Claim Missing Document
Check
Articles

PENGOLAHAN LIMBAH RUMAH TANGGA MENJADI BAHAN BERNILAI EKONOMI DI DESA PETAPAHAN JAYA KECAMATAN TAPUNG KABUPATEN KAMPAR Rizki Rahmawati Lestari; Zurrahmi Zurrahmi; Dessyka Febria
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.42950

Abstract

Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai sebagai bagian dari institusi pendidikan mempunyai tiga kewajiban yang diemban yaitu menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Dengan program pengabdian masyarakat mandiri ini diharapkan ibu-ibu rumah tangga warga Desa Petapahan Jaya Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar mempunyai pengetahuan untuk melakukan pengolahan sampah/limbah rumah tangga yang muncul di lingkungan mereka. Lokasi pengabdian sangat strategis berhubungan dengan letak wilayah yang sangat dekat dengan kampus Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Bangkinang, dimana sampah atau limbah yang muncul dari aktivitas warga dan mahasiswa seperti banyaknya botol kemasan minuman, kertas bekas maupun sampah organik dari warung makan. Diharapkan pengetahuan dan ketrampilan yang disampaikan oleh Tim Pengabdian memberikan bekal bagi ibu-ibu PKK dalam mengelola sampah pada Tingkat dasar (pengolahan sendiri) yang pada muaranya dapat menjadi peluang usaha untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Upaya ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 81 tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga dengan program unggulan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) diharapkan timbunan sampah dapat berkurang atau bahkan tidak tersisa sama sekali yang sering diistilahkan zero waste system
GERAKAN 3R (REDUCE, REUSE, RECYCLE) DALAM PENGOLAHAN SAMPAH RUMAH TANGGA Rizki Rahmawati Lestari; Dessyka Febria
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.53591

Abstract

Kegiatan pengabdian ini membahas permasalahan pengelolaan sampah rumah tangga di Desa Kualu Nenas, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar yang masih kurang optimal. Timbulnya berbagai jenis sampah baik organik maupun anorganik menjadi tantangan utama yang disebabkan oleh kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Tujuan utama kegiatan pengabdian pada masyarakat adalah untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, dalam menerapkan gerakan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) untuk mengelola sampah menjadi bahan bernilai ekonomi. Metode yang digunakan meliputi observasi, penyuluhan, praktik langsung, dan pembuatan laporan. Penyuluhan dilakukan dengan pendekatan ceramah interaktif, diskusi, dan demonstrasi pembuatan kompos serta kerajinan tangan dari sampah. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah, perubahan perilaku pengelolaan sampah dari hanya membuang ke pengolahan mandiri, serta potensi peningkatan kesejahteraan melalui pemanfaatan sampah sebagai produk ekonomis. Program ini diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan bersih dan sehat serta memberikan kontribusi positif terhadap pengurangan timbunan sampah di desa tersebut.
Hubungan Kualitas Tidur dengan Kadar Gula Darah Sewaktu (GDS) Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Marta Anggraini; Alini Alini; Rizki Rahmawati Lestari
Excellent Health Journal Vol. 4 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v4i2.215

Abstract

Gangguan tidur yang terjadi pada pasien diabetes mellitus (DM) dapat mempengaruhi pasien dalam pengelolaan penyakitnya. Adanya gangguan tidur pada penderita DM berarti penderita sering terbangun malam hari, biasanya sulit kembali tidur, dan kualitas tidurnya buruk atau berkurang. Kekurangan tidur  mempunyai resiko peningkatan berat badan, memicu produksi hormon kortisol yang dapat meningkatkan kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan peningkatan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus tipe 2 di Rawat Inap Aulia Hospital. Penelitian ini bersifat analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah pasien DM yang masuk rumah sakit dan di rawat inap Aulia Hospital yang berjumlah 58 orang dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner The Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan glucometer. Hasil analisis univariat didapatkan bahwa dari 58 responden, terdapat kualitas tidur responden yang buruk sebanyak 35 orang (60,3 %) dan terdapat responden yang hiperglikemia yaitu sebanyak 32 orang (55,2 %). Hasil analisis bivariat dengan uji chi-square menunjukkan ada hubungan kualitas tidur dengan status hiperglikemia (p ≤ 0,05; OR=12,150). Diharapkan pada pasien DM tipe 2 dan keluarga  untuk dapat menjaga kadar gula darah tetap bisa terkontrol dengan cara patuh minum obat sesuai waktu dan dosis yang seharusnya, pengendalian berat badan melalui olahraga dan makan sehat dan memperbaiki kualitas tidurnya.
Hubungan Perubahan Status Kesehatan Pasien  Kritis  Dengan Tingkat Kecemasan Keluarga Di  Ruang  Rawat Inap Intensive Care Unit (ICU) Aulia Hospital Olga Bella Pista; Alini Alini; Rizki Rahmawati Lestari
Excellent Health Journal Vol. 4 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v4i2.223

Abstract

Pasien yang dirawat di ICU mempunyai kondisi kritis beresiko terhadap kegawatan, mengancam jiwa akibat kegagalan organ sehingga menyebabkan keluarga menjadi cemas dan takut terhadap kondisi keluarga yang berada di ruang ICU. Perubahan status kesehatan pasien kritis menyebabkan suatu ketakutan atau kekhawatiran atas ancaman kehilangan anggota keluarga yang kritis sehingga dapat menimbulkan respon cemas seperti menangis, sedih, stres, tidak mampu berfikir panjang, pusing dan susah tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perubahan status kesehatan pasien  kritis  dengan tingkat kecemasan keluarga di  Ruang  Rawat Inap Intensive Care Unit (ICU) Aulia Hospital. Pendekatan penelitian ini yaitu cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua keluarga pasien kritis yang dirawat di Ruang Rawat Inap Intensive Care Unit (ICU) Aulia Hospital pada tanggal 21 Januari – 12 Februari tahun 2026 sebanyak 40 orang dengan teknik acidental sampling. Analisa data pada penelitian menggunakan uji chi-square. Alat ukur yang digunakan adalah kuisoner HARS .Hasil penelitian ini yaitu sebagian besar responden mengalami perubahan status kesehatan koma sebanyak 25 orang (62,5%), responden mengalami kecemasan sebanyak 24 orang (60%). Berdasarkan hasil uji statistik dengan analisa chi-square diketahui bahwa nilai p value (0,020) ≤  α (0,05). Kesimpulan yaitu terdapat hubungan yang bermakna antara perubahan status kesehatan pasien kritis dengan tingkat kecemasan keluarga di Ruang Rawat Intensive Care Unit (ICU) Aulia Hospital. Diharapkan pada perawat untuk dapat melakukan pendekatan secara fisik berupa tepuk pundak, merangkul atau memeluk keluarga pasien dan berada di dekat pasien sehingga dapat menurunkan kecemasan yang dialami keluarga pasien.