Claim Missing Document
Check
Articles

Sosialisasi Pengelolahan Sampah di SDN 017 Lipat Kain Selatan Lestari, Rizki Rahmawati; Syafriani, Syafriani; Afiah, Afiah; Febria, Dessyka
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nucsjo.v1i2.66

Abstract

Salah satunya dalam bentuk sampah, baik sampah organik maupun sampah anorganik. Sampah yang terus menumpuk dari hari kehari dapat menimbulkan polusi udara, polusi tanah, polusi air, merusak estetika suatu wilayah, bahkan menjadi  sumber  penyakit  bagi  warga  sekitar (Zurrahmi et al., 2024). Lokasi pengabdian ini diambil karena banyak Siswa/Siswi SDN 017 Desa Lipat Kain Selatan banyak yang belum mengerti cara pemilahan sampah sesuai dengan jenisnya, dimana sampah atau limbah yang muncul dari aktivitas seperti banyaknya botol kemasan minuman, kertas bekas maupun sampah organik. Tujuan penelitian ini adalah sosialisasi tentang pengelolaan sampah di SDN 017 Lipat Kain Selatan. Penyuluhan tentang pengelolaan dan pemilahan sampah dilakukan dalam bentuk penyuluhan berupa materi teori dan akan dilanjutkan praktek pada pengabdian selanjutnya. Materi disampaikan oleh tim pelaksana mengenai seputar definisi sampah, pengelompokannya, cara mengelola serta contoh produk-produk daur ulang sampah. Selain itu juga disampaikan hasil penelitian yang memanfaatkan sampah atau limbah dari lingkungan, seperti pembuatan hiasan dari botol bekas, pupuk kompos dari sampah organik dan lain-lain. Pada saat penyampaian materi ditunjukkan pula produk-produk olahan sampah/limbah yaitu botol bekas yang sudah di daur ulang menjadi hiasan di dalam kelas. Setelah dilakukan penyuluhan ini, sebagian besar pemahaman siswa meningkat tentang pentingnya pengolahan sampah. Diharapkan siswa bisa meningkatkan pengetahuan dan kesadarannya akan pentingnya pengolahan sampah di lingkungan sekolah.
Hubungan Sanitasi Lingkungan dengan Gejala Pruritus Vulvae pada Santriwati Febria, Dessyka; Anggraini Dhilon, Dhini; Parasandy , Ardila; Syafriani, Syafriani; Rahmawati Lestari, Rizki
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i1.7

Abstract

Pruritus Vulvae merupakan penyakit kelamin pada yang disebabkan kurang menjaga kebersihan area vulva. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan gejala Pruritus Vulvae pada Santriwati. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di pesantren Darul Mutaqen dengan jumlah sampel 90 orang, dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner. Analisa data unvariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil analisa univariat diperoleh 57 responden (63,3%) memiliki sanitasi lingkungan kurang baik, dan 38 responden (42,2%) yang berkemungkinan mengalami Pruritus Vulvae. Hasil uji Chi square ada hubungan antara sanitasi lingkungan dengan gejala Pruritus Vulvae  (p value =0,004). Kesimpulan adanya hubungan yang signifikan antara sanitasi lingkungan dengan gejala Pruritus Vulvae.
Substitusi Tepung Tempe dan Daun Kelor (Moringa Oleifera) dalam Pembuatan Cookies Mocaf Sebagai Makanan Selingan Balita Syahputri, Dea Ananda; Rizqi, Eka Roshifita; Lestari, Rizki Rahmawati
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.122

