Claim Missing Document
Check
Articles

Harmonious Coexistence: Intercultural Communication Dynamics Between Legal Immigrants and Residents in Gading Serpong Simbolon, Mardiana; Ummanah, Ummanah; Iswadi, Iswadi
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol. 11 No. 2 (2023): CHANNEL: Jurnal Komunikasi 23rd Edition
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/channel.v11i2.455

Abstract

This research delves into the intricate dynamics of intercultural communication within the context of legal immigration, focusing on the community of Gading Serpong. This study employs qualitative research methods to explore the multifaceted interplay of language, social norms, economic collaboration, and government initiatives in fostering harmonious relationships between legal immigrants and residents. Despite linguistic and cultural disparities, the residents of Gading Serpong exhibit a remarkable willingness to engage in dialogue, mutual understanding, and reciprocal respect. The study uncovers the pivotal role of collaborative efforts, inclusive educational practices, and responsible media portrayals in facilitating social integration. Furthermore, the proactive involvement of the local government and community initiatives contributes significantly to creating an inclusive environment, ensuring immigrants are valued members of society. The findings underscore the importance of sustaining efforts to promote ongoing dialogue, cultural awareness, and inclusivity, solidifying Gading Serpong as an exemplar of cultural harmony and diversity within the Indonesian context.
Pengaruh Perempuan Bekerja dan Locus of Control terhadap Kesejahteraan Rumah Tangga Ummanah; Anggarani, Ari; Wahyuningsih, Dwi; Iswadi
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 1: April (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v4i1.345

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh dari Perempuan yang bekerja dan locus of control terhadap kesejahteraan rumah tangga pada Perempuan yang bekerja di Desa Buniayu. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis kausalitas dan paradigma variabel ganda. Adapun teknik pengambilan sampel yang dilakukan ialah dengan teknik purposive sampling pada sejumlah Perempuan bekerja yang ada di Desa Buniayu. Selanjutnya, untuk teknik analisis data juga uji hipotesis, maka digunakan Structural Equation Model (SEM) melalui LISREL. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa perempuan bekerja tidak berpengaruh terhadap peningkatan kesejahteraan rumah tangga keluarga di desa Bumiayu, sedangkan untuk locus of control, hal tersebut diketahui memiliki pengaruh terhadap peningkatan kesejahteraan rumah tangga yang ada di sana. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa dibutuhkan peningkatan pemahaman locus of control yang ada pada Perempuan bekerja di desa Buniayu, supaya membantu dalam mempercepat tercapainya kesejahteraan rumah tangga.
Pemberdayaan Kelompok PKK dalam Upaya Penurunan Angka Stunting Melalui Media Komunikasi (DESA SUKAMULYA, TANGERANG) Ummanah; Nizirwan Anwar; Yuliati
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 8 No 2 Juli 2024
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak, terutama pada masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Upaya penurunan angka stunting memerlukan pendekatan komprehensif, termasuk pemanfaatan media komunikasi secara efektif. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis peran media komunikasi dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan perubahan perilaku masyarakat terkait pencegahan stunting. Metode pengabdian kepada masyarakat yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber, seperti jurnal ilmiah, laporan pengabdian kepada masyarakat, dan artikel terkait. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa media komunikasi, seperti televisi,radio,media sosial, dan aplikasi seluler, dapat berperan penting dalam menyebarluaskan informasi tentang stunting,mengedukasi masyarakat tentang gizi dan pengasuhan anak yang baik, serta memotivasi perubahan perilaku. Namun, tantangan seperti akurasi informasi, kesesuaian pesan dengan beragam latar belakang masyarakat, dan evaluasi efektivitas perlu diatasi. Dengan strategi yang tepat,media komunikasi dapat menjadi katalisator dalam upaya penurunan angka stunting,mewujudkan generasi mendatang yang lebih sehat dan produktif.
Mitigation of Consumptive Behavior through Financial Literacy and Saving Culture for Vocational High School Students Indri Dithisari; Marlya Fatira AK; Ummanah; Ana Susanti Yusman; Chairunnisa Nur Fitriani; Ganda Permana
CSR International Journal Vol. 4 No. 1: December 2024
Publisher : ALTSA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35307/csrij.v4i1.48

