Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Penggunaan Pendekatan STEAM Berbasis Proyek pada Pembelajaran Matematika di SDN 192 Pekanbaru Marta, Rusdial; Surya, Yenni Fitra; Viora, Dwi; Sumianto, Sumianto; Ayu, Citra
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Dedikasi 2024
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v2i2.68

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah : (1) Untuk memberi pengetahuan kepada guru-guru SD yang berkaitan dengan pengetahuan pendekatan pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engeenering, arts and Mathematic); (2) Untuk memberi pengetahuan kepada guru-guru SD yang berkaitan dengan integrasi pada pembelajaran matematika; (3) Untuk memberi keterampilan kepada guru-guru SD yang berkaitan dengan pendekatan pembelajaran STEAM; (4) Untuk memanamkan nilai dan sikap kepada guru-guru SD yang berkaitan dengan pendekatan pembelajaran STEAM. Metode pelatihan pendekatan pembelajaran STEAM kepada guru SDN 192 melalui : (1) Ekspositori; (2) Tanya Jawab; (3) Diskusi; (4) Demonstrasi; (5) Focus Group Discussion (FGD); (6) Metode proyek. Instrumen yang dipergunakan dalam pengabdian kepada masyarakat adalah : (1) Power Point; (2) Bahan Copy materi pendekatan pembelajaran STEAM;. Teknik pegumpulan data dengan jalan wawancara, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis dengan cara kualitatif. Kesimpulan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah sebagai berikut: (1) Guru guru SD memiliki pengetahuan yang berkenaan dengan pendekatan pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engeenering, Arts and Mathematic); (2) Guru-guru SD memiliki nilai dan sikap yang berkenaan dengan pendekatan pembelajaran STEAM; (4) Guru-guru SD memiliki nilai dan sikap yang dapat ditanamkan kepada anak-anak SD yang berkenaan dengan pendekatan pembelajaran STEAM.
Edukasi Inovatif Pengolahan Kelor: Moringa Dimsum sebagai Camilan Sehat Berbasis Potensi Lokal Ayu, Citra; Sari, Putri Krisma; Sari, Windi Riana; Sari, Rizka Nanda; S, Noprina Brielitha; Manalu, Camelia; Sakinah, Sakinah; Mulyani, Rizka Dwi; Yaprianti, Maria; Novia, Merry; Melisa, Melisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 5, No 3 (2025): Abdira, Juli
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v5i3.728

Abstract

Moringa oleifera leaves are highly nutritious and have great potential to be developed into functional foods. In Salo Timur Village, moringa has traditionally been used in simple dishes, but innovative modern products such as dim sum have not been widely explored. This community service activity aimed to educate local residents on how to process moringa leaves into a healthy snack called Moringa Dimsum, as a form of nutritious and economically valuable food diversification. The method used was descriptive qualitative with a participatory educational approach based on a case study. The activity did not involve hands-on practice by participants, but rather focused on presentations by a guest speaker, interactive discussions, and the distribution of recipes and product testers. The results showed that participants responded positively to the introduced recipe, recognized its nutritional benefits, and saw its potential as a home-based business opportunity. The program also produced a recipe book titled Moringa Dimsum as a form of documentation and dissemination of local food innovation. This educational activity proved effective in raising nutritional awareness and opening up economic opportunities based on local resources.
ONTOLOGI, EPISTEMOLOGI, DAN AKSIOLOGI DALAM PENDIDIKAN ISLAM: MEMBENTUK KARAKTER YANG BERKUALITAS Oktarini, Dinda; Shera, Shera; Aliyah, Aliyah; Ayu, Citra
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i2.6454