Abstract

Makanan selingan yang cocok untuk dikonsumsi oleh balita yaitu Cookies mocaf dengan substitusi tepung tempe dan daun kelor. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis substitusi tepung tempe dan daun kelor terhadap tingkat kesukaan dan kandungan gizi pada cookies. Jenis penelitian ini bersifat eksperimental dengan desain penelitian Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan 3 perlakuan dan 1 kontrol, dengan perbandingan tepung mocaf, tepung tempe dan daun kelor yaitu F0 (100%), F1 (82%:15%:3%), F2 (75%:20%:5%), F3 (68%:25%:7%). Pengujian dilakukan oleh 25 orang panelis agak terlatih. Analisis uji organoleptik yang digunakan adalah uji ANOVA (p<0,05) dan dilanjutkan dengan uji duncan. Pada penelitian ini diperoleh hasil pada perlakuan F2 (75%:20%:5%) yang merupakan cookies dengan tingkat kesukaan yang tinggi. substitusi tepung tempe dan daun kelor pada cookies memberikan pengaruh nyata pada rasa,warna,aroma tetapi tidak dengan tekstur cookies. Cookies terpilih mengandung protein 9,04 g, zat besi 0,73 g dan vitamin C 5,4mg/ml. 5 keping cookies mocaf dapat memberikan kontribusi terhadap kebutuhan protein, zat besi dan vitamin C pada balita berdasarkan AKG (Angka Kecukupan Gizi).
HUBUNGAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG DERMATITIS KONTAK DENGAN KEJADIAN DERMATITIS KONTAK DI DESA PANTAI RAJA WILAYAH KERJA PUSKESMAS PERHENTIAN RAJA Hayati, Isro; Erlinawati, Erlinawati; Lestari, Rizki Rahmawati
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 1 No. 4 (2022): NOVEMBER
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.824 KB) | DOI: 10.31004/s-jkt.v1i4.7451

Abstract

World Health Organization (WHO) melaporkan pada tahun 2020 prevalensi dermatitis kontak iritan menempati urutan ke 4 yaitu sebesar 10%. Berdasarkan survey tahunan pada penyakit ocupational pada populasi pekerja menunjukkan 80% didalamnya adalah dermatitis kontak iritan. Prevalensi diseluruh dunia diungkapkan sekitar 300 juta kasus setiap tahunnya. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan masyarakat tentang dermatitis kontak dengan kejadian dermatitis kontak di Desa Pantai Raja Wilayah Kerja Puskesmas Perhentian Raja tahun 2022. Populasi penelitian ini adalah  seluruh masyarakat usia produktif tinggal di Desa Pantai Raja periode Januari - April tahun 2022 berjumlah  207 orang. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah sebagian masyarakat yang usia produktif yang tinggal di Desa Pantai Raja berjumlah 67 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. Analisis yang digunakan adalah univariat dan bivariat, diolah menggunakan sistem komputerisasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa, dari 67 responden sebagian besar pengetahuan masyarakat kurang 64,1%, dan kejadian dermatitis kontak sebanyak 56,7%. Berdasarkan uji statistik dengan uji chi-square diperoleh nilai p value = 0,000 ?  (0,05) dengan tingkat kepercayaan 95%, maka Ho ditolak yang artinya signifikan. Berarti ada hubungan pengetahuan masyarakat tentang dermatitis kontak dengan kejadian dermatitis kontak di Desa Pantai Raja Wilayah Kerja Puskesmas Perhentian Raja tahun 2022.Diharapkan bagi responden agar melalukan tindakan untuk mencegah terjadinya dermatitis kontak seperti menggunakan sarung tangan yang tepat ketika bekerja terutama apabila akan kontak langsung dengan bahan kimia sesuai dengan jenis pekerjaan yang dilakukan. 
HUBUNGAN PEMBERIAN MP-ASI DINI, RIWAYAT PENYAKIT INFEKSI DAN PENGETAHUAN IBU DENGAN KEJADIAN GIZI KURANG PADA BAYI USIA 6-12 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTA PINANG KABUPATEN LABUHANBATU SELATAN TAHUN 2023 Simamora, Dina Astri; Afrinis, Nur; Lestari, Rizki Rahmawati
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 3 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v3i4.26726

Abstract

Kejadian gizi kurang pada bayi disebabkan kurangnya pengetahuan ibu tentang gizi, Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang tidak tepat, dan terkena penyakit infeksi. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan pemberian MP-ASI dini, riwayat penyakit infeksi dan pengetahuan ibu dengan kejadian gizi kurang pada bayi usia 6-12 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Pinang tahun 2023. Penelitian ini bersifat analitik menggunakan desain cross sectional. Waktu penelitian dilaksanakan pada tanggal 20 Maret - 08 April 2023. Populasi pada penelitian ini adalah ibu yang mempunyai bayi usia 06-12 bulan. Jumlah sampel 106 orang dipilih secara simple random sampling. Alat penggumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil Analisa univariat diperoleh 66 responden (62,3%) memberikan MP-ASI Dini kepada bayi kurang dari 6 bulan, 68 bayi (64,1%) yang tidak memiliki riwayat penyakit infeksi, 66 responden (62,3%) pengetahuan responden kurang tentang MP-ASI dan 87 bayi (82,1%) yang tidak mengalami gizi kurang. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan pemberian MP-ASI dini (p value = 0,055), terdapat hu bungan riwayat penyakit infeksi (p value = 0,000), dan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu (p value = 0,015) dengan kejadian gizi kurang pada bayi usia 6-12 bulan. Kesimpulan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian MP-ASI dini dengan kejadian gizi kurang, terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat penyakit infeksi dengan kejadian gizi kurang , dan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan kejadian gizi kurang pada bayi.
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KEJADIAN KECELAKAAN LALU LINTAS PADA REMAJA PENGENDARA SEPEDA MOTOR DI KECAMATAN TAPUNG KABUPATEN KAMPAR POVINSI RIAU, INDONESIA Hamid, Abdul; Kusumawati, Nila; Lestari, Rizki Rahmawati
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2022): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v1i1.10903