Abstract

PMKM Education on financial literacy and saving culture at the State Vocational High School (SMK) 7 Medan, Sitirejo II Village, Medan Amplas District, Medan City, North Sumatra, Aims to provide an understanding of Financial Literacy in daily life, the importance of saving culture for future financial planning, Overcoming excessive consumptive behavior. The school has never received education related to this material from any party. In order to run PMKM activities smoothly, the service team carried out data collection techniques by interviewing the State Vocational High School (SMK) 7 Medan, which was given by finding knowledge transfer through the Educational Seminar on Financial Literacy Education and Saving Culture. The cost of implementing PMKM activities is needed in the amount of Rp. 1,917,000.00 (One et al. Hundred and Seventeen Thousand Rupiah) and a certificate from Bank Sumut Syariah. This educational activity has shaped students' knowledge and skills about financial literacy, consumptive behavior, and saving culture until an average of 87.55% after service implementation is evidenced by a perfect understanding with a score of 100, increasing to 112 people (56%). However, the lack of educational programs that specifically discuss financial literacy, which also supports students in personal financial management and the prevention of financial problems, is a challenge that needs to be overcome. Through this activity, a joint commitment was formed between PT Bank Sumut Syariah and SMK Negeri 7 Medan to assist the student saving culture program, which is carried out regularly and form student knowledge and awareness to save and reactivate the habit of saving more broadly, creating awareness among SMK students about shared responsibility in maintaining discipline and financial responsibility
Symbolic Exchange and Brand Construction: Business Communication in Garut Leather’s Product Design Handrini Ardiyanti; Mila Karmila; Salman Maulana; Ayu Larasati; Ummanah
Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 13 No. 2 (2025): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 13 No. 2 Desember 2025
Publisher : Sarjana Terapan Prodi Humas dan Komunikasi Digital Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/COMM.035.05

Abstract

The Garut leather industry has demonstrated significant growth, driven by rising consumer demand for high-quality, locally produced goods. To sustain this development, Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) must strengthen product design strategies and creative communication approaches. This study explores how business communication - through symbolic exchange embedded in design elements such as functionality, aesthetics, and innovation -contributes to the construction of brand identity in Garut leather products. Employing a qualitative approach, the research integrates market observation, consumer feedback analysis, and in-depth interviews with local producers. NVivo software is used to code and analyze data, enabling systematic identification of key themes in consumer perception and symbolic design. Findings indicate that features such as RFID-blocking technology, improved compartmental organization, and eco-conscious materials are not only functional enhancements but also serve as communicative symbols of modernity, trust, and craftsmanship. These symbolic design innovations play a crucial role in shaping consumer-brand relationships and enhancing market competitiveness. The study concludes that symbolic value in product design functions as an effective form of business communication, enabling MSMEs to articulate cultural identity while addressing evolving consumer expectations. This strategy is essential for positioning Garut leather products in both domestic and global markets.
Analisis Semiotika Diskriminasi Gender Pada Film Kim Ji Young, Born 1982: Studi Semiotika Roland Barthes Risyanti, Marita Dwi; Ummanah, Ummanah
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i3.7559

Abstract

Film Kim Ji Young, Born 1982 merupakan representasi sinematik yang mengangkat isu diskriminasi gender dan represi terhadap perempuan dalam struktur budaya patriarki yang kental. Penelitian ini bertujuan untuk membongkar dan menganalisis tanda-tanda diskriminasi gender yang terdapat dalam film tersebut melalui perspektif semiotika Roland Barthes. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan fokus analisis pada signifikasi dua tahap (two-order of signification), yaitu denotasi, konotasi, serta kemunculan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diskriminasi gender ditampilkan secara konsisten melalui adegan-adegan yang merepresentasikan marjinalisasi perempuan di ranah domestik, pembatasan karier (glass ceiling), dan beban mental (mental load) akibat ekspektasi sosial. Melalui analisis konotasi, ditemukan bahwa setiap tindakan karakter utama mengandung pesan mengenai hilangnya identitas diri perempuan setelah menikah. Pada level mitos, film ini mengkritik mitos "Ibu Sempurna" dan "Kodrat Perempuan" yang selama ini digunakan untuk melegitimasi ketidakadilan gender. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa media film berfungsi sebagai alat kritik sosial yang kuat untuk mengungkap ideologi patriarki yang tersembunyi dalam kehidupan sehari-hari.
Analisis Propaganda Poligami Dalam Film Bismillah Ku Nikahi Suamimu Dengan Semiotika Barthes Ruwae Lutunani, Imelda; Ummanah, Ummanah
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i3.7625

