Articles
Pelatihan Cara Cepat Peningkatan Speaking Di SMAN 1 Salo
Ayu, Citra;
Rasyidah, Ummi;
Haris, Nona Alanis Fauziah;
Fadillah, Ainul
Pengabdian Masyarakat Sumber Daya Unggul Vol. 1 No. 1 (2023): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Almahmudi Bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (528.186 KB)
|
DOI: 10.37985/pmsdu.v1i1.35
Berbicara di depan umum adalah proses berbicara kepada sekelompok orang dengan cara terstruktur yang disengaja dimaksudkan untuk menginformasikan, mempengaruhi, atau menghibur pendengar. Berbicara di depan umum bukanlah tugas yang mudah. Perlu keterampilan berbahasa yang baik. Ketakutan dan kegelisahan menjadi masalah besar, terutama bagi pemula yang belum berpengalaman dalam public speaking. Ini juga terjadi pada siswa di SMAN 1 Salo. Kompetensi berbahasa mereka tidak memadai. Itulah sebabnya kegiatan pelatihan Cara cepat peningkatan speaking di SMAN 1 Salo diadakan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan mereka. Kegiatan ini dilakukan dalam dua tahap, yaitu pengiriman konten dan praktek. Berdasarkan evaluasi, hasil yang diperoleh sangat signifikan. Adanya peserta antusias menunjukkan bahwa mereka sangat tertarik. Selain itu, ada keseriusan dari para peserta yang menghadiri serangkaian acara yang diselenggarakan oleh tim dari awal sampai akhir.
Pelatihan Penggunaan Pendekatan STEAM Berbasis Proyek pada Pembelajaran Matematika di SDN 192 Pekanbaru
Marta, Rusdial;
Surya, Yenni Fitra;
Viora, Dwi;
Sumianto, Sumianto;
Ayu, Citra
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Dedikasi 2024
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/dedikasi.v2i2.68
Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah : (1) Untuk memberi pengetahuan kepada guru-guru SD yang berkaitan dengan pengetahuan pendekatan pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engeenering, arts and Mathematic); (2) Untuk memberi pengetahuan kepada guru-guru SD yang berkaitan dengan integrasi pada pembelajaran matematika; (3) Untuk memberi keterampilan kepada guru-guru SD yang berkaitan dengan pendekatan pembelajaran STEAM; (4) Untuk memanamkan nilai dan sikap kepada guru-guru SD yang berkaitan dengan pendekatan pembelajaran STEAM. Metode pelatihan pendekatan pembelajaran STEAM kepada guru SDN 192 melalui : (1) Ekspositori; (2) Tanya Jawab; (3) Diskusi; (4) Demonstrasi; (5) Focus Group Discussion (FGD); (6) Metode proyek. Instrumen yang dipergunakan dalam pengabdian kepada masyarakat adalah : (1) Power Point; (2) Bahan Copy materi pendekatan pembelajaran STEAM;. Teknik pegumpulan data dengan jalan wawancara, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis dengan cara kualitatif. Kesimpulan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah sebagai berikut: (1) Guru guru SD memiliki pengetahuan yang berkenaan dengan pendekatan pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engeenering, Arts and Mathematic); (2) Guru-guru SD memiliki nilai dan sikap yang berkenaan dengan pendekatan pembelajaran STEAM; (4) Guru-guru SD memiliki nilai dan sikap yang dapat ditanamkan kepada anak-anak SD yang berkenaan dengan pendekatan pembelajaran STEAM.
Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik di Tingkat Sekolah Dasar
Ayu, Citra;
Faizah, Fitrotul;
Sukmawati, Sinta
Awwaliyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 5 No. 2 (2022): Awwaliyah: Jurnal PGMI
Publisher : rogram Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58518/awwaliyah.v5i2.1114
This research is based on the learning outcomes of students who are not motivated to learn by his master. This is because some parents think that the task of Motivating learning is only done by the teacher, when in fact the role of Parents are also very important. Students who do not get the motivation to learn from their parents tend to be more passive when learning, sometimes their learning outcomes are not achieve the minimum completeness criteria (KKM). With this we do a research to analyze the role of parents in increasing participants' learning motivation educated at the elementary school level. This research uses descriptive qualitative method with data collection through literature study that we have done. Writing purpose this journal so that readers know how important the role of parents in increase students' learning motivation. The results of this study that students those who get motivation to learn from their parents have better learning outcomes than students who do not get motivation to learn from their parents
The Effect of Structure Dyadic Method on Toward Students Reading Comprehension
Widuri, Elvi;
Asi Lestari, Putri;
Ayu, Citra
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edp.v1i3.78
This experimental research was carried out on Grade Nine students at MTS PP. Mu'allimin Muhammadiyah Bangkinang City in the 2023/2024 learning year. This study aims to find out the effect of the Dyadic Structure Method on students' reading comprehension. This type of research uses quasy-experimental by comparing two groups, namely the experimental class and the control class. The sample used was class IX A which consisted of 30 students as the experimental group and class IX B which consisted of 30 students as the control group. The research instrument was a reading comprehension test which consisted of 20 multiple choice questions. This study used a purposive sampling technique in which the researcher chose the class category to be examined. Data were analyzed using the IBM SPSS 23 program. Based on the data analysis, the researchers obtained the results, namely the average value of the experimental class was 94.00 and the average value of the control class was 84.00. the researcher uses the T-test with the formula If T count > T table, the hypothesis is accepted (Ha). If T count < T table, the hypothesis is rejected (ho). From the calculation results, it was found that tcount = 9.878 > t-table 5.471 in the degree of freedom (58) and the level of significance (2-tailed) was 0.000 <0.05 (5%), meaning that Ha was accepted. This indicates that there is a significant effect of the structured dyadic method on students' reading skills in MTS PP. Mu'allimin Muhammadiyah Bangkinang city.
