Claim Missing Document
Check
Articles

TINGKAT KESEJAHTERAAN MASYARAKAT PENDUDUK ASLI DAN PENDUDUK PENDATANG DI KELURAHAN SABILAMBO KABUPATEN KOLAKA Septiani, Rizka Dwi; Harudu, La; Amaluddin, La Ode
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 6, No 2 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppg.v6i2.17200

Abstract

Kelurahan Sabilambo merupakan salah satu Kelurahan yang menjadi pintu masuk penduduk pendatang yang berasal dari suku Jawa dan Bugis, menyebabkan perbedaan tingkat kesejahteraan antara penduduk asli dan penduduk pendatang. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mendeskripsikan tingkat kesejahteraan keluarga penduduk asli Kelurahan Sabilambo; 2) Mendeskripsikan tingkat kesejahteraan keluarga pendatang di Kelurahan Sabilambo. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, dan dokumentasi untuk melihat tingkat kesejahteraan penduduk asli dan pendatang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Tingkat kesejahteraan Masyarakat Asli dan Penduduk Pendatang di Desa Sabilambo dalam kategori baik. Terbukti terdapat 33,33% keluarga asli dan pendatang yang tergabung dalam keluarga sejahtera kelas II; 2) Kepala keluarga penduduk asli dan pendatang memiliki tingkat pendidikan yang berbeda dimana sebagian besar masyarakat asli Kelurahan Sabilambo berpendidikan tinggi, sedangkan untuk penduduk pendatang cukup rendah, sebagian besar hanya sampai SMA. 
DAMPAK KEBERADAAN OBJEK WISATA PANTAI LAPOILI TERHADAP USAHA EKONOMI MASYARAKAT Haryati, Haryati; Amaluddin, La Ode; Nursalam, La Ode
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 6, No 2 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppg.v6i2.16972

Abstract

Pantai Lapoili baru diresmikan pada tahun 2020 dan keberadaannya berdampak pada masyarakat sekitar objek wisata tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui kondisi Pantai Lapoili; 2) untuk mengetahui dampak keberadaan Pantai Lapoili terhadap usaha ekonomi masyarakat desa Wawoangi. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif dengan sampel sebanyak 27 sampel pelaku usaha di sekitar obyek wisata, 25 pedagang, 1 pengelola WC dan 2 jaga palang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) kondisi Pantai Lapoili sangat baik, hal ini terlihat dari fasilitas yang menunjang objek wisata, seperti: lampu jalan, lampu jembatan, WC umum, penjual gazebo, tempat sampah yang semuanya dalam kondisi baik; dan 2) keberadaan objek wisata ini memberikan dampak terhadap aktivitas perekonomian masyarakat, misalnya masyarakat yang awalnya bertani kini berdagang di sekitar objek wisata sehingga masyarakat mengalami peningkatan pendapatan dari Rp. 200.000,-/bulan menjadi Rp.300.000-Rp.700.000,-/bulan. Peningkatan pendapatan ini jelas berpengaruh pada tingkat kesejahteraan masyarakat dalam hal ekonomi.
TINGKAT KERENTANAN BENCANA ALAM DI WILAYAH PESISIR KABUPATEN MUNA Harudu, La; Restele, La Ode; Amaluddin, La Ode; Andrias, Andrias
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 6, No 3 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppg.v6i3.18749

Abstract

Kawasan pesisir merupakan kawasan pertemuan antara lautan dan daratan sehingga memiliki potensi rentan terhadap bahaya berbagi jenis bencana alam. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis: 1) kerentanan bencana alam di wilayah pesisir Kabupaten Muna; 2) tingkat kerentanan pontensi bahaya tsunami di wilayah pesisir Kabupaten Muna; dan 3) tingkat kerentanan bahaya gelombang ekstrim di wilayah pesisir Kabupaten Muna. Data dalam penelitian ini meliputi peta topografi, peta geologi, peta lereng, peta penggunaan lahan, citra landsat, serta informasi yang dianggap perlu. Selanjutnya, analisis data dilakukan dengan cara interpolasi spasial, buffer, dan analisa overlay dengan menggunakan teknologi sistem informasi geografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) berdasarkan indeks bencana Indonesia, jenis bencana alam yang mengancam Kabupaten Muna dari kategori tinggi yaitu gelombang ekstrim, abrasi, kebakaran lahan dan hutan, gempa bumi, serta tsunami. Selanjutnya yang termasuk dalam kategori hingga tinggi, yaitu bencana cuaca ekstrim, banjir, sedangkan untuk kategori sedang yaitu tanah longsor; 2) 15 kecamatan masuk dalam kategori rendah terhadap potensi bahaya tsunami sedangkan 2 kecamatan lainnya yaitu Kecamatan Maligano dan Kecamatan masuk dalam kategori sedang hingga tinggi; dan 3) 21 kecamatan termasuk kategori sedang terhadap potensi bahaya bencana gelombang ekstrim.
Implementasi Kebijakan Retribusi Pasar Sentral Kota Kendari La Manguntara; La Ode Amaluddin
ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial dan Budaya Vol 3 No 3 (2014): Volume 3 Nomor 3, Oktober 2014
Publisher : Laboratorium Jurusan Antropologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1512.132 KB) | DOI: 10.33772/etnoreflika.v3i3.120