Abstract

Latar Belakang: Provinsi Riau berada pada urutan ke 13 dari 34 Provinsi di Indonesia dengan angka kecelakaan lalu lintas tertinggi.Kecamatan Tapung merupakan Kecamatan dengan angka kecelakaan lalu lintas tertinggi di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau dengan pengendara sepeda motor usia remajasebagai kelompok masyarakat yang paling sering mengalami kecelakaan lalu lintas.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab kejadian kecelakaan lalu lintas yang dialami oleh remaja pengendara sepeda motor di Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar.Metode: Penelitian merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional.Subjek penelitianini adalah siswa/siswi SMAN 1 Tapung di Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau yang pernah mengalami kecelakaan lalu lintas sebanyak 155 orang. Sampling method yang digunakan adalah total sampling.Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara faktor kelalaian manusia dengan kejadian kecelakaan lalu lintas (P value=0,003). Terdapat hubugan yang signifikan antara faktor kondisi kendaraan dengan kejadian kecelakaan lalu lintas (P value=0,008). Kesimpulan:Faktor kelalaian manusia merupakan faktor utama penyebab kecelakaan lalu lintas pada remaja di Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar di Provinsi Riau, yang diikuti dengan faktor kondisi kendaraan.
Gambaran Penerapan SOP Panen Pada Karyawan Pemanen Sawit Di PT. Tasma Puja Cahyadi, Rudi; Febria, Dessyka; Lestari, Rizki Rahmawati
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i2.141

Abstract

Work accidents are the main challenge that affects employee safety and productivity in the palm oil plantation sector in the harvesting section which still often occurs, due to the lack of implementation of Standard Operating Procedures (SOP) for harvesting. The purpose of this study was to describe the implementation of SOP for harvesting employees, with a focus on work safety and efficiency of the harvesting process. The study used a descriptive design with a quantitative approach with a sample of 129 palm oil harvesting employees selected using a simple random sampling technique. Primary data were collected through direct observation using observation sheets that included indicators of SOP implementation. Secondary data were obtained from company documents. Data analysis was carried out univariately to describe the level of SOP implementation. The results showed that the majority of employees 69% had implemented the harvesting SOP properly, while 31% had not fully complied with the procedure. Good implementation of SOPs supports increased work safety, efficiency of the harvesting process, and productivity. It is recommended that respondents be more disciplined in implementing the harvesting SOP, including consistent use of PPE and proper implementation of work procedures at every stage of the harvesting process. Active participation in work safety training held by the company is also expected to increase awareness and understanding of the importance of working according to SOP. By complying with SOPs, employees can protect themselves from the risk of accidents, while contributing to increased work productivity and the sustainability of company operations
Hubungan Stres dan Merokok dengan Kejadian Hipertensi di Desa Pulau Birandang Wilayah Kerja Puskesmas Kampa Putra, Rizwan Ardiansyah; Lestari, Rizki Rahmawati; Alini, Alini
World Health Digital Journal Vol. 1 No. 3 (2025)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/wolgitj.v1i3.16

