Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pelaksanaan Pembelajaran Dan Hasil Belajar Dalam Jaringan Bahasa Indonesia Kelas VA SDIT Anak Sholeh Mataram Tahun Ajaran 2020/2021 Suparman, Suparman; Intiana, Siti Rohana Hariana; Dewi, Nurul Kemala
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 7, No 3 (2021): Jurnal Ilmiah Mandala Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v7i3.2278

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran dan hasil belajar dalam jaringan (Daring) Bahasa Indonesia kelas VA SDIT Anak Soleh Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan dokumentasi. Tehnik analisis data mengunakan beberapa komponen menurut Milies Dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik dan pendidik telah memiliki fasilitas untuk melaksanakan pembelajaran dalam jaringan (Daring) bahasa Indonesia. Kemudian, pendidik telah membuat RPP dan telah melaksanakan pembelajaran dengan baik dimana pendidik menggunakan metode, pendekatan dan media pembelajaran. Namun terdapat beberapa kesulitan yaitu kualitas jaringan internet yang tidak stabil dan peserta didik kesulitan untuk memahami materi. Sebagian besar peserta didik mencapai KKM dan hanya beberapa peserta didik yang memerlukan bimbingan.
Implementasi Gerakan Literasi Sekolah di Kota Mataram Prihartini, Arina Amalia; Intiana, Siti Rohana Hariana; Musaddat, Syaiful
International Journal of Demos (IJD) Volume 4 Issue 3 (2022)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v4i3.291

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan dan implementasi gerakan literasi sekolah (GLS) tingkat sekolah menengah pertama (SMP) di kota Mataram. Baik implementasi pada tahap pembiasaan, pengembanagan ataupun pemebelajaran. Sampel penelitian yang dipilih adalah SMPN 17 Mataram, SMPN 7 Mataram, SMPN 2 Mataram, dari 66 sekolah yang terdapat di kota Mataram. Selain itu, Jenis penelitian yang dipilih adalah kualitatif deskriptif, dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi GLS tingkat SMP di kota Mataram telah dilaksanakan di keseluruhan sekolah. Hasil penelitian ini juga menunjukan pelaksanaan implementasi GLS dikeseluruhan sekolah dengan indikator kegiatan yang sudah terlaksana dengan baik, seperti implementasi kegiatan 15 menit membaca, kegiatan bertemakan literasi, ataupun, kerjasama dengan pihak eksternal. Pada penelitian ini juga dijabarkan permasalaahn implementasi GLS di kota Mataram. Kata Kunci: Implementasi, GLS, Literasi, Sekolah, Pelaksanaan. AbstractThis study aims to determine the implementation and implementation of the school literacy movement (GLS) at the junior high school (SMP) level in the city of Mataram. Both implementation at the stage of habituation, development or learning. The research sample selected was SMPN 17 Mataram, SMPN 7 Mataram, SMPN 2 Mataram, from 66 schools in the city of Mataram. In addition, the type of research selected is descriptive qualitative, with data collection methods through interviews, observation, and documentation. The results of this study indicate that the implementation of GLS at the junior high school level in the city of Mataram has been carried out in all schools. The results of this study also show the implementation of GLS implementation throughout the school with indicators of activities that have been carried out well, such as the implementation of 15-minute reading activities, literacy-themed activities, or collaboration with external parties. This study also describes the problems of implementing GLS in the city of Mataram. Keywords: Implementation, GLS, Literacy, School, Implementation.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament Berbantuan Question Box Terhadap Pemahaman Konsep IPA Kelas V SDN 39 Ampenan Heni Handayani, Hety; Intiana, Siti Rohana Hariana; Hasnawati, Hasnawati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3350

