Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Sarang Semut Kalimantan (Myrmecodia tuberosa Jack) Terhadap Bakteri Porphyromonas gingivalis Secara In Vitro Soge, Chaesarianus Paul Christian; Astuti, Lilies Anggarwati; Yani, Sinar; Ismail, Sjarif; Alhawaris, Alhawaris
Sinnun Maxillofacial Journal Vol. 6 No. 01 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/smj.v6i01.120

Abstract

Pendahuluan: Porphyromonas gingivalis adalah bakteri yang sering terjadi pada kasus periodontitis dengan prevalensi 40-100%. Spesies sarang semut jenis Myrmecodia tuberosa Jack merupakan tanaman yang banyak ditemukan disekitaran hutan Kalimantan Barat, dan memiliki berbagai senyawa aktif yang terkandung didalamnya, seperti flavonoid, tannin, dan polifenol. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak tanaman sarang semut terhadap pertumbuhan bakteri Porphyromonas gingivalis secara in vitro. Bahan dan Metode: Penelitian eksperimental dengan 20 kelompok uji yaitu perlakuan dengan konsentrasi 125 mg/mL, 62,5 mg/mL, 31,25 mg/mL, 15,625 mg/mL, 7,81 mg/mL, 3,90 mg/mL, 1,95 mg/mL, 0,97 mg/mL, 0,48 mg/mL, 0,24 mg/mL, 0,12 mg/mL, 0,06 mg/mL, 0,03 mg/mL, 0,015 mg/mL, 0,007 mg/mL, 0,003 mg/mL, 0,0019 mg/mL, 0,0009 mg/mL, 0,0004 mg/mL, 0,0002 mg/mL, kelompok kontrol positif (Chlorhexidine gluconate 0,2%) dan kelompok kontrol negatif (DMSO 10%) dengan metode mikrodilusi untuk melihat kadar hambat minimum. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukan adanya aktivitas antibakteri yang ditandai dengan sumuran jernih pada beberapa konsentrasi, selain itu antibakteri yang dimiliki bersifat bakteriostat. Kesimpulan: ekstrak etanol sarang semut memiliki kemampuan untuk menghambat bakteri penyebab periodontitis kronis P.gingivalis.
Perbandingan Aktivitas Antibakteri Ekstrak Bawang Tiwai (Eleutherine palmifolia (L.) Merr) dengan Pelarut Etil Asetat dan Etanol terhadap Pertumbuhan Bakteri Enterococcus faecalis Penyebab Infeksi Saluran Akar: Comparison of Antibacterial Activity of Tiwai Onion Extract (Eleutherine palmifolia (L.) Merr) with Ethyl Acetate and Ethanol Solvents Against the Growth of Enterococcus faecalis Bacteria Causing Root Canal Infection Samiaji, Airvin Wika; Yani, Sinar; Astuti, Lilies Anggarwati; Anitasari, Silvia; Yadi, Yadi
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2025): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v7i1.2363

Abstract

Pulp infection is capable of causing pulpitis, an inflammatory condition. Tiwai onion is known for its antibacterial properties. Compare the antibacterial activity of tiwai onion (Eleutherine palmifolia (L.) Merr) extract using ethyl acetate and ethanol solvents against Enterococcus faecalis bacteria causing root canal infection. Onion tiwai extract was prepared by maceration method using ethyl acetate and ethanol solvents. Activity test was determined by liquid and solid dilution method. In liquid dilution, there was no bacterial growth in ethyl acetate and ethanol extracts with a concentration of 20mg/ml. In the solid dilution test, the extract with ethyl acetate solvent showed a value of 20mg/ml, which means bactericidal. However, the ethanol solvent extract showed bacterial growth at a concentration of 20mg/ml, meaning it was not bactericidal. Onion tiwai  extracts with ethyl acetate and ethanol solvents showed different antibacterial activities against Enterococcus faecalis. Only extracts with ethyl acetate solvent showed bactericidal properties Keywords:          Eleutherine palmifolia (L) Merr, Enterococcus faecalis, ethanol, ethyl acetate, Pulpitis   Abstrak Infeksi pulpa mampu menyebabkan pulpitis, suatu kondisi peradangan. Bawang tiwai dikenal karena sifat antibakterinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan aktivitas antibakteri ekstrak bawang tiwai (Eleutherine palmifolia (L.) Merr) memakai pelarut etil asetat dan etanol terhadap bakteri Enterococcus faecalis penyebab infeksi saluran akar. Ekstrak bawang tiwai dibuat melewati metode maserasi dengan memakai pelarut etil asetat dan etanol. Uji aktivitas ditentukan dengan metode pengenceran cair dan metode pengenceran padat. Penelitian ini diperoleh hasil bahwa pada pengenceran cair, tak ada pertumbuhan bakteri pada ekstrak etil asetat dan etanol dengan konsentrasi 20mg/ml. Dalam uji pengenceran padat, ekstrak dengan pelarut etil asetat memperlihatkan nilai 20mg/ml, yang artinya bersifat bakterisidal. Namun, ekstrak dengan pelarut etanol memperlihatkan pertumbuhan bakteri pada konsentrasi 20mg/ml, artinya tidak bersifat bakterisidal. Ekstrak bawang tiwai (Eleutherine palmifolia (L.) Merr) dengan pelarut etil asetat dan etanol memperlihatkan aktivitas antibakteri yang berbeda terhadap Enterococcus faecalis. Hanya ekstrak dengan pelarut etil asetat yang memperlihatkan sifat bakterisidal. Kata Kunci:         Eleutherine palmifolia (L) Merr, Enterococcus faecalis, Etanol, Etil asetat, Pulpitis
Aktivitas Ekstrak Bawang Tiwai (Eleutherine palmifolia (L.) Merr) Dengan Pelarut Etil Asetat Sebagai Alternatif Antibakteri Terhadap Pertumbuhan Bakteri Enterococcus faecalis Penyebab Infeksi Saluran Akar Samiaji, Airvin Wika; Sinar, Yani; Astuti, Lilies Anggarwati; Silvia, Anitasari; Yadi, Yadi
Sinnun Maxillofacial Journal Vol. 7 No. 01 (2025): April 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/smj.v7i01.144

Abstract

Pendahuluan: Infeksi pulpa dapat mengakibatkan pulpitis, jika tidak ditangani, kondisi ini dapat mengarah pada penyakit nekrosis pulpa. Masyarakat indonesia mengenal tradisi penggunaan tanaman sebagai pengobatan tradisional, contohnya seperti bawang tiwai. Bawang tiwai memiliki kelebihan dengan aktivitas kandungannya sebagai antiinflamasi, antikanker, antidiabetes, antivirus antihipertensi dan antibakteri. Tujuan: untuk mengetahui aktivitas ekstrak bawang tiwai (Eleutherine palmifolia (L.) Merr) dengan pelarut etil asetat sebagai alternatif antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Enterococcus faecalis penyebab infeksi saluran akar. Metode: Ekstrak bawang tiwai dibuat dengan pelarut etil asetat menggunakan metode maserasi lalu dilakukan serial dilusi hingga diperoleh berbagai konsentrasi. Uji aktivitas diukur menggunakan metode mikrodilusi cair dan metode mikrodilusi padat lalu diinkubasi. Hasil: Pada dilusi cair menunjukkan nilai 20 mg/ml dan pada uji dilusi padat yaitu 20 mg/ml. Kesimpulan: Ekstrak bawang tiwai (Eleutherine palmifolia) (L) Merr) dengan pelarut etil asetat pada konsentrasi 20 mg/ml dapat digunakan sebagai alternatif antibakteri karena memiliki sifat membunuh bakteri (bakterisidal).
Pengaruh Penyuluhan Online Menggunakan Media Video Terhadap Perilaku Pemeliharaan Kebersihan Gigi dan Mulut di SMP Negeri 7 Muara Badak Maulida, Eva Titania; Astuti, Lilies Anggarwati; Danial, Danial; Paramita, Swandari; Asfirizal, Verry
Mulawarman Dental Journal Vol 5, No 2 (2025): MOLAR September 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/MOLAR.v5i2.22706

Abstract

Pendahuluan: Masalah kesehatan gigi dan mulut masih menjadi perhatian, dikarenakan anak usia sekolah 13-15 tahun memiliki tingkat plak yang tinggi mengarah menjadi karies dan penyakit periodontal. Sementara anak-anak pada usia tersebut berperilaku benar ketika menyikat gigi sangat rendah. WHO merekomendasikan pelajar remaja sebagai kelompok usia yang tepat untuk diperkenalkan dan dipromosikan mengenai perilaku pemeliharaan kebersihan gigi mulut. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui pengaruh penyuluhan online dengan media video terhadap perilaku pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut. Metode: Penelitian eksperimental semu dengan desain one group pretest and posttest, sebanyak 49 pelajar SMP Negeri 7 Muara Badak menjadi subjek penelitian. Data pada riset ini yakni data primer yang didapatkan melalui hasil kuesioner pretest dan lembar checklist posttest yang diisi oleh responden selama 21 hari. Hasil: Sebelum penyuluhan online menggunakan media video 21 responden termasuk kedalam perilaku kategori kurang (42,9%) dan 28 responden termasuk kedalam perilaku kategori baik (57,1%) setelah dilakukan penyuluhan online media video. Hasil pengujian Wilcoxon menunjukkan nilai p sebesar 0,000 (p<0,05). Kesimpulan: Penyuluhan online menggunakan media video memiliki pengaruh terhadap perilaku pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut di SMP Negeri 7 Muara Badak.
Perbandingan Uji Aktivitas Antibakteri Sarang Semut (Myrmecodia Tuberosa Jack) Kalimantan Terhadap Pertumbuhan Bakteri Treponema denticola Penyebab Penyakit Infeksi Periodontal: Comparison Antibacterial Activity Test of Borneo Ant-Nest (Myrmecodia tuberosa Jack) Against the Growth of Treponema denticola Bacteria Causing Periodontal Infection Disease Sallata, Kaka Batara; Astuti, Lilies Anggarwati; Alhawaris, Alhawaris; Listiyawati, Listiyawati; Paramita, Swandari
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 6 No. 5 (2024): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v6i5.2510

Abstract

Periodontitis is a condition that affects the supporting structure of the teeth and causes tooth loss. Indonesia has a variety of medicinal plants, one of which is ant's nest (Myrmecodia tuberosa jack) which contains various secondary metabolites. To determine the antibacterial activity of Kalimantan anthill extract (Myrmecodia tuberosa jack) in inhibiting the growth of Treponema denticola bacteria. This research is a pure experimental research (true experimental) with post test only control group design. Ant-nest extract (Myrmecodia tuberosa jack) was made by maceration method using 96% ethanol and then serial dilution. The results showed antibacterial activity at concentrations of 80 mg/mL and 40 mg/mL which means it has bacteriostatic properties with a p value = 0.003 which means there is a very significant difference in each concentration of anthill extract and the results of the Minimum Bactericidal Concentration (MBC) did not show any killing power against Treponema denticola bacteria. Ant-nest extract (Myrmecodia tuberosa jack) has the ability to inhibit the growth of Treponema denticola bacteria and there are very significant differences in each concentration of ant nest extract (Myrmecodia tuberosa jack) against Treponema denticola bacteria. Keywords:          Ethanol extract, Myrmecodia tuberosa jack, Chronic periodontitis, Treponema denticola   Abstrak Periodontitis adalah kondisi yang mempengaruhi struktur penyangga gigi dan menyebabkan gigi goyah bahkan tanggal. Indonesia memiliki beragam tanaman obat, salah satunya sarang semut (Myrmecodia tuberosa jack) yang mengandung berbagai metabolit sekunder. Mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak sarang semut Kalimantan (Myrmecodia tuberosa jack) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Treponema denticola. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni (true experimental) dengan post test only control group design. Ekstrak sarang semut (Myrmecodia tuberosa jack) dibuat dengan metode maserasi menggunakan etanol 96% lalu dilakukan serial dilusi. Hasil penelitian menunjukan adanya aktivitas antibakteri pada konsentrasi 80 mg/mL dan 40 mg/mL yang berarti memiliki sifat bakteriostatik dengan nilai p= 0,003 yang berarti terdapat perbedaan sangat signifikan pada setiap konsentrasi ekstrak sarang semut dan hasil Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM) tidak menunjukan adanya daya bunuh terhadap bakteri Treponema denticola. Ekstrak sarang semut (Myrmecodia tuberosa jack) memiliki kemampuan untuk menghambat pertumbuhan bakteri Treponema denticola dan terdapat perbedaan yang sangat bermakna pada tiap konsentrasi ekstrak sarang semut (Myrmecodia tuberosa jack) terhadap bakteri Treponema denticola. Kata Kunci:         Ekstrak Etanol, Treponema denticola, Myrmecodia tuberosa jack, Periodontitis kronis
IbM UKGS (USAHA KESEHATAN GIGI SEKOLAH) SEKOLAH DASAR Astuti, Lilies Anggarwati; Mokhtar, Shulhana
Jurnal BALIRESO Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/balireso.v3i2.80

Abstract

Specific objectives to be achieved are giving birth to independent young dentists who are aware ofthe importance of maintaining oral and dental health in the form of UKGS improvement. In SouthSulawesi in particular, public awareness of the importance of dental and oral health still needs tobe improved. On this basis, he wants to try to offer a product development of Human