Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Karakteristik Kimia Permen Keras dengan Penambahan Ekstrak Putik Bunga Saffron (Crocus sativus L.) Wilna Iznilillah; Arti Hastuti; Tiara Amanda Lestari; Sri Rejeki Retna Pertiwi; Muhammad Rifqi; Tresna Ligar Aphafield
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v12i1.22353

Abstract

Permen keras merupakan kategori produk pangan yang memiliki tingkat penerimaan luas di berbagai segmen konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemanfaatan ekstrak putik bunga saffron (Crocus sativus L.) sebagai komponen fungsional dalam formulasi permen keras, dengan fokus pada kontribusi senyawa bioaktifnya terhadap peningkatan aktivitas antioksidan. Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan dua ulangan, yang terdiri atas empat tingkat konsentrasi ekstrak saffron, yaitu 0%, 2,5%, 5,0%, dan 7,5%. Parameter yang dianalisis mencakup aktivitas antioksidan, kadar air, dan kadar abu sebagai dasar penetapan perlakuan terbaik, diikuti oleh analisis kadar gula reduksi dan sakarosa pada perlakuan terpilih. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan uji lanjut Duncan pada tingkat signifikansi 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak saffron pada konsentrasi 7,5% menghasilkan formulasi permen keras dengan karakteristik paling unggul. Formulasi ini memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat dengan nilai IC50 sebesar 47,16 µg/mL, kadar air sebesar 0,76%, kadar abu 0,72%, kadar gula reduksi 15,22%, dan kadar sakarosa 60,12%. Secara keseluruhan, penambahan ekstrak putik bunga saffron terbukti berpengaruh signifikan terhadap karakteristik kimia permen keras. Temuan ini menegaskan potensi saffron sebagai bahan fungsional dalam pengembangan produk permen keras dengan nilai tambah bioaktif.
Karakteristik Fisik dan Kimia Serealia dalam Produk Bakery Salva Tiara; Wilna Iznilillah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 6 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i6.24560

Abstract

Serealia telah lama dikenal sebagai bahan utama dalam industri bakery karena perannya dalam membentuk struktur dan menentukan kualitas produk, namun pemanfaatan serealia alternatif serta pengaruh karakteristik fisik dan kimianya terhadap kualitas produk masih memerlukan kajian yang lebih komprehensif. Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis peran serealia serta mengkaji karakteristik fisik dan kimia yang memengaruhi kualitas produk bakery. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi kepustakaan, di mana data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku, dan publikasi terkait, kemudian dianalisis melalui proses identifikasi, klasifikasi, dan sintesis untuk memahami hubungan antara sifat bahan dan kualitas produk. Hasil kajian menunjukkan bahwa serealia berperan penting dalam pembentukan struktur, fermentasi, dan sifat reologi adonan yang menentukan tekstur, volume, dan stabilitas produk. Karakteristik fisik seperti ukuran partikel, daya serap air, warna, dan densitas memengaruhi homogenitas adonan, kemampuan mengembang, serta penampilan produk akhir. Karakteristik kimia yang meliputi protein, pati, lemak, dan serat berperan dalam pembentukan jaringan gluten, proses gelatinisasi, kelembutan, cita rasa, serta daya simpan produk. Interaksi antara sifat fisik dan kimia tersebut menghasilkan kualitas produk bakery yang berbeda, terutama ketika dilakukan substitusi bahan, yang dapat memengaruhi tekstur, warna, volume, dan penerimaan sensori. Kajian ini memiliki keterbatasan pada penggunaan data sekunder sehingga diperlukan penelitian eksperimental lanjutan untuk memperkuat temuan. Kesimpulan menunjukkan bahwa pemahaman karakteristik fisik dan kimia serealia sangat penting dalam pengembangan formulasi produk bakery yang optimal, serta memiliki implikasi dalam inovasi produk berbasis bahan lokal yang bernilai gizi dan berdaya saing tinggi.
Peran Aktivitas Air dan Faktor Lingkungan terhadap Stabilitas dan Umur Simpan Roti Tawar Muhammad Ihqbal Hidayatullah; Wilna Iznilillah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 6 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i6.24665