Abstract

Tingkat pemahaman konsep siswa yang baik terhadap materi pelajaran akan membantu memudahkan siswa dalam kemampuan memahami konsep berikutnya. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh model TGT berbantuan question box terhadap pemahaman konsep IPA kelas V SDN 39 Ampenan. Penelitian ini menggunakan jenis Quasi Eksperimen tipe Nonequivalent Control Group Design. Populasi berjumlah 49 siswa yang terdiri menjadi 2 kelas yaitu V-A dan V-B. Pemilihan sample menggunakan teknik sampel jenuh dimana kelas V-A berjumlah 25 siswa sebagai eksperimen dan V-B berjumlah 24 siswa sebagai kontrol. Teknik pengumpulan data yaitu teknik tes berupa tes pemahaman konsep dan non tes berupa observasi. Data hasil observasi di analisis menggunakan persentase, diperoleh rata-rata 89,285% yang menunjukkan keterlaksanaan pembelajaran model TGT berbantuan question box pada kategori sangat baik. Data hasil tes digunakan untuk uji hipotesis menggunakan uji t. Namun sebelum dilakukan uji t terlebih dahulu dilakukan uji prasyarat berupa uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil uji normalitas pretest eksperimen nilai sig. 0,091 lebih besar dari 0,05 dan pretest kontrol memperoleh nilai sig. 0,115 lebih besar dari 0,05 sedangkan posttest eksperimen nilai sig. 0,081 lebih besar 0,05 dan posttest kontrol nilai sig. 0,260 lebih besar dari 0,05 disimpulkan data berdistribusi normal. Hasil uji homogenitas pretest nilai sig. 0,744 lebih besar dari 0,05 dan untuk posttest nilai sig. 0,133 lebih besar dari 0,05 sehingga data homogen. Data hasil tes untuk uji hipotesis menggunakan uji t diperoleh nilai t hitung 2,449 > t tabel 2,011 dan sig. 0,018 < 0,05 artinya Ha diterima dan Ho ditolak ini menunjukkan ada perbedaan dari kedua kelas setelah diberikan perlakuan sehingga disimpulkan terdapat pengaruh model TGT berbantuan question box terhadap pemahaman konsep IPA kelas V SDN 39 Ampenan.
Pelatihan Pengembangan Materi Ajar bagi Guru-Guru Bahasa dan Sastra Indonesia di Kabupaten Lombok Utara Intiana, Siti Rohana Hariana; Musaddat, Syaiful; Suyanu
DARMADIKSANI Vol 1 No 1 (2021): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v1i1.89

Abstract

ABSTRAK Pengabdian Kepada Masyarakat ini secara spesifik bertujuan untuk: (1) memberikan pengetahuan kepada peserta tentang kriteria pemilihan bahan ajar yang baik; (2) memberikan keterampilan kepada peserta dalam memilih bahan ajar yang sesuai kebutuhan dan kondisi tempatnya mengajar; dan (3) memberikan keterampilan kepada peserta dalam mengembangkan bahan ajar yang sesuai kebutuhan dan tempatnya mengajar. Materi disampaikan dengan metode ceramah, tanya jawab, dan pelatihan memilih dan mengembangkan bahan ajar berbasis kebutuhan. Adapun materi yang diberikan adalah: (1) Hakikat Pemilihan dan Pengembangan Materi Ajar Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia; (2) Pemilihan Materi Ajar Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia; dan (3) Pengembangan Materi Ajar Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Analisis hasil pelatihan menunjukkan bahwa para guru BSI se-Kabupaten Lombok Utara memberikan sambutan positif terhadap materi yang diberikan. Hal ini terlihat dari antosiasme dan partisipasi aktif mereka terhadap materi dan tugas-tugas yang diberikan. Berdasarkan tahapan-tahapan pelaksanaan kegiatan yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian ini cukup berhasil. Hal ini terbukti dari kualitas hasil kegiatan berupa materi ajar yang dipilih dan dikembangkan oleh peserta. Semua peserta berhasil memilih dan mengembangkan materi ajar yang sesuai dengan kebutuhannya. Peserta yang mengikuti kegiatan sampai akhir adalah 23 orang. Jumlah hasil analisis materi ajar yang berhasil dipilih dan dikembangkan oleh peserta adalah 5 karena pada latihan terakhir peseta dikelompokkan menjadi 5 kelompok. Dalam hal ini, semua kelompok berhasil menyelesaikan tugasnya. Meskipun demikian, masih terdapat kekurangan pada beberapa komponen materi ajar yang dipilih dan dikembangkan, yaitu komponen kesesuaian dengan kurikulum, adaptasi materi dan pengembangan sendiri. Khusus bagian terakhir ini, belum bisa dilakukan karena berbagai keterbatasan. ABSTRACT The specific aims of this community service are: (1) To provide knowledge to participants about the criteria for selecting good teaching materials; (2) To provide skills to participants in selecting teaching materials according to the needs and conditions of their place of teaching; and (3) To provide skills to participants in developing teaching materials according to their needs and places of teaching. The material is delivered by lecturing, question and answer methods, and training in selecting and developing needs-based teaching materials. The materials provided were: (1) The Nature of Selection and Development of Teaching Materials for Indonesian Language and Literature Learning; (2) Selection of Teaching Materials for Indonesian Language and Literature Learning; and (3) Development of Teaching Materials for Indonesian Language and Literature Learning. The analysis of the results of the training showed that BSI teachers in North Lombok Regency gave a positive response to the material given. This can be seen from their enthusiasm and active participation in the given material and assignments. Based on the stages of implementing the activities carried out, it can be concluded that this service activity was quite successful. This is evident from the quality of the results of the activities in the form of teaching materials selected and developed by the participants. All participants have successfully selected and developed teaching materials according to their needs. Participants who took part in the activity until the end were 23 people. The number of results of the analysis of teaching materials that were successfully selected and developed by the participants was 5 because in the last exercise the participants were grouped into 5 groups. In this case, all groups successfully completed their task. Even so, there are still deficiencies in several components of the teaching material that are selected and developed, namely components of conformity to the curriculum, material adaptation and self-development. Especially for this last part, it cannot be done because of various limitations.
Pelatihan Pengayaan Materi Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Teks pada Guru MGMP Bahasa Indonesia Kemenag di Kabupaten Lombok Barat Jafar, Syamsinas; Ali, Nasarudin M.; Ashriany, Ratna Yulida; Nazir, Yuniar Nuri; Khairussibyan, Muh.; Hidayat, Rahmad; Intiana, Siti Rohana Hariana
DARMADIKSANI Vol 2 No 1 (2022): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v2i1.1295

