Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Upaya Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Pirngadi Medan Dalam Memenuhi Hak-Hak Pasien Peserta BPJS Kesehatan Sari, Della Septi; Wahyudi, Arief
Journal of Health Education Law Information and Humanities Vol 2, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/helium.v2i1.5144

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Pirngadi Medan dalam memenuhi hak-hak pasien peserta BPJS Kesehatan, serta apa saja kendala/hambatan dalam proses pelayanan kesehatan pada pasien peserta BPJS Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Pirngadi Medan. Jenis penelitian ini yaitu deksriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi dengan informan yaitu Tenaga Kesehatan RSUD Dr. Pirngadi dan Pasien Peserta BPJS Kesehatan. Kemudian teknik analisis data dalam penelitan ini yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Pirngadi Medan dalam memenuhi hak-hak pasien peserta BPJS menunjukkan komitmen yang tinggi baik dari segi layanan medis maupun fasilitas yang disediakan. Upaya yang dilakukan Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Pirngadi Medan dalam pemenuhan hak-hak pasien peserta BPJS Kesehatan terlihat dari dimensi-dimensi dalam pelayanan seperti menyediakan jaminan akses layanan kesehatan, penerapan empati dalam pelayanan, kehandalan dalam penyediaan layanan medis, ketanggapan terhadap kebutuhan pasien, dan bukti fisik sarana dan prasarana yang nyaman dan layak. Dari beberapa upaya yang telah dilakukan pihak rumah sakit, banyak pasien merasa puas akan pelayanan yang diberikan namun meskipun begitu masih ada juga sebagian kecil ditemukan keluhan-keluhan yang menyebabkan rasa ketidakpuasan pasien. Adapun Faktor penghambat dalam upaya pemenuhan hak-hak pasien peserta BPJS Kesehatan oleh Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Pirngadi Medan  yaitu: Pertama, faktor keterbatasan tenaga kesehatan seperti dokter, perawat dan tenaga medis lainnya. Kedua, faktor keterbatasan waktu pelayanan seperti durasi pelayanan yang dibatasi dan respon terbatas pada layanan. Dan terakhir, faktor keterbatasan sumber daya seperti obat-obatan dan bahan medis.
Perlindungan Hukum Terhadap Anak Sebagai Korban Penelantaran oleh Orangtua Berdasarkan Undang-Undang No. 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak (Studi Di Kota Medan) Pinem, Veronika; Wahyudi, Arief
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perlindungan hukum  terhadap anak sebagai korban penelantaran oleh orang tua berdasarkan Undang-Undang No. 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak serta bagaimana peran Lembaga Perlindungan Anak, peran Dinas Sosial dan peran Satuan Polisi Pamong Praja di Kota Medan dalam hal anak terlantar. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif-empiris, yaitu menelaah pengaturan hukum dalam pelaksanaan perlindungan hukum terhadap penelantaran anak. Penelitian ini dilakukan dengan metode wawancara dan observasi dengan informan yaitu Pembimbing Kemasyarakatan di kantor lembaga perlindungan anak, Katim Bidang Rehabilitasi Sosial (anak dan lansia di luar panti) Dinas Sosial dan Satuan Polisi Pamong Praja di Kota Medan.  Kemudian teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, perlindungan hukum terhadap anak terlantar sebagai korban penelantaran oleh orang tua maupun pihak yang tidak bertanggung jawab didapatkan setelah melakukan pelaporan kepada pihak yang berwajib. Pelaporan anak terlantar sulit dilakukan karena kurangnya kepedulian masyarakat Kota Medan terkait anak terlantar di jalanan. Sampai saat ini wilayah kota medan belum dapat dikatakan Kota layak anak. Pemerintah dalam hal ini, Lembaga Pelindungan Anak, Dinas Sosial dan Satpol PP telah membuat berbagai program terkait anak terlantar. Meski demikian masyarakat Kota Medan enggan untuk terlibat sehingga sulit untuk meniadakan anak terlantar dalam mendapatkan hak-hak anak. Untuk itu sebaiknya program sosialisasi dan edukasi dilaksanakan secara rutin dengan melibatkan seluruh organisasi kemasyarakatan di setiap daerah di Kota Medan.
Evaluasi Terhadap Necessary Boredom Thesis Menurut Bernard Williams Terkait Kematian dan Kehidupan Setelah Kematian Wahyudi, Arief
Veritas : Jurnal Teologi dan Pelayanan Vol 22 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi SAAT (Southeast Asia Bible Seminary)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36421/veritas.v22i2.601

Abstract

The sitcom “The Good Place” tells the story of an imaginary afterlife where everyone in heaven is in an unhappy state (ironically called the “good” place). All the fun things they can do in eternity to the point that everyone gets bored and eventually the meaning in their lives disappears. Seeing death as the source of meaning in life on earth, the solution in this story is to bring death back to heaven. The view that eternity will lead to boredom is based on Bernard Williams’ Necessary Boredom Thesis. Williams argues that when humans do not experience death (immortality), there is a meaning in life that will be lost. The author sees that this view raises questions in two important respects: First, how do believers view the perspective of death as the source of life’s meaning? Second, what is the believer’s perspective on immortality and boredom in the new heaven and new earth—in other words, is immortality something bad and not to be coveted? This paper first examines the philosophical assumptions behind the Necessary Boredom Thesis and shows that compared to the Christian worldview, this thesis does not see human beings holistically, thus making life only partially construed. Secondly, this paper evaluates this thesis with the biblical concept of identity and the new heaven and earth, so that eternity can be interpreted without boredom because we have a relationship with God.
ANALISA TINGKAT KEHILANGAN AIR PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) TIRTA GALAHERANG KABUPATEN MEMPAWAH Wahyudi, Arief; Elvira, -; Nurhayati, -
Jurnal Teknik Sipil Vol 15, No 2 (2015): JURNAL TEKNIK SIPIL VOL 15 NO 2 EDISI DESEMBER 2015
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.529 KB) | DOI: 10.26418/jtst.v15i2.25631

