Claim Missing Document
Check
Articles

Found 63 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Perancangan Enterprise Architecture Yogya Group Pada Fungsi Sales Dan Marketing Menggunakan Togaf Adm Ahmad Fakhri Rizaldi; Rd Rohmat Saedudin; Berlian Maulidya Izzati
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Yogya Group adalah sebuah perusahaan ritel modern asli Indonesia dengan format Supermaket dan Departement Store. Pada awal berdirinya perusahaan ini hanya menjual batik saja, akan tetapi dengan kerja keras yogya group melakukan pembenahan, keinginan dan kebutuhan pelanggan dipenuhi, sehingga yang tadinya hanya toko batik berubah menjadi toko kelontong. Untuk itu demi mewujudkan sebuah toko yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia dibutuhkan pemasaran yang baik untuk memperkenalkan perusahaan ini serta penjualan yang bagus agar mereka dapat bertahan. Dari keinginan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan tersebut dibutuhkan fungsi sales dan marketing yang baik untuk menarik minat masyarakat. Dengan memanfaatkan Teknologi Informasi (TI) dan Sistem Informasi (SI) sangat dibutuhkan dalam suatu proses bisnis di perusahaan. Karena ketika suatu perusahaan dapat berkembang semakin besar maka tingkat kerumitan akan semakin tinggi juga. Salah satu tujuan penerapan Enterprise Architecture (EA) adalah mengorganisasikan proses bisnis dan infrastruktur teknologi informasi yang diintegrasikan dan distandarisasi tergantung kepada visi misi dan model operasional perusahaan. Untuk melakukan perancangan EA diperlukan suatu metodologi yang sesuai serta mudah digunakan, TOGAF ADM adalah metodologi yang cocok dan lengkap. Tahapan-tahapan dalam merancang enterprise architecture sangatlah penting karena akan berlanjut pada tahapan selanjutnya yaitu implementasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki peran enterprise architecture di sebuah perusahaan yang bergerak dibidang ritel khususnya pada fungsi sales dan marketing. Keuntungan dari tahapan ini nantinya akan menghasilkan suatu enterprise architecture yang bisa dijadikan perusahaan untuk mencapai tujuan strategis mereka. Kata Kuncis: Yogya Group, sales and marketing, retail, enterprise architecture, TOGAF ADM. Abstract Yogya Group is a modern Indonesian retail company with the format Supermaket and Department Store. At the beginning of the establishment, the company only sold batik, but with the hard work of the Yogya group, it made improvements, requests and customer needs, making what was once just a batik shop turned into a grocery store. For this reason, in order to create a store that can meet the needs of the people, Indonesia needs good marketing to introduce this company, and good sales so they can survive. From the desire to meet customer needs, a good sales and marketing function is needed to attract the interest of the community. By using Information Technology (IT) and Information Systems (SI) are needed in a business process in the company. Because the compilation of a company can develop, the higher the level of difficulty, the higher it will be. One of the goals of implementing Corporate Architecture (EA) is to organize business processes and information technology infrastructure that is integrated and standardized depending on the company's vision and mission and operational models. To do the EA design, a solution that is easy to use is needed, TOGAF ADM is a suitable and complete agreement. The stages in the completion of enterprise architecture are discussed important because they will be continued at the next stage that will be implemented. The purpose of this study is to discuss the role of corporate architecture in companies engaged in retail specifically in the sales and marketing function. The advantage of this stage will be to produce a corporate architecture that companies can use to achieve their strategic goals. Keyword: Yogya Group, sales and marketing, retail, enterprise architecture, TOGAF ADM
Analisis Performa Network Cloud Dengan Metode Quality Of Services Pada Penyedia Teknologi Layanan Cloud Computing Microsoft Azure Dan Amazon Web Services Abel Nathalia Widyastoro; Rd Rohmat Saedudin; Ahmad Almaarif