Abstract

The formation of quality character in Islamic education requires a solid philosophical foundation to align knowledge with values. This background emphasizes the importance of understanding the basic framework of the philosophy of science. Therefore, the focus of this research is to analyze the integral role of three main branches of philosophy—ontology, epistemology, and axiology—in shaping a comprehensive Islamic education system. As a research step, a library research method was used to collect and analyze data from various scientific literature to synthesize the contributions of each branch of philosophy. The main findings indicate that ontology defines the essence of Islamic education, which is centered on monotheism and the purpose of human creation as servants and caliphs. Epistemology regulates the acquisition of knowledge, which is not only sourced from reason and the senses but also guided by revelation (the Qur'an and Sunnah). Meanwhile, axiology provides a value and ethical dimension, directing the use of knowledge to develop noble character and achieve goodness in this world and the hereafter. In conclusion, the integration of these three branches of philosophy forms a holistic Islamic education system and is crucial for producing a generation that is not only intelligent but also possesses strong character and is able to apply their knowledge responsibly. AbstrakPembentukan karakter berkualitas dalam pendidikan Islam memerlukan landasan filosofis yang kokoh untuk menyelaraskan ilmu dengan nilai. Latar belakang masalah ini mendorong pentingnya pemahaman terhadap kerangka dasar filsafat ilmu. Oleh karena itu, fokus penelitian ini adalah menganalisis peran integral tiga cabang utama filsafat—ontologi, epistemologi, dan aksiologi—dalam membentuk sistem pendidikan Islam yang komprehensif. Sebagai langkah penelitian, metode studi kepustakaan (library research) digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai literatur ilmiah, guna mensintesiskan kontribusi masing-masing cabang filsafat tersebut. Temuan utama menunjukkan bahwa ontologi mendefinisikan hakikat pendidikan Islam yang berpusat pada tauhid dan tujuan penciptaan manusia sebagai hamba dan khalifah. Epistemologi mengatur cara perolehan ilmu yang tidak hanya bersumber dari akal dan indra, tetapi juga berpedoman pada wahyu (Al-Qur’an dan Sunnah). Sementara itu, aksiologi memberikan dimensi nilai dan etika, yang mengarahkan agar ilmu dimanfaatkan untuk membentuk akhlak mulia serta mencapai kebaikan di dunia dan akhirat. Kesimpulannya, integrasi ketiga cabang filsafat ini membentuk sistem pendidikan Islam yang holistik dan sangat penting untuk melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter kuat dan mampu mengamalkan ilmunya secara bertanggung jawab.
The Effect of Duolingo Game as Extramural English Towards Students’ Vocabulary Mastery Armiati, Armiati; Ayu, Citra; Asilestari, Putri; Sari, Nurhidayah
Journal of English Language and Education Vol 10, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v10i4.853

Abstract

This experimental research was carried out in class X  at  SMA Muhammadiyah Bangkinang Kota. This research aims to determine the effect of duolingo game as extramural English towards students vocabulary Mastery  at SMA Muhammadiyah Bangkinang. The research methodology uses a quasi-experimental design. The sample for this research consisted of 53 students, namely 29 students in class X Science two  and 24 ostudents in class X Social. Data collection techniques include tests and documentation. Data were analyzed using SPSS 16. Based on the research results, it can be concluded that Duolingo Game can improve the Vocabulary  Mastery  of class X Science two students at SMA Muhammadiyah Bangkinang Kota as Extramural English  . With an average posttest score of 86,42 and Paired T Test results with a significance level of 5% obtained Sig. (2-tailed) = 0,001 0,05 Therefore, it can be seen that ρ α, meaning that H0 is rejected and Ha is accepted. This proves that duolingo game has a significant effect on students' ability to improve English vocabulary in tenth grade.
Peningkatan Literasi Membaca dan Menulis Anak Melalui Program Rumah Baca di Desa Ridan Kabupaten Kampar Viora, Dwi; Marta, Rusdial; Aprinawati, Iis; Ayu, Citra
Jurnal Pesona Nusantara Vol. 1 No. 1 (2025): Vo.1 No.1 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/peson.v1i1.3