Penggunaan Talking Stick dan Model Pembelajaran Discoveri Learning untuk Meningkatkan Aktivitas dan Motivasi Belajar Siswa dalam Memperoleh Hasil Belajar yang Baik pada Siswa Kelas VII SMP Negeri
Ayu, Citra;
Nurjannah, Siti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25140
Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan di SMP Negeri 7 Tambusai pada siswa kelas VII dengan jumlah siswa sebanyak 21 orang siswa, yang menjadi acuan dalam keberhasilan adalah hasil belajar siswa itu sendiri. penelitian ini menggunakan metode Discovery learning dan model talking stick pada pembelajaran Bahasa Inggris dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 7 Tambusai .selain itu dalam penelitian ini penulis sangat berharap bisa memberikan bantuan atau sebagai acuan guru yang lainnya dalam kegiatan pembelajaran setiap hari. Oleh karena itu Sebaiknya guru dapat menggunakan media atau alat peraga dalam proses pembelajaran yang bervariasi,karena selain dapat meningkatkan hasil belajar siswa,guru harus juga harusjeli dalam memilih metode yang cocok, agar siswa mudah memahami materi yang diajarkan dan pada akhirnya akan meningkatkan hasil belajar sesuai yang diharapkan. Dari hasil penelitian data disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran dengan menggunakan metode Discovery learning dan model talking stick dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 7 Tambusai tahun pelajaran 2022/ 2023.
The Density of Megabentos in Coral Reef Ecosystems in The Waters of Pongok Island, South Bangka District
Ayu, Citra;
Adibrata, Sudirman;
Muftiadi, M. Rizza
Coastal and Marine Journal Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Serumpun Karang Konservasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61548/cmj.v2i1.22
Biota plays a role in reef coral is megabenthos . Megabenthos is a large benthic biota more of 1cm and has Power adaptation to condition environment . Benthic biota usually found at the bottom waters like ecosystem reef coral and fields seagrass . Waters Island Pongok own diversity biological abundant sea _ so that made source search society in general working as a fisherman with method netting, fishing and doing arrest with another way . Apart from that, some fisherman Still use tool catch those who don't friendly environment like use bomb and shoot For catching fish. Megabenthos data collection use method Benthos Belt Transect and reef data collection coral use method Underwater Photo Transect . Research results in Water Island Pongok 12 species were found of the 6 families found in the waters Island Pongok . Density value megabenthos found _ range between 0.007-1.257 ( ind /m²) which is dominated by species Diadem setosum with average value _ amounted to 0.688 ( ind /m²), whereas density Lowest is in the species Drupella cornus , Linckia multifora and Trochus niloticus with the average value density 0.002 ( ind /m²). Percentage cover reef coral live on the Island Pongok ranges between 28.67%-63.87% in Medium to Good category . Analysis results Principal Component Analysis (PCA) was obtained results density highest that is Correlated diadema _ with temperature with mark the correlation is 1,000 and temperature namely 0.825, next clams correlated with pH and value the correlation is 0.465 and pH 0.982. From these two biota categorized as correlated perfect with physical and chemical parameters waters. Connection density megabenthos with form growth reef coral density megabenthos highest at the location study is species Diadem sp . which is correlated tall with Dead Coral Algae (DCA) with mark the correlation is 0.998. Density megabenthos Lowest is Correlated Drupella _ tall with Dead Coral Algae (DCA) with mark the correlation is 0.998, and Linckia multifora correlated tall with Coral Foliose (CF) with mark the correlation is 0.925.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF NUMBERED HEADS TOGETHER TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS VII SMP N 1 TIGO NAGARI KABUPATEN PASAMAN
Ayu, Citra
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 3 No. 1 (2018): Maret
Publisher : STKIP Pesisir Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The low acquisition of mathematic concept for the seventh grade students in SMPN I Tigo Nagari Kabupaten Pasaman is a background of this research. This is because the process of learning has not involved the students optimally so that the students are not quite active and they tend receiving what they get from their teachers only. One of efforts to do is implementing Numbered Heads Together Learning Cooperative Model. The purpose of this research is to know whether the students’ mathematic concept acquisistion who use Numbered Heads Together Cooperative Learning Model is better than conventional one. This research was quasy experimental. The population of this research is all seventh grade students of SMPN I Tigo Nagari Kabupaten Pasaman. The data of this research is taken from final test of mathematic concept acquisition. The data analysis is done by t-test. Based on the result of data analysis and final test that the students’ acquisition of mathematic concept who use numbered Heads Together Cooperative Learning Model is better then conventional model
Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Pendekatan Pembelajaran Inklusif di SDN 008 Muara Uwai
Marta, Rusdial;
Sumianto, Sumianto;
Aprinawati, Iis;
Ayu, Citra;
Viora, Dwi
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Dedikasi 2025
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/dedikasi.v3i1.95
Pelatihan kepada guru-guru di Sekolah Dasar Negeri 008 Muara Uwai bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam menerapkan pendekatan pembelajaran inklusif di kelas. Dalam pelatihan ini, guru-guru diajarkan mengenai konsep dasar pendidikan inklusif, teknik untuk mengidentifikasi kebutuhan siswa yang beragam, serta berbagai strategi pembelajaran diferensiasi yang dapat diimplementasikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung bagi semua siswa. Selain itu, teknologi bantu dan metode evaluasi yang inklusif juga diperkenalkan untuk mengakomodasi siswa dengan kebutuhan khusus. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman para guru terhadap prinsip pendidikan inklusif, serta kesiapan mereka untuk menerapkannya dalam praktik pembelajaran sehari-hari. Namun, tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan perubahan mindset guru masih perlu diatasi agar penerapan pendidikan inklusif dapat lebih optimal. Pelatihan ini memberikan kontribusi penting dalam mempersiapkan guru untuk menciptakan kelas yang inklusif, merata, dan adil bagi seluruh siswa, tanpa terkecuali.
Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Pendekatan Pembelajaran Inklusif di SDN 008 Muara Uwai
Marta, Rusdial;
Sumianto, Sumianto;
Aprinawati, Iis;
Ayu, Citra;
Viora, Dwi
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Dedikasi 2025
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/dedikasi.v3i1.95
Pelatihan kepada guru-guru di Sekolah Dasar Negeri 008 Muara Uwai bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam menerapkan pendekatan pembelajaran inklusif di kelas. Dalam pelatihan ini, guru-guru diajarkan mengenai konsep dasar pendidikan inklusif, teknik untuk mengidentifikasi kebutuhan siswa yang beragam, serta berbagai strategi pembelajaran diferensiasi yang dapat diimplementasikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung bagi semua siswa. Selain itu, teknologi bantu dan metode evaluasi yang inklusif juga diperkenalkan untuk mengakomodasi siswa dengan kebutuhan khusus. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman para guru terhadap prinsip pendidikan inklusif, serta kesiapan mereka untuk menerapkannya dalam praktik pembelajaran sehari-hari. Namun, tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan perubahan mindset guru masih perlu diatasi agar penerapan pendidikan inklusif dapat lebih optimal. Pelatihan ini memberikan kontribusi penting dalam mempersiapkan guru untuk menciptakan kelas yang inklusif, merata, dan adil bagi seluruh siswa, tanpa terkecuali.
Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Anak Usia 5-6 Tahun Dengan Penerapan Metode Tanya Jawab
Muslimah, Afriliyanti;
Alim, Melvi Lesmana;
Ayu, Citra
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 1 No. 1 (2018): December 2018
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/aulad.v1i1.1
Penelitian bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbahasa anak dengan penerapan metode tanya jawab pada anak. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan secara kolaboratif antara peneliti dengan guru kelas. Subjek penelitian ini adalah 15 anak kelompok B RA Aisyiyah Bustanul Athfal yang terdiri dari 10 anak perempuan dan 5 anak laki-laki. Objek penelitian adalah kemampuan berbahasa anak. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Intrumen yang digunakan adalah lembar observasi ( chek list) dan dokumen foto anak. Teknik analisis data secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan kemampuan berbahasa anak dengan penerapan metode tanya jawab. Hasil observasi pada pratindakan menunjukan bahwa kemampuan berbahasa anak belumberkembang dan rata-rata nya mendapat skor 22,2%. Pada siklus I meningkat menjadi 43,48% dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 78%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan metode tanya jawab dapat meningkatkan kemampuan berbahasa anak