Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN JAMBAN KELUARGA DALAM PROGRAM PAMSIMAS DI XIII KOTO KAMPAR Lestari, Rizki Rahmawati; Gustiana, Etri
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i2.26524

Abstract

Based on the Johannesburg declaration that by 2023 half of the world's population must have access to basic sanitation (latrine). This determination emphasizes the importance of programs to increase public awareness of the need to own and use latrines. The aim of this research is to determine the factors related to the use of family latrines in the Pamsimas program in the XIII Koto Kampar work area in 2023. This research uses a quantitative analytical design with a cross sectional approach. The research population is all 2730 heads of families (KK) in XII Koto Kampar. KK with a sample of 97 KK taken using systematic random sampling. The measuring tool in this research is a questionnaire. The data analysis used was Univariate and Bivariate, with the chi-square test. The results of statistical tests can be concluded that there is no significant relationship between the level of education and latrine use, p value 0.080 < 0.05, there is a significant relationship between the level of knowledge, attitudes and roles of health workers and latrine use (p value = 0.008, p value = 0.049, p value = 0.009. This research recommends the importance of providing sanitation information or counseling to the community about always using latrines, providing model latrines that meet health requirements to encourage people to always use latrines after the PAMSIMAS program is completed with the help of Health Officers.
PENGARUH RIWAYAT PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA IBU BALITA USIA 6-24 BULAN DI DESA GADING SARI KECAMATAN TAPUNG TAHUN 2022 Lestari, Rizki Rahmawati; Z.R, Zurrahmi; Hardianti, Sri
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i1.12167

Abstract

Permasalahan gizi pada balita yang hingga saat ini masih cukup besar dan belum terselesaikan yaitu stunting. Beberapa faktor yang berperan penting terjadinya stunting yaitu ASI Eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh riwayat pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita usia 6 – 24 bulan di Desa Gading Sari Kecamatan Tapung. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan menggunakan pendekatan penelitian Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu balita usia 6 – 24 bulan di Desa Gading Sari Kecamatan Tapung sebanyak 70 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisa data menggunakan univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian ini didapatkan responden tidak mendapatkan ASI eksklusif sebanyak 41 orang (58,6%), dan responden mengalami stunting berjumlah 39 orang (55,7%). Uji chi-square menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara riwayat pemberian ASI Eksklusif (p value 0,000) dengan kejadian stunting. Kesimpulan ada pengaruh riwayat pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita. Diharapkan pada ibu balita untuk dapat memberikan ASI eksklusif secara adekuat agar dapat mencegah balita mengalami stunting khususnya di Desa Gading Sari Kecamatan Tapung.
Hubungan Mengkonsumsi Makanan Cepat Saji (Fast Food) dan Aktifitas Fisik dengan Kejadian Obesitas Pada Remaja di Wilayah Kecamatan Bangkinang Kota Z.R, Zurrahmi; Sudiarti, Putri Eka; Lestari, Rizki Rahmawati; Yuristin, Devina
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.23475

Abstract

Obesitas atau kelebihan berat badan adalah akumulasi lemak yang berlebihan akibat ketidakseimbangan kronis antara asupan energi (Energy Intake) dan pengeluaran energi (Energy Expenditure). Faktor penyebab obesitas pada masa remaja adalah makan makanan cepat saji dan aktifitas fisik yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan mengkonsumsi makanan cepat saji (fast food) dan aktifitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja di Wilayah Kecamatan Bangkinang Kota. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal bulan Agustus tahun 2023. Sampel dalam penelitian ini 100 remaja dengan teknik Accidental Sampling. Alat mengumpulkan data menggunakan kuesioner. Ada hubungan yang signifikan antara mengkonsumsi makanan cepat saji (fast food) dan aktifitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja di Wilayah Kecamatan Bangkinapng Kota P-value 0,00 (?0,05). Diharapkan remaja dapat menjaga pola hidup lebih baik lagi, dan mengurangi konsumsi makanan fast food yang berlebihan dan rajin melakukan aktifitas fisik agar tidak berdampak pada obesitas di usia muda.
PENCEGAHAN DIARE DAN KECACINGAN DI SD NEGERI 001 SALO KECAMATAN SALO-KABUPATEN KAMPAR Lestari, Rizki Rahmawati; Zurrahmi, Zurrahmi; Febria, Dessyka; Gustiana, Erti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.29516