Abstract

Program Rumah Baca Ramah Anak di Desa Ridan, Kabupaten Kampar, dirancang untuk mengatasi rendahnya tingkat literasi di wilayah terpencil. Program ini memanfaatkan pendekatan berbasis komunitas dengan melibatkan masyarakat lokal, sukarelawan, dan mitra eksternal dalam mendirikan dan mengelola Rumah Baca sebagai pusat literasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak program terhadap peningkatan kemampuan membaca dan menulis anak-anak, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, dan memberikan rekomendasi untuk keberlanjutan program. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 75% peserta mengalami peningkatan signifikan dalam kemampuan literasi, sementara kegiatan literasi di Rumah Baca menjadi ruang belajar yang inklusif dan menarik. Kendala utama yang dihadapi mencakup keterbatasan sumber daya, waktu fasilitator, dan keberlanjutan pendanaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan literasi dan membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan. Untuk keberlanjutan program, diperlukan strategi penguatan kapasitas lokal, integrasi dengan pendidikan formal, dan dukungan jangka panjang dari pemerintah serta mitra eksternal.
Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Bahasa Daerah dalam Upaya Pelestarian Budaya Lokal Kampar Riau di SDN 011 Langgini Ayu, Citra; Viora, Dwi; Haris, Hannisa
Jurnal Pesona Nusantara Vol. 1 No. 2 (2025): Vol.1 No.2 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/peson.v1i2.8

Abstract

Pelestarian bahasa daerah melalui pendidikan merupakan salah satu upaya yang penting dalam menjaga keberagaman budaya di Indonesia. Artikel ini membahas pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis bahasa daerah di SDN 011 Langgini, Kabupaten Kampar, Riau. Pengembangan media pembelajaran ini bertujuan untuk memperkenalkan dan melestarikan bahasa Melayu Kampar melalui penggunaan media yang relevan, seperti buku cerita rakyat, video pembelajaran, lagu daerah, dan permainan tradisional. Pelatihan diberikan kepada guru untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam merancang dan menggunakan media pembelajaran berbasis bahasa daerah. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis budaya lokal efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap bahasa Melayu Kampar, meningkatkan motivasi mereka dalam belajar bahasa daerah, serta berkontribusi pada pelestarian budaya lokal. Program ini diharapkan dapat menjadi model bagi sekolah-sekolah lain dalam pelestarian bahasa daerah melalui pendidikan.
Penerapan Metode Bermain Peran Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Pada Usia 5-6 Tahun di TK Dwi Karya Tanjung Kecamatan Koto Kampar Hulu Lastri, Lastri; Hardi, Vitri Angraini; Ayu, Citra
Jurnal Pendidikan Tuntas Vol. 3 No. 3 (2025): Edisi September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was motivated by the low speaking ability of children aged 5-6 years at Dwi Karya Tanjung Kindergarten, Koto Kampar Hulu District. Therefore, researchers determined alternatives to improve the speaking skills of children aged 5-6 years at Dwi Karya Tanjung Kindergarten, Koto Kampar Hulu District. The research method used is Classroom Action Research (PTK). The data collection techniques used were observation, interviews and documentation. The data collection instrument used by researchers is the observation sheet. Data analysis in this classroom action research uses quantitative techniques. Based on the results of data analysis, it was concluded that: The results of increasing the use of the role-playing method were proven to be able to improve the speaking skills of children aged 5-6 years at Dwi Karya Tanjung Kindergarten. in cycle I continued to increase in cycle II.
PREDIKSI TINGKAT KEKERASAN PADA PEREMPUAN DAN ANAK DI KABUPATEN GORONTALO MENGGUNAKAN MACHINE LEARNING Ayu, Citra; Lasarudin, Alter; Hasyim, Wahyudin
Jurnal Ilmu Komputer (JUIK) Vol 5, No 3 (2025): OCTOBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/juik.v5i3.4182

Abstract

Kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan isu sosial yang masih perlu mendapatkan perhatian khusus, terutama di Kabupaten Gorontalo yang memiliki angka kasus tertinggi di Provinsi Gorontalo. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi tingkat kekerasan terhadap perempuan dan anak menggunakan metode Machine Learning dengan algoritma Naïve Bayes dan Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Naïve Bayes menghasilkan RMSE sebesar 0.174 untuk kasus perempuan dan 0.254 untuk kasus anak. Sementara itu, Regresi Linier Berganda menghasilkan RMSE yang sangat kecil yaitu 0.000, baik untuk kasus perempuan maupun kasus anak. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa algoritma Regresi Linier Berganda lebih akurat dalam memprediksi tingkat kekerasan. Dengan hasil penelitian ini, diharapkan dapat membantu pemerintah dan lembaga terkait dalam mengambil langkah pencegahan serta tindakan yang lebih cepat, sehingga kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Gorontalo dapat dicegah.
Peningkatan Keterampilan Sosial Anak Usia Dini Melalui Implementasi Metode Bermain Peran di TK Aisyiyah Sumpadang Kelompok B Badriyah, Umu; Daulay , Musnar Indra; Ayu, Citra; Puspita, Yenda; Joni, Joni
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1580

