Claim Missing Document
Check
Articles

VISUALISASI VALIDASI DIRI LEWAT MEDIA SOSIAL DENGAN FILM EKSPERIMENTAL Pamungkas, Ridho Putra; Sadono, Soni; Wiguna, Iqbal Prabawa
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Validasi merupakan sebuah tindakan penilaian terhadap parameter tertentu, agar dapat memastikan bahwa parameter tersebut telah memenuhi syarat. Validasi memiliki tujuan untuk memastikan bahwa tindakan tersebut sesuai dengan apa yang dituju, sehingga validasi dapat menjadi tolak ukur perbedaan antar individu, kelompok, atau mengukur sejauh mana kesalahan pada suatu individu tertentu. Pada lingkup sosial validasi berarti sebuah pengakuan dari orang lain terhadap sebuah tindakan yang dilakukan. Pada era digital ini sarana untuk mendapatkan sebuah validasi, yaitu melalui media sosial. Media sosial merupakan sebuah media yang berfokus terhadap pengguna untuk melakukan kegiatan bersosial antar sesama pengguna sosial media. Media sosial bisa dijadikan sarana komunikasi atau sarana berekspresi bagi para penggunanya. Pada pengkaryaan ini membahas tentang bagaimana visualisasi validasi di media sosial dengan film eksperimental, dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana permasalahan tentang validasi di media social bisa tergambarkan lewat medium karya film eksperimental. Dalam pembahasan karya penulis akan membahas unsur film eksperimental, yaitu abstract form dan associational form yang ditampilkan melalui warna, simbol, pergerakan, musik, dan suara. Kata kunci: validasi diri, media sosial, film eksperimental
ANALISIS KONSISTENSI VISUAL POLKADOT KARYA INSTALASI YAYOI KUSAMA SEBAGAI IDENTITAS SENIMAN Husna, Safaratul; Sadono, Soni; Rohadiat, Vega Giri
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peneli琀椀an ini bertujuan untuk menemukan pengaruh dan implikasi konsistensi visualpolkadot dalam karya instalasi Yayoi Kusama. Melalui pendekatan kualita琀椀f, peneli琀椀an ini menganalisisbagaimana pola mo琀椀f repe琀椀琀椀f tersebut mempengaruhi efek visual karya seni, mencerminkankonsistensi teknis dan gagasan seniman, serta membentuk iden琀椀tasnya. Metode peneli琀椀an inimencakup studi kasus dan studi literatur, dengan pengumpulan data dari observasi, studi pustaka,studi dokumentasi, dan wawancara dengan ahli seni. Hasil temuan menunjukkan bahwa konsistensivisual polkadot dalam karya Yayoi Kusama menciptakan iden琀椀tas seniman yang kuat. Penggunaanpolkadot 琀椀dak hanya mempengaruhi efek visual karya, tetapi memperkuat pesan ar琀椀s琀椀k danhubungan antara seniman dan para penikmat karya seninya. Dan, kesimpulan dari peneli琀椀an inimenegaskan pen琀椀ngnya proses konsistensi dalam karya seni kontemporer, dengan fokus pada karyainstalasi Yayoi Kusama. Proses konsistensi ini 琀椀dak hanya menguatkan iden琀椀tas seniman, tetapi jugamenghadirkan simbol-simbol yang menimbulkan imajinasi serta memperkuat pesan-pesan pribadi danuniversal dalam karya seni. Manfaat peneli琀椀an ini melipu琀椀 peningkatan pemahaman tentang proseskonsistensi dalam menghasilkan karya seni, hal ini dapat membantu seniman dalam mengembangkanproses konsistensi dalam karya mereka, serta kontribusi bagi perkembangan teori seni kontemporersecara umum. Dengan demikian, peneli琀椀an ini memberikan wawasan yang mendalam tentangfenomena konsistensi dalam seni kontemporer, khususnya dalam konteks karya instalasi Yayoi Kusama. Kata Kunci : seni kontemporer, konsistensi, iden琀椀tas, instalasi, Yayoi Kusama
ANALISIS SENI LUKIS POTRET PADA KARYA R. SINTAMAYA PUTRI KARTANEGARA Nastiti, Tiara Khaliza; Sadono, Soni; Wiguna, Iqbal Prabawa
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara umum, seni lukis potret adalah sebuah bentuk seni yang menggambarkankeaslian visual tokoh dengan keanekaragaman karakternya dan memancarkan aura tokohyang ada dalam lukisan tersebut, yang kemudian menghasilkan karya realis pada kanvaslukis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna dalam karya lukis R. SintamayaPutri Kartanegara sebagai seorang seniman potret figur wanita. Metode analisis datakualitatif digunakan dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan melaluipengamatan atau observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpulkemudian dianalisis dengan data yang sudah ada dan dipilah untuk mendukung tujuanpenelitian. Karya yang dianalisis kemudian dikelompokkan dan dikaji dengan pendekatanteori kritik seni sebagai penunjang teori sebelumnya. Penelitian ini memberikanpenjelasan mengenai makna karya R. Sintamaya Putri Kartanegara pada potret wanita. Kata Kunci: seni lukis potret, figur wanita,kritik seni, R. Sintamaya Putri Kartanegara.
