yang memiliki buku KIA karena anggapan bahwa buku KIA hanya sebagai pencatatan kesehatan bagi petugas, sehingga menghambat pembentukan perilaku kesehatan ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan pemanfaatan buku KIA dalam pengenalan tanda bahaya kehamilan di Poskesdes Sarigadung tahun 2024. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional pada 66 ibu hamil yang dipilih secara random sampling. Variabel independen meliputi pengetahuan dan sikap, sedangkan variabel dependen adalah pemanfaatan buku KIA. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner, dengan analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 34 responden (51,5%) memiliki pengetahuan baik, 22 (33,3%) cukup, dan 10 (15,2%) kurang; 49 responden (74,2%) memiliki sikap positif, dan 17 (25,8%) negatif. Uji chi-square menunjukkan hubungan signifikan antara pengetahuan (p-value 0,000) dan sikap (p-value 0,000) dengan pemanfaatan buku KIA. Kesimpulannya, pemanfaatan buku KIA dalam pengenalan tanda bahaya kehamilan berhubungan dengan pengetahuan dan sikap ibu hamil
Hubungan Tingkat Kepatuhan Konsumsi Tablet FE Dengan Anemia Ibu Hamil Di Puskesmas Perawatan Sebamban II Sari, Yashinta Karina; Yuniarti, Yuniarti; Hipni, Rubiati; Tunggal, Tri
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.240

Abstract

Latar Belakang: Kepatuhan dalam mengkonsumsi tablet Fe sangatlah penting karena jika ibu hamil tidak patuh dalam mengkonsumi tablet Fe maka akan menyebabkan anemia. Anemia yang terjadi pada ibu hamil sangat membahayakan bukan hanya ke ibu melainkan ke janin yang dikandungnya bahkan bisa mengakibatkan kematian. Tujuan penelitian Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu ibu hamil trimester III yang mendapatkan tablet Fe pada bulan Mei-September 2024 yang berjumlah 117 orang. Teknik sampel pada penelitian ini yaitu accidental sampling menggunakan rumus slovin. Instrumen penelitian ini yaitu lembar ceklis kontrol minum tablet Fe yang ada dibuku KIA dan each touch (GcHb). Analisa data atau uji statistik yang digunakan yaitu uji spearman rank. Hasil Penelitian : Hasil penelitian didapatkan bahwa 52 (57,8%) ibu hamil tidak mengalami anemia dan 38 (42,2%) ibu hamil mengalami anemia. Sedangkan untuk kepatuhan 50 (55,6%) ibu hamil patuh dalam mengkonsumi tablet Fe dan 40 (44,4%) ibu hamil tidak patuh dalam mengkonsumi tablet Fe. Hasil uji menggunakan uji spearman rank didapatkan bahwa nilai p-value adalah 0,000 (r=0,956) yang mana < 0,05 dapat diartikan bahwa adanya hubungan kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia. Saran : Diharapkan dapat meningkatkan Promosi kesehatan tentang kepatuhan mengkonsumsi tablet FE dan dampak anemia
Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian ASI Ekslsusif Di Puskesmas Tamban Tahun 2024 Rusmawati, Rusmawati; Hipni, Rubiati; Hapisah, Hapisah; Tunggal, Tri
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.245

