Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kebutuhan Pengembangan Buku Ajar Digital Muatan Lokal Penunjang Implementasi Kurikulum Merdeka Materi Tokoh-Tokoh Pelopor Pendidikan Islam di Sumatera Barat Awal Abad 20 Emriska, Liroza Viona; Aisiah, Aisiah
Jurnal Kronologi Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v7i2.935

Abstract

Pembelajaran muatan lokal pada aspek sejarah lokal selama ini kurang mendapat perhatian, salah satunya tentang tokoh-tokoh pelopor pendidikan Islam di Sumatera Barat. Penyebab utama yang dirasakan guru karena ketersediaan materi ajar yang terbatas untuk melayani generasi digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan pengembangan buku ajar digital muatan lokal tokoh-tokoh pelopor pendidikan Islam di Sumatera Barat awal abad ke-20. Penelitian ini menerapkan metode campuran (mixed methods). Subjek penelitian melibatkan guru sejarah dan siswa. Jenis data penelitian yakni data kuantitatif dan kualitatif tentang kebutuhan pengembangan buku ajar digital tokoh-tokoh pelopor pendidikan Islam di Sumatera Barat awal abad ke-20. Pengumpulan data dilakukan melalui survei menggunakan google form, pengamatan lapangan dan wawancara. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dengan persentase dan deskriptif kualitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa 65,8% siswa membutuhkan buku ajar digital karena dinilai lebih praktis. Selain itu, kebutuhan ini didorong oleh rendahnya pengetahuan siswa tentang tokoh-tokoh pelopor pendidikan Islam di Sumatera Barat, di mana sebanyak 36,1% siswa belum mengenal tokoh-tokoh tersebut, dan 33,4% lainnya hanya memiliki pemahaman terbatas terkait penyebaran agama Islam melalui pesantren. Pengamatan lapangan juga mengungkapkan bahwa siswa membutuhkan buku ajar digital untuk mempermudah akses materi sekaligus meningkatkan pemahaman. Wawancara dengan dua siswi menunjukkan bahwa mereka membutuhkan materi tentang tokoh-tokoh pelopor pendidikan Islam di Sumatera Barat untuk memperkaya pengetahuan sejarah bermuatan lokal. Sementara itu, wawancara dengan guru sejarah mengungkapkan bahwa keterbatasan ketersediaan materi dan buku ajar digital menjadi kendala utama dalam pembelajaran. Akibatnya, guru sering mengandalkan sumber belajar seadanya. Berdasarkan temuan ini, penelitian menekankan pentingnya pengembangan buku ajar digital tentang tokoh-tokoh pelopor pendidikan Islam di Sumatera Barat awal abad ke-20 sebagai sumber belajar yang relevan, mendukung kebutuhan guru dan siswa, serta menjawab tuntutan generasi digital. Kata Kunci: Pembelajaran Sejarah, Muatan Lokal, Buku Ajar Digital, Tokoh Pelopor Pendidikan Islam
Analisis Kebutuhan Pengembangan Buku Ajar Digital Muatan Lokal Tokoh-tokoh Islam Minangkabau Abad 18 Zahira, Rizela; Aisiah, Aisiah
Jurnal Kronologi Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v7i2.936

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mengidentifikasi kebutuhan pengembangan buku ajar digital tentang tokoh-tokoh Islam Minangkabau abad ke-18. Upaya ini dilakukan untuk mengatasi keterbatasan sumber belajar sejarah lokal bagi peserta didik SMA di Sumatera Barat khususnya tentang tokoh-tokoh islam di Minangkabau abad 18. Penelitian ini menerapkan (Mix Methods) dengan pendekatan kuantitatif dan kuantitatif. Responden penelitian melibatkan 15 guru sejarah SMA/MA/SMK di Sumatera Barat dan 23 orang peserta didik kelas XI SMA Pembangunan Laboratorium UNP. Data dikumpulkan menggunakan google form dianalisis secara kuantitatif menggunakan rumus persentase serta menggunakan metode wawancara. Hasil survei menunjukkan bahwa 71% guru sejarah kesulitan mendapatkan sumber belajar terkait tokoh-tokoh Islam Minangkabau abad 18. Disisi lain sebagian besar peserta didik (96,4%) tidak mengenal tokoh-tokoh Islam Minangkabau abad 18. Hasil survei juga menunjukkan 64% peserta didik membutuhkan buku ajar digital untuk membantu mereka lebih memahami sejarah lokal tokoh-tokoh Islam Minangkabau abad ke-18. Temuan ini menunjukkan perlunya pengembangan buku ajar digital berbasis muatan lokal untuk memperkaya materi pelajaran sejarah lokal Sumatera Barat yang sesuai dengan tuntutan capaian pembelajaran sejarah kurikulum merdeka dan peraturan gubernur Sumatera Barat tentang muatan lokal. Kata Kunci: Pembelajaran Sejarah, Muatan Lokal, Buku Ajar Digital, Tokoh-tokoh Islam Minangkabau
Pengembangan Konten Video Podcast Storytelling Materi PDRI untuk Menumbuhkan Empati Sejarah Amalia, Widya; Aisiah, Aisiah
Jurnal Kronologi Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v7i2.886

