Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

MUTUAL MODERASI KEBERAGAMAN SEBAGAI PRAKTIK BAIK MENUJU SEKOLAH RAMAH ANAK DI SMP SWASTA AL-WASLIYAH KECAMATAN MEDAN SUNGGAL KOTA MEDAN Baiduri, Ratih; Wahyudi, Arief; Damanik, M.Ridha; Jamaludin, Jamaludin; Anastasya Sihaloho, Oksari
Batara Wisnu : Indonesian Journal of Community Services Vol. 4 No. 3 (2024): Batara Wisnu | September - Desember 2024
Publisher : Gapenas Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53363/bw.v4i3.276

Abstract

The goal of the Community Partnership Program (PKM) is to generally respond to the circular on the child-friendly school program from the Medan City Government's Department of Education and Culture through mutual moderation as a good practice towards the child-friendly school program. The profile of the area where the service location is situated is Lalang Village, Medan Sunggal District, Medan City, covering an area of approximately 125 hectares. This village serves as the western gateway to Medan City and is traversed by the Trans-Sumatra Highway. Administratively, Lalang Village consists of 13 neighborhoods. Al-Wasliyah Middle School becomes the partner location for this community program activity. The potential problems found at the junior high school/equivalent education level are intolerance, bullying, and child violence. The solution offered through mutual moderation of diversity towards child-friendly schools makes Medan City a safe and comfortable place for every student by prioritizing tolerance, harmony, and comfort, which are the foundations of mutual moderation in good practices. Encouraging parental involvement in the children's education process, as well as giving special attention to the emotional and social well-being of the students. The method used involves systematic and coherent stages starting from data collection, socialization, education (FGD, research, and study visits), training, and mentoring. (monitoring dan evaluasi). Mutual moderation (or joint moderation) in the context of Child-Friendly Schools can be an effective approach to addressing problems, achieving common goals, and maintaining a positive environment. Through these steps, the process of mutual moderation can become an effective tool for achieving and maintaining a Child-Friendly School environment. It involves active collaboration and positive contributions from all stakeholders
Factors Associated with Nursing Career Path at Prof. Hospital. Dr. Tabrani Pekanbaru in 2024.: Faktor Yang Berhubungan Dengan Jenjang Karir Perawat Di Rumah Sakit Prof. Dr. Tabrani Pekanbaru Tahun 2024. Tasya, Nur; Raviola, Raviola; Wahyudi, Arief; Arnawilis, Arnawilis; Natassa, Jihan
Jurnal Olahraga dan Kesehatan (ORKES) Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Olah Raga dan Kesehatan (ORKES)
Publisher : Badnur Medisa Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56466/orkes/Vol3.Iss3.112

Abstract

A career path is a formal, planned and organized effort to achieve a balance between an individual's career needs and the demands of work in an organization. At Tabrani Hospital, there are still nurses with a long working period who still do not have a good career path or have improved. The variables in this study are dependent variables, namely the career path of nurses and independent variables, namely education, training, employment period, and promotion. This research was conducted to see if there is a relationship between education, training, work period, and promotion with the career path of nurses at Prof. Dr. Tabrani Hospital Pekanbaru in 2024. The location of the research was carried out at Tabrani Hospital Pekanbaru in March-July 2024,This study is a quantitative, cross sectional research design. This study was conducted at Prof. Dr. Tabrani Hospital Pekanbaru, the population in this study amounted to 66 nurses, with a sample of 57 nurses. Data analysis was carried out univariate and bivariate with chi-square test (α=0.05). The results of bivariate analysis showed that there was no significant relationship between education (p = 0.705 <α=0.05), no relationship between working period (p = 0.346 <α=0.05), no relationship between training (p = 0.551 <α=0.05), and there was a relationship between promotion (p = 0.046 <α=0.05) and nurse's career path. Based on the results of the research, it was concluded that there was no relationship between education, working period, training, and there was a relationship between promotion and nurse career path.So the suggestion for hospitals to pay more attention to the main thing so that it can be beneficial for nurses and the hospital itself. Where both parties feel benefited in achieving the expected work results.
PRAKTIK BAIK DEMOKRASI BERKARAKTER MELALUI PROJEK PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SMA GADJAH MADA KOTA MEDAN Jamaludin; Wahyudi, Arief; Batu, Dewi Pika Lumban Batu; Sihaloho, Oksari A Sihaloho
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 7 No 2 (2023): Volume 7 Nomor 2 Edisi Desember 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v7i2.7639