Abstract

Latar Belakang: ASI Eksklusif adalah memberikan hanya ASI saja tanpa memberikan makanan dan minuman lain kepada bayi sejak lahir sampai berumur 6 bulan. Dari data capaian  ASI Eksklusif di Puskesmas Tamban  tahun 2023 masih rendah yaitu 150 (64,2%), karena faktor ibu yang bekerja. Tujuan penelitian Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah sejumlah 54 ibu yang mempunyai bayi usia > 6 – 12 bulan yang berada di wilayah kerja Puskesmas Tamban dengan pengambilan sampel secara total sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah usia, pendidikan, pekerjaan. Variabel dependen adalah pemberian ASI Eksklusif.  Analisa data menggunakan uji Chi square dengan nilai Confidence Interval (CI) 95 % dan tingkat kemaknaan adalah (α) 0,05. Hasil Penelitian : Hasil analisis univariat ibu yang memberikan ASI Eksklusif 17 (31,4%), mayoritas ibu berusia 20-35 tahun sebanyak 46 (85,2%), Ibu pendidikan dasar 44 (81,5%) dan ibu bekerja 33 (61,1%). Hasil analisis bivariat menunjukan terdapat hubungan yang signifikan antara pekerjaan ibu dengan pemberian ASI Eksklusif ( ρ < α = 0,05). Kesimpulan Pekerjaan ibu merupakan faktor yang berpengaruh terhadap pemberian ASI Eksklusif. Temuan ini memperlihatkan bahwa pekerjaan ibu dapat menjadi hambatan dalam memberikan ASI Eksklusif pada bayinya, oleh karena itu program edukasi yang berkelanjutan serta dukungan dari berbagai pihak tetap diperlukan untuk meningkatkan angka pemberian ASI Eksklusif di kalangan ibu bekerja dan yang memiliki pendidikan rendah.
Hubungan Usia Ibu, Paritas Dan Kenaikan Berat Badan Ibu Hamil Terhadap Kejadian Pre Eklampsi Di Puskesmas Pelambuan Tahun 2024 Rahmatika, Novia; Tunggal, Tri; Yuliastuti, Erni; Hipni, Rubiati
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.247

Abstract

Latar Belakang: Penyebab tingginya AKI di Indonesia pada tahun 2020 adalah hipertensi dalam kehamilan sebanyak 1.066 kasus (25,2%), sekota Banjarmasin, 5 kasus disebabkan akibat dari Hipertensi dalam kehamilan (Hipertensi, Preeklampsia, Eklamsi). Berdasarkan studi pendahuluan di Puskesmas Pelambuan ditemukan sebanyak 8 (9,30%) kasus preeklampsia pada tahun 2023 dan ditemukan sebanyak 6 kasus pada Januari-Juni tahun 2024. Tujuan: Mengindentifikasi dan menganalisa hubungan usia ibu, paritas dan kenaikan berat badan  ibu hamil terhadap kejadian preeklampsia di Puskesmas Pelambuan. Metode Penelitian Menggunakan desain penelitian analitik dengan pendekatan case control. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil triwulan II dan triwulan III di Puskesmas Pelambuan sejumlah 988 orang. Pengambilan jumlah sampel menggunakan perbandingan 1:2 menggunakan teknik simple random sampling, Instrumen penelitian menggunakan buku register dan kohort ibu hamil di Puskesmas Pelambuan. Analisis data yang digunakan adalah Chi-Square. Hasil penelitian Didapatkan bahwa dari 57 ibu hamil, responden yang mengalami kejadian preeklampsia 19 orang (33,33%). Responden usia berisiko 30 orang (52,60%). Responden dengan paritas tidak aman 26 orang (45,60%). Responden dengan kenaikan berat badan tidak normal 24 orang (42,10%). Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan usia ibu hamil (ρ = 0,024) terhadap kejadian preeklampsia di Puskesmas Pelambuan. Hasil uji statistik menunjukkan tidak ada hubungan paritas (ρ = 0,851) dan kenaikan berat badan (ρ = 0,255) terhadap kejadian preeklampsia di Puskesmas Pelambuan. Kesimpulan: Adanya hubungan usia ibu hamil terhadap kejadian preeklampsia, tidak ada hubungan paritas dan kenaikan berat badan terhadap kejadian preeklampsia
Hubungan Pekerjaan Dana Akses Pelayanan Kesehatan Dengan Kunjungan K4 Pada Ibu Hamil di Puskesmas Lontar Tahun 2024 Rabianti, Sulistina; Hipni, Rubiati; Dewi, Vonny Khresna; Suhrawardi, Suhrawardi
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.253

