Articles
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 BANGKINANG
Adityawarman Hidayat;
Erni Anika;
Kasman Ediputra
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (504.695 KB)
|
DOI: 10.31004/cendekia.v2i2.53
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan metode konvensional yang masih mendominasi dalam setiap pembelajaran Matematika yang mengakibatkan rendahnya pemahaman konsep matematika siswa. Oleh sebab itu, peneliti mencoba menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT). Tujuan peneliti ini adalah untuk menguji ada atau tidaknya perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematika antara siswa yang belajar menggunakan metode konvensional di SMP Negeri 1 Bangkinang. Penelitian ini adalah penelitian Quasi Eksperimen dan desain yang digunakan adalah posttest Only Desain with Nonequivalent Group. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Bangkinang sebanyak 54 siswa, sedangkan objek dalam penelitian ini adalah pemahaman konsep matematis siswa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT). Untuk melihat hasil penelitian tersebut, digunakan uji Liliefors untuk menguji normalitas data, uji varians untuk melihat homogenitas data, kemudian digunakan rumus uji t untuk mengetahui hasil penelitian. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh rata-rata untuk kelas eksperimen 85,18 sedangkan kelas kontrol 64,03. Dilihat dari perbandingan dengan , dimana pada taraf 5% menunjukkan bahwa lebih besar dari . Sehingga diambil kesimpulan bahwa terdapat pengaruh signifikan kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dengan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional di SMP Negeri 1 Bangkinang.
Pengembangan Bahan Ajar Mata Kuliah Aljabar Linear Dengan Menggunakan Maple Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Zulhendri Zulhendri;
Adityawarman Hidayat;
Zulfah Zulfah
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (148.387 KB)
|
DOI: 10.31004/cendekia.v3i2.113
Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan buku ajar mata kuliah Aljabar Linear dengan menggunakan Maple. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa semester 6 yang berjumlah 12 orang. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahap yaitu: (1) analisis, (2) perancangan, (3) pengembangan, (4) implementasi dan (5) implementasi. Produk penelitian ini adalah bahan ajar mata kuliah Aljabar Linear. Prototipe produk divalidasi oleh ahli desain dan ahli media, kemudian dilakukan uji perorangan dan uji kelompok. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan pedoman wawancara. Dari hasil kuesioner dan wawancara diketahui bahwa buku ajar yang dikembangkan layak diterapkan kepada mahasiswa.
META ANALISIS: PENTINGNYA SELF DAN PEER ASSESMENT DALAM PEMBELAJARAN
Adityawarman Hidayat
Jurnal Basicedu Vol 2, No 1 (2018): April Pages 1-165
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (522.709 KB)
|
DOI: 10.31004/basicedu.v2i1.127
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pentingnya penilaian diri sendiri (self) dan penilaian sejawat (peer) dalam pembelajaran. Pentingnya self dan peer assesment dapat dilihat pada hasil penelitian 15 jurnal terdahulu yang dianalisis dan disajikan dalam meta analisis ini. Meta analisis ini merupakan kajian atas sejumlah hasil penelitian terdahulu dalam masalah sejenis sehingga dapat mengetahui hasil dan kesimpulan dari penelitian sebelumnya. Unit analisis dalam penelitian ini adalah dokumen-dokumen tertulis tentang penilaian diri sendiri (self) dan penilaian sejawat (peer), serta laporan penelitian ini diambil secara purposive sampling, yakni berdasarkan kesesuaian tema penelitian. Instrumen utama penelitian adalah peneliti sendiri dibantu dengan pantuan peneliti. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif dengan persentase dan analisis data kualitatif untuk data-data hasil kajian naratif terhadap penelitian-penelitian yang ditemukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian diri sendiri (self) dan penilaian sejawat (peer) memiliki peran penting dalam pembelajaran antara lain menunjukkan tingkat perhatian yang tinggi terdahap persiapan dalam memulai pembelajaran baik pada guru maupun siswa
Analisis Kesulitan Guru Sekolah Dasar dalam Pembelajaran Matematika di SDN 012 Kp. Panjang Airtiris
Adityawarman Hidayat;
Zulhendri Zulhendri;
Bunga Casandra
Journal on Education Vol 4 No 1 (2021): Journal on Education: Voume 4 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Departement of Mathematics Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/joe.v4i1.399
The difficulty of elementary school math teachers in math learning is that teachers are difficult at planning the mathematical learnig process, teachers are difficult at carrying out the mathematical learning process and teachers are difficult at communicating with students during math study. The purpose of this study is to know the extent of the planning of mathematics learning teachers have done, the performance of mathematics learning by teachers as well as the communication process between teachers and the student in the math class. The type of research used is qualitative descriptive analysis of data and information obtained from research for later interpretation according to the fact that in planning the learning process, the most frequent difficulty is determining the learning media by as much as (25%) and then creating teaching methods (18,75%). The next challenge to the mathematical learning process, the most frequent difficulty is to motivate students to ask the question of a magnitude (44,44%). The last difficulty is in communicating with the students. The most frequent challenge is to stimulate a students interest in math lessons by ( 42,85%). Should a math teacher have special skills in order to increase the students interest in math and not impress the monotonous in the matter of speaking.