Abstract

Roti tawar merupakan produk pangan yang memiliki umur simpan relatif pendek akibat tingginya kadar air yang mendukung pertumbuhan mikroorganisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran aktivitas air (aw) dalam mempengaruhi stabilitas mutu dan umur simpan roti tawar serta upaya yang dapat dilakukan untuk memperpanjang masa simpannya. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap tujuh jurnal ilmiah yang relevan dalam 10 tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa roti tawar memiliki nilai aktivitas air yang tinggi, yaitu berkisar antara 0,961–0,982, sehingga sangat mendukung pertumbuhan kapang yang optimal pada kisaran aw 0,95–0,99. Faktor lingkungan seperti suhu dan kelembaban juga berperan penting, dimana penyimpanan pada suhu ruang (27–30°C) dan kelembaban tinggi mempercepat pertumbuhan jamur dibandingkan suhu rendah. Perlakuan yang meningkatkan kadar air, seperti pengukusan, terbukti mempercepat kerusakan mikrobiologis. Upaya pengendalian dapat dilakukan melalui penurunan aktivitas air, penyimpanan pada suhu rendah, serta penggunaan bahan pengawet. Namun demikian, tanggal kadaluarsa bukan satu-satunya indikator keamanan pangan karena kontaminasi jamur dapat terjadi sebelum maupun setelah batas tersebut. Oleh karena itu, pengendalian kondisi penyimpanan menjadi faktor kunci dalam menjaga kualitas dan keamanan roti tawar.
Inovasi Teknologi Serelia untuk Meningkatkan Kualitas Produk Bakery Modern Berkelanjutan dan Referensi Tasya Apriliani; Wilna Iznilillah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 6 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i6.24671

Abstract

Perkembangan teknologi serealia telah memberikan dampak signifikan terhadap industri bakery, khususnya dalam meningkatkan kualitas produk dan efisiensi proses produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan inovasi teknologi pada pengolahan bahan serealia dalam pembuatan produk bakery modern. Metode yang digunakan meliputi studi literatur dan analisis deskriptif terhadap berbagai teknologi seperti modifikasi tepung, fermentasi terkontrol, dan penggunaan enzim. Hasil menunjukkan bahwa penerapan teknologi tersebut mampu meningkatkan tekstur, cita rasa, serta daya simpan produk bakery. Selain itu, efisiensi produksi juga meningkat melalui pengurangan limbah dan optimasi proses. Dengan demikian, integrasi teknologi serealia menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan dan daya saing industri bakery.
Aplikasi Tepung Umbi-Umbian terhadap Tekstur dan Organoleptik Roti Tawar Anya Arwa Faiha; Wilna Iznilillah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.24787

Abstract

Roti tawar merupakan produk pangan berbasis tepung terigu yang banyak dikonsumsi, namun ketergantungan terhadap bahan baku impor mendorong perlunya diversifikasi menggunakan bahan lokal seperti tepung umbi-umbian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aplikasi tepung umbi-umbian terhadap karakteristik tekstur dan organoleptik roti tawar. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah terkait penggunaan tepung umbi-umbian, seperti ubi jalar, talas, singkong, dan mocaf, sebagai substitusi tepung terigu. Hasil kajian menunjukkan bahwa tepung umbi-umbian berpotensi meningkatkan nilai gizi roti serta mendukung pengembangan pangan lokal. Namun, ketiadaan gluten menyebabkan penurunan kualitas tekstur, seperti volume pengembangan yang lebih rendah dan tekstur yang lebih padat. Dari aspek organoleptik, roti dengan substitusi tepung umbi-umbian masih dapat diterima oleh konsumen pada tingkat substitusi tertentu. Oleh karena itu, diperlukan optimasi formulasi melalui pengaturan tingkat substitusi dan penambahan bahan pendukung untuk menghasilkan roti dengan kualitas yang baik.
Tren Penggunaan Bahan Alternatif dalam Produk Bakery Berkelanjutan di Indonesia Nurlaila Agustina; Wilna Iznilillah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.24789