Abstract

Pengelolaan Pasar Sentral Kota Kendari belum dilaksanakan menurut ketentuan Perda No. 3 Tahun 2004 Tentang Pembentukan Perusahaan Daerah Pasar Kota Kendari. Pengelolaannya berada di bawah BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah) Kota Kendari sebagai akibat dari adanya konflik berkepanjangan antara KPPS (Kesatuan Pedagang Pasar Sentral) dengan pejabat PD Pasar Kota Kendari. Permasalahan yang muncul dalam pengelolaan PS Kota Kendari, secara umum sama dengan permasalahan yang dihadapi oleh pasar-pasar lainnya. Pemanfaatan potensi retribusi hanya mencapai rata-rata 30 persen dari potensi yang tersedia. Selain adanya isu pembangunan PS kota menjadi pasar modern, kondisi objek retribusi yang relatif tidak stabil dan rendahnya kesadaran wajib retribusi dalam melaksanakan kewajibannya menjadi faktor utama yang menghambat pelaksanaan pengelolaan retribusi PS Kota Kendari. Selain itu, pelayanan kepada wajib retribusi yang tidak maksimal seperti keterlambatan mobil pengangkut sampah ataupun pemadaman lampu oleh PLN, juga menjadi salah faktor signifikan yang menghambat optimalisasi penerimaan retribusi PS Kota Kendari. Kata kunci: pengelolaan pasar, retribusi, pendapatan daerah
Pemetaan Partisipatif Wilayah Rawan Penyebaran Covid-19 di Kecamatan Baruga Kota Kendari La Ode Amaluddin; Rahma Musyawarah; Laode Muhamad Irsan; La Harudu; Sitti Kasmiati; Nanik Hindaryatiningsih
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2020): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v3i2.608

Abstract

Data wilayah yang rawan persebaran Covid-19 di Kecamatan Baruga belum terdokumentasi dengan baik, namun di sisi lain aparat kelurahan dinilai cukup aktif dan dapat dimanfaatkan sebagai pelaku partisipasi dalam upaya penanganan Covid-19 ini. Kemampuan memahami risiko penyebaran Covid-19 secara spasial menjadi krusial bagi pengambil kebijakan baik di level pemerintahan pusat maupun daerah serta masyarakat dalam memitigasi pandemi global ini. Analisis spasial dilakukan dengan memanfaatkan Sistem Informasi Geografi (SIG) untuk memetakan wilayah rawan penyebaran Covid-19. Nantinya hasil kegiatan ini dapat digunakan sebagai data dasar dan landasan dalam merancang kebijakan penanganan Covid-19 dan membuat rencana aksi yang rasional. Luaran kegiatan ini adalah: 1) tersedianya peta wilayah rawan penyebaran Covid-19 di Kota Kendari; 2) tersedianya peta wilayah rawan penyebaran Covid-19 di Kecamatan Baruga; 3) video edukasi pencegahan Covid-19; 4) buku saku Covid-19 dan Upaya Pencegahannya.
Pendidikan Dan Pelatihan Aplikasi Penginderaan Jauh Untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Geografi Harudu, La; Irsan, Laode Muhamad; Amaluddin, La Ode; Surdin, Surdin; Kasmiati, Sitti; Nursalam, La Ode; Hasanah, Nur
Keyboard Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Keyboard Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Grace Berkat Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69688/keyboard.v1i2.146