Abstract

Latar Belakang: Antenatal care (ANC) merupakan pelayanan antenatal komprehensif berkualitas yang diberikan kepada ibu. Pelayanan antenatal harus dilakukan secara rutin terpadu dan sesuai sandar pelayanan yang berkualitas. K4 adalah kontak ibu hamil dengan tenaga kesehatan yang kompeten untuk mendapatkan pelayanan antenatal terpadu dan komprehensif sesuai standar minimal 4 kali dengan distribusi waktu: 1 kali pada trimester pertama (0-12 minggu), 1 kali pada trimester kedua (>12minggu -24 minggu), dan 3 kali pada trimester ketiga (>24 minggu sampai dengan kelahiran). Kunjungan antenatal bisa lebih dari 4 kali sesuai kebutuhan (jika ada keluhan, gangguan kehamilan). Dari studi pendahuluan yang dilakukan pada bulan April 2024 3 dari 10 ibu hamil melakukan kunjungan K4 di Puskesmas Lontar hanya ada 4 orang ibu yang melakukan kunjungan k4 sesuai standar, 2 orang ibu melakukan K1 pada trimester 2, 4 orang ibu tidak rutin melakukan kunjungan. Tujuan penelitian: menganalisa Hubungan pekerjaan dan akses pelayanan kesehatan dengan kunjungan K4 pada ibu hamil di Puskesmas Lontar Tahun 2024. Metode penelitian:: kuantitatif cross sectional study. Sampel diambil dengan menggunakan metode Probability Sampling dengan teknik Total Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 84 Ibu hamil. Hasil Penelitian : Dari 84 responden masing-masing 42 (50%) melakukan kunjungan dan tidak melakukan kunjungan, mayoritas responden tidak bekerja sebanyak 53 (63,1%) akses mudah sebanyak 45 (53,6 %). Hasil uji statistik chi square pekerjaan menunjukkan ρ-value 0,458 > 0,05 dan akses . Ada hubungan yang bermakna antara  Akses ρ-value 0,000 < α 0,05. Kesimpulan Pekerjaan ibu merupakan faktor yang berpengaruh terhadap pemberian ASI Eksklusif. Temuan ini memperlihatkan bahwa pekerjaan ibu dapat menjadi hambatan dalam memberikan ASI Eksklusif pada bayinya, oleh karena itu program edukasi yang berkelanjutan serta dukungan dari berbagai pihak tetap diperlukan untuk meningkatkan angka pemberian ASI Eksklusif di kalangan ibu bekerja dan yang memiliki pendidikan rendah.
Hubungan Dukungan Suami Dengan Kunjungan ANC Di Puskesmas Tanjung Selayar Kabupaten Kotabaru Sumariati, Sumariati; Rafidah, Rafidah; Hipni, Rubiati; Yuniarti, Yuniarti
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.260

Abstract

Latar Belakang: Antenatal Care merupakan penyebab tingginya angka kematian ibu. Dan Profil Kesehatan di Puskesmas Tanjung Selayar pada tahun 2023 yaitu 52,9%. Kunjungan ANC ada beberapa faktor seperti Dukungan Suami. Tujuan penelitian Tujuan untuk mengetahui Hubungan Dukungan Suami Dengan Kunjungan ANC di Puskemas Tanjung Selayar. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode sampel ibu hamil trisemester ketiga dan usia hamil ≥ 32 minggu cross sectional study. Sampel diambil dengan menggunakan metode Probability Sampling dengan teknik Accidental Sampling. Jumlah sampel sebanyak 30 ibu hamil di Puskesmas Tanjung Selayar. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil Penelitian : Uji statistik kunjungan ANC yang lengkap 20 orang (66,7 %) dan kunjungan ANC tidak lengkap 10 orang (33,3 %)dan untuk Dukungan suami pada ibu hamil terhadap kunjungan ANC sebanyak 11 orang (36,7%) cukup dan dukungan baik sebanyak 19 orang (63,3%).  Hasil analisa uji Chi Square diperoleh hasil bahwa ada hubungan yang signifikan antara Dukungan Suami dengan Kunjungan ANC di Puskesmas Tanjung Selayar (ρ-value 0,001). Kesimpulan Dukungan suami dan keluarga memberikan kekuatan sendiri bagi ibu. Pada hakekatnya keluarga terutama suami diharapkan mampu berfungsi mewujudkan kehamilan yang aman sampai pada proses persalinan
Hubungan Pengetahuan, Umur Dan Pendidikan Ibu Dengan Penggunaan Kontrasepsi Implant Di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Bali Kecamatan Pulau Sebuku Tahun 2024 Mukhdarina, Yuli; Kirana, Rita; Hipni, Rubiati; Suhrawardi, Suhrawardi
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.287