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi praktik demokrasi yang positif dalam menerapkan profil pelajar Pancasila. Program kurikulum "Merdeka Belajar" melibatkan enam indikator dalam memperkuat pembelajaran yang lebih fokus pada nilai-nilai, sikap, dan perilaku. Indikator tersebut mencakup keyakinan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta sikap yang luhur; kemandirian; semangat gotong royong; penerimaan terhadap keberagaman global; kemampuan berpikir kritis; dan kreativitas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dan partisipan berperan sebagai sumber data, dan studi literatur juga digunakan untuk memperkuat hasil dan kesimpulan melalui triangulasi data. SMA Gadjah Mada berupaya menerapkan pendekatan pembelajaran yang inklusif dan mengembangkan karakter pelajar Pancasila melalui kurikulum merdeka belajar dan projek profil pelajar Pancasila. Praktik demokrasi berkarakter terlihat dalam berbagai aspek kehidupan di sekolah, termasuk dalam kegiatan pembelajaran, ekstrakurikuler, dan pengambilan keputusan bersama. Meskipun terdapat kendala dalam penyesuaian kurikulum merdeka secara utuh namun sekolah tetap berkomitmen untuk memberikan pembinaan dan kesempatan kepada siswa dalam mengembangkan potensi mereka secara holistic secara optimal dalam capaian profil pelajar Pancasila yaitu beriman, bertakwa kepada Tuhan yang maha esa dan berakhlak mulia; mandiri; gotong royong; berkebhinekaan global; berpikir kritis;dan kreatif.
ANALISIS WAKTU TUNGGU PELAYANAN RESEP PASIEN JKN RAWAT JALAN DI UNIT FARMASI RS PROF. DR. TABRANI PEKANBARU TAHUN 2018 Faulin, Dovy Saptika; Hartono, Budi; Wahyudi, Arief
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2019)
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One important indicator of maintaining hospital quality performance is the waiting time for prescription services. The last 6 months data, 60.9% recipe non-concoction and 52.8% recipe concoction exceeds the minimum standard based on the Decree of the Ministry of Health RI No.129/Menkes/SK/II/2008 for prescription concoction menit 60 minutes and noncream ≤ 30 minutes. The purpose of the study was to find out the point of waiting time for outpatient JKN prescribing services and the influencing factors. Qualitative research methods through informants based on the principles of appropriatness and adequacy. For the problem point taken 110 recipe sheets. The results of the study average non-concoction prescription 83.76 minutes and concoction 91.08 minutes. The conclusions of the longest point of time before the non-drug drug retrieval process and before the preparation process of concoction drugs, are influenced by inadequate human resources and incompatibility, lack of skills knowledge, education and training have not been carried out, narrow preparation space, SIMRS has not been integrated, availability of drugs is lacking, funding allocation from BPJS Health claims, procedures are unclear, patient participation is lacking, prescribing outside the formulary and doctor's practice is not timely.
Peran BPJS Kesehatan Dalam Memenuhi Hak Atas Pelayanan Kesehatan bagi Warga Masyarakat Kota Medan Berdasarkan Undang Undang 24 Tahun 2011 Sandika, Ira; Wahyudi, Arief
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol 2, No 1 (2025): April 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v2i1.5951

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran BPJS Kesehatan dalam memenuhi hak atas pelayanan kesehatan bagi warga masyarakat Kota Medan serta apa hak pelayanan kesehatan yang seharusnya masyarakat dapatkan sebagai penerima bantuan kesehatan BPJS dalam memenuhi hak atas pelayanan kesehatan masyarakat Kota Medan. Adapun jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan dengan metode wawancara serta observasi dengan informasi dari staff atau pegawai BPJS kota Medan. Serta analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan.
Tanggung Jawab BBPOM Kota Medan dalam Mengatasi Peredaran Obat Tradisional yang Mengandung Bahan Kimia Obat Simatupang, Adella Rahmadhita; Wahyudi, Arief
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol 3, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v3i2.6578

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mengkaji kontribusi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Kota Medan dalam menanggulangi peredaran obat tradisional yang mengandung bahan kimia. 2) Mengkaji tingkat upaya perlindungan yang dilakukan oleh BBPOM Kota Medan untuk mencegah masyarakat menggunakan obat tradisional yang mengandung bahan kimia. Penelitian ini dilakukan di Kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan Kota Medan yang beralamat di Jalan Willem Iskandar No. 2 Pasar V. Penelitian ini menggunakan metodologi empiris dan kualitatif. Data primer dan data sekunder merupakan cara pengumpulan data yang digunakan. Sumber data sekunder adalah hasil penelusuran atau analisis berbagai sumber pustaka dan dokumen resmi yang berkaitan dengan kebutuhan data penelitian, sedangkan data primer merupakan data yang diperoleh dari pengumpulan data primer diperoleh langsung dari tempat kejadian perkara melalui wawancara dengan narasumber. Berdasarkan hasil temuan penelitian, BBPOM Kota Medan bertugas melakukan tugas pengawasan berupa pengawasan pascapasaran dan evaluasi prapasaran. Kemampuan masyarakat dalam menanggulangi penyebaran obat tradisional yang mengandung bahan kimia belum banyak berubah sebagai hasil dari berbagai inisiatif perlindungan yang dilaksanakan oleh BBPOM Kota Medan. Hal ini dibuktikan dengan masih kurangnya kesadaran masyarakat bahwa tidak semua obat tradisional yang berlabel alami dan tidak memiliki efek samping yang berbahaya aman untuk dikonsumsi.
Implementasi Program Roots Anti Perundungan di SMK Negeri 3 Pematangsiantar Panggabean, Istiqomatuddiniyyah; Wahyudi, Arief
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 4 No. 7 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Juli 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v4i7.4275