Abstract

ABSTRAK Para guru yang diberikan pelatihan adalah guru-guru MGMP bahasa Indonesia Kemenag di wilayah Kabupaten Lombok Barat. Pemilihan sasaran pelatihan guru-guru bahasa Indonesia berdasarkan pertimbangan yakni masih ditemukannya fenomena guru-guru bahasa Indonesia di lingkungan Kemenag yang bukan berasal dari sarjana pendidikan bahasa Indonesia. Oleh karena itu, hal urgen yang harus menjadi perhatian adalah masih banyak kelemahan para guru dalam praktik pembelajaran bahasa Indonesia berbasis teks. Pelatihan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengayaan materi pembelajaran bahasa Indonesia berbasis teks kepada para guru MGMP bahasa Indonesia Kemenag di wilayah Kabupten Lombok Barat. Metode yang digunakan dalam pelatihan berupa ceramah, diskusi, evaluasi pelatihan berupa luaran berupa portofolio. Pelatihan ini dapat dikatakan berhasil berdasarkan pertama, kehadiran para guru bahasa Indonesia MTs dan MA sesuai target, para guru mengikuti tahap-tahap pelatihan dengan tertib, para guru merespon positif dalam menyerap materi pelatihan dan mendiskusikan berbagai masalah dalam praktik pembelajaran bahasa Indonesia berbasis teks, dan menyelesaikan tugas mengisi portofolio tepat waktu. Kedua, pada tahap evaluasi yang meliputi evaluasi materi, diskusi (tanya jawab), dan hasil pengisian portofolio dapat disimpulkan pelatihan pembelajaran bahasa Indonesia berbasis teks pada guru-guru bahasa Indonesia MA dan MTs menunjukkan hasil sesuai tujuan pelatihan. Hasil refleksi dari tanggapan para guru adalah bahwa pelatihan menambah kompetensi tentang pemahaman konsep pembelajaran berbasis teks, menjadi masukan tentang solusi memecahkan masalah-masalah pembelajaran berbasis teks yang setiap saat ditemukan dalam kelas, menjadi bahan evaluasi praktik pembelajaran berbasis teks yang telah dilaksanakan dalam kelas, menjadi bahan refleksi diri menuju perbaikan praktik pembelajaran berbasis teks yang lebih profesional di masa datang. ABSTRACT Our preliminary survey found that many of the MGMP Indonesian language teachers within the Indonesian Ministry of Religious Affairs of West Lombok Regency have non-Indonesian language education background that results in some drawbacks in the teaching and learning practices of Indonesian subject using the text-based learning materials. This community service aims at improving professionalism of the MTs/MA Indonesian language teachers in the Ministry of Religious Affairs of West Lombok Regency in developing more effective text-based learning materials. To meet this objective, the training was approached by administering lectures, discussions, and evaluation of the teachers’ portfolios during and after the training sessions. The results show that the training is successful based on the the criteria that included: (1) the number of teachers who joined the program meets the target, (2) the participating teachers followed every stage of the training in an orderly manner, (3) the participating teachers understand the text-based materials and describe various problems related to the practices of teaching text-based in the classroom very well, (4) the participating teachers completed the tasks on time. In conclusion, the objective of this community service i.e. to develop professionalism of the MTs/MA Indonesian subject teachers with no Indonesian language education background in the Ministry of Religious Affairs of West Lombok Regency in developing more effective text-based learning materials is fulfilled.
Pengenalan Korpus Data Bahasa pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Mataram Jafar, Syamsinas; Intiana, Siti Rohana Hariana; Wahidah, Baiq; Khairussibyan, Muh.
DARMADIKSANI Vol 3 No 1 (2023): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v3i1.2745