Abstract

PDAM Tirta Galaherang Kabupaten Mempawah memiliki upaya untuk meningkatkan sistem penyediaan air minum. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan menurunkan kehilangan air secara fisik. Persentase kehilangan air (Non Revenue Water) saat ini dalam sistem penyediaan air minum Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Galaherang adalah sebesar 49,7%. Hal tersebut tentunya sudah di bawah standar toleransi angka kebocoran air bersih PDAM secara nasional menurut Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 20/PRT/M/2006, yaitu kehilangan air maksimal 20%. Tentunya untuk mencapai target tersebut tidaklah mudah, karena pada kenyataannya analisis jumlah kebocoran fisik di sistem penyediaan air minum sulit untuk dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa, menyusun dan menetapkan strategi penurunan kehilangan air minum di sistem distribusi PDAM Tirta Galaherang Kabupaten Mempawah dengan melakukan analisis pada aspek teknis dengan menggunakan metode steptest yaitu teknik untuk mencari lokasi atau area dengan jumlah kehilangan air terbesar di dalam sebuah area. Cara ini lebih cepat dan efektif dalam menentukan area prioritas yang akan dicari titik bocornya. Steptest dilakukan dengan memasang flow meter portable pada pipa inlet untuk merekam aliran air. Kemudian valve di setiap ruas ditutup secara sistematik dan berurutan. Dengan metode ini, akan diketahui dengan pasti ruas mana yang terindikasi kehilangan airnya tertinggi. Hasil dari penelitian ini adalah menganalisis penurunan tingkat kebocoran dari 49,7% menjadi 43,61% dengan mencari kebocoran pada ruas zona yang telah ditentukan  Kata kunci : Sistem distribusi, tingkat kebocoran pipa
Peran Komunitas Pandawara dalam Mengantisipasi Pencemeran Lingkungan Hidup Tamba, Relly; Roland Prawyra Sitorus, Hizkia; Situmorang, Lennai; Wahyudi, Arief; Ibrahim, Maulana
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v2i2.584

Abstract

Abstract This research aims that researchers use are to find out the role of Pandawara in anticipating environmental pollution, educating the public about environmental pollution and its impact on health, inviting the public to help each other in maintaining a clean and healthy environment, giving appreciation to Pandawara Group for its performance and good intentions in carrying out clean-up actions, seeing Pandawara Group's strategy in the way they invite the public to take clean action together. The research method used by researchers is the method in this article using library research, which is a method of collecting data by understanding and studying theories from various literatures related to the research. There are four stages of library study in research, namely preparing the necessary equipment, preparing a working bibliography, organizing time and reading or recording research materials. The conclusion of the impact of household waste on environmental pollution, especially on water and soil quality around landfills, shows that this problem has a significant impact on environmental sustainability, human health, and plant fertility. Organic waste, plastics, and electronic waste are the main sources of such pollution. To address this, effective waste management measures such as waste reduction, recycling, waste segregation, and proper disposal should be implemented. Keywords: Pandawara, environment, living, pollution Abstrak Penelitian ini bertujuan yang peneliti gunakan adalah mengetahui peran pandawara dalam mengantisipasi pencemaran lingkungan hidup, mengedukasi masyarakat akan pencemaran lingkungan dan dampaknya bagi Kesehatan, mengajak masyarakat untuk saling membantu dalam menjaga lingkungan hidup yang bersih dan sehat, memberikan apresiasi kepada Pandawara Group atas kinerja dan niat baiknya dalam melakukan aksi bersih-bersih, melihat strategi Pandawara Group dalam cara mereka mengajak masyarakat untuk melakukan aksi bersih bersama. Adapun metode penelitian yang digunakan peneliti adalah Metode pada artikel ini menggunakan studi pustaka (library research) yaitu metode dengan pengumpulan data dengan cara memahami dan mempelajari teori-teori dari berbagai literatur yang berhubungan dengan penelitian tersebut. Ada Empat tahap studi pustaka dalam penelitian yaitu menyiapkan perlengkapan alat yang diperlukan, menyiapkan bibliografi kerja, mengorganisasikan waktu dan membaca atau mencatat bahan penelitian. Kesimpulan dari dampak sampah rumah tangga terhadap pencemaran lingkungan, khususnya terhadap kualitas air dan tanah di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA), menunjukkan bahwa masalah ini memiliki dampak signifikan terhadap kelestarian lingkungan, kesehatan manusia, dan kesuburan tanaman. Sampah organik, plastik, dan sampah elektronik menjadi sumber utama pencemaran tersebut. Untuk mengatasi hal ini, langkah-langkah pengelolaan sampah yang efektif seperti pengurangan sampah, daur ulang, pemilahan sampah, dan pembuangan yang benar harus diterapkan. Kata kunci : Pandawara, lingkungan, hidup, pencemaran