Abstract

Film sebagai media komunikasi massa memiliki peran strategis dalam membentuk cara pandang masyarakat terhadap realitas sosial, termasuk isu poligami. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk propaganda poligami yang direpresentasikan dalam film Bismillah Kunikahi Suamimu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana poligami direpresentasikan dalam film tersebut dan bagaimana fungsinya sebagai bentuk propaganda. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode deskriptif dan analisis semiotika Roland Barthes. Data primer diperoleh dari adegan-adegan film yang mengandung representasi poligami, sedangkan data sekunder bersumber dari literatur ilmiah yang relevan. Analisis dilakukan dengan mengkaji makna denotatif, konotatif, dan mitos yang dibangun melalui tanda-tanda visual dan verbal dalam film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film tersebut merepresentasikan poligami sebagai praktik yang bernilai religius, bermoral, dan ideal melalui narasi pengorbanan, kepatuhan perempuan, serta legitimasi agama. Representasi ini berpotensi menormalisasi poligami di masyarakat dengan membingkainya sebagai solusi atas konflik rumah tangga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa film tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai medium ideologis yang mampu membentuk dan mengukuhkan nilai-nilai sosial tertentu melalui propaganda simbolik.
Culture Shock Intercultural Wedding in North Serpong District, South Tangerang City Chris Ekalaya; Ummanah
Journal of Social Research Vol. 5 No. 5 (2026): Journal of Social Research
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/josr.v5i5.3130

Abstract

This research aims to analyze the phenomenon of culture shock in intercultural marriages in North Serpong District. The focus of the research is on the communication dynamics of couples with different ethnic and regional backgrounds in managing differences in values, traditions, and interaction styles. This research uses a qualitative approach with a multiple-case study design. Data were obtained through in-depth interviews and analyzed using pattern-matching techniques and cross-case synthesis, with reference to the Anxiety/Uncertainty Management (AUM) Theory developed by William B. Gudykunst. The results of the study show that couples experience adaptation stages that follow the U-curve pattern, namely honeymoon, crisis, recovery, and adjustment. The crisis phase is the most vulnerable point, characterized by clashes in verbal communication styles, differences in work values, and extended family interventions. Uncertainty arises in the form of difficulty predicting a partner’s responses, while anxiety manifests as emotional tension and recurring conflict. The recovery process takes place through negotiation of meaning, self-disclosure, and the formation of mutual agreements as strategies to reduce uncertainty. At the adjustment stage, couples build a hybrid family culture that integrates the positive values of each cultural background. The heterogeneous and individualistic urban environment in North Serpong also accelerates the adaptation process due to the lack of external social intervention. This research extends the concept of culture shock to the domestic–interpersonal realm and provides practical implications for strengthening intercultural communication literacy in multicultural.
Communication Patterns of Parents in Educating Children About Gadget Use in Bekasi Noviari Yolania; Ummanah Ummanah
Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) Vol 10 No 3 (2026): JULY 2026
Publisher : Lembaga Otonom Lembaga Informasi dan Riset Indonesia (KITA INFO dan RISET) - Lembaga KITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jtik.v10i3.6247

Abstract

This study examines parental communication patterns in guiding children’s gadget use and identifies the challenges that arise in everyday parenting practices in Satriamekar Village, North Tambun District, Bekasi Regency. The research adopts a constructivist paradigm with a qualitative descriptive phenomenological approach. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving three parents, three children aged 7–16 years who actively use digital devices, and one psychologist as a supporting informant. Data analysis followed the interactive model of Miles and Huberman, while credibility was ensured through source and method triangulation, member checking, and peer debriefing. The findings reveal three dominant communication patterns: (1) authoritarian, characterized by unilateral instructions and strict control; (2) permissive, marked by broad freedom with minimal supervision; and (3) authoritative or democratic, which combines clear boundaries with dialogue and mutual agreement. Among these, the authoritative pattern most effectively fosters children’s awareness of digital risks, acceptance of rules, and self-regulation in gadget use. The study also identifies key obstacles, including limited parental time, low digital literacy, inconsistent rule enforcement, peer pressure, pervasive digital culture, and communication tensions within the family.
Peningkatan Kesadaran Masyarakat melalui Konservasi Budaya dan Lingkungan dalam Program KKN Kebangsaan di Desa Bonto Matinggi, Sulawesi Selatan Wahab, Zaqiyah Harsanti; Ummanah, Ummanah
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i1.1237