Abstract

Sekolah merupakan tempat pembelajaran akan tetapi juga dapat menjadi ancaman/permasalahan terhadap penyakit jika kebersihan lingkungan dan penanaman kebersihan diri/personal hygiene pada anak tidak dikelola dengan baik. Data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar tahun 2022 menunjukkan bahwa dari 5 penyakit terbanyak pada anak, yang pertama penyakit diare, ISPA, kecacingan, batuk pilek dan kulit. Selain itu untuk menghindari ancaman dan permasalahan terhadap penyakit yang menyerang anak sekolah adalah bahwa anak sekolah perlu diberikan pembelajaran kesehatan secara mandiri sehingga anak dengan sendirinya dapat belajar tentang kesehatan. Salah satu cara untuk memberikan pembelajaran secara mandiri adalah melalui modul pembelajaran. Dengan melihat permasalahan di atas perlu dilakukan penanaman nilai-nilai perilaku di Sekolah Dasar baik pada siswa dan guru merupakan kebutuhan mutlak yang dapat dilakukan melalui pendekatan program UKS dengan pengenalan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) salah satunya melalui pemberian pengetahuan dan pemahaman tentang pencegahan diare dan kecacingan serta keterampilan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Pelaksanaan CTPS dapat diajarkan oleh guru kepada siswa dan dari siswa ke siswa yang lain melalui program dokter kecil sehingga seluruh siswa terhindar dari penyakit yang dapat dicegah dengan CTPS salah satunya adalah penyakit diare dan kecacingan. Hasil studi pendahuluan masih banyak siswa pada jam istirahat saat mau makan makanan jajanan tidak terlihat mencuci tangan terlebih dahulu, sedangkan kran cuci tangan dan airnya sudah tersedia walaupun jumlahnya belum sesuai dengan jumlah siswa serta belum terlihat adanya hand sanitizer sebagai pengganti kran air untuk cuci tangan. Disamping itu SDN 001 Salo belum adanya program dokter kecil dan siswa belum terpapar dengan materi pencegahan diare dan kecacingan.
PENGOLAHAN LIMBAH RUMAH TANGGA MENJADI BAHAN BERNILAI EKONOMI DI DESA PETAPAHAN JAYA KECAMATAN TAPUNG KABUPATEN KAMPAR Lestari, Rizki Rahmawati; Zurrahmi, Zurrahmi; Febria, Dessyka
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.42950

Abstract

Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai sebagai bagian dari institusi pendidikan mempunyai tiga kewajiban yang diemban yaitu menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Dengan program pengabdian masyarakat mandiri ini diharapkan ibu-ibu rumah tangga warga Desa Petapahan Jaya Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar mempunyai pengetahuan untuk melakukan pengolahan sampah/limbah rumah tangga yang muncul di lingkungan mereka. Lokasi pengabdian sangat strategis berhubungan dengan letak wilayah yang sangat dekat dengan kampus Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Bangkinang, dimana sampah atau limbah yang muncul dari aktivitas warga dan mahasiswa seperti banyaknya botol kemasan minuman, kertas bekas maupun sampah organik dari warung makan. Diharapkan pengetahuan dan ketrampilan yang disampaikan oleh Tim Pengabdian memberikan bekal bagi ibu-ibu PKK dalam mengelola sampah pada Tingkat dasar (pengolahan sendiri) yang pada muaranya dapat menjadi peluang usaha untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Upaya ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 81 tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga dengan program unggulan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) diharapkan timbunan sampah dapat berkurang atau bahkan tidak tersisa sama sekali yang sering diistilahkan zero waste system
HUBUNGAN PEMBERIAN MP-ASI DINI, RIWAYAT PENYAKIT INFEKSI DAN PENGETAHUAN IBU DENGAN KEJADIAN GIZI KURANG PADA BAYI USIA 6-12 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTA PINANG KABUPATEN LABUHANBATU SELATAN Simamora, Dina Astri; Afrinis, Nur; Lestari, Rizki Rahmawati
Plenary Health : Jurnal Kesehatan Paripurna Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/plenaryhealth.v1i2.703