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Beberapa tahun terakhir ini merupakan era layanan cloud dan mulai terlihat adanya pergeseran penggunaan layanan ke cloud. Penerapan cloud sendiri didasarkan pada penerapan teknik virtualisasi sehingga client tidak lagi menjadi sumber komputasi, melainkan dikerjakan pada suatu server yang berada pada jaringan internet (cloud). Teknologi cloud membutuhkan akses internet yang cepat dan dukungan transmisi data yang cepat pula. Hal ini menjadi tantangan baru yang diangkat oleh layanan cloud yaitu manajemen Quality of Service (QoS), yang harus menjamin bahwa setiap pengguna mendapatkan layanan aplikasi atau layanan cloud computing yang selalu tersedia dan sesuai dengan kebutuhan dari pelanggan. Tulisan ini akan berfokus pada pengujian performa network antara dua penyedia layanan cloud besar di dunia, yaitu Microsoft Azure dan Amazon Web Services. Metode yang digunakan dalam perbandingan tingkat performa adalah Quality of Services dengan parameter yang diuji adalah jitter, data loss, latency, dan throughput. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah perbandingan performa network dari masing-masing penyedia layanan cloud berdasarkan pengujian yang telah dilakukan sehingga dapat membantu pengguna yang akan memilih layanan cloud. Kata Kunci : Quality of Service, cloud computing. Abstract The last few years have been the era of cloud services and are starting to appear shift in service usage to the cloud. The cloud application itself is based on the application of virtualization techniques so that the client is no longer a source of computing, but is done on a server that is on an internet network (cloud). Cloud technology requires fast internet access and support for fast data transmission. This is a new challenge raised by cloud services namely Quality of Service (QoS) management, which must guarantee that each users get application services or cloud computing services that are always on available and according to the needs of customers. This paper will focus on testing network performance between two major cloud service providers in the world, namely Microsoft Azure and Amazon Web Services. The method used in the comparison of performance levels is Quality of Services with the parameters tested are jitter, data loss, latency, and throughput. The results obtained from this study are the comparison of the network performance of each cloud service provider based on the testing that has been done so that it can help users who will choose cloud services. Keyword : Quality of Service, cloud computing.
Perancangan Infrastruktur Teknologi Informasi Adaptif Dengan Metode Ppdioo Untuk Mendukung Implementasi Sistem Informasi Manajemen Puskesmas Studi Kasus : Puskesmas Jatilawang Sahrial Hasan Wicaksana; Rd. Rohmat Saedudin; Muhammad Fathinuddin
eProceedings of Engineering Vol 9, No 2 (2022): April 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Puskesmas sebagai salah satu ujung tombak pelayanan kesehatan, di era sekarang ini memerlukan bantuan teknologi untuk memperlancar proses pelayanan dan input data rekam medis. Selain itu, penggunaan teknologi juga memudahkan petugas dalam proses pelaporan dan pengelolaan data pasien. Salah satu teknologi yang digunakan adalah Sistem Informasi Manajemen Puskesmas atau SIMPUS. Namun untuk menopang sistem informasi tersebut diperlukan sebuah infrastruktur TI. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah Infrastruktur TI yang adaptif untuk menopang sistem informasi tersebut dan aplikasi sejenisnya di masa yang akan datang. Infrastruktur tersebut dirancang menggunakan PPDIOO method namun dilaksanakan hingga tahap design saja. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah rancangan infrastruktur TI yang adaptif Kata Kunci : SIMPUS,Infrastruktur TI Adaptif, PPDIOO Method. Abstract Puskesmas as one of the spearheads of health services, in this current era requires technological assistance to facilitate the service process and input medical record data. In addition, the use of technology also makes it easier for officers in the process of reporting and managing patient data. One of the technologies used is the Puskesmas Management Information System or SIMPUS. However, to support the information system, an IT infrastructure is needed. This study aims to design an adaptive IT Infrastructure to support such information systems and similar applications in the future. The infrastructure was designed using the PPDIOO method but only carried out until the design stage. The result of this research is an adaptive IT infrastructure design. Keywords: SIMPUS,Adaptive IT Infrastructure, PPDIOO Method.