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya inovasi untuk menyaijkan materi sejarah dengan penggunaan teknologi untuk sumber belajar dan rendahnya empati sejarah peserta didik di SMA Negeri 7 Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi prosedur pengembangan, menguji kelayakan, menguji pratikalitas dan efektivitas konten video podcast storytelling. Penelitian ini menggunakan jenis (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Teknik analisis data menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan pengukuran Skala Likert. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Prosedur pengembangan konten video podcast storytelling dimulai dari tahap analisis, tahap desain, tahap pengembangan, dan tahap implementasi. (2) Kelayakan konten video podcast storytelling berada pada kategori sangat layak dengan rata-rata 3,77 dari validator materi dan 3,46 dari validator media/produk. (3) Pratikalitas dan efektivitas konten video podcast storytelling berada pada kategori praktis/efektif dengan rata-rata 3,23 dari guru sejarah dan 3,46 dengan kategori sangat praktis/efektif dari peserta didik. Dapat disimpulkan bahwa konten video podcast storytelling sangat layak, praktis dan efektif digunakan untuk menumbuhkan empati sejarah peserta didik. Kata Kunci: Video Podcast Storytelling, Pembelajaran Sejarah, Empati Sejarah This research is motivated by the lack of innovation to present historical material with the use of technology for learning resources and the low historical empathy of students at SMA Negeri 7 Padang. This research aims to identify development procedures, test feasibility, test the practicality and effectiveness of podcast storytelling video content. This research uses (R&D) research type with the ADDIE development model. The data analysis technique combines qualitative and quantitative approaches with Likert Scale measurements. The results of this study show that: (1) The storytelling podcast video content development procedure starts from the analysis stage, design stage, development stage, and implementation stage. (2) The feasibility of podcast storytelling video content is in the very feasible category with an average of 3.77 from material validators and 3.46 from media/product validators. (3) The practicality and effectiveness of the storytelling podcast video content is in the very practical/effective category with an average of 3.23 from history teachers and 3.46 from students. It can be concluded that the storytelling podcast video content is very feasible, practical and effective to use to foster students' historical empathy. Keywords: Video Podcast storytelling, History Learning, Historical Empathy
Pengembangan Museum Virtual Reality Sejarah Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) untuk Menggugah Empati Sejarah Siswa Anjely, Monica; Aisiah, Aisiah
Jurnal Kronologi Vol 7 No 3 (2025): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v7i3.939

Abstract

This research is motivated by the importance of innovation in interactive history learning media to increase students' historical understanding and empathy for national historical events. However, limitations of interactive and interesting media often become an obstacle in conveying teaching material, especially about PDRI, to students. In general, this research aims to develop Museum media Virtual Reality (MVR) PDRI uses Artsteps.com And Canva for studying history in high school. The research method applies Research and Development (R&D) with a 4D development model (Define, Design, Develop, Disseminate). The results of the research show that the MVR PDRI material feasibility validation score is 3.8 and the average PDRI MVR media feasibility validation score is 3.36. The average PDRI MVR practicality test result by teachers was 3.53 (very practical) and the average practicality test result score by students was 2.94. It can be concluded that the development of PDRI MVR learning media is in the appropriate category for increasing students' understanding and empathy and is practical in its use as supporting media in history learning.
Pengembangan Booklet Perang dan Diplomasi sebagai Sumber Belajar Sejarah menggunakan Qr Code Andayani, ilhami; Aisiah, Aisiah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.27570