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan hasil penelitian analisis kesalahan berbahasa, kemampuan mahasiswa dalam menerapkan kaidah kebahasaan ketika menulis akademik masih kurang. Ada semacam pola dan jenis kesalahan yang umum dan selalu terjadi ketika mahasiswa menulis skripsi. Oleh karena itu, dalam rangka menghasilkan tulisan ilmiah yang berkualitas dari segi substansi sekaligus tata tulis, penyuluhan bentuk kesalahan berbahasa dalam skripsi perlu dilakukan. Dengan demikian, kesalahan berbahasa skripsi dapat diminimalisasi. Penyuluhan dilaksanakan dalam bentuk ceramah, studi kasus, diskusi kelompok terpumpun, dan demonstrasi. Secara khusus, metode penyuluhan mengadopsi tahapan pembelajan teks dengan sedikit modifikasi. Tahapan yang dimaksud, yakni membangun konteks, memberikan model, menemukan kesalahan, dan mengevaluasi kesalahan. Kegiatan penyuluhan ini berkontribusi pada peningkatan kemampuan peserta dalam melakukan swasunting terhadap tulisan sendiri menjadi lebih baik. Selain itu, para peserta lebih memahami hubungan teori kebahasaan dengan kesalahan berbahasa sehingga memudahkan mereka menganalisis dan mengidentifikasi kesalahan berbahasa. Pada akhirnya, kegiatan penyuluhan ini berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas tulisan ilmiah mahasiswa khususnya dari segi tata tulis. Peningkatan kualitas tersebut juga selaras dengan peningkatan kualitas lulusan dan capaian pembelajaran lulusan. ABSTRACT The main goal of this community service program was to address the existing issue that students face when writing scientific papers, particularly their lack of understanding of language data corpus, which is crucial for their research. The problem stems from the fact that students have limited knowledge about language data corpus, which ideally should have been taught in research methodology classes before they start writing their scientific papers. To overcome this challenge, the community service initiative aimed to introduce language data corpus to students enrolled in the Indonesian Language and Literature Program at the University of Mataram. The objective was to enhance their comprehension of this linguistic resource, specifically targeting final-year students who were working on their scientific theses. The program involved a combination of offline and online activities. Offline sessions were used to deliver both theoretical and practical content, while online components included student registration via WhatsApp groups and Google forms, as well as final evaluations and reflection activities conducted through the same platform. The offline activities employed various methods such as lectures, discussions, and group presentations to facilitate learning. The training was successfully carried out according to the planned schedule, yielding the desired outcomes. The results demonstrated that the participants, or students, were able to understand the conceptual aspects of a corpus, including electronic and non-electronic data corpus, metadata, annotations, and more. They were also able to apply this knowledge by completing assignments, participating in discussions, and delivering presentations. The evaluation results indicated satisfactory performance, and participant reflections showed a positive response to the training.
Pelatihan Pengembangan Program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Berbasis Kearifan Lokal bagi Guru-guru Bahasa Indonesia di Kabupaten Lombok Barat: Training Program on Developing Project Programs for Strengthening the Pancasila Student Profile (P5) Based on Local Wisdom for Indonesian Language Teachers in West Lombok Regency Musaddat, Syaiful; Intiana, Siti Rohana Hariana; Sirulhaq, Ahmad; Murahim, Murahim; Lestari, Lilis
DARMADIKSANI Vol 5 No 3 (2025): Edisi November (Special Edition)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i3.8343

