Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pelatihan Penulisan Naskah Lakon pada Komunitas Teater di Kota Mataram: Training in Playwriting for Theater Communities in Mataram City Indonesia Khairussibyan, Muh.; Jafar, Syamsinas; Intiana, Siti Rohana Hariana; Susanti, Pipit Aprilia
DARMADIKSANI Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i1.7143

Abstract

Kesenian teater di NTB khususnya di Mataram kekurangan penulis naskah lakon yang andal. Persoalan minimnya naskah berkualitas tersebut perlu diikhtiarkan solusinya. Salah satu solusinya adalah dengan mengadakan pelatihan penulisan naskah lakon bagi komunitas teater di kota Mataram. Pengabdian berupa pelatihan ini bisa meningkatkan keterampilan para anggota komunitas teater di kota Mataram. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dalam tiga tahap yakni tahap penyajian materi teoretis tentang drama realis, struktur drama, tahapan penulisan naskah lakon/drama, teknik pengembangan ide, dan lain-lain. Tahapan kedua adalah pemberian contoh berdasarkan pengalaman pemateri dan naskah yang pernah ditulis pemateri. Tahapan ketiga adalah praktik penentuan ide cerita dan penulisan outline cerita yang akan dikembangkan menjadi naskah lakon. Pada akhir pelatihan disediakan waktu refleksi dan tanya jawab.  The development of theater arts in West Nusa Tenggara (NTB), particularly in Mataram city, is facing a creative drought due to the scarcity of capable play scriptwriters. This absence of strong narrative voices is longing for compelling stories. To solve this, a targeted training program in playwriting was initiated for members of the theater communities in Mataram city. This community service aimed to nurture new talents and sharpen the creative pens of emerging writers. The training was conducted in three phases. The first phase focused on delivering theoretical material, including concepts of realist drama, the structural components of a play, stages of script development, and techniques for generating and refining story ideas. In the second phase, participants were introduced to practical examples drawn from the trainer’s professional experiences and previously written scripts. The third phase involved hands-on practice, where participants were guided in developing story ideas and drafting a structured outline to be expanded into a full play script. The training concluded with a reflection session and a question-and-answer segment, allowing participants to consolidate their learning and clarify any remaining doubts.
Pengaruh PjBL terhadap Hasil Belajar Penulisan Artikel Ilmiah Populer melalui Proyek Majalah Digital Siswa Kelas VIII-6 SMPN 1 Pringgasela Rafida, Jumati -; Intiana, Siti Rohana Hariana; Susanti, Pipit Aprilia
Journal of Educational Review and Research Vol 7, No 2 (2024): VOLUME 7 NUMBER 2 DECEMBER (2024)
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jerr.v7i2.7663

Abstract

This study aims to examine the effect of the Project-Based Learning (PjBL) model on the learning outcomes of Grade VIII-6 students at SMP Negeri 1 Pringgasela in writing populer scientific articles through a digital magazine project. In this model, students are artively involved in composing populer scientific articles based on appropriate structures anda language conventions, which are then integrated into a final product in the form of a digital magazine using online design applications. The study employed a quantitative approach with q pre-test and post-test design. Data were collected through assessments of the students written articles and the quality of the digital magazine they created in groups. The results indicate a significant improvement in students writing skills, particularly in aspects such as article structure, content accuracy, language clarity, and creativity. Furthermore, students collaboration and communication skills were enhanced throughout the magazine production process. These findings demonstate that implementing PjBL is not only effective in improving popular scientific writing skills but also fosters technological proficiency and teamwork in Indonesian language learning.  
Aspek Motivasi dalam Cerita Sastra Anak Suku Sasak: Kajian David C Mcclelland Ramdhani, Marlinda; Intiana, Siti Rohana Hariana; Khairussibyan, Muh.; Susanti, Pipit Aprilia
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek motivasi yang terdapat pada cerita sastra tradisonal suku Sasak yang biasa sering dijadikan bacaan sastra anak. Sampel penelitian ini dibatasi maksimal delapan cerita sastra tradisional yang diperoleh dari observasi, wawancara, dan studi dokumen terkait cerita sastra tradisional. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif yang mengkaji aspek motivasi dalam cerita rakyat suku Sasak menggunakan teori psikologi sastra David C McClelland. Data penelitian ini berupa kalimat atau paragraf yang terdapat di masing-masing cerita tradisional suku Sasak yang menjadi sampel penelitian. Sumber data penelitian ini adalah pemangku dan masyarakat suku Sasak yang mengetahui benar terkait suatu cerita sastra tradisional, serta internet atau buku yang memuat cerita sastra tradisional yang sudah ditulis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga aspek motivasi dalam cerita rakyat suku Sasak, yaitu motivasi untuk berprestasi, berafiliasi, dan berkuasa. Dari ketiga jenis motivasi tersebut, aspek yang paling banyak muncul adalah motivasi untuk berafiliasi, sedangkan aspek yang paling jarang muncul adalah motivasi untuk berprestasi.
Penerapan Strategi Peta Konsep untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Materi Teks Deskripsi Siswa MTs. Ubbbadussomad NW Kalijaga Selatan Kelas VIII TA.2025/2026 Arina, NurFathil Maula; Intiana, Siti Rohana Hariana; Susanti, Pipit Aprilia; Mahyudi, Johan
Journal of Educational Review and Research Vol 8, No 1 (2025): VOLUME 8 NUMBER 1 JULY (2025)
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jerr.v8i1.7919