Analisis Dan Manajemen Bandwidth Menggunakan Metode Htb (Hierarchical Token Bucket) Pada Sman 20 Bandung Ismayana, I Nyoman Gede; Saedudin, Rd. Rohmat; Fathinuddin, Muhammad
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Internet sangat berperan penting dalam aktivitassehari-hari kita terutama saat belajar disekolah. Jaringan yangtersedia pada SMAN 20 Bandung dirasa kurang memadaidikarenakan bandwidth yang tersedia belum sepenuhnya diaturoleh manajemen bandwidth. Manajemen bandwidth yang adapada SMAN 20 Bandung terbilang belum efektif dikarenakanbandwidth yang diterima oleh masing-masing switch tidaksesuai dengan kebutuhan. Bandwidth yang tersedia pada SMAN20 Bandung yaitu sekitar 400 mbps dimana yang seharusnyasetiap switch menerima 25% dari total bandwidth yaitu sebesar100 mbps namun kenyataanya kurang atau bahkan melebihibandwidth yang seharusnya diterima sehingga terjadinyapermasalahan bandwidth yang tidak beraturan. Manajemenbandwidth sangat dibutuhkan dengan menerapkan metodeHierarchical Token Bucket (HTB). Metode perancangan sistemmenggunakan metode Network Development Life Cycle (NDLC).Dikarenakan sumber daya yang terbatas maka skala penelitiandisesuaikan dengan sumber daya yang ada dan hasil darimanajemen bandwidth yang diperoleh akan dianalisis. Setelahpengujian dilakukan didapatkan data bahwa bandwidthsebelum penelitian dan sesudah penelitian terdapat perbedaandimana keadaan bandwidth setelah pengujian lebih teratur dantidak terjadi ketimpangan antar user. Kata kunci— Bandwidth, Manajemen bandwidth, SMAN 20 Bandung, Hierarchical Token Bucket, NDLC, Prioritas
Analisis Quality Of Service Jaringan Komputer Di Sekolah Menengah Atas Negeri 20 Bandung Menggunakan Metode Prepare, Plan, Design, Implement, Operate, Optimization (Ppdioo) Tarjono, Muhamad Felix Nugraha; Saedudin, Rd. Rohmat; Fathinuddin, Muhammad
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Infrastruktur dan manajemen jaringan menjadihal yang krusial untuk sebuah jaringan komputer agar dapatmemberi kepuasan dan kenyamanan bagi pengguna layananinternet. Peran internet bagi SMAN 20 sangat penting, namunpada penerapannya masih ada beberapa masalah yang seringdijumpai oleh penggunanya, seperti kecepatan internet yangdigunakan lambat, pengguna yang tidak dapat terkoneksidengan jaringan, serta pembagian bandwidth yang tidak tepatsasaran. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dapatdilakukan identifikasi atau analisis kualitas jaringan padaSMAN 20 Bandung dengan metode pengujian jaringan qualityof service (QOS).Kerangka kerja yang digunakan pada penelitian ini adalahPPDIOO, namun dibatasi hingga fase perancangan. Pengujiandilakukan dengan cara capture log data jaringan menggunakanwireshark, saat jam senggang dan sibuk sekolah, sebagai aktormurid, staf manajemen, dan staf admin.Dari analisis yang dilakukan, kualitas jaringan trafficpublik lebih baik parameternya saat jam senggang, karenakarakter penggunanya yang lebih intens. Sedangkan padakualitas jaringan traffic manajemen dan admin mendapatkannilai sempurna pada jam senggang maupun sibuk. Hal inidisebabkan karena jenis koneksi nya wired dan bandwidth yangdi bypass. Kata kunci — QOS, Wireshark, Throughput, Packet Loss, Delay, Jiter
