Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG DERMATITIS KONTAK DENGAN KEJADIAN DERMATITIS KONTAK DI DESA PANTAI RAJA WILAYAH KERJA PUSKESMAS PERHENTIAN RAJA Hayati, Isro; Erlinawati, Erlinawati; Lestari, Rizki Rahmawati
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 1 No. 4 (2022): NOVEMBER
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.824 KB) | DOI: 10.31004/s-jkt.v1i4.7451

Abstract

World Health Organization (WHO) melaporkan pada tahun 2020 prevalensi dermatitis kontak iritan menempati urutan ke 4 yaitu sebesar 10%. Berdasarkan survey tahunan pada penyakit ocupational pada populasi pekerja menunjukkan 80% didalamnya adalah dermatitis kontak iritan. Prevalensi diseluruh dunia diungkapkan sekitar 300 juta kasus setiap tahunnya. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan masyarakat tentang dermatitis kontak dengan kejadian dermatitis kontak di Desa Pantai Raja Wilayah Kerja Puskesmas Perhentian Raja tahun 2022. Populasi penelitian ini adalah  seluruh masyarakat usia produktif tinggal di Desa Pantai Raja periode Januari - April tahun 2022 berjumlah  207 orang. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah sebagian masyarakat yang usia produktif yang tinggal di Desa Pantai Raja berjumlah 67 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. Analisis yang digunakan adalah univariat dan bivariat, diolah menggunakan sistem komputerisasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa, dari 67 responden sebagian besar pengetahuan masyarakat kurang 64,1%, dan kejadian dermatitis kontak sebanyak 56,7%. Berdasarkan uji statistik dengan uji chi-square diperoleh nilai p value = 0,000 ?  (0,05) dengan tingkat kepercayaan 95%, maka Ho ditolak yang artinya signifikan. Berarti ada hubungan pengetahuan masyarakat tentang dermatitis kontak dengan kejadian dermatitis kontak di Desa Pantai Raja Wilayah Kerja Puskesmas Perhentian Raja tahun 2022.Diharapkan bagi responden agar melalukan tindakan untuk mencegah terjadinya dermatitis kontak seperti menggunakan sarung tangan yang tepat ketika bekerja terutama apabila akan kontak langsung dengan bahan kimia sesuai dengan jenis pekerjaan yang dilakukan. 
HUBUNGAN PEMBERIAN MP-ASI DINI, RIWAYAT PENYAKIT INFEKSI DAN PENGETAHUAN IBU DENGAN KEJADIAN GIZI KURANG PADA BAYI USIA 6-12 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTA PINANG KABUPATEN LABUHANBATU SELATAN TAHUN 2023 Simamora, Dina Astri; Afrinis, Nur; Lestari, Rizki Rahmawati
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 3 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v3i4.26726

Abstract

Kejadian gizi kurang pada bayi disebabkan kurangnya pengetahuan ibu tentang gizi, Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang tidak tepat, dan terkena penyakit infeksi. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan pemberian MP-ASI dini, riwayat penyakit infeksi dan pengetahuan ibu dengan kejadian gizi kurang pada bayi usia 6-12 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Pinang tahun 2023. Penelitian ini bersifat analitik menggunakan desain cross sectional. Waktu penelitian dilaksanakan pada tanggal 20 Maret - 08 April 2023. Populasi pada penelitian ini adalah ibu yang mempunyai bayi usia 06-12 bulan. Jumlah sampel 106 orang dipilih secara simple random sampling. Alat penggumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil Analisa univariat diperoleh 66 responden (62,3%) memberikan MP-ASI Dini kepada bayi kurang dari 6 bulan, 68 bayi (64,1%) yang tidak memiliki riwayat penyakit infeksi, 66 responden (62,3%) pengetahuan responden kurang tentang MP-ASI dan 87 bayi (82,1%) yang tidak mengalami gizi kurang. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan pemberian MP-ASI dini (p value = 0,055), terdapat hu bungan riwayat penyakit infeksi (p value = 0,000), dan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu (p value = 0,015) dengan kejadian gizi kurang pada bayi usia 6-12 bulan. Kesimpulan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian MP-ASI dini dengan kejadian gizi kurang, terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat penyakit infeksi dengan kejadian gizi kurang , dan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan kejadian gizi kurang pada bayi.
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KEJADIAN KECELAKAAN LALU LINTAS PADA REMAJA PENGENDARA SEPEDA MOTOR DI KECAMATAN TAPUNG KABUPATEN KAMPAR POVINSI RIAU, INDONESIA Hamid, Abdul; Kusumawati, Nila; Lestari, Rizki Rahmawati
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2022): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v1i1.10903