Abstract

This research aims to improve the descriptive text writing skills of eighth-grade students at MTs Ubbadusshomad DS NW Kalijaga Selatan in the academic year 2025/2026 through the application of the concept map method. This study employed Classroom Action Research (CAR), conducted in one cycle with two meetings. The research subjects consisted of 18 students. Data were collected through observation, writing tests, and documentation, and were analyzed both quantitatively and qualitatively.The results revealed that the implementation of the concept map method successfully enhanced students. ability to write descriptive texts. This was evident from the average score at the end of the cycle, which reached 81.94, with a 100% mastery level, indicating that all students exceeded the Minimum Mastery Criteria (KKM) of 75. Qualitatively, students became more skilled in organizing ideas, constructing sentences, and applying the structure of descriptive texts. Therefore, the concept map method is proven to be effective in teaching Indonesian language, particularly in improving students’ descriptive writing skills.
Pelatihan Pengembangan Genre Teks Berbasis Cerita dan Budaya Lokal bagi Guru-Guru MGMP Bahasa Indonesia Kabupaten Lombok Barat Intiana, Siti Rohana Hariana; Suyanu; Kaharuddin; Musaddat, Syaiful; Hidayat, Rahmad
DARMADIKSANI Vol 1 No 2 (2021): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v1i2.557