Analisa Perbandingan Quality Of Service (Qos) Antara Jaringan Wireless Lan Dan Hotspot 4g Telkomsel Di Telkom University Landmark Tower Lantai 8 Pada Layanan Streaming Youtube Menggunakan Wireshark Fadhila, Muhammad Hilman; Saedudin, Rd. Rohmat; Budiono, Avon
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Dalam era digital yang terus berkembang,koneksi internet telah menjadi salah satu kebutuhan pentingdalam kehidupan sehari-hari. Koneksi internet berkualitastinggi diperlukan untuk berbagai aktivitas seperti streamingvideo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandinganQoS antara jaringan wireless LAN dengan Hotspot 4GTelkomsel dengan melakukan streaming video di YouTube.Parameter yang digunakan dalam penelitian ini adalahthroughput, delay dan packet loss. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisa perbandingan antara jaringan wireless LAN danhotspot 4G Telkomsel pada layanan streaming YouTube diTelkom University Landmark Tower lantai 8. pada pengujianpertama menghasilkan data dari nilai rata-rata throughputsebesar 975,67 kbit/s. Nilai itu jika dilihat berdasarkan standaryang sudah di tetapkan oleh TIPHON dapat diklasifikasiandengan nilai yang cukup. Pada nilai dari rata-rata packet lossmenghasilkan nilai sebesar 0,01% dengan kategori nilai yangsangat bagus. Pada nilai dari rata-rata delay 11,42 ms dengankategori nilai yang sangat bagus. Lalu pada skenario keduamenghasilkan data dari nilai rata-rata throughput sebesar622,33 kbit/s dengan kategori nilai yang kurang baik. Pada nilairata-rata packet loss menghasilkan data sebesar 0,01% dengankategori nilai yang sangat baik. Pada nilai rata-rata yangdihasilkan pada parameter delay menghasilkan nilai sebesar14,97 ms. Nilai tersebut dapat dikategorikan dengan nilai yangsangat baik. Kata kunci— Quality of Service, Throughput, Packet loss, Delay
Analisis Perbandingan Performansi Jaringan Wireless Menggunakan Software Iperf dan Wireshark di PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) Putri , Nabillah Verizky; Saedudin, Rd. Rohmat; Kurniawan, M. Teguh
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — PT Industri Telekomunikasi Indonesia(Persero) fokus pada solusi performansi jaringan dalamanalisis Quality of Service (QoS). Penelitian inimembandingkan Iperf dan Wireshark untuk analisis jaringandengan parameter throughput, packet loss, delay, dan jitter.Metodenya adalah analisis statistic selama 7 hari denganstandar TIPHON. Hasil pengukuran Iperf menunjukkanthroughput 3,841 Mb/s, packet loss 0,286%, delay 1,024 ms,jitter 0,24 ms dengan indeks <Sangat Baik=. Wiresharkmenunjukkan throughput 1,418 Mb/s, packet loss 2,146%, delay4,095 ms, jitter 4,08 ms dengan indeks <Baik=. Hasilperbandingan kedua perangkat dengan 10 poin pengukuranfungsionalitas, Wireshark unggul disbanding Iperf.Kesimpulannya, keduanya mampu mengukur jaringan sesuaiparameter, tetapi Wireshark lebih unggul. Penelitian inimemberikan rekomendasi berharga untung pengembanganjaringan di masa depan. Kata kunci— Iperf, Wireshark, TIPHON, Quality of Service, komparasi
Analisis Perbandingan Performansi Jaringan Wireless Menggunakan Software Paessler PRTG dan Iperf di PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) Zalino, Rama Rafitra; Saedudin, Rd. Rohmat; Kurniawan, M. Teguh