CITRA PENARI TOPENG BANJET GRUP SINAR PUSAKA WARNA KARAWANG Sadono, Soni; Pebrianti2, Paramitha; Maulana, Teddy Ageng
PANGGUNG Vol 32 No 1 (2022): Varian Model Proses Kreatif dalam Cipta Karya Seni
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v32i1.1986

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui citra,  gambaran, dan kesan penari dalam kelompok seni Topeng Banjet. Penelitian ini dilakukan dengan berfokus pada kelompok seni Sinar Pusaka Warna Kabupaten Karawang pimpinan Bah Pendul yang merupakan kelompok Topeng Banjet tertua di Karawang. Melalui pemaparan data secara deskriptif  dan analitik, dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif. Dengan memberikan gambaran masyarakat di Kabupaten Karawang, maka dapat diketahui bahwa kesan-kesan erotis yang disuguhkan oleh penari pada pertunjukan Topeng Banjet dipengaruhi oleh latar belakang pola hidup masyarakat Karawang. Sampai lahirkah sebuah istilah Goyang Karawang yang menjadi sebutan untuk perantau dari Karawang sebagai identitas orang dari Karawang. Minatnya masyarakat terhadap tarian tersebut kemudian melahirkan penari dan kelompok-kelompok seni di Karawang. Kata kunci : Penari Topeng Banjet, Bah Pendul, Goyang Karawang
KOMPLEKS PERCANDIAN BATUJAYA: POTENSI WISATA PASCA PANDEMI DI KARAWANG Soni Sadono; Catur Nugroho; Topik Mulyana
Naditira Widya Vol. 17 No. 1 (2023): Naditira Widya Volume 17 Nomor 1 April Tahun 2023
Publisher : National Research and Innovation Agency (BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini dibuat dengan dasar keunikan yang terdapat pada candi yang ada di Karawang, Jawa Barat. Kawasancandi yang saat ini menjadi destinasi wisata memiliki daya tarik yang unggul di wilayah Karawang. Meskipun demikian,selama pandemi seluruh aktivitas dibatasi begitu pula dalam ranah pariwisata. Hal ini juga mempengaruhi jumlahkunjungan ke Kompleks Percandian Batujaya, Karawang. Sementara candi peninggalan masa Kerajaan Tarumanegaraini berpotensi untuk memajukan pariwisata di Karawang karena keunikan bangunannya yang tidak kalah menarikdibandingkan dengan bangunan candi yang berada di wilayah Jawa lainnya. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji potensiwisata pada Kompleks Percandian Batujaya sehingga dapat meningkatkan kembali minat pengunjung pada objek candiini. Metode menggunakan pendekatan sejarah dan arkeologis dengan metode kualitatif. Aspek yang dibahas mengenaisejarah singkat dari Kompleks Percandian Batujaya, tempat wisata Kompleks Percandian Batujaya selama masa pandemidan pascapandemi, dan bagaimana potensi yang dapat dikembangkan di area kompleks percandian agar dapat menarikminat pengunjung. Hasil dari penelitian menjelaskan adanya dampak yang terjadi selama pandemi menuju pasca-pandemidalam pariwisata yang ada di Kompleks Percandian Batujaya, baik dari segi fasilitas, infrastruktur maupun peraturan saatmengunjungi area percandian bagi para wisatawan. The uniqueness of the Batujaya Temples has the potential to increase the attractiveness of the Karawang areaas an excellent tourist destination. However, the impact of the pandemic which has caused restrictions on activities,including tourism, has affected the number of visits to the Batujaya Temples. This research aimed an in-depthunderstanding of the tourism potential of the Batujaya Temples to increase the number of visitors. A historical andarchaeological approach was used and discussion was focused on the brief history of the Batujaya Temples, the conditionof the Batujaya Temple during the pandemic and post-pandemic period, as well as the cultural potential that can bedeveloped further. The results of the research show that the impact of the pandemic and post-pandemic conditions at thetourist location of the Batujaya Temples was the improvement of public facilities and infrastructure, as well as adjustingtourist visit regulations to post-pandemic conditions.