META ANALISIS: PENTINGNYA SELF DAN PEER ASSESMENT DALAM PEMBELAJARAN
Adityawarman Hidayat
Jurnal Basicedu Vol 2, No 1 (2018): April Pages 1-165
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v2i1.127
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pentingnya penilaian diri sendiri (self) dan penilaian sejawat (peer) dalam pembelajaran. Pentingnya self dan peer assesment dapat dilihat pada hasil penelitian 15 jurnal terdahulu yang dianalisis dan disajikan dalam meta analisis ini. Meta analisis ini merupakan kajian atas sejumlah hasil penelitian terdahulu dalam masalah sejenis sehingga dapat mengetahui hasil dan kesimpulan dari penelitian sebelumnya. Unit analisis dalam penelitian ini adalah dokumen-dokumen tertulis tentang penilaian diri sendiri (self) dan penilaian sejawat (peer), serta laporan penelitian ini diambil secara purposive sampling, yakni berdasarkan kesesuaian tema penelitian. Instrumen utama penelitian adalah peneliti sendiri dibantu dengan pantuan peneliti. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif dengan persentase dan analisis data kualitatif untuk data-data hasil kajian naratif terhadap penelitian-penelitian yang ditemukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian diri sendiri (self) dan penilaian sejawat (peer) memiliki peran penting dalam pembelajaran antara lain menunjukkan tingkat perhatian yang tinggi terdahap persiapan dalam memulai pembelajaran baik pada guru maupun siswa
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMPN 1 BANGKINANG
Adityawarman Hidayat;
Dwi Viora
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (167.166 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v2i5.102
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VIII SMP Negeri Bangkinang Kota tahun ajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperiment) dengan populasi siswa kelas VIII SMP Negeri Bangkinang Kota dan sampelnya yaitu kelas VIIIf (kelas eksperimen yang diberikan perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD) dan kelas VIIIg (kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional) di SMPN 1 dan kelas VIIIb (kelas eksperimen yang diberikan perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD) dan kelas VIIId (kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional) di SMPN 2. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan teknik tes. Data dianalisis dengan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji perbedaan rata-rata.Untuk data hasil tes diperoleh hasil Dalam hal ini, ditolak dan diterima. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kemampuan komunikasi matematis siswa kelas eksperimen lebih dari rata-rata kemampuan komunikasi matematis siswa kelas control sehingga dapat dikatakan bahwa pengaruh yang diberikan bersifat positif.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATA KULIAH ALJABAR LINEAR DENGAN MENGGUNAKAN MAPLE PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA UNIVERSITAS PAHLAWAN TUANKU TAMBUSAI
Zulhendri Zulhendri;
Adityawarman Hidayat
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (124.084 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v2i5.103
Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan buku ajar mata kuliah Aljabar Linear dengan menggunakan Maple. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa semester 6 yang berjumlah 12 orang. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahap yaitu: (1) analisis, (2) perancangan, (3) pengembangan, (4) implementasi dan (5) implementasi. Produk penelitian ini adalah bahan ajar mata kuliah Aljabar Linear. Prototipe produk divalidasi oleh ahli desain dan ahli media, kemudian dilakukan uji perorangan dan uji kelompok. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan pedoman wawancara. Dari hasil kuesioner dan wawancara diketahui bahwa buku ajar yang dikembangkan layak diterapkan kepada mahasiswa
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA MTs AL-MUHAJIRIN TAPUNG
Adityawarman Hidayat
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (266.618 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v2i5.104
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dengan menggunakan model pembelajaran cooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) dapat meningkatkan pemecahan masalah matematis pada materi bangun ruang kubus dan balok siswa kelas VIII MTs Al-Muhajirin Tapung Kabupaten Kampar. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTs Al-Muhajirin Tapung, sedangkan objek penelitian ini adalah kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Adapun langkah-langkah dalam PTK ini adalah perencanaan, implementasi, observasi dan refleksi. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari pra tindakan, siklus I, II, III, dan tes unit dapat dilihat bahwa terjadi peningkatan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII MTs Al-Muhajirin melalui model pembelajaran cooperatiftipe Team Assisted Individualization (TAI) tepatnya pada siklus ketiga, dan target yang diinginkanpun sudah tercapai.