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah keterbatasan sumber belajar yang bisa dimanfaatkan oleh para peserta didik. Sumber belajar yang tersedia di sekolah hanya mengandalkan buku cetak yang disediakan pemerintah. Tujuan utama penelitian ini adalah menghasilkan produk berupa Booklet tentang materi "Perang dan Diplomasi" sebagai alternatif sumber pembelajaran sejarah integrasi teknologi melalui pemindaian QR Code. Tujuan khusus, 1) mengidentifikasi langkah pengembangan Booklet materi tentang perang dan diplomasi, 2) menguji kelayakan booklet, 3) mengukur praktikalitas dan ekeftivitas Booklet materi perang dan diplomasi. Penelitian menerapkan metode Research and Development (R&D) menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation dan Evaluation). Uji kelayakan materi dilakukan oleh dua pakar sejarah (dosen mata kuliah Sejarah Indonesia) dan uji kelayakan Booklet dilakukan oleh dua pakar ahli sumber sejarah (dosen Pendidikan Sejarah). Uji praktikalitas dan efektivitas melibatkan satu orang guru sejarah dan 20 peserta didik di SMAN 2 Tilatang Kamang, Kabupaten Agam. Alat pengumpulan berupa lembar validasi berbentuk skala Likert. Analisis data menggunakan formula rerata. Proses pengembangan Booklet mengikuti tahapan ADDIE; Pertama, tahap analisis dimulai dengan mengidentifiasi kebutuhan peserta didik, fasilitas sekolah, dan kebutuhan pengembangan Booklet materi Perang dan Diplomasi. Kedua, tahap desain berupa pengumpulan sumber atau referensi materi, gambar, dan video. Desain Booklet disusun menggunakan aplikasi Canva, Heyzine, Google Sites, serta pembuatan Qr Code. Ketiga, tahap pengembangan melalui uji kelayakan materi booklet oleh dosen sejarah Indonesia, rerata skor 3.6 (sangat layak) dan uji kelayakan desain Booklet oleh dosen Pendidikan sejarah dengan rerata skor 3.3 (sangat layak). Keempat, tahap implementasi melalui uji kepraktisan booklet oleh guru diperoleh rerata skor 4 (sangat praktis) dan peserta didik diperoleh rerata skor 3.4 (sangat praktis). Terakhir, tahap evaluasi dilakukan melalui wawancara dengan peserta didik. Hasilnya menunjukkan bahwa Booklet materi Perang dan Diplomasi menggunakan Qr Code sangat layak, praktis, dan efektif sebagai sumber belajar sejarah.
Pelatihan Penulisan Buku Teks Berlandaskan Kurikulum Merdeka Untuk Guru SMP PMT Prof. Dr. Hamka II Padang Hastuti, Hera; Aisiah, Aisiah; Yuliandra, Debi
Publikasi Pendidikan Vol 15, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v15i3.67312

Abstract

Salah satu kebijakan kepala sekolah SMP PMT Prof. Dr. Hamka II Padang untuk menunjang kualitas pembelajaran yaitu mewajibkan setiap guru membuat perangkat pembelajaran sendiri, berupa modul yang dijadikan pegangan oleh siswa. Modul ini dibuat berdasarkan materi yang terdapat dalam kurikulum selama satu tahun pembelajaran. Tingginya komitmen guru dalam membuat modul, merupakan modal utama untuk memiliki karya sendiri yang dapat dipakai secara nasional dalam bentuk buku teks. Namun, masih tingginya angka plagiasi, belum terstrukturnya penulisan, minimnya referensi yang digunakan, serta belum memahami bagaimana struktur penulisan buku teks, menjadi persoalan utama yang dihadapi oleh guru-guru tersebut. Permasalahan ini menjadi motivasi tim pengabdian memberikan pelatihan penulisan buku teks berdasarkan Kurikulum Merdeka. Menggunakan tiga langkah metode, yakni; 1) Persiapan; melakukan observasi dan diskusi; 2) Pelaksanaan, melakukan worshop dan pelatihan penulisan; 3) Evaluasi, dengan memberi masukan terhadap draf buku teks yang sudah dibuat oleh guru. Pelatihan ini disambut dengan baik oleh kepala sekolah dan seluruh guru, terbukti dengan ikutnya semua guru dalam pelatihan, aktif dalam berdiskusi,  dan mengirim draf buku teksnya pada tim pengabdian untuk diberi masukan. Mendorong guru memiliki karya sejalan dengan penerapan Kurikulum Merdeka. Memiliki bahan ajar yang ditulis sendiri juga menjadi sarana bagi guru untuk lebih menguasai pembelajaran dalam kelas.
Pengembangan Virtual Reality Museum Perjuangan Rakyat Jambi sebagai Sumber Belajar Sejarah Lokal untuk Menumbuhkan Empati Sejarah Peserta Didik Aini, Saripa; Aisiah, Aisiah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum tersedianya sumber belajar sejarah lokal khususnya tentang daerah Jambi dan rendahnya empati sejarah peserta didik di SMKN 2 Sarolangun. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi prosedur pengembangan, menguji kelayakan, menguji pratikalitas dan efektivitas virtual reality museum perjuangan rakyat Jambi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research & Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Teknik analisis data menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan pengukuran Skala Likert. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Prosedur pengembangan virtual reality museum perjuangan rakyat Jambi dimulai dari tahap analisis, tahap desain, tahap pengembangan, dan tahap implementasi. (2) Kelayakan virtual reality museum perjuangan rakyat Jambi berada pada kategori sangat layak dengan rata-rata 3,86 dari validator materi dan 3,33 dari validator media/produk. (3) Pratikalitas dan efektivitas virtual reality museum perjuangan rakyat Jambi berada pada kategori sangat praktis/efektif dengan rata-rata 3,55 dari guru sejarah dan 3,63 dari peserta didik. Dapat disimpulkan bahwa virtual reality museum perjuangan rakyat Jambi sebagai sumber belajar sejarah lokal sangat layak, praktis dan efektif digunakan untuk menumbuhkan empati sejarah peserta didik.
Development of Local History Teaching Materials Based on Android Integrated Values of Sultan Syarif Kasim II Pernantah, Piki Setri; Supriatna, Nana; Sariyatun, Sariyatun; Handrianto, Ciptro; Ahmal, Ahmal; Aisiah, Aisiah
J-PIPS (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial) Vol 9, No 2 (2023): JPIPS
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jpips.v9i2.20892