Abstract

Pendidikan dan Pelatihan Penginderaan Jarak Jauh sebagai salah satu usaha untuk meningkatkan kualifikasi guru geografi. Melalui pelatihan tersebut di atas, diharapkan hambatan-hambatan dalam proses pembelajaran geografi terkait penginderaan jauh dapat teratasi, sehingga kinerja para pendidik meningkat dan kualitas pembelajaran menjadi lebih baik. Ruang lingkup pelatihan diarahkan pada pengantar penginderaan jauh pengenalan Software, akuisisi data, koreksi citra, klasifikasi citra, dan indeks vegetasi. Sebagian besar guru-guru geografi atau 65 % tidak tahu dan tidak pernah mengajarkan software Envi 5.0, dan 25 % tahu dan tidak pernah mempelajari software Envi 5.0, serta 10 % mengatakan tahu dan pernah mengajarkan materi penginderaan jauh. Fenomena ini menunjukkan bahwa perlunya peningkatan pengetahuan pada guru geografi di Kota Kendari khususnya penginderaan perangkat lunak jauh. Sedangkan guru pengetahuan terkait aplikasi Envi 5.0 yaitu guru-guru geografi atau 65 % tidak tahu dan tidak pernah mengajarkan software Envi 5.0, dan 25 % tahu dan tidak pernah mengajarkan software Envi 5.0, serta 10 % mengatakan tahu dan pernah mengajarkan materi penginderaan jauh. Sebagian besar guru sangat setuju menggunakan aplikasi Envi 5.0 dalam pembelajaran Geografi karena: 1) meningkatkan pemahaman spasial; 2) keterampilan; dan 3) menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki keahlian profesional dengan keterampilan dan pengetahuan sesuai dengan kebutuhan zaman.  
PEMETAAN BATAS WILAYAH KELURAHAN ANGGOEYA MENGGUNAKAN CITRA GOOGLE EARTH Hadini, La Ode; Kasmiati, Sitti; Amaluddin, La Ode; Saudi, Fitriyani; Hasanah, Nur
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 6 (2024): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i6.1494

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membekali pengetahuan dan keterampilan aparat Kelurahan Anggoeya, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, dalam pembuatan peta batas wilayah kelurahan berbasis citra Google Earth sesuai Permendagri No. 45 Tahun 2016. Metode pengabdian yang digunakan terdiri dari tiga tahap utama, yaitu: (1) Tahap Persiapan, meliputi penyusunan materi pembelajaran dan pedoman teknis terkait penggunaan Google Earth dan Quantum GIS (QGIS), serta validasi data citra. (2) Tahap Pelaksanaan, meliputi kegiatan Focus Group Discussion (FGD), ceramah, diskusi, demonstrasi, dan praktik pembuatan peta citra batas wilayah. Pendampingan teknis dilakukan mulai dari pengunduhan data citra Google Earth hingga proses layout dan pencetakan peta menggunakan QGIS. (3) Tahap Evaluasi, dilakukan untuk mengukur keberhasilan peserta dalam membuat peta citra batas wilayah dengan indikator keberhasilan berupa kemampuan mengurangi ketergantungan pada fasilitator, terutama dalam proses layout peta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa aparat Kelurahan Anggoeya telah memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar dalam membuat peta citra batas kelurahan. Peserta mampu melakukan pengunduhan data citra dari Google Earth dan membuat peta batas wilayah menggunakan QGIS. Namun, sebagian peserta masih membutuhkan pendampingan dalam proses layout peta. Kegiatan ini juga berhasil membangun sinergi antara aparat kelurahan dan tim pengabdian, memperkuat pemahaman mereka tentang pemetaan batas wilayah berbasis citra digital sesuai regulasi Permendagri No. 45 Tahun 2016. Kesimpulan, kegiatan ini berhasil meningkatkan keterampilan aparat Kelurahan Anggoeya dalam pembuatan peta batas wilayah berbasis citra Google Earth. Meskipun peserta telah mampu membuat peta, proses layout peta masih memerlukan pendampingan lebih lanjut. Hasil pengabdian ini diharapkan dapat mempercepat proses penegasan batas wilayah kelurahan serta mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang lebih efektif dan akurat. Kata Kunci: Pemetaan, Peta Batas Wilayah, Google Earth, QGIS
Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru Melalui Penulisan Artikel Untuk Jurnal Ilmiah Dan Teknik Sitasi Darnawati; Amaluddin, La Ode; Ili, La; Suwasni; Prameswari, Asih; Asma, Ana Ummi
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Mei 2025
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v6i2.422

Abstract

Pengembangan keprofesian guru masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan akses terhadap pelatihan yang berkualitas dan kurangnya pemahaman mengenai teknik penulisan artikel yang baik serta penggunaan sitasi yang benar. Oleh karena itu, penting untuk menyediakan pelatihan yang komprehensif bagi guru-guru di daerah ini guna meningkatkan kemampuan mereka dalam menulis artikel untuk jurnal ilmiah serta menguasai teknik sitasi yang diperlukan. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membekali guru dengan keterampilan yang diperlukan dalam penulisan artikel ilmiah dan teknik sitasi, sehingga mereka dapat berkontribusi secara aktif dalam publikasi ilmiah dan meningkatkan kualitas pendidikan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pendampingan ini mencakup penyampaian materi teoritis, pendampingan praktis, dan monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa yaitu pemahaman peserta terhadap penulisan artikel untuk jurnal ilmiah terbilang sudah cukup baik, peserta juga sudah memiliki gambaran terkait bagaimana cara terbaru membuat artikel dan teknik sitasi untuk jurnal ilmiah baik secara konsep mapupun praktek. Melalui kegiatan ini guru dapat mengetahui cara terbaru penulisan artikel untuk jurnal ilmiah yang akan membantu guru dalam pengembangan keprofesian berkelanjutan.
Pelatihan Pelatihan Sistem Informasi Geografi Untuk Meningkatkan Kualifikasi Guru Geografi di SMA/MA Sekota Kendari Harudu, La; Amaluddin, La Ode; Irsan, Laode Muhamad; Hasanah, Nur; Musyawarah, Rahma
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi Mei- Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i3.3241