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Performansi jaringan merupakan faktor pentingdalam keberhasilan sistem jaringan komputer. PT IndustriTelekomunikasi Indonesia (Persero) dengan fokus padapermasalahan ketidaktersediaan sistem untuk melakukanpengukuran dan analisis mendalam terhadap jaringan dalam aspekQuality of Service (QoS) secara efektif dan konsisten. Tujuanpenelitian ini adalah komparasi dari PRTG dan Iperf dalammelakukan analisis performansi jaringan denganmempertimbangkan parameter throughput, packet loss, delay, danjitter serta fungsionalitasnya. Metode yang digunakan dalampenelitian ini adalah analisis statistik yang merupakan prosesmengumpulkan, menganalisis, dan menafsirkan data yang diperoleh. Selama periode pengukuran selama 7 hari denganpenggunaan standar TIPHON, data dari PRTG menunjukkanthroughput sebesar 2,231 Mb/s dengan indeks "Baik", packet losssebesar 0,493% dengan indeks "Sangat Baik", delay sebesar 3,094ms dengan indeks "Sangat Baik", dan jitter sebesar 4,12 ms denganindeks "Baik". Pada perangkat Iperf, ditemukan throughput sebesar3,841 Mb/s dengan indeks "Sangat Baik", packet loss sebesar0,286% dengan indeks "Sangat Baik", delay sebesar 1,024 msdengan indeks "Sangat Baik", dan jitter sebesar 0,24 ms denganindeks "Baik". Hasil perbandingan kedua perangkat dengan 10 poinpoin pengukuran fungsionaltias, menunjukkan bahwa PRTGmemiliki unggulan yang lebih baik dibandingkan Iperf. Dalamkesimpulan, kedua aplikasi memiliki kemampuan untuk melakukanpengukuran jaringan sesuai dengan parameter yang ditentukan, danPRTG diidentifikasi memiliki keunggulan lebih tinggi dibandingkanIperf. penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi signifikanserta rekomendasi dan saran berharga untuk pengembangan danperbaikan sistem jaringan di masa depan. Kata kunci— PRTG, Iperf, TIPHON, Quality of Service, komparasi
Analisis Perbandingan Performansi Jaringan Wireless Menggunakan Software Wireshark dan Paessler PRTG di PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) Birahmatika, Raafi Asta; Saedudin, Rd. Rohmat; Kurniawan, M. Teguh
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Performansi jaringan krusial dalam sistemjaringan komputer. PT Industri Telekomunikasi Indonesia(Persero) menekankan pentingnya mengatasi ketidaktersediaansistem dengan analisis QoS. Penelitian ini membandingkanWireshark dan PRTG dalam menganalisis jaringan, termasukthroughput, packet loss, delay, dan jitter sertafungsionalitasnya. Metodenya adalah analisis statistik,mengumpulkan, menganalisis, dan menafsirkan data. Selama 7hari pengukuran dengan standar TIPHON, Wiresharkmemiliki throughput 1,418 Mb/s dengan indeks "Baik", packetloss 2,146% dengan indeks "Sangat Baik", delay 4,095 msdengan indeks "Sangat Baik", dan jitter 4,08 ms dengan indeks"Baik". PRTG memiliki throughput 2,231 Mb/s dengan indeks"Baik", packet loss 0,493% dengan indeks "Sangat Baik", delay3,094 ms dengan indeks "Sangat Baik", dan jitter 4,12 msdengan indeks "Baik". PRTG lebih unggul dalam 10 poinpengukuran fungsionalitas dibandingkan Wireshark.Kesimpulannya, keduanya mampu mengukur jaringan sesuaiparameter, tetapi PRTG lebih baik. Penelitian ini diharapkanberkontribusi dan memberikan rekomendasi penting untukpengembangan jaringan di masa depan. Kata kunci - Wireshark, PRTG, TIPHON, Quality of Service, komparasi