Abstract

Produk bakery merupakan pangan populer yang umumnya menggunakan tepung terigu sebagai bahan utama. Namun, ketergantungan Indonesia terhadap impor gandum mendorong perlunya pengembangan bahan alternatif yang lebih berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tren penggunaan bahan alternatif dalam produk bakery serta menganalisis pengaruhnya terhadap kualitas fisik, kimia, dan sensori. Metode yang digunakan adalah systematic review terhadap sekitar 25 artikel ilmiah terbitan tahun 2015–2025 yang relevan dengan topik. Hasil kajian menunjukkan bahwa tepung umbi-umbian, kacang-kacangan, dan serangga memiliki potensi besar sebagai substitusi parsial tepung terigu. Tepung umbi meningkatkan serat namun cenderung menurunkan volume dan kelembutan produk. Tepung kacang meningkatkan kandungan protein, tetapi dapat memengaruhi aroma dan tekstur. Sementara itu, tepung serangga kaya protein dan ramah lingkungan, namun masih menghadapi kendala penerimaan konsumen. Penggunaan kombinasi bahan alternatif (composite flour) terbukti mampu menghasilkan kualitas produk yang lebih seimbang. Secara keseluruhan, bahan alternatif berpotensi mendukung diversifikasi pangan dan ketahanan pangan nasional, meskipun diperlukan inovasi formulasi dan edukasi konsumen untuk meningkatkan penerimaan masyarakat terhadap produk bakery berbahan non-terigu.
Perbandingan Pengaruh Substitusi Tepung Gandum dengan Tepung Oat dan Tepung Sorgum terhadap Karakteristik Fisik dan Sensoris Roti: Kajian Literatur Fauzanna Ababil; Wilna Iznilillah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.24790

Abstract

Roti merupakan produk bakery berbasis tepung gandum yang banyak dikonsumsi karena praktis dan mudah diterima. Namun, ketergantungan terhadap tepung gandum mendorong perlunya pemanfaatan bahan substitusi. Tepung oat dan tepung sorgum berpotensi digunakan sebagai alternatif karena memiliki kandungan gizi yang dapat mendukung pengembangan roti fungsional dan diversifikasi pangan. Kajian ini bertujuan untuk membandingkan penggunaan tepung oat dan tepung sorgum sebagai substitusi tepung gandum terhadap karakteristik fisik dan sensoris roti. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis publikasi nasional dan internasional dalam rentang tahun 2016-2026 yang relevan dengan substitusi tepung, karakteristik fisik, karakteristik sensoris, dan produk roti. Hasil kajian menunjukkan bahwa tepung oat mendukung dalam peningkatan gizi terutama serat pangan serta masih mampu mempertahankan mutu fisik dan sensoris pada kadar substitusi 10-20%. Tepung sorgum juga berpotensi mendukung diversifikasi pangan lokal, tetapi penggunaannya perlu dikaji lebih lanjut untuk memperoleh komposisi yang tepat agar karakteristik fisik dan sensoris roti tetap dapat diterima oleh konsumen.
Literatur Review : Karakteristik Mutu Minuman Serbuk Instan Daun Sirsak (Annona muricata L.) dengan Variasi Penambahan Gula melalui Metode Kristalisasi Sabila Anisa Rullia; Amanda Artatia Putri; Gita Nur Eriani; Wilna Iznilillah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.23570