Abstract

Keterampilan sosial sangat penting bagi perkembangan anak usia dini. TK Aisyiyah Sumpadang menerapkan metode bermain peran untuk meningkatkan keterampilan sosial anak Kelompok B. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode bermain peran dalam mengembangkan kemampuan bekerja sama, berbagi, berkomunikasi, dan empati. Subjek penelitian ini adalah 10 anak usia 5-6 tahun. Penelitian menggunakan metode tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen penelitian mencakup lembar observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan sosial anak setelah penerapan bermain peran. Anak-anak lebih mudah berinteraksi, bekerja dalam kelompok, dan memahami peran sosial. Penggunaan alat peraga dan media visual sebagai pendukung juga berperan dalam memperkuat pemahaman skenario permainan. Metode bermain peran terbukti efektif dalam mengembangkan keterampilan sosial anak usia dini di TK Aisyiyah Sumpadang.
ILMU KEISLAMAN DAN TANTANGAN SOSIAL DI ERA GLOBALISASI Oktarini, Dinda; Aliyah, Aliyah; Ayu, Citra
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i3.6426

Abstract

Globalization has brought fundamental changes to various aspects of life, which form the background to the fundamental problem of this research. Emerging social challenges, such as shifting values inconsistent with religious norms, the rapid flow of information through social media, and the potential for an identity crisis, demand a proactive response from Islamic scholars. The focus of this research is to analyze these social challenges in depth and formulate a framework for solutions based on Islamic values to strengthen Islamic identity in the contemporary era. This research method employed a library research method. Data were collected by reviewing and critically analyzing various relevant literature sources, including books, scientific journals, and articles discussing the intersection between Islam, society, and globalization. The main findings indicate that Islam offers comprehensive solutions that do not reject modernity but instead integrate it wisely. These solutions include strengthening character education based on faith and morals, the importance of digital literacy for filtering information, and the revitalization of Islamic social values such as justice, brotherhood (ukhuwah), and moderation (wasathiyah). The conclusion of this study confirms that with an adaptive and contextual approach, Islamic knowledge can serve as a solid foundation and relevant guide for the community in facing the challenges of the times. ABSTRAKGlobalisasi menghadirkan perubahan fundamental dalam berbagai aspek kehidupan, yang menjadi latar belakang masalah mendasar dalam penelitian ini. Tantangan sosial yang muncul, seperti pergeseran nilai yang tidak sejalan dengan norma agama, derasnya arus informasi melalui media sosial, serta potensi krisis identitas, menuntut respons proaktif dari ilmu keislaman. Fokus masalah penelitian ini adalah untuk menganalisis secara mendalam berbagai tantangan sosial tersebut dan merumuskan kerangka solusi berbasis nilai-nilai Islam untuk memperkuat identitas keislaman di era kontemporer. Langkah penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research). Data dikumpulkan dengan mengkaji dan menganalisis secara kritis berbagai sumber literatur yang relevan, termasuk buku, jurnal ilmiah, dan artikel yang membahas persinggungan antara Islam, sosial, dan globalisasi. Temuan utama menunjukkan bahwa Islam menawarkan solusi komprehensif yang tidak menolak modernitas, melainkan mengintegrasikannya secara bijak. Solusi tersebut mencakup penguatan pendidikan karakter berlandaskan akidah dan akhlak, pentingnya literasi digital untuk menyaring informasi, serta revitalisasi nilai-nilai sosial Islam seperti keadilan, persaudaraan (ukhuwah), dan moderasi (wasathiyah). Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa dengan pendekatan adaptif dan kontekstual, ilmu keislaman mampu menjadi benteng kokoh sekaligus panduan relevan bagi umat dalam menghadapi tantangan zaman.