The Effect of ICM Active Learning Strategies on Students' Mathematics Learning Outcomes in JHS 2 Bangkinang
M. Rico Fahrul;
Molli Wahyuni;
Adityawarman Hidayat;
Ahmad Fauzan;
Fauziddin Fauziddin
International Journal of Educational Dynamics Vol 3 No 2 (2021): International Journal of Educational Dynamics (IJEDs)
Publisher : Postgraduate School, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/ijeds.v3i2.406
The research background is that the learning process is less effective in order to achieve optimal student mathematics learning outcomes due to monotonous learning. This research is an experimental research aimed at knowing the results of students' mathematics learning with Index Card Match (ICM) with conventional students' mathematics learning outcomes. The research population was class VII students of JHS 2 Bangkinang consisting of 2 classes. The research sample was taken by purposive sampling, namely class VII students of JHS 2 Bangkinang totaling 58 people. This type of research is experimental research and the research design is a Pre-test-Post-test control group design. The data was collected using Pre-test and Post-test (Pre-test-Post-test) to measure students' mathematics learning outcomes. The analysis technique is descriptive and inferential statistical analysis technique. The results of the acquisition of descriptive statistics are Pre-test and Post-test. The average score of conventional learning students' mathematics learning outcomes is 41.52. The average score of learning outcomes for students learning to apply theICM is 70.17. The results were confirmed by the independent t-test, obtained a Pvalue of 0.000 which was smaller than the significant level of 0.05, so the hypothesis was accepted. It was concluded that the results of learning mathematics with the ICM strategy were higher than conventional learning. The effect of applying the ICM strategy to the mathematics learning outcomes of class VII students of JHS 2 Bangkinang.
PENGARUH PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 2 BANGKINANG KOTA
Dedi Chandra;
Adityawarman Hidayat;
Astuti Astuti
Jurnal Dedikasi Pendidikan Vol 8, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30601/dedikasi.v8i1.4053
This research is motivated by the less than optimal mathematics learning process caused by mathematics learning that is fixated on the teacher. This study aims to determine the effect of the Realistic Mathematics Education learning approach on mathematics learning outcomes for class VII SMP Negeri 2 Bangkinang City. This research is an experimental research with a pretest posttest control group design model. The research subjects were seventh grade students of SMP Negeri 2 Bangkinang City. The sampling technique in this study was random sampling, consisting of 29 experimental group students and 29 control group students. The method of data collection is done by test. Data analysis used parametric statistics with t-test (independent sample t-test) with SPSS for windows version 25.0. The results showed that the Realistic Mathematics Education learning approach had a positive effect on improving mathematics learning outcomes. This is evidenced by the results of the independent sample t-test analysis with a significance value of 0.000 <0.05. Based on the analysis and discussion, there are differences in the final average increase in mathematics learning outcomes, namely the experimental group of 83.45 and the control group of 72.24. The results of the study can be concluded that the use of realistic mathematics education learning approach has a positive effect on improving mathematics learning outcomes.