Abstract

This study aims to develop android-based digital teaching materials in local history courses at the University of Riau. This Android-based local history teaching material integrates the character values of Sultan Syarif Kasim II which are in accordance with the needs of history education students. This development research uses a 4D model, developed by Thiagarajan, Dorothy S. Semmel, and Melvyn I. Semmel. This research model consists of 4 steps, namely: define, design, develop, and disseminate. The first step is to conduct a preliminary study with a qualitative descriptive approach. The second step is to design an android-based teaching material product. The third step is product printing, product validation by experts, feasibility trials, and product revisions. The fourth step is to disseminate the product so that it can be used as lecture material by students of history education in Faculty of Teacher Training and Education, University of Riau.
History Students’ Readiness in Using QR Code Based E-Job Sheet Aisiah, Aisiah; Purwati, Sherly; Pernantah, Piki Setri; Afriani, Rini; Maharani Putri, Bintang
JOIV : International Journal on Informatics Visualization Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/joiv.7.4.2228

Abstract

The research objective is to identify primary history students' readiness to use QR code-based e-job sheets in terms of knowledge, experience, and supporting facilities. The research material consists of digital technology devices, smartphones, internet networks, electronic worksheets, QR Code applications, and an assessment of historical learning. This research applied a quantitative approach. Research respondents included significant history students at the Faculty of Social Sciences Universitas Negeri Padang from 2018 to 2022, including 140 students. Data were collected through a Google Form application questionnaire and shared with the students via WhatsApp. The data were analyzed quantitatively by using percentages and averages. General findings showed that many students were ready to use QR code-based e-job sheets, but others still needed them. The particular findings included: 1) more than half of respondents knew what the e-job sheet was, but two-thirds of them had no experience using the e-job sheet, 2) related to QR codes, it was found that half of the respondents knew what QR code was, but a part of them had no experience using QR codes, and 3) two-thirds of the respondents stated that supporting facilities such campus internet and their smartphone were unable to support the use of QR codes-based e-job sheets. QR code-based e-job sheets have become essential in optimizing digital technology in learning activities. Further research is needed to measure the effectiveness of using QR code-based e-job sheets as an alternative strategy and instrument for assessing learning outcomes in the digital era.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Buku Ajar Digital Sejarah untuk Memperkuat Kompetensi Peserta didik Kuliner (Sejarah Kuliner) Vebrina, Santi; Aisiah, Aisiah
Jurnal Kronologi Vol 7 No 3 (2025): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v7i3.1006

Abstract

This research is motivated by the limited learning resources to strengthen the vocational competencies of culinary vocational high school students. The purpose of the research is to analyze the need for the development of digital textbooks for History subjects in vocational high schools specifically for culinary majors. This study applies a mixed method. The research subjects consisted of three history teachers and 21 grade 10 culinary major students at SMK Negeri 3 Padang. Quantitative data were collected through Google Forms and quizzes. Qualitative data were collected through observation and interviews. The results of the study indicate that students' understanding of culinary history is still low. 65% of students do not know culinary history. 58.8% of students need digital open textbooks to strengthen their understanding of culinary history. History teachers also have difficulty finding learning resources about culinary history. On the other hand, the availability of facilities at the school is sufficient to support the use of digital open textbooks. The development of digital culinary history textbooks is essential to create history learning that is contextual, interesting, and appropriate to the vocational work world.