JEJAK AKULTURASI BUDAYA JAWA DAN KALIMANTAN DI TAMAN PURBAKALA CANDI AGUNG DI AMUNTAI, KALIMANTAN SELATAN Soni Sadono; Didit Endriawan
Naditira Widya Vol. 15 No. 2 (2021): Naditira Widya Volume 15 Nomor 2 Oktober Tahun 2021
Publisher : National Research and Innovation Agency (BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini membahas situs-situs Candi Agung, Tiang Mahligai Junjung Buih, dan Pertapaan Pangeran Suryanata di Taman Purbakala Candi Agung, Provinsi Kalimantan Selatan. Tujuan penelitian ini adalah memahami akulturasi budaya asli dan asing yang telah terjadi pada ketiga situs tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan arkeologi dan semiotika budaya dengan mengelaborasi aspek-aspek kualitatif datanya. Aspek-aspek yang dibahas adalah bentuk dan fungsi candi, nama dan fungsi situs pemandian dan pertapaan, nama-nama tokoh legenda yang terkait dengan keberadaan candi, dan peristiwa-peristiwa dalam legenda. Subjek kajian terdiri atas dua aspek dokumentasi, yaitu visual (foto-foto situs) dan verbal (legenda). Subjek visual berupa dokumentasi pribadi pada tahun 2010. Subjek verbal terdiri atas buku-buku dan jurnal-jurnal yang membahas subjek penelitian, yaitu Hikayat Banjar, Hikayat Lambung Mangkurat, dan Tutur Candi. Hasil penelitian menunjukkan adanya akulturasi budaya Jawa dan Kalimantan, baik dalam bentuk bangunan candi, keberadaan situs pertapaan, nama-nama tokoh legenda, dan juga peristiwa.This paper discusses the sites of Candi Agung, Tiang Mahligai (bathing) Junjung Buih, and Pertapaan (hermitage) Pangeran Suryanata in the Archaeological Park of Candi Agung, South Kalimantan Province. The purpose of this study is to understand the acculturation between native and foreign cultures that had occurred at the three sites. This research uses the archaeological and cultural semiotics approach by elaborating the qualitative aspects of the data. The aspects discussed are the form and function of the temple, the name and function of the bathing and hermitage sites, the names of the legendary figures associated with the existence of the temple, and the events mentioned in the legend. The subject of the study consists of two aspects of documentation, i.e. visual (photos of the site) and verbal (legends). Visual subjects were of personal documentation obtained in 2010. Verbal subjects consist of books and journals that discuss the research subject, i.e. Hikayat Banjar, Hikayat Lambung Mangkurat, and Tutur Candi. Research results showed the occurrence of acculturation of Javanese and Kalimantan cultures, both in the form of temple buildings, the existence of hermitage sites, names of legendary figures, and cultural events.
DAMPAK TRAUMA DI MASA LALU MELALUI KARYA LUKIS MIXED MEDIA Huriyah, Hanin; Sadono, Soni; Endriawan, Didit
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekerasan verbal merupakan kekerasan secara lisan yang tidak baik berupa bentakan,hinaan, menolak anak, mempermalukan anak, memaki serta menakuti anak menggunakan katakata yang tidak pantas.hal itu merupakan tindakan yang sering terjadi dilingkungan sekitarnyayang akan berpengaruh terhadap kelakuan kepribadian seseorang sama halnya dimasa anakanak hingga remaja dimana masa itu merupakan mencoba untuk beradaptasi denganperubahan yang terjadi yang menjadikannya masa mencari jati diri. Jika mereka mengalamipengalaman buruk yang berkaitan dengan kekerasan salah satunya kekerasan verbal bisamengakibatkan hambatan mereka untuk berkembang apabila bila tidak bisa ditangani denganbaik hingga menimbulkan rasa trauma yang bisa berdampak hingga dewasa.Maka melaluilaporan tugas akhir ini penulis ingin membuat Karya lukis mix media dan Seni Kinetik bertujuanuntuk memvisualisasikan gambaran seseorang yang memiliki pengalaman buruk dari masalaluhingga dampak trauma yang terbawa dimasa dewasa dengan menggunakan beberapa mediumdan bahan dalam proses pembuatan karya dari gagasan yang dibuat.Kata kunci: Karya Lukis mix media, Kinetik,Kekerasan Verbal,Trauma