Abstract

Latar Belakang: Provinsi Riau berada pada urutan ke 13 dari 34 Provinsi di Indonesia dengan angka kecelakaan lalu lintas tertinggi.Kecamatan Tapung merupakan Kecamatan dengan angka kecelakaan lalu lintas tertinggi di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau dengan pengendara sepeda motor usia remajasebagai kelompok masyarakat yang paling sering mengalami kecelakaan lalu lintas.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab kejadian kecelakaan lalu lintas yang dialami oleh remaja pengendara sepeda motor di Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar.Metode: Penelitian merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional.Subjek penelitianini adalah siswa/siswi SMAN 1 Tapung di Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau yang pernah mengalami kecelakaan lalu lintas sebanyak 155 orang. Sampling method yang digunakan adalah total sampling.Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara faktor kelalaian manusia dengan kejadian kecelakaan lalu lintas (P value=0,003). Terdapat hubugan yang signifikan antara faktor kondisi kendaraan dengan kejadian kecelakaan lalu lintas (P value=0,008). Kesimpulan:Faktor kelalaian manusia merupakan faktor utama penyebab kecelakaan lalu lintas pada remaja di Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar di Provinsi Riau, yang diikuti dengan faktor kondisi kendaraan.
Gambaran Penerapan SOP Panen Pada Karyawan Pemanen Sawit Di PT. Tasma Puja Cahyadi, Rudi; Febria, Dessyka; Lestari, Rizki Rahmawati
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i2.141

Abstract

Work accidents are the main challenge that affects employee safety and productivity in the palm oil plantation sector in the harvesting section which still often occurs, due to the lack of implementation of Standard Operating Procedures (SOP) for harvesting. The purpose of this study was to describe the implementation of SOP for harvesting employees, with a focus on work safety and efficiency of the harvesting process. The study used a descriptive design with a quantitative approach with a sample of 129 palm oil harvesting employees selected using a simple random sampling technique. Primary data were collected through direct observation using observation sheets that included indicators of SOP implementation. Secondary data were obtained from company documents. Data analysis was carried out univariately to describe the level of SOP implementation. The results showed that the majority of employees 69% had implemented the harvesting SOP properly, while 31% had not fully complied with the procedure. Good implementation of SOPs supports increased work safety, efficiency of the harvesting process, and productivity. It is recommended that respondents be more disciplined in implementing the harvesting SOP, including consistent use of PPE and proper implementation of work procedures at every stage of the harvesting process. Active participation in work safety training held by the company is also expected to increase awareness and understanding of the importance of working according to SOP. By complying with SOPs, employees can protect themselves from the risk of accidents, while contributing to increased work productivity and the sustainability of company operations
Hubungan Stres dan Merokok dengan Kejadian Hipertensi di Desa Pulau Birandang Wilayah Kerja Puskesmas Kampa Putra, Rizwan Ardiansyah; Lestari, Rizki Rahmawati; Alini, Alini
World Health Digital Journal Vol. 1 No. 3 (2025)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/wolgitj.v1i3.16