Abstract

The Roots Anti-Bullying Program is a peer-based bullying prevention initiative developed by Puspeka-Kemendikbudristek in collaboration with UNICEF, focusing on the formation of student change agents as drivers of healthy interaction within schools. This study aims to describe the implementation and impact of the Roots Anti-Bullying Program at SMK Negeri 3 Pematangsiantar. It employs a qualitative case study method, grounded in George C. Edwards III's policy implementation theory. The research was conducted at SMK Negeri 3 Pematangsiantar, with informants including guidance and counseling teachers, teacher representatives, teacher facilitators, parents, change agents, and student representatives from various grades and majors. Data collection involved both primary and secondary sources. Data analysis followed the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that (1) the program was implemented systematically, with stages including facilitator training, school environment surveys, recruitment of change agents, training of change agents, and the culminating event known as Roots Day; and (2) the program's impact included a decrease in verbal bullying behavior, increased social awareness, and enhanced empathy among students.
Tanggung Jawab BBPOM Kota Medan dalam Mengatasi Peredaran Obat Tradisional yang Mengandung Bahan Kimia Obat Simatupang, Adella Rahmadhita; Wahyudi, Arief
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol 3, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v3i2.6578

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mengkaji kontribusi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Kota Medan dalam menanggulangi peredaran obat tradisional yang mengandung bahan kimia. 2) Mengkaji tingkat upaya perlindungan yang dilakukan oleh BBPOM Kota Medan untuk mencegah masyarakat menggunakan obat tradisional yang mengandung bahan kimia. Penelitian ini dilakukan di Kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan Kota Medan yang beralamat di Jalan Willem Iskandar No. 2 Pasar V. Penelitian ini menggunakan metodologi empiris dan kualitatif. Data primer dan data sekunder merupakan cara pengumpulan data yang digunakan. Sumber data sekunder adalah hasil penelusuran atau analisis berbagai sumber pustaka dan dokumen resmi yang berkaitan dengan kebutuhan data penelitian, sedangkan data primer merupakan data yang diperoleh dari pengumpulan data primer diperoleh langsung dari tempat kejadian perkara melalui wawancara dengan narasumber. Berdasarkan hasil temuan penelitian, BBPOM Kota Medan bertugas melakukan tugas pengawasan berupa pengawasan pascapasaran dan evaluasi prapasaran. Kemampuan masyarakat dalam menanggulangi penyebaran obat tradisional yang mengandung bahan kimia belum banyak berubah sebagai hasil dari berbagai inisiatif perlindungan yang dilaksanakan oleh BBPOM Kota Medan. Hal ini dibuktikan dengan masih kurangnya kesadaran masyarakat bahwa tidak semua obat tradisional yang berlabel alami dan tidak memiliki efek samping yang berbahaya aman untuk dikonsumsi.
Peran BPJS Kesehatan Dalam Memenuhi Hak Atas Pelayanan Kesehatan bagi Warga Masyarakat Kota Medan Berdasarkan Undang Undang 24 Tahun 2011 Sandika, Ira; Wahyudi, Arief
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol 2, No 1 (2025): April 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v2i1.5951

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran BPJS Kesehatan dalam memenuhi hak atas pelayanan kesehatan bagi warga masyarakat Kota Medan serta apa hak pelayanan kesehatan yang seharusnya masyarakat dapatkan sebagai penerima bantuan kesehatan BPJS dalam memenuhi hak atas pelayanan kesehatan masyarakat Kota Medan. Adapun jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan dengan metode wawancara serta observasi dengan informasi dari staff atau pegawai BPJS kota Medan. Serta analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan.
Pengelolaan dan Pengawasan Dana Desa dalam Pembangunan Infrastruktur Desa Baru Ginting, Eka Zefanya; Wahyudi, Arief
Journal Of Accounting Management Business And International Research Vol 4, No 2 (2025): October 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jambuair.v4i2.6093

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan dan pengawasan alokasi dana desa dalam pembangunan infrastruktur di Desa Baru, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan dana desa dilaksanakan secara partisipatif dan transparan, namun masih terdapat tantangan seperti rendahnya partisipasi masyarakat, keterbatasan sumber daya manusia perangkat desa, serta distribusi pembangunan yang belum merata. Pemerintah desa melakukan beberapa upaya perbaikan, seperti pelatihan teknis, penguatan koordinasi, dan peningkatan pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kapasitas teknis dan peningkatan keterlibatan masyarakat sangat penting untuk menciptakan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan.