Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Intizar

Tafsir Simbolis: Karakteristik Tafsir Sufi Naẓarī Ibn ‘Arabī dan Tafsir Sufi Ishārī al-Qushayrī Muhamad Firdaus; Hamka Hasan
Intizar Vol 27 No 2 (2021): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v27i2.9415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat karakteristik dari penafsiran dua sufi dari kubu yang berbeda yaitu Ibn ‘Arabī dari tafsir naẓarī dan al-Qushayrī dari tafsir ishārī. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Penelitian ini menyimpulkan bahwa penafsiran Ibn ‘Arabī yang berasal dari tafsir naẓarī lebih mempunyai karakteristik simbolis yang begitu kuat dan jauh dari makna zahir sehingga terkadang sulit dipahami. Berbeda dengan al-Qushayrī dari kubu tafsir ishārī yang sebagai mufasir sufi moderat cenderung mempunyai sisi simbolis yang lebih dekat dengan makna zahir sehingga mudah dipahami.
Resepsi Mahasisiwi Bercadar terhadap Ayat Al-Qur’an tentang Aurat: Studi Living Qur'an Tia Subu Simamora; Kusmana; Hamka Hasan
Intizar Vol 30 No 2 (2024): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v30i2.25087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana mahasiswi memaknai dan menerapkan ajaran Al-Qur'an terkait cadar serta faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan mereka. Penelitian dilakukan di UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Sampel penelitian terdiri dari mahasiswi yang mengenakan cadar sebelum dan setelah kuliah di UIN, diambil dengan teknik purposive sampling.  Pengolahan data dilakukan melalui analisis induktif, di mana data yang diperoleh diorganisir dalam kategori-kategori tematik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman dan praktik cadar di kalangan mahasiswi sangat bervariasi. Beberapa mahasiswi yang telah mengenakan cadar sebelum kuliah dipengaruhi oleh latar belakang keluarga dan pendidikan di pondok pesantren, sedangkan yang memutuskan untuk memakai cadar setelah kuliah dipengaruhi oleh interaksi dengan teman dan lingkungan kampus. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa meskipun ada perbedaan dalam pemahaman dan penerapan, penggunaan cadar di kalangan mahasiswi mencerminkan usaha mereka untuk menjalankan ajaran agama sesuai dengan interpretasi pribadi dan konteks sosial mereka.