Abstract

Pengabdian yang berjudul “Pelatihan Pengembangan Program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Berbasis Kearifan Lokal bagi Guru-guru Bahasa Indonesia di Kabupaten Lombok Barat” ini dilatarbelakangi kenyataan bahawa masih rendahnya kualitas pelaksanaan program P5 di sekolah. Tujuan khusus pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta tentang pengembangan program P5. Peserta pelatihan ini adalah guru-guru Bahasa Indonesia yang tergabung dalam MGMP Bahasa Indonesia SMA Kabupaten Lombok Barat. Penyampaian materi dilakukan dengan metode ceramah, tanya jawab, pemodelan dan penugasan/latihan mengembangkan program P5, yakni berupa pengembangan bahan ajar, pemilihan metode, dan pengembangan instrumen evaluasi berbasis kearifan lokal Sasak. Berdasarkan hasil analisis terhadap proses dan hasil pengabdian, diketahui bahwa kegiatan pelatihan melalui pengabdian berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi program P5 berbasis budaya lokal. Hal ini tergambar pada: (1) Pada tahap perencanaan, hampir semua peserta berhasil mengembangkan teks model berbasis budaya lokal sebagai salah satu bahan penunjang program P5; (2) Pada tahap pelaksanaan, semua peserta sepakat bahwa aneka tradisi seperti ngayo, berayan, begibung, dan aneka permainan tradisional dapat diintegrasikan dengan strategi dalam pelaksanaan program P5; dan (3) Pada tahap evaluasi, hampir semua peserta berhasil mengembangkan instrumen penilaian proses untuk program P5. Di sisi lain, semua peserta memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan pengabdian ini. Hampir semua peserta terlihat antusias dan aktif mengikuti semua rangkaian kegiatan. Hampir semua peserta bersemangat menyelesaikan tugas-tugas pelatihan.
Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar dan Media Pembelajaran Sastra Anak Berbasis Kearifan Lokal Sasambo bagi Guru Sekolah Dasar: Training on Developing Teaching Materials and Learning Media for Children Literature Based on Sasambo Local Wisdom for Elementary School Teachers Intiana, Siti Rohana Hariana; Sudika, I Nyoman; Susanti, Pipit Aprilia; Pratama, Januari Rizki; Ramdhani, Marlinda; Haris, Ismi Diana
DARMADIKSANI Vol 5 No 3 (2025): Edisi November (Special Edition)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i3.8982

Abstract

Dunia pendidkan masih kekurangan sumber daya manusia yang kreatif mengembangkan bahan ajar dan media pembelajaran digital berbasis kearifan. Dalam hal ini, guru sebagai pelaku pendidikan perlu ditingkatkan kreativitasnya. Universitas Mataram sebagai lembaga pendidikan berperan memberikan kontribusi, salah satunya dengan mengadakan workshop dan pelatihan pengembangan bahan ajar dan media pembelajaran berbasis kearifan lokal Sasambo (Sasak, Samawa, Mbojo) bagi guru-guru, termasuk guru SDN 24 Mataram. Pengabdian berupa pelatihan ini memberikan keterampilan baru bagi guru dalam mendesain bahan ajar dan media pembelajaran berbasis kearifan lokal Sasambo dengan desain digital Canva berupa komik cerita anak. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dalam tiga sesi, yakni, sesi pertama penyajian materi terkait sastra anak, kearifan lokal Sasambo, bahan ajar dan media pembelaaran serta teori pengembangan aplikasi Canva; sesi kedua pemberian contoh menyusun bahan ajar dan media komik sastra anak Sasambo dengan Canva; sesi ketiga demonstrasi langsung pengaplikasian Canva untuk membuat komik cerita anak Sasambo; dan terakhir sesi refleksi dan diskusi. Kegiatan pengabdian ini berhasil memberikan pengetahuan dan keterampilan menyusun dan mengembangkan bahan ajar dan media pembelajaran sastra anak Sasambo dengan aplikasi Canva (digital) di SDN 24 Mataram.