Abstract

  Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar tahun 2023 menunjukkan bahwa hipertensi termasuk dalam 10 penyakit utama dengan jumlah kasus sebanyak 13.001. Produktif dipengaruhi oleh gaya hidup yang tidak sehat, seperti kurangnya aktivitas fisik, konsumsi makanan tinggi garam, kebiasaan merokok, dan stres akibat tekanan pekerjaan. Tujuan penelitian menganalisis hubungan stres dan merokok dengan kejadian hipertensi pada lansia di Desa Pulau Birandang Wilayah Kerja Puskesmas Kampa tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross- sectional. Populasi terdiri dari 575 lansia di Desa Pulau Birandang Wilayah Kerja Puskesmas Kampa yang dipilih menggunakan teknik systematic simple random sampling, dan sampel berjumlah 236 lansia. Alat ukur yang di gunakan adalah kuesioner. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil univariat didapatkan sebanyak 166 responden (70,3%) stress berat dan 188 responden (79,7%) merokok dan 158 responden (66,5%) yang hipertensi. Hasil bivariat didapatkan ada hubungan signifikan antara stres dengan kejadian hipertensi pada lansia di Desa Pulau Birandang Wilayah Kerja Puskesma Kampa dengan p-value 0,007 dan di daptkan hubungan signifikan antara merokok dengan kejadian hipertensi pada lansia di Desa Pulau Birandang Wilayah Kerja Puskesmas Kampa dengan p-value 0,004. Diharapakan pihak puskesmas rutin memberikan penyuluhan tentang bahaya merokok khususnya bagi lansia agar mengurangi angka kejadian hipertensi.
A Hubungan Durasi Dan Postur Kerja Penggunaan Komputer Dengan Keluhan Nyeri Leher (Neck Pain) pada Pegawai Kantor Bupati Kampar Nurlina, Nurlina; Isnaeni, Lira Mufti Azzahri; Lestari, Rizki Rahmawati
KOLONI Vol. 4 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v4i2.693

Abstract

Someone who works for a long time and work positions that are not ergonomic can certainly cause musculoskeletal disorders. One of the musculoskeletal disorders (MSDs) associated with computer use is neck pain. The cause of neck pain is due to not paying attention to ergonomic positions, resulting in neck muscle fatigue caused by awkward postures of the neck muscles for a long time. The purpose of this study was to determine the relationship between duration and work posture of computer use with neck pain complaints in Kampar Regent Office employees. This type of research is an observational analytic quantitative method with a cross sectional design. The population and sample in this study amounted to 72 people with total sampling technique. Data collection tools using questionnaire distribution and observation. This study uses univariate and bivariate analysis with the fisher exact. The results showed that the duration of work had a p-value of 0.02 (p<0.05), and the work posture had a p-value of 0.04 (p<0.05). This shows that there is a significant relationship between work duration and work posture with neck pain complaints in Kampar Regent Office employees. It is expected that employees of the Kampar Regent's Office pay more attention to the duration and good work posture so as to reduce complaints of neck pain.
Sosialisasi Keamanan Pangan: Mengenal Kandungan Zat Kimia Berbahaya pada Jajanan di Sekolah Dasar Pahlawan Tuanku Tambusai Febria, Dessyka; Syafriani, Syafriani; Afiah, Afiah; Lestari, Rizki Rahmawati; Hardianti, Sri; Ananda, Lusi Septia; Wulandari, Amelia
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dgm00m35

Abstract

Kebiasaan jajan pada anak sekolah dasar seperti dua sisi mata uang. Baik dan buruknya berjalan beriringan karena banyak kandungan zat kimia yang digunakan bertentangan dengan tubuh seperti boraks, formalin, MSG dan masih banyak zat-zat yang lain. Dilain sisi, jajanan ini diperlukan sebagai makanan tambahan anak. Keterampilan anak dalam memilih jajanan di sekolah merupakan faktor kritis untuk mendapatkan makanan yang sesuai kebutuhan dan memenuhi syarat Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa kelas 2,3 dan 4 di Sekolah Dasar Pahlawan Tuanku Tambusai mengenai kandungan zat kimia pada jajanan serta efektivitas edukasi dalam meningkatkan kesadaran mereka. Metode yang digunakan adalah observasi perilaku konsumsi jajanan dan penyuluhan edukasi keamanan pangan kepada siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum edukasi, pengetahuan siswa mengenai zat kimia berbahaya masih rendah. Setelah dilakukan penyuluhan, terjadi peningkatan kesadaran dan pemahaman siswa dalam memilih jajanan yang lebih sehat dan aman. Sekolah juga telah menerapkan kebijakan pembatasan jenis jajanan yang dijual untuk mengurangi risiko paparan zat kimia berbahaya. Kesimpulannya, edukasi keamanan pangan sangat diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa dalam memilih jajanan yang aman, serta mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang sehat dan bebas dari jajanan berbahayaKata kunci: edukasi, makanan jajanan, zat kimia