Abstract

Kejadian gizi kurang pada bayi disebabkan kurangnya pengetahuan ibu tentang gizi, Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang tidak tepat, dan terkena penyakit infeksi. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan pemberian MP-ASI dini, riwayat penyakit infeksi dan pengetahuan ibu dengan kejadian gizi kurang pada bayi usia 6-12 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Pinang tahun 2023. Penelitian ini bersifat analitik menggunakan desain cross sectional. Waktu penelitian dilaksanakan pada tanggal 20 Maret - 08 April 2023. Populasi pada penelitian ini adalah ibu yang mempunyai bayi usia 06-12 bulan. Jumlah sampel 106 orang dipilih secara simple random sampling. Alat penggumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil Analisa univariat diperoleh 66 responden (62,3%) memberikan MP-ASI Dini kepada bayi kurang dari 6 bulan, 68 bayi (64,1%) yang tidak memiliki riwayat penyakit infeksi, 66 responden (62,3%) pengetahuan responden kurang tentang MP-ASI dan 87 bayi (82,1%) yang tidak mengalami gizi kurang. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan pemberian MP-ASI dini (p value = 0,055), terdapat hu bungan riwayat penyakit infeksi (p value = 0,000), dan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu (p value = 0,015) dengan kejadian gizi kurang pada bayi usia 6-12 bulan. Kesimpulan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian MP-ASI dini dengan kejadian gizi kurang, terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat penyakit infeksi dengan kejadian gizi kurang , dan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan kejadian gizi kurang pada bayi.
HUBUNGAN KEPATUHAN KONTROL BEROBAT DENGAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI UPT PUSKESMAS TAMBANG Claudia, Lara; Yenny Safitri; Rizki Rahmawati Lestari; Ridha Hidayat
Jurnal Spektrum Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): Volume 1 Nomor 3, November 2025
Publisher : El-Emir Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63477/(juski).v1i3.411

Abstract

Hypertension is one of the major non-communicable diseases and a leading cause of death worldwide. The management of hypertension requires medication and regular blood pressure monitoring; however, patient adherence remains low. This study aimed to determine the relationship between treatment adherence and blood pressure control among hypertensive patients at UPT Puskesmas Tambang. The research employed a quantitative approach with a cross-sectional design. A total of 33 respondents were selected using accidental sampling. Data were collected through medical records and patients’ blood pressure measurements. The results showed that most patients were non-adherent to treatment (66.6%) and had uncontrolled blood pressure (72.7%). Fisher’s Exact Test yielded a p-value of 0.681 with a POR of 0.48, indicating no significant relationship between treatment adherence and blood pressure control. Nevertheless, adherent patients had a lower likelihood of experiencing uncontrolled blood pressure compared to non-adherent patients. It is recommended that healthcare providers enhance education and motivation for patients to regularly attend follow-up visits and comply with prescribed therapy. Hypertensive patients are also advised to adopt a healthy lifestyle to support treatment effectiveness.
Hubungan Religiusitas dengan Kesehatan Mental Pada Narapidana Azlin, Nur; Alini, Alini; Lestari, Rizki Rahmawati
Excellent Health Journal Vol. 4 No. 1 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v4i1.203

