Claim Missing Document
Check
Articles

Penerimaan terhadap media komunikasi visual poster dalam penyampaian pesan tentang pentingnya gizi Ivanina Zuhdi Pane; Endang Roh Suciati; Ummanah Ummanah; Akmal Fadila; Elisabeth Gabryela Siahaan; Nisa Arianri
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Mei
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i2.3338

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengkaji penerimaan dan efektivitas media komunikasi visual berupa poster dalam menyampaikan pesan tentang pentingnya gizi kepada masyarakat. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei untuk memperoleh gambaran objektif mengenai tingkat penerimaan peserta terhadap media yang digunakan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner setelah responden mengikuti kegiatan penyuluhan yang dirancang secara sistematis. Kegiatan dilaksanakan di Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor pada tanggal 25 Mei 2025, dengan sasaran peserta ibu-ibu rumah tangga dan kader posyandu sebagai kelompok yang berperan penting dalam pemenuhan gizi keluarga. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mayoritas peserta menilai media poster sebagai medium yang efektif dalam menyampaikan pesan tentang pentingnya gizi, dengan persentase sebesar 66,7%. Peserta juga mampu memahami isi pesan yang disampaikan, khususnya terkait gizi untuk bayi (41,5%), batita (16,7%), anak balita (16,7%), serta ibu hamil (25%). Selain itu, penggunaan gawai turut mendukung penyampaian pesan secara lebih luas, mengingat seluruh peserta aktif menggunakan aplikasi WhatsApp. Kesimpulan kegiatan ini menunjukkan bahwa penggunaan teks yang singkat, visual yang menarik, serta distribusi poster dalam format digital dapat meningkatkan efektivitas penyuluhan gizi. Implikasi dari kegiatan ini adalah perlunya pembentukan komunitas penyuluh guna memperluas jangkauan edukasi gizi di masyarakat secara berkelanjutan.
Intercultural Communication And Working Women's Health In Balaraja Ummanah; Yuliati; Jatayu Hadi Prakoso; Bayquni
Journal of Communication and Social Sciences Vol. 4 No. 2 (2026): Journal of Communication and Social Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jcss.v4i2.2236

Abstract

Working women in industrial areas such as Balaraja District, Tangerang Regency, face intercultural communication challenges in the domestic sphere because labor mobility brings together spouses from different cultural backgrounds. These differences may intensify role conflict and affect reproductive health management and mental health in the digital era. This study examined the effects of intercultural communication, digital literacy, and domestic workload on working women’s health. A quantitative explanatory survey involved 50 married working women selected through purposive sampling. Data were analyzed using descriptive statistics, instrument validity and reliability tests, correlation analysis, and multiple regression. Intercultural communication positively affected mental health (β = 0.42; p = 0.003) and reproductive health management (β = 0.35; p = 0.011). Digital literacy also had a positive effect (β = 0.29; p = 0.027), whereas domestic workload negatively affected mental health (β = -0.38; p = 0.005). Supportive intercultural family communication, equitable domestic role negotiation, and effective digital health literacy are therefore important for improving working women’s well-being in industrial communities. However, the smaller digital-literacy coefficient indicates that access to digital technology or health information alone is insufficient unless it is supported by healthy communication negotiation, partner responsiveness, and equitable household arrangements.
Pengaruh Jenis Konten Pada Facebook Professional Mode Terhadap Pembentukan Citra Diri Content Creator Generasi Z di Kota Semarang Putri Permatasari; Ratna Sari Dewi Wattimena; Ummanah Ummanah; Salman Salman
Komprehensif Vol 4 No 2 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh jenis konten di Facebook Professional Mode terhadap pembentukan citra diri kreator Generasi Z di Kota Semarang, serta peran Engagement Rate sebagai variabel mediasi. Menggunakan metode kuantitatif pendekatan eksplanatif, penelitian melibatkan 145 responden yang dipilih dengan teknik purposive dan snowball sampling dari populasi sekitar 500 kreator. Data dikumpulkan melalui kuesioner, dianalisis dengan regresi, analisis jalur, dan uji Sobel. Hasil menunjukkan jenis konten berpengaruh positif dan signifikan terhadap Engagement Rate (β = 0,371; p < 0,001). Engagement Rate juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembentukan citra diri (β = 0,362; p < 0,001). Lebih lanjut, Engagement Rate berperan sebagai variabel mediasi parsial, artinya pengaruh jenis konten terhadap citra diri berjalan melalui dua jalur: secara tidak langsung melalui respons audiens, serta secara langsung dari pengalaman pribadi menciptakan konten. Model ini mampu menjelaskan 38,3% variasi citra diri. Temuan ini menegaskan bahwa Generasi Z memanfaatkan Facebook Professional Mode sebagai sarana strategis membangun citra diri, didukung fitur Insights, monetisasi, dan pengelolaan pengikut publik. Respons yang diterima lahir dari motif audiens kognitif, afektif, integrasi pribadi, integrasi sosial, dan pelepasan ketegangan sesuai Teori Penggunaan dan Pemenuhan Kebutuhan, yang kemudian dijadikan bahan perbandingan sosial dalam membentuk citra diri. Penelitian ini memperluas penerapan Teori Perbandingan Sosial dan Teori Penggunaan serta Pemenuhan Kebutuhan ke konteks Facebook Professional Mode.
Pengaruh Persepsi Konsumen pada Produk dan Kredibilitas Influencer Tasya Farasya terhadap Keputusan Pembelian Produk Rare Beauty melalui Media Sosial Tiktok Nadhira Aulia Sahara; Endang Roh Suciati; Ummanah; Agus Firmansyah
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 2: Agustus (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i2.3332