Analisis Perbandingan Quality of Service (QoS) Jaringan Wireless Local Area Network (WLAN) dan 4G Telkomsel di Lantai 8 Telkom University Landmark Tower Rahayu, Fresa Febrianti; Saedudin , Rd. Rohmat; Budiyono, Avon
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Dalam era digital saat ini, konektivitas jaringan menjadi sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Duateknologi yang umum digunakan untuk mengakses internet adalah jaringan Wireless Local Area Network (WLAN) danjaringan 4G. Penggunaan jaringan wireless yang andal danefisien menjadi kunci dalam mendukung kegiatan komunikasi dan pertukaran data. Di lingkungan kampus seperti TelkomUniversity Landmark Tower, kebutuhan akan jaringan internet yang stabil dan cepat sangat penting untukmendukung aktivitas akademik, administratif, dan pribadi para pengguna. Dalam konteks ini, penting untuk mengkajiaspek QoS dari kedua teknologi tersebut, termasuk kecepatan, ketersediaan, latensi, dan reliabilitas layanan. Untukmendukung berbagai aktivitas yang dilakukan pada TULT,tentu memerlukan performa jaringan yang bagus sesuaidengan standar yang ada dan karena hal ini, performajaringan TULT perlu dilakukan pengukuran melihat kualitasdari performa jaringan. Penelitian ini menggunakan metode analisis statistik. Analisis statistik digunakan untukmenganalisis data yang telah diolah. Berdasarkan analisis yangtelah dilakukan, nilai rata-rata pada setiap parameter QoS yang telah dilakukan selama 3 hari, didapat rata-rata nilaithroughput untuk Wi-Fi TULT 2,39 Mb/s dengan kategoriSangat Baik dan 4G Telkomsel 0,83 Mb/s dengan kategori Cukup. Lama delay untuk kedua jaringan dikategorikanSangat Baik dengan rata-rata nilai 4,02 ms untuk wi-fi TULTdan 4,41 ms untuk 4G Telkomsel. Untuk parameter packet loss didapat rata-rata nilai packet loss untuk Wi-Fi TULT 9,5 %dan 4G Telkomsel 11,05 % dimana kedua jaringan tersebut dikategorikan Baik. Kata kunci— Quality of Services, TULT, WLAN, 4G Telkomsel, TIPHON
Co-Authors Abd-Alwahab, Shams N. Abel Nathalia Widyastoro Adityas Adityas Adityas Widjadjarto Afif, Zehan Afizah Ahmad Fakhri Rizaldi Aida Mustapha Aida Mustapha, Aida Alfinansyah, Muhammad Dzaki Alfrianiko Anggriawan Alfrianiko Anggriawan Alfrianiko Anggriawan, Alfrianiko Aljanabi, Mohammad Amelia Kurniawati Ananda Anggie Nur Aini Ananda Fiqri Firdaus Ananda Risya Triani Angelia Lionardi Angelia Lionardi Anis Farihan Mat Raffei Ankhal, Rian Bimo Anwar Sadat Anwar x Anwar Sadat Aria Fajar Ramdhany Ariq Yumna Mubarok Arvel Kennard Yeremia Avon Budiono Avon Budiono Avon Budiyono Azie, Febryan Elfanuary Bambang Tejo Kusumo BASUKI RAHMAD Basuki Rahmat Berka Irfansyah Berlian Maulidya Izzati Birahmatika, Raafi Asta Budi Praptono Budiono, Avon Caudinata, Owen Choon Sen Seah Daffa, Raihan Defni, - Deya Ika Wardani Dicky Dwi Kurniawan Putra Dicky Hidayat Dida Diah Damayanti Ebraheem, Hind Raad Fadhila, Muhammad Hilman Fajrin, Salsa Fauziyyah Faqih Hamami Farras Naim Fatin, Kanza Jilan