Abstract

ABSTRAK Pengabdian pada Masyarakat ini berjudul “Pelatihan Pengembangan Genre Teks Berbasis Cerita dan Budaya Lokal bagi Guru-guru MGMP Bahasa Indonesia Kabupaten Lombok Barat.” Kegiatan ini bertujuan: (1) untuk memberikan pengetahuan kepada para peserta yakni para guru MGMP Bahasa Indonesia tentang pembelajaran berbasis teks, genre teks, dan pengembangan genre teks berbasis cerita dan budaya lokal; dan (2) untuk memberikan keterampilan kepada para peserta dalam mengembangkan genre teks berbasis cerita dan budaya lokal sebagai bahan pembelajaran berbasis teks. Materi pelatihan disajiikan dengan metode ceramah, diikuti dengan tanya jawab dan penugasan/latihan mengembangkan genre teks berbasis cerita dan budaya lokal. Berdasarkan analisis hasil pelatihan, dapat dikatakan bahwa kegiatan ini cukup berhasil. Hal ini terbukti dari kualitas hasil kegiatan berupa: (1) identifikasi genre teks yang akan dikembangkan. Hasil identifikasi genre teks dimaksud, yaitu: (a) untuk kelas X: teks laporan hasil observasi (LHO), teks ekposisi, teks anekdot, teks cerita rakyat (Hikayat), teks negosisasi, teks biografi, teks puisi, dan teks debat; (b) untuk kelas XI: teks prosedur, teks ekpanasi, teks ceramah, teks cerpen, dan teks resensi; dan (c) untuk kelas XII: teks cerita sejarah, teks editorial, teks ulasan buku, teks artikel, serta teks kritik dan esai; (2) identifikasi bentuk-bentuk budaya lokal yang akan dikembangkan sebagai genre teks. Hasil identifikasi bentuk-bentuk budaya lokal dimaksud, yaitu: (a) teks deskripsi: tradisi presean, Taman Narmada, Pantai Senggigi, Pantai Kuta, (b) teks negosisasi: sorong serah, bait janji, nunas panutan, (c) teks prosedur: begasingan, bedodot, perang topat, pelecing, (d) teks eksplanasi: merariq, pelayaran, gerah bulan, (e) teks cerita sejarah: Kerajaan Selaparang, Putri Mandalika, Dende Fatimah, (f) teks biografi: TGH Zainuddin Abdul Majid, TGH Alif Batu; dan (3) Genre teks yang dikembangkan berdasarkan budaya lokal yang telah diidentifikasi. Genre teks yang berhasil dikembangkan antara lain: (a) teks biografi berjudul Muhammad Asegaf “Zainuddin Abdul Majid”, (b) teks prosedur berjudul Membuat Cengeh Khas Lombok dan Membuat Doko-doko Jajanan Tradisional Sasak, (c) teks LHO berjudul Tradisi Praq Api dan Sapuq Sasak, dan (d) teks prosedur berjudul Manuk Kurung Sasak. ABSTRACT This community service is entitled “Training for the Development of Story-Based Text Genres and Local Culture for Indonesian Language MGMP Teachers in West Lombok Regency.” The objectives are: (1) to provide knowledge to participants about text-based learning, text genres, and the development of story-based text genres and local culture; and (2) to provide skills to participants in developing text genres based on story and local culture as text-based learning materials. The materials were delivered using lecture, question and answer, and assignments/practices methods to develop text genres based on stories and local cultures. The results show that this program is quite successful as can be observed from the quality of the activities performed such as: (1) identification of the text genre to be developed that included: (a) for class X: observational report text (LHO), exposition text, anecdotal text, folklore text, negotiation text, biography text, poetry text, and debate text; (b) for class XI: procedure text, expansion text, lecture text, short story text, and review text; and (c) for class XII: historical narrative texts, editorial texts, book review texts, article texts, as well as critical texts and essays; (2) identification of local cultural forms to be developed as text genre that included: (a) descriptive text: Presean tradition, Narmada Park, Senggigi Beach, Kuta Beach, (b) negotiation text: sorong serah, bait janji, bait janji, nunas panutan, (c) procedure text: begasingan, bedodot, perang topat, pelecing, (d) explanatory text: merariq, pelayaran, gerah bulan, (e) historical story text: Kerajaan Selaparang, Putri Mandalika, Dende Fatimah, (f) biographical text: TGH Zainuddin Abdul Majid, TGH Alif Batu; and (3) The text genres that were successfully developed based on the identified local culture include: (a) biographical text entitled Muhammad Asegaf “Zainuddin Abdul Majid”, (b) procedural text entitled Membuat Cengeh Khas Lombok and Membuat Doko-doko Jajanan Tradisional Sasak, (c) LHO text entitled Tradisi Praq Api and Sapuq Sasak, and (d) procedure text entitled Manuk Kurung Sasak.
Pengenalan Honorifik (Sistem Penghormatan) Bahasa Sasak Sebagai Bahan Ajar Muatan Lokal Bahasa Sasak Pada Guru SD di Kelurahan Monjok Mataram Jafar, Syamsinas; Intiana, Siti Rohana Hariana; Wahidah, Baiq; Qodri, Muh. Syahrul; Chaer, Hasannudin
DARMADIKSANI Vol 3 No 2 (2023): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v3i2.3696