EKSPLORASI FOTOGRAFI SELF-PORTRAIT TENTANG BULLYING VERBAL Dari Karya Fotografi Self Portrait Yudhistira, Laurensius; Sadono, Soni; Giri R, Vega
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying merupakan salah satu isu sosial yang masih menjadi perhaƟan diberbagai kalangan,mulai dari lingkungan sekolah, kampus, hingga masyarakat luas. Dampak negaƟf pada bullying bisa dalamberbentuk Įsik, verbal, bahkan online dapat menimbulkan luka mendalam bagi korban yang mentalnyaƟdak kuat. PeneliƟan ini bertujuan untuk menggambarkan realitas dari korban bullying melalui mediafotograĮ sebagai bentuk penyampaian pesan visual yang kuat dan emosional. Karya ini menggunakanpendekatan fotograĮ konteptual yang bertujuan untuk menciptakan narasi visual yang mampu menyentuhemosi penikmat seni dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya dari bullying. Metode yangdigunakan mencangkup pengalaman pribadi, dan explorasi ide visual hingga dapat menghasil karyafotograĮ yang bermakna. Karya ini diharapkan dapat membuat sebuah karya fotograĮ yang mampumemancing rasa empaƟ, reŇeksi, dan kesadaran sosial. Karya fotograĮ ini juga diharapkan dapatberkontribusi untuk mencegah bullying verbal baik melalui edukasi visual dan penyampaian pesan yanglebih efekƟf kepada penikmat seni fotograĮ dan masyarakat luas.Kata Kunci: FotograĮ, Self-Portrait, Bullying, Bullying Verbal
MENGHIDUPKAN KEMBALI KENANGAN: MENGEKSPLORASI INNER CHILD MELALUI VIDEO ART Setiadi, Mochamad Rizal; Sadono, Soni; Ersyad, Firdauz Azwar
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep inner child dan potensipenghidupan kembali kenangan masa kecil melalui medium video art. Inner childmerupakan representasi psikologis dari pengalaman, emosi, dan memori masa kecil yangsering kali memengaruhi individu dalam kehidupan dewasa. Melalui pendekatan seni,khususnya video art, penelitian ini berupaya menggali cara-cara kreatif untukmenghubungkan kembali individu dengan inner child mereka, baik sebagai bentuk terapimaupun ekspresi artistik. Karya yang dihasilkan berfungsi sebagai media interaktif yangmenghadirkan perjalanan visual dan emosional ke masa kecil, memicu refleksi personalbagi audiens. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menunjukkan bahwa video artmemiliki potensi besar dalam mengaktifkan ingatan masa kecil dan mempertemukanindividu dengan inner child mereka secara mendalam. Selain itu, karya seni ini mampumenciptakan pengalaman emosional yang beragam, mulai dari nostalgia hinggapenyembuhan, sehingga relevan dalam konteks seni kontemporer dan terapi psikologis.Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan studi seni berbasis pengalaman emosionalserta membuka peluang kolaborasi antara seni dan psikologi untuk tujuan yang lebih luas.Kata kunci: video art, inner child, kenangan
REPRESENTASI TRAGEDI TANJUNG PRIOK 1984 DALAM KARYA SENI STENSIL Fahreza, Rayhan; Sadono, Soni; Rachmawanti, Ranti
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tragedi Tanjung Priok 1984 merupakan salah satu peristiwa kelam dalam sejarahIndonesia yang melibatkan konflik antara militer dan umat Islam. Peristiwa ini mencerminkanketidakadilan sosial, pelanggaran hak asasi manusia, dan represi terhadap kebebasan beragamadan berekspresi. Tugas akhir ini bertujuan untuk merepresentasikan tragedi tersebut melalui mediaseni stensil, yang dikenal efektif dalam menyuarakan kritik sosial dan politik. Dengan merujuk padakarya-karya seniman seperti Banksy, yang dikenal dengan pendekatan visual yang kuat dansimbolik, penelitian ini mengembangkan konsep artistik yang merepresentasikan kekerasan,penderitaan korban, serta harapan akan keadilan. Melalui eksplorasi simbol-simbol visual, pesanteks, dan teknik stensil, karya ini tidak hanya menjadi media ekspresi artistik, tetapi juga saranarefleksi historis dan sosial bagi masyarakat. Hasil dari proses ini diharapkan dapat meningkatkankesadaran kolektif atas pentingnya mengingat sejarah dan mendorong wacana kritis terhadapkondisi sosial-politik masa kini.Kata kunci: Tanjung Priok 1984, seni stensil, kritik sosial, representasi visual, Sejarah dan ingatan.