Abstract

Tanaman sirsak (Annona muricata L.) memiliki manfaat besar bagi kesehatan, terutama karena kandungan senyawa acetogenin dan flavonoid yang membunuh sel kanker dengan cepat tetapi tidak merusak sel sehat. Mengingat kebutuhan masyarakat akan produk pangan yang praktis, cepat saji, dan tahan lama, studi ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh variasi penambahan gula yang berdampak pada kualitas mutu minuman serbuk daun sirsak yang dikristalkan secara instan. Metodologi penelitian mencakup pendekatan studi pustaka dan analisis eksperimental, di mana 500 gram daun sirsak diekstraksi dengan 1500 cc air, kemudian diproses dengan variasi gula (150, 200, 250, dan 300 gr/l) hingga membentuk kristal yang diayak dengan ukuran 100 mesh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi gula berbanding lurus dengan nilai rendemen yang dihasilkan, di mana rendemen tertinggi sebesar 66,68% diperoleh pada proses dengan gula tambahan 300 gram/liter. Sebaliknya, peningkatan kadar gula menyebabkan penurunan kadar air produk akhir (dari 5,217% menjadi 3,503%) karena sifat higroskopis gula yang mempercepat proses penguapan air selama pengeringan. Meskipun penambahan gula memengaruhi karakteristik fisik, Hasil uji statistik menunjukkan bahwa perubahan konsentrasi gula tidak benar-benar mempengaruhi tingkat kelarutan produk (berkisar 68,88% - 70,65%) karena sifat dasar sukrosa yang sangat mudah larut dalam air. Secara umum, perubahan dalam penambahan gula memengaruhi rendemen dan kadar air, tetapi tidak mengubah kelarutan minuman serbuk instan daun sirsak.
Analisis Pengelolaan Teknis dan Kelayakan Usaha Unit Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) pada Traktor Roda Empat (Studi Kasus: UPJA Jaya Mandiri, Kecamatan Lempuing Jaya, Kabupaten OKI) Wahyudin; Wilna Iznilillah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 2 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i2.22314

Abstract

Unit Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) merupakan lembaga ekonomi desa yang menyediakan penyewaan alat dan mesin pertanian (alsintan). Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen pengelolaan alsintan serta kelayakan usaha UPJA Jaya Mandiri dengan fokus pada penyewaan traktor roda empat dan combine harvester. Metode penelitian bersifat deskriptif dengan pendekatan studi literatur dan analisis data lapangan yang diambil melalui laporan PKL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UPJA memiliki struktur organisasi yang jelas, namun tata kelola teknis dan perawatan alsintan masih lemah sehingga menyebabkan 21 unit alsintan tidak dapat beroperasi. Dari sisi ekonomi, sistem penyewaan menghasilkan pendapatan, namun menurun akibat pembayaran petani yang tidak penuh, kinerja operator, serta lemahnya manajemen teknis. Kajian ini menegaskan bahwa UPJA membutuhkan peningkatan manajerial, pengawasan, dan SOP perawatan agar usaha dapat berjalan secara berkelanjutan.
Pengawasan Mutu Proses Produksi Sari Kurma di CV Amal Mulia Sejahtera Adinda Rizkia Damaiyanti; Wilna Iznilillah; Dwi Nur Hardiyanto
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 3 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i3.23086

Abstract

Sari kurma merupakan produk pangan fungsional yang banyak dikonsumsi karena kandungan gula alami, vitamin, mineral, dan senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan. Peningkatan permintaan pasar terhadap produk ini harus diimbangi dengan penerapan sistem pengawasan mutu yang menjamin keamanan, konsistensi, dan stabilitas produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pengawasan mutu pada proses produksi sari kurma di CV Amal Mulia Sejahtera. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi proses produksi, wawancara dengan bagian Quality Assurance dan Quality Control, serta studi dokumentasi terhadap standar operasional perusahaan. Parameter yang diamati meliputi mutu bahan baku, pengendalian proses produksi, mutu produk akhir, dan mutu kemasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan mutu telah diterapkan secara menyeluruh mulai dari seleksi bahan baku, pengendalian suhu pemasakan, pengujian nilai °Brix, hingga pemeriksaan kemasan dan pelabelan. Produk akhir memiliki karakteristik warna cokelat tua, aroma khas kurma, rasa manis alami, tekstur homogen, dan nilai °Brix minimal 78% sesuai standar mutu. Dengan demikian, sistem pengawasan mutu di CV Amal Mulia Sejahtera efektif dalam menjamin keamanan pangan dan menjaga daya saing produk sari kurma.