Abstract

Latar Belakang :KB aktif di Indonesia yaitu  KB Pil 8,5%, suntik 3 bulan (42,4%), suntik 1 bulan 6,1%, AKDR 6,6%, implant 4,7%, tubektomi 3,1%, kondom 1,1% dan vasectomy 0,2%. Tujuan penelitian: Penelitian ini untuk menganalisa hubungan pengetahuan, umur dan pendidikan Ibu dengan penggunaan kontrasepsi Implant di wilayah Kerja Puskesmas Sungai Bali. Metode: Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. populasi dalam penelitian ini sejumlah 83 orang yang diambil dengan Tehnik Accidental Sampling. Variabel Independen  dalam penelitian ini adalah pengetahuan, umur dan pendidikan. variable Dependent dalam penelitian ini adalah penggunaan kontrasepsi implant. data dianalisis dengan menggunakan Uji Chi Square. Hasil Penelitian : Dari 83 responden mayoritas berpengetahuan kurang sebanyak 34 orang (41%), umur beresiko sebanyak 55 orang (66,3%) dan pendidikan mayoritas dasar sebanyak 39 orang (47%) dan tidak menggunakan implant sebanyak 44 orang(53%). hasil uji Chi Square pengetahuan P value 0,009 < ɑ 0,05, umur P value 0,010 < ɑ 0,05, pendidikan didapat P value 0,005 < ɑ 0,05. Kesimpulan Terdapat hubungan antara pengretahuan, Umur dan Pendidikan dengan Penggunaan Kontrasepsi Implant. semakin baik tingkat pengetahuan dan pendidikan Ibu dan juga usia Ibu yang beresiko maka Ibu juga akan megunakan kontrasepsi implant sebagai kontrasepsi jangka panjang
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan Ibu Balita Ke Posyandu Di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Bali tahun 2023 Misbah, Siti; Hipni, Rubiati; Laili, Fitria Jannatul; Kirana, Rita
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.289

Abstract

Latar Belakang : Di Kabupaten Kotabaru, terdapat 249 posyandu dan 28 puskesmas yang berperan aktif dalam memberikan layanan kesehatan kepada Masyarakat. Faktor-faktor yang mempengaruhi kunjungan ibu balita ke posyandu di daerah ini meliputi Usia ibu, tentang akses, tingkat pendidikan ibu, dan Pekerjaan ibu. Tujuan penelitian: Penelitian ini untuk menganalisa hubungan pengetahuan, umur dan pendidikan Ibu dengan penggunaan kontrasepsi Implant di wilayah Kerja Puskesmas Sungai Bali. Metode :Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah sejumlah 60 responden ,yang diambil dengan tekhnik Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara langsung dan dari penyebaran kuesioner yang di isi langsung oleh responden untuk Kunjungan Ibu Balita yang datang  ke Posyandu. Data dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil Penelitian : penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara Akses, Pendidikan dan pekerjaan ibu dengan kunjumgan ibu balita ke posyandu. Data hasil Univariat dari 60 responden mayoritas aktif melakukan kunjungan ada 44 responden ( 73,3%), usia beresiko senanyak 31 responden ( 51,7%), akses mudah sebanyak 43 responden (71,7%), Pendidikan menengah sebanyak 33 responden (55,0%), ibu bekerja dan tidak bekerja 60 responden (100%). Data hasil Bivariat hasil uji chi square usia p-value 0,148, akses p-value 0,000, Pendidikan p-value 0,000, pekerjaan p-value 0,000. Kesimpulan :Adanya hubungan akses, Pendidikan dan pekerjaan dengan kunjungan ke posyandu dan tidak ada hubungan usia dengan kunjungan posyandu