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah strategi pemasaran pada industri kosmetik, salah satunya melalui pemanfaatan beauty influencer sebagai sumber informasi bagi konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi konsumen dan kredibilitas beauty influencer terhadap keputusan pembelian produk Rare Beauty melalui media sosial TikTok. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan jenis penelitian eksplanatif. Populasi penelitian adalah pengguna aktif TikTok di Indonesia yang pernah melihat konten Tasya Farasya mengenai produk Rare Beauty. Sampel penelitian berjumlah 400 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert lima poin. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS 27 setelah melalui uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi konsumen dan kredibilitas beauty influencer berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Secara simultan, kedua variabel mampu menjelaskan 71,0% variasi keputusan pembelian (R² = 0,710), sedangkan 29,0% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa persepsi konsumen yang positif dan kredibilitas beauty influencer yang tinggi merupakan faktor penting dalam meningkatkan keputusan pembelian produk Rare Beauty melalui TikTok.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abi Saptadinata Agus Firmansyah Ahmad Fuad Akmal Fadila Alfridho Yuliananda Alivia Yufitri Amadea Yohana Ana Susanti Yusman Ardiyanti, Handrini Ari Anggarani Winadi Prasetyoning Tyas Ari Anggarani, Ari Ari AnggaraniWinadi Prasetyoning Tyas Ari Pambudi Arief Kusuma Ayu Larasati Ayu Larasati Bayquni, Bayquni Binastya Anggara Sekti Budi Tjahjono Budilaksono, Sularso Budy Wiryawan Chairunnisa Nur Fitriani Chris Ekalaya Dwi Rohman Soleh Dwi Setiyadi Dwi Wahyuningsih Dwi Wahyuningsih, Dwi Eka Bertuah Elisabeth Gabryela Siahaan Elvandari, Miliyantri Erry Yudhya Mulyani Euis Sadeli Farhana, Selma Febrianto, Haris Firdaus, M. Dzulfiqar Ganda Permana Ghefra Rizkan Gaffara Hakim Rizki Alfaza Heriyanti Heriyanti Heriyanti, Heriyanti Ichwanudin, Muhammad Ikbal Rachmat Illah Sailah Imam Yuwono Imelda Ruwae Lutunani Indri Dithisari Irawan, Bambang Irianto, Sugeng Eko Iswadi Iswadi Iswadi Ivanina Zuhdi Pane Kundang Karsono Juman Laras Sitoayu Lestari, Khezia Nina Luki Kristina Malabay Malabay Mandar, Nurulhasna S Manurung, Alberth Supriyanto Maratis, Jerry Mariyana Widiastuti Marlya Fatira AK Maulana, Salman Meria, Lista MF. Arrozi Adhikara Mila Karmila Miliyantri Elvandari Muhammad Luthfi Mustika, Anindya Billa Nadhira Aulia Sahara Nefianto, Tirton Nisa Arianri Nizirwan Anwar Noviari Yolania Nugroho, Tezar Mega Octaviani Anggraenita Panji Kuncoro Hadi Prakoso, Jatayu Hadi Putri Permatasari Putri Ronitawati Raden Ayu Nurlinda Ratna Sari Dewi Wattimena Reza Fadhilla Ria Atmaja, Dodi Rian Adi Pamungkas Sa'pang, Mertien Safiani A. Faaroek Sagala, Relina Salman Saputra, Sugiyono Shahdila, Jani Shidiqah, Raysah Sadiyah Simbolon, Mardiana Suciati, Endang Roh Susanto, Ratnawati Syamsiar, Syamsiar Tarigan, Mazmur Tri Ismardiko Ulum, Muhamad Bahrul Veby Husada Veranus Sidharta Wahab, Zaqiyah Harsanti Wahyuni, Yulia Widiyaningsih Widodo, Agung Mulyo Wijaya, Rahmat Yohanna Eka Putri br Girsang Yoseph Hari Pramono Yulfitri, Alivia Yulhendri Yulhendri Yulia Handayani Yuliati Yuliati Zulidar, Nur Afni