Abstract

  Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar tahun 2023 menunjukkan bahwa hipertensi termasuk dalam 10 penyakit utama dengan jumlah kasus sebanyak 13.001. Produktif dipengaruhi oleh gaya hidup yang tidak sehat, seperti kurangnya aktivitas fisik, konsumsi makanan tinggi garam, kebiasaan merokok, dan stres akibat tekanan pekerjaan. Tujuan penelitian menganalisis hubungan stres dan merokok dengan kejadian hipertensi pada lansia di Desa Pulau Birandang Wilayah Kerja Puskesmas Kampa tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross- sectional. Populasi terdiri dari 575 lansia di Desa Pulau Birandang Wilayah Kerja Puskesmas Kampa yang dipilih menggunakan teknik systematic simple random sampling, dan sampel berjumlah 236 lansia. Alat ukur yang di gunakan adalah kuesioner. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil univariat didapatkan sebanyak 166 responden (70,3%) stress berat dan 188 responden (79,7%) merokok dan 158 responden (66,5%) yang hipertensi. Hasil bivariat didapatkan ada hubungan signifikan antara stres dengan kejadian hipertensi pada lansia di Desa Pulau Birandang Wilayah Kerja Puskesma Kampa dengan p-value 0,007 dan di daptkan hubungan signifikan antara merokok dengan kejadian hipertensi pada lansia di Desa Pulau Birandang Wilayah Kerja Puskesmas Kampa dengan p-value 0,004. Diharapakan pihak puskesmas rutin memberikan penyuluhan tentang bahaya merokok khususnya bagi lansia agar mengurangi angka kejadian hipertensi.
A Hubungan Durasi Dan Postur Kerja Penggunaan Komputer Dengan Keluhan Nyeri Leher (Neck Pain) pada Pegawai Kantor Bupati Kampar Nurlina, Nurlina; Isnaeni, Lira Mufti Azzahri; Lestari, Rizki Rahmawati
KOLONI Vol. 4 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v4i2.693

Abstract

Someone who works for a long time and work positions that are not ergonomic can certainly cause musculoskeletal disorders. One of the musculoskeletal disorders (MSDs) associated with computer use is neck pain. The cause of neck pain is due to not paying attention to ergonomic positions, resulting in neck muscle fatigue caused by awkward postures of the neck muscles for a long time. The purpose of this study was to determine the relationship between duration and work posture of computer use with neck pain complaints in Kampar Regent Office employees. This type of research is an observational analytic quantitative method with a cross sectional design. The population and sample in this study amounted to 72 people with total sampling technique. Data collection tools using questionnaire distribution and observation. This study uses univariate and bivariate analysis with the fisher exact. The results showed that the duration of work had a p-value of 0.02 (p<0.05), and the work posture had a p-value of 0.04 (p<0.05). This shows that there is a significant relationship between work duration and work posture with neck pain complaints in Kampar Regent Office employees. It is expected that employees of the Kampar Regent's Office pay more attention to the duration and good work posture so as to reduce complaints of neck pain.
Sosialisasi Keamanan Pangan: Mengenal Kandungan Zat Kimia Berbahaya pada Jajanan di Sekolah Dasar Pahlawan Tuanku Tambusai Febria, Dessyka; Syafriani, Syafriani; Afiah, Afiah; Lestari, Rizki Rahmawati; Hardianti, Sri; Ananda, Lusi Septia; Wulandari, Amelia
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dgm00m35

Abstract

Kebiasaan jajan pada anak sekolah dasar seperti dua sisi mata uang. Baik dan buruknya berjalan beriringan karena banyak kandungan zat kimia yang digunakan bertentangan dengan tubuh seperti boraks, formalin, MSG dan masih banyak zat-zat yang lain. Dilain sisi, jajanan ini diperlukan sebagai makanan tambahan anak. Keterampilan anak dalam memilih jajanan di sekolah merupakan faktor kritis untuk mendapatkan makanan yang sesuai kebutuhan dan memenuhi syarat Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa kelas 2,3 dan 4 di Sekolah Dasar Pahlawan Tuanku Tambusai mengenai kandungan zat kimia pada jajanan serta efektivitas edukasi dalam meningkatkan kesadaran mereka. Metode yang digunakan adalah observasi perilaku konsumsi jajanan dan penyuluhan edukasi keamanan pangan kepada siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum edukasi, pengetahuan siswa mengenai zat kimia berbahaya masih rendah. Setelah dilakukan penyuluhan, terjadi peningkatan kesadaran dan pemahaman siswa dalam memilih jajanan yang lebih sehat dan aman. Sekolah juga telah menerapkan kebijakan pembatasan jenis jajanan yang dijual untuk mengurangi risiko paparan zat kimia berbahaya. Kesimpulannya, edukasi keamanan pangan sangat diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa dalam memilih jajanan yang aman, serta mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang sehat dan bebas dari jajanan berbahayaKata kunci: edukasi, makanan jajanan, zat kimia
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN JAMBAN KELUARGA DALAM PROGRAM PAMSIMAS DI XIII KOTO KAMPAR Lestari, Rizki Rahmawati; Gustiana, Etri
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i2.26524