Fatur Rachman Rasyid Fauzi, Rokhman Febryan Elfanuary Azie Fiega Dwi Novwari Fikri, Daffa Ilham Firdayakusmawarni Firdayakusmawarni Fitri Febriana Purba Fitri Febriana Purba, Fitri Febriana Fransiskus Tatas Dwi Atmaji Hamim Maafifa Nugraha Harizillah, M Ahyar Haryasena Panduwiyasa Haseeb Ali Hediyanto, Umar Yunan K.s. Himatul Zulfa Ibnu Caesar Ibnu Caesar, Ibnu Ibnu Yazid Ikhwana Ibrahim Hanif Alkhalil Ihfan Aditya Ghafur Intan Dwi Ariesta Putri Irfan Dwi Rahadianto Ismail, Mohd Arfian Ismayana, I Nyoman Gede Iwan Tri Riyadi Yanto Iwan Tri Riyadi Yanto Judi Alhilman K. S. H., Umar Yunan Kashif Hussain Kurniawan , MT. Kurniawan Kurniawan Kurniawan Kurniawan, M. Teguh Kurniawan, MT Kurniawan, MT. Lau Tian Rui Ling, Teng Mee Lingga Priyadi M Teguh Kurniawan M. Rafi Mario Mario Mega Fitri Yani Mochamad Hafiz Kurniawan Mochamad Teguh Kurniawan Mohamad Rizky Utomo Mohamad Tohir Mohd Arfian Ismail Mohd Farhan Md Fudzee Mohd Najib Mohd Salleh Mohd Saberi Mohamad Muhammad Amanulloh Mz Muhammad Fadhil Muhammad Faheem Mushtaq Muhammad Fathinuddin Muhammad Fauzan Nasrullah Muhammad Hasbi Abid Ersalan Muhammad Ilham Zakky Mubarrak Muhammad Iqbal Muhammad Reyza Yana Putra Munansyah, Ahmad Mustafa Mat Deris Nasrullah, Muhammad Fauzan Naufan, Zidni Ilman Nazim Razali Nenden Eva Nenden Eva Meilani Herlina Ni Kadek Dewi Pradnyawati Nicolaus Advendea Prakoso Indaryono Nina Nursetia Ningrum Noor Azah Samsudin Nor Afifah Shafin Nor Hazana Abdullah Norhalina Senan Novi Andriani, Novi Nur Ismianah Nur Syaza Izzati Mohd Rafei Oskar Halomoan Manalu Panji Permana Syahid Perkasa, Bimasetya Pradana, Subhan Ari Raka Putra, Faris Aufar Putri , Nabillah Verizky R. Wahjoe Witjaksono R. Yunendah Nur Fu’adah Rachmadita Andeswari Raharjo Putra Kurniadi Rahayu, Fresa Febrianti Rahma Karina Rahman, Ilham Auliya Rahmat Mulyana Rahmiati Aulia Rajif Rizal Fahlevi Ramadhan , Farhan Razali, Nazim Rd. Panji Erdinanda Pandu Jiwatama Regi Alvino Revi Fahreza Al Hazmi Reza Satya Rahmawan Ridha Hanafi Riksa Belasunda Rizki Yantami Arumsari Rodziah Atan Rohayanti Hassan Ronal Hadi Rui, Lau Tian Safitra, Muhammad Fakhrul Sahrial Hasan Wicaksana Samuel Putra Hari Satryo Dwi Sutrisno Sayyid Taufiq Abdulhafizh Selvi Marcellia Sely Novita Sari Seno Adi Putra Septian Sony Hermawan Septian Sony Hermawan Septiya Mutiara Septo, Umar Yunan Kurnia Shahreen Kasim Shahreen Kasim, Shahreen Shinta Meiliana Herdiani Singgih Krismarwantoni Sadino Siti Hajar Komariah Sulistijono Sulistijono Sutoyo, Edi Sutrisno Sutrisno Sutrisno Sutrisno Syarah Tazkiatun Nupus Syifa Sofiaturrohmah Syihan Qaes Yamani Syinta Kesuma Aisyah Tarjono, Muhamad Felix Nugraha Tesi Irwani Tesi Irwani, Tesi Triastuty Pardede Triastuty Pardede Triastuty Pardede, Triastuty Tutut Herawan Ugi Chandra Wiguna Umar Y.K.S. Hediyanto Umar Y.K.S. Hediyanto, Umar Y.K.S. Umar Yunan Umar Yunan K. S. H. Umar Yunan KSP Yunan KSP Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto Vandha Pradwiyasma Widartha Vegi Fransiska Veronika Sari Asih Warih Puspitasari Wawan Tripiawan Wicaksono, Krisna Aji Yasser Sutojoyo Kusumo Yoga Yuniadi Yossy Meidy Wijaya Yossy Meidy Wijaya Yuanika Indanea Zainuri Saringat Zalino, Rama Rafitra Zalmiyah Zakaria Zehan Afizah Afif