Abstract

ABSTRAK Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan berdasarkan identifikasi masalah guru-guru SD di lingkungan Monjok Mataram, minimnya pengetahuan tentang kebahasaan bahasa Sasak, sebagai salah satu bahan ajar muatan lokal dan kelangkaan silabus bahan ajar muatan lokal bahasa Sasak, sehingga pembelajaran muatan lokal bahasa Sasak diajarkan seadanya. Selain itu para guru SD belum memanfaatkan hasil-hasil penelitian bahasa Sasak yang dilakukan para akademisi, sebagai salah satu cara mengembangkan bahan ajar muatan lokal bahasa Sasak. Berdasarkan masalah-masalah tersebut, maka diperlukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan yang bertujuan para guru SD di lingkungan kelurahan Monjok Mataram dapat 1) memperoleh pengetahuan tentang bahasa Sasak dari hasil penelitian bahasa Sasak, khususnya tentang sistem honorifik (penghormatan) bahasa Sasak 2) mengembangkan bahan ajar materi muatan lokal bahasa Sasak berdasarkan pengetahuan yang diperolehnya, 3) menyusun silabus sederhana muatan lokal bahasa Sasak berdasarkan pengetahuan kebahasaan yang diperolehnya. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini melalui tiga tahap pelatihan, yaitu tahap pemaparan materi konseptual, penerapkan materi aplikatif, dan pelaksanakan evaluasi dan refkleksi untuk mengukur keterpahaman peserta pelatihan dan feedback kegiatan pelatihan. Pelaksanaan kegiatan pelatihan ini cukup berhasil karena telah memenuhi tujuan dan target luaran pengabdian masyarakat yang telah direncanakan. Hal ini terlihat pada hasil pelatihan melalui evaluasi dan refleksi. Hasil evaluasi penyajian materi dan refleksi menunjukkan tanggapan positif dari para peserta pelatihan, baik melalui diskusi, penugasan dan pengisian angket. Secara keseluruhan menunjukkan hasil yang memuaskan. Kat ABSTRACT This community service activity was carried out based on identifying the problems of elementary school teachers in the Monjok Mataram environment, the lack of knowledge about the Sasak language, as one of the local content teaching materials and the scarcity of the syllabus for local content teaching materials in the Sasak language, so that local content learning in the Sasak language is taught as is. Apart from that, elementary school teachers have not utilized the results of Sasak language research conducted by academics, as a way to develop teaching materials with local Sasak language content. Based on these problems, community service activities are needed in the form of training aimed at elementary school teachers in the Monjok Mataram sub-district environment being able to 1) gain knowledge about the Sasak language from the results of Sasak language research, especially about the Sasak language honorific (respect) system 2) develop materials teach local content material in the Sasak language based on the knowledge they have acquired, 3) prepare a simple syllabus for local content in the Sasak language based on the linguistic knowledge they have acquired. The method for implementing community service activities is through three stages of training, namely the stage of presenting conceptual material, applying applicable material, and carrying out evaluation and reflection to measure the understanding of training participants and feedback on training activities. The implementation of this training activity was quite successful because it met the planned goals and targets for community service outcomes. This can be seen in the training results through evaluation and reflection. The results of the evaluation of material presentation and reflection showed positive responses from the training participants, both through discussions, assignments and filling out questionnaires. Overall shows satisfactory results.
Pelatihan Make-Up Karakter Teater dan Film pada Komunitas Seni di Kota Mataram Khairussibyan, Muh.; Jafar, Syamsinas; Intiana, Siti Rohana Hariana; Murahim, Murahim; Ramdhani, Marlinda
DARMADIKSANI Vol 4 No 1 (2024): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v4i1.4837

Abstract

Dunia kesenian di NTB kekurangan sumber daya manusia yang mumpuni dalam bidang make-up karakter. Universitas Mataram sebagai lembaga pendidikan bisa berkontribusi dalam hal ini, salah satunya dengan mengadakan pelatihan-pelatihan kesenian termasuk pelatihan make-up karakter teater dan film pada anggota komunitas seni di kota Mataram. Pengabdian berupa pelatihan ini bisa memberikan keterampilan baru bagi anggota komunitas seni di kota Mataram. Keterampilan dalam bidang make-up teater dan film ini diharapkan diterapkan dalam pengembangan pariwisata di Lombok. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dalam tiga tahap yakni tahap penyajian materi teoretis tentang make-up teater dan film serta kelengkapan dan bahan make-up yang sesuai. Tahap kedua adalah pemberian contoh praktik make-up teater dengan salah satu peserta sebagai objek make-up. Tahapan ketiga adalah praktik make-up oleh para peserta secara berpasangan dan pemilihan pasangan dengan make-up terbaik. Pada akhir pelatihan disediakan waktu refleksi dan tanya jawab. Pengabdian ini berhasil memberikan keterampilan dasar make-up karakter bagi para peserta yakni para anggota komunitas seni di kota Mataram.
Pelatihan Strategi Sukses Lulus Program Profesi Guru (PPG) bagi Guru-Guru dan Calon Guru di Kabupaten Lombok Tengah Musaddat, Syaiful; Intiana, Siti Rohana Hariana; Junaidi, Eka; Murahim, Murahim; Wardana, Lalu Ali
DARMADIKSANI Vol 4 No 2 (2024): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v4i2.5980