Abstract

Religiusitas bukan hanya masalah ibadah, tetapi berperan penting sebagai  makna kehidupan, penopang kesehatan mental, kontrol perilaku dan proses rehabilitasi. Narapidana yang tidak mementingkan religiusitas atau tidak memiliki dukungan spiritual dalam proses pembinaan bisa memicu tingkat stres yang lebih tinggi, agresivitas, emosi yang tidak terkontrol, rasa putus asa selama menjalani hukuman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan religiusitas dengan kesehatan mental pada narapidana di Lapas Kelas IIA Bangkinang Kabupaten Kampar tahun 2025. Desain penelitian ini menggunakan cros sectional dengan jumlah sampel 82 narapidana menggunakan teknik total sampling. Data yang dikumpulkan menggunakan kuesioner religiusitas Centrality of Religiosity Scale (CRS) dan kuesioner kesehatan mental Self Reporting Questionnaire (SRQ) dengan uji Fisher’s exact. 52 responden (52%) memiliki religiusitas rendah, dan 72 responden (87,8%) yang terindikasi gangguan emosional. Uji Fisher’s exact menghasilkan p-value 0,004 yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara religiusitas dengan kesehatan mental. Terdapat hubungan signifikan antara religiusitas dengan kesehatan mental pada narapidana. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi narapidana untuk dapat terus meningkatkan aktivitas keagamaan baik secara personal maupun bersama-sama, seperti mengikuti wirid pengajian, doa bersama, maupun pembinaan rohani.
Gambaran Pengetahuan Dalam Penggunaan Alat Perlindungan Diri (APD) pada Siswa Laboratorium Teknik Mesin di SMKN 1 Bangkinang Kota Ariandi, Vionaswa Amanda; Febria, Dessyka; Lestari, Rizki Rahmawati
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 4 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v2i4.378

Abstract

Angka kecelakaan kerja di Indonesia menurut International Labour Organization (ILO) Pada periode Januari sampai Desember 2024 tercatat jumlah kasus kecelakaan kerja di Indonesia sebanyak 462.241 kasus. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan dalam penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada siswa laboratorium teknik mesin di SMK N 1 Bangkinang. Penelitian ini di lakukan pada tanggal 12-15 Oktober 2025 pada siswa laboratorium teknik mesin di SMK N 1 Bangkinang Kota. Desain penelitian menggunakan penelitian Deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI teknik mesin bubut SMK N 1 Bangkinang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 36 responden yang diambil menggunakan total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat. Hasil penelitian diperoleh gambaran katakterstik Pengetahuan responden pada siswa laboratorium teknik mesin di SMK N 1 Bangkinang kota pada kategori Baik sebanyak 34 responden atau 94.4%, karakteristik responden berdasarkan usia berada pada kategori usia 17 tahun 21 responden atau (58,3%) dan karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin paling banyak berjenis kelamin laki-laki sebanyak 33 responden atau 91,7%.
Pengaruh Penyuluhan Tentang Sampah Rumah Tangga Terhadap Tingkat Pengetahuan Masyarakat di Desa Teluk Paman Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar Tahun 2025 Rizki Rahmawati Lestari; Zurrahmi Z.R; Dessyka Febria
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46325

Abstract

Seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk serta mobilitas penduduk yang pesat mengakibatkan bertambahnya volume sampah. Mengolah sampah dengan konsep 3R yaitu reuse reduce dan recycle merupakan cara untuk mengolah sampah rumah tangga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatahui “Pengaruh Penyuluhan Tentang Sampah Rumah Tangga Terhadap Tingkat Pengetahuan Masyarakat Di Desa Teluk Paman Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar tahun 2025”. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Eksperimen) dengan menggunakan desain one group pretest and posttest design. IPopulasi dalam penelitian ini adalah masyarakat di Desa Teluk Paman yang berjumlah 621 KK dengan sampel sebanyak 62 KK. Alat pengumpulan data yang dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan bahwa pengetahuan masyarakat sebelum diberikan penyuluhan yaitu kurang (90,3%), gambaran sikap masyarakat sebelum diberikan penyuluhan sampah rumah tangga negatif yaitu (75,8%) dan tindakan masyarakat sebelum diberikan penyuluhan sampah rumah tangga negatif yaitu (77,4%). Pengetahuan masyarakat sesudah diberikan penyuluhan yaitu baik (99,4%), gambaran sikap masyarakat sebelum diberikan penyuluhan sampah rumah tangga positif yaitu (82,3%) dan gambaran perilaku masyarakat sebelum diberikan penyuluhan sampah rumah tangga positif yaitu (76,2%). Ada pengaruh penyuluhan tentang sampah rumah tangga terhadap pengetahuan, sikap dan tindakan masyarakat dengan p value 0,000. Diharapkan Kepada pihak pemerintah daerah perlu adanya kerjasama dengan masyarakat terhadap peningkatan sosialisasi khususnya penanganan sampah rumah tangga melalui penyuluhan.