Abstract

Based on the Johannesburg declaration that by 2023 half of the world's population must have access to basic sanitation (latrine). This determination emphasizes the importance of programs to increase public awareness of the need to own and use latrines. The aim of this research is to determine the factors related to the use of family latrines in the Pamsimas program in the XIII Koto Kampar work area in 2023. This research uses a quantitative analytical design with a cross sectional approach. The research population is all 2730 heads of families (KK) in XII Koto Kampar. KK with a sample of 97 KK taken using systematic random sampling. The measuring tool in this research is a questionnaire. The data analysis used was Univariate and Bivariate, with the chi-square test. The results of statistical tests can be concluded that there is no significant relationship between the level of education and latrine use, p value 0.080 < 0.05, there is a significant relationship between the level of knowledge, attitudes and roles of health workers and latrine use (p value = 0.008, p value = 0.049, p value = 0.009. This research recommends the importance of providing sanitation information or counseling to the community about always using latrines, providing model latrines that meet health requirements to encourage people to always use latrines after the PAMSIMAS program is completed with the help of Health Officers.
PENGARUH RIWAYAT PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA IBU BALITA USIA 6-24 BULAN DI DESA GADING SARI KECAMATAN TAPUNG TAHUN 2022 Lestari, Rizki Rahmawati; Z.R, Zurrahmi; Hardianti, Sri
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i1.12167

Abstract

Permasalahan gizi pada balita yang hingga saat ini masih cukup besar dan belum terselesaikan yaitu stunting. Beberapa faktor yang berperan penting terjadinya stunting yaitu ASI Eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh riwayat pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita usia 6 – 24 bulan di Desa Gading Sari Kecamatan Tapung. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan menggunakan pendekatan penelitian Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu balita usia 6 – 24 bulan di Desa Gading Sari Kecamatan Tapung sebanyak 70 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisa data menggunakan univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian ini didapatkan responden tidak mendapatkan ASI eksklusif sebanyak 41 orang (58,6%), dan responden mengalami stunting berjumlah 39 orang (55,7%). Uji chi-square menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara riwayat pemberian ASI Eksklusif (p value 0,000) dengan kejadian stunting. Kesimpulan ada pengaruh riwayat pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita. Diharapkan pada ibu balita untuk dapat memberikan ASI eksklusif secara adekuat agar dapat mencegah balita mengalami stunting khususnya di Desa Gading Sari Kecamatan Tapung.
Hubungan Mengkonsumsi Makanan Cepat Saji (Fast Food) dan Aktifitas Fisik dengan Kejadian Obesitas Pada Remaja di Wilayah Kecamatan Bangkinang Kota Z.R, Zurrahmi; Sudiarti, Putri Eka; Lestari, Rizki Rahmawati; Yuristin, Devina
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.23475

Abstract

Obesitas atau kelebihan berat badan adalah akumulasi lemak yang berlebihan akibat ketidakseimbangan kronis antara asupan energi (Energy Intake) dan pengeluaran energi (Energy Expenditure). Faktor penyebab obesitas pada masa remaja adalah makan makanan cepat saji dan aktifitas fisik yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan mengkonsumsi makanan cepat saji (fast food) dan aktifitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja di Wilayah Kecamatan Bangkinang Kota. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal bulan Agustus tahun 2023. Sampel dalam penelitian ini 100 remaja dengan teknik Accidental Sampling. Alat mengumpulkan data menggunakan kuesioner. Ada hubungan yang signifikan antara mengkonsumsi makanan cepat saji (fast food) dan aktifitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja di Wilayah Kecamatan Bangkinapng Kota P-value 0,00 (?0,05). Diharapkan remaja dapat menjaga pola hidup lebih baik lagi, dan mengurangi konsumsi makanan fast food yang berlebihan dan rajin melakukan aktifitas fisik agar tidak berdampak pada obesitas di usia muda.