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menitikberatkan pada pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Program KKN Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Universitas Hasanuddin dengan partisipasi Universitas Esa Unggul bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi budaya dan lingkungan di Desa Bonto Matinggi, Sulawesi Selatan. Mengusung tema “Wisata Budaya Warisan Dunia sebagai Aksi Kebangsaan Kampus Berdampak, Mengabdi untuk Negeri”, mahasiswa mengaplikasikan keilmuan komunikasi melalui kegiatan edukasi serta upaya konservasi. Pelaksanaan program dilakukan dengan pendekatan observasi, wawancara, dan storytelling, yang mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terkait isu lingkungan dan budaya, sekaligus mendorong keterlibatan aktif dalam kegiatan pelestarian. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran serta perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga lingkungan, di samping teridentifikasinya potensi lokal yang dapat dikembangkan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Rekomendasi untuk program selanjutnya mencakup penguatan kelembagaan kelompok konservasi dan pelestarian budaya lokal guna menciptakan dampak yang berkelanjutan. Program ini menegaskan bahwa pengabdian mahasiswa tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abi Saptadinata Ahmad Fuad Alfridho Yuliananda Alivia Yufitri Amadea Yohana Ana Susanti Yusman Ardiyanti, Handrini Ari Anggarani Winadi Prasetyoning Tyas Ari Anggarani, Ari Ari AnggaraniWinadi Prasetyoning Tyas Ari Pambudi Arianri, Nisa Arief Kusuma Ayu Larasati Ayu Larasati Binastya Anggara Sekti Budi Tjahjono Budilaksono, Sularso Budy Wiryawan Chairunnisa Nur Fitriani Chris Ekalaya Dwi Rohman Soleh Dwi Setiyadi Dwi Wahyuningsih Dwi Wahyuningsih, Dwi Eka Bertuah Elvandari, Miliyantri Erry Yudhya Mulyani Euis Sadeli Fadila, Akmal Farhana, Selma Febrianto, Haris Firdaus, M. Dzulfiqar Ganda Permana Ghefra Rizkan Gaffara Hakim Rizki Alfaza Heriyanti Heriyanti Heriyanti, Heriyanti Ichwanudin, Muhammad Ikbal Rachmat Illah Sailah Imam Yuwono Indri Dithisari Irawan, Bambang Irianto, Sugeng Eko Iswadi Iswadi Iswadi Kundang Karsono Juman Laras Sitoayu Lestari, Khezia Nina Luki Kristina Malabay Malabay Mandar, Nurulhasna S Manurung, Alberth Supriyanto Maratis, Jerry Mariyana Widiastuti Marlya Fatira AK Maulana, Salman Meria, Lista MF. Arrozi Adhikara Mila Karmila Miliyantri Elvandari Muhammad Luthfi Mustika, Anindya Billa Nefianto, Tirton Nizirwan Anwar Noviari Yolania Nugroho, Tezar Mega Octaviani Anggraenita Pane, Ivanina Zuhdi Panji Kuncoro Hadi Putri Ronitawati Raden Ayu Nurlinda Reza Fadhilla Ria Atmaja, Dodi Rian Adi Pamungkas Risyanti, Marita Dwi Ruwae Lutunani, Imelda Sa'pang, Mertien Safiani A. Faaroek Sagala, Relina Saputra, Sugiyono Shahdila, Jani Shidiqah, Raysah Sadiyah Siahaan, Elisabeth Gabryela Simbolon, Mardiana Suciati, Endang Roh Susanto, Ratnawati Syamsiar, Syamsiar Tarigan, Mazmur Tri Ismardiko Ulum, Muhamad Bahrul Veby Husada Veranus Sidharta Wahab, Zaqiyah Harsanti Wahyuni, Yulia Widiyaningsih Widodo, Agung Mulyo Wijaya, Rahmat Yohanna Eka Putri br Girsang Yoseph Hari Pramono Yulfitri, Alivia Yulhendri Yulhendri Yulia Handayani Zulidar, Nur Afni