Abstract

Pengabdian yang berjudul “Pelatihan Strategi Sukses Lulus Program Profesi Guru (PPG) bagi Guru-guru dan Calon Guru di Kabupaten Lombok Tengah” ini dilatarbelakangi kenyataan bahwa masih tingginya angka ketidaklulusan peserta PPG dari NTB khususnya peserta dari Kabupaten Lombok Tengah. Tujuan khusus pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada peserta tentang strategi sukses PPG dan melatih peserta menerapkan strategi sukses PPG. Peserta pelatihan ini adalah guru-guru dan calon guru di Kabupaten Lombok Tengah. Penyampaian materi dilakukan dengan metode ceramah, tanya jawab, pemodelan dan penugasan/latihan mengerjakan soal-soal PPG. Analisis hasil pelatihan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kesiapan guru-guru dan calon guru di Kabupaten Lombok Tengah dalam menghadapi PPG. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa keberhasilan kegiatan pengabdian ini mencapai 90%. Hal ini tergambar pada: (1) Indikator yang dilaksanakan oleh semua peserta 3 indikator (30%), yang dilaksanakan oleh sebagian besar peserta 6 indikator (60%), dan yang dilaksanakan oleh sebagian kecil peserta 1 indikator (10%); (2) Nilai rerata keberhasilan kegiatan adalah 75; dan (3) Indikator keberhasilan yang tercapai (T), yakni dilaksanakan oleh semua peserta dan atau sebagian besar peserta adalah 9 indikator (90%), sisanya 1 indikator (10%) tidak tercapai (TT), yakni dilaksanakan oleh sebagian kecil peserta. Di samping itu, hampir semua peserta memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan pengabdian ini. Hal ini terlihat dari antusiasme dan partisipasi aktif mereka mengikuti rangkaian kegiatan dan menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan.
Pelatihan Penulisan Naskah Lakon pada Komunitas Teater di Kota Mataram: Training in Playwriting for Theater Communities in Mataram City Indonesia Khairussibyan, Muh.; Jafar, Syamsinas; Intiana, Siti Rohana Hariana; Susanti, Pipit Aprilia
DARMADIKSANI Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i1.7143

Abstract

Kesenian teater di NTB khususnya di Mataram kekurangan penulis naskah lakon yang andal. Persoalan minimnya naskah berkualitas tersebut perlu diikhtiarkan solusinya. Salah satu solusinya adalah dengan mengadakan pelatihan penulisan naskah lakon bagi komunitas teater di kota Mataram. Pengabdian berupa pelatihan ini bisa meningkatkan keterampilan para anggota komunitas teater di kota Mataram. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dalam tiga tahap yakni tahap penyajian materi teoretis tentang drama realis, struktur drama, tahapan penulisan naskah lakon/drama, teknik pengembangan ide, dan lain-lain. Tahapan kedua adalah pemberian contoh berdasarkan pengalaman pemateri dan naskah yang pernah ditulis pemateri. Tahapan ketiga adalah praktik penentuan ide cerita dan penulisan outline cerita yang akan dikembangkan menjadi naskah lakon. Pada akhir pelatihan disediakan waktu refleksi dan tanya jawab.  The development of theater arts in West Nusa Tenggara (NTB), particularly in Mataram city, is facing a creative drought due to the scarcity of capable play scriptwriters. This absence of strong narrative voices is longing for compelling stories. To solve this, a targeted training program in playwriting was initiated for members of the theater communities in Mataram city. This community service aimed to nurture new talents and sharpen the creative pens of emerging writers. The training was conducted in three phases. The first phase focused on delivering theoretical material, including concepts of realist drama, the structural components of a play, stages of script development, and techniques for generating and refining story ideas. In the second phase, participants were introduced to practical examples drawn from the trainer’s professional experiences and previously written scripts. The third phase involved hands-on practice, where participants were guided in developing story ideas and drafting a structured outline to be expanded into a full play script. The training concluded with a reflection session and a question-and-answer segment, allowing participants to consolidate their learning and clarify any remaining doubts.
Pelaksanaan Pembelajaran Dan Hasil Belajar Dalam Jaringan Bahasa Indonesia Kelas VA SDIT Anak Sholeh Mataram Tahun Ajaran 2020/2021 Suparman, Suparman; Intiana, Siti Rohana Hariana; Dewi, Nurul Kemala
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 7, No 3 (2021): Jurnal Ilmiah Mandala Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v7i3.2278

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran dan hasil belajar dalam jaringan (Daring) Bahasa Indonesia kelas VA SDIT Anak Soleh Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan dokumentasi. Tehnik analisis data mengunakan beberapa komponen menurut Milies Dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik dan pendidik telah memiliki fasilitas untuk melaksanakan pembelajaran dalam jaringan (Daring) bahasa Indonesia. Kemudian, pendidik telah membuat RPP dan telah melaksanakan pembelajaran dengan baik dimana pendidik menggunakan metode, pendekatan dan media pembelajaran. Namun terdapat beberapa kesulitan yaitu kualitas jaringan internet yang tidak stabil dan peserta didik kesulitan untuk memahami materi. Sebagian besar peserta didik mencapai KKM dan hanya beberapa peserta didik yang memerlukan bimbingan.