Abstract

Akselerasi perubahan di bidang ilmu teknologi berjalan begitu cepat. Permasalahannya ialah kebanyakan guru geografi SMA/MA mempelajari SIG melalui pustaka tanpa melalui praktik langsung di tambah lagi sarana dan prasarana sekolah yang kurang memadai sedangkan guru di tuntut untuk dapat menguasai materi bukan hanya secara teoritis melainkan secara praktis juga. Pada kurikulum 2013 menyatakan salah satu dari tujuan pembelajaran geografi adalah agar peserta didik memiliki kemampuan, memahami pola spasial/keruangan, lingkungan dan kewilayahan, serta proses yang dikaitkan dengan gejala geosfera dalam konteks nasional global. Keruangan (Spasial) merupakan bagian dari sistem informasi geografi (SIG) itu sendiri. Berdasarkan permasalahan tersebut, dianggap perlu menyelenggarakan “Pendidikan dan Pelatihan Sistem Informasi Geografi (SIG) Untuk Meningkatkan Kualifikasi Guru Geografi di SMA/MA Se-Kota Kendari” sebagai salah satu usaha untuk meningkatkan kualifikasi guru geografi. Melalui kegiatan ini, diharapkan hambatan-hambatan dalam proses pembelajaran geografi terkait sistem informasi geografi (SIG) dapat teratasi, sehingga kinerja para pendidik meningkat dan kualitas pembelajaran menjadi lebih baik. Ruang lingkup pelatihan diarahkan pada pengantar sistem informasi geografi (SIG), pengenalan software, georeferensi, editing, pengaturan tampilan, layout peta. Luaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, yaitu: 1) memberikan kontribusi berupa transfer of knowledge penggunaan sistem informasi geografi (SIG); 2) publikasi ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi; 3) publikasi ilmiah pada jurnal internasional bereputasi; 4) publikasi pada media cetak maupun online.  
Pengenalan dan Pelatihan Penggunaan Alat Laboratorium Geografi untuk Meningkatkan Pengetahuan Siswa MAN 1 Kendari Amaluddin, La Ode; Irsan, Laode Muhamad; Surdin, Surdin; Nursalam, La Ode; Harudu, La; Hasanah, Nur
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.3921

Abstract

Guru memiliki peranan yang strategis terhadap tercapainya keberhasilan pendidikan. Pemanfaatan Laboratorium Geografi baik laboratorium indoor maupun outdoor sebagai salah satu hardware penunjang keberhasilan pembelajaran geografi yang ada di Sekolah. Berdasarkan observasi yang telah dilakukan di MAN 1 Kendari, banyak materi Geografi yang semestinya diajarkan menggunakan alat laboratorium Geografi namun sering tidak dilakukan. Sehingga tujuan dari pengenalan dan pelatihan ini yaitu untuk mengetahui apakah kegiatan pengenalan dan pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan siswa tentang penggunaan alat laboratorium Geografi. Mitra pengabdian adalah pihak MAN 1 Kendari dan 40 siswa MAN 1 Kendari. Metode yang digunakan dalam pengenalan pelatihan ini yaitu menggunakan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL), metode ekspositori, demonstrasi, dan modul pelatihan yang disebarkan sebagai bahan untuk belajar mandiri. Evaluasi pelatihan dilakukan dengan menggunakan parameter posttest menggunakan skala likert. Hasil yang diperoleh yaitu pengenalan dan pelatihan ini terbukti dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa MAN 1 Kendari pada penggunaan alat laboratorium Geografi. Berdasarkan hasil pelatihan yang telah dievaluasi pengetahuan siswa mengenai alat laboratorium Geografi mengalami peningkatan sebesar 80% memperoleh nilai 4.9 dari 6 , dan keterampilan sebesar 82% memperoleh nilai 4.8 dari 6. Sementara itu, 85% peserta menyatakan puas terhadap pelaksanaan pengenalan dan pelatihan. Hal ini ditunjukkan melalui antusisme dan kesungguhan siswa MAN 1 Kendari dalam mengikuti pengenalan dan pelatihan. Didukung oleh hasil evaluasi kegiatan yang diberikan, dimana peserta menyebutkan bahwa program pengenalan dan pelatihan dinilai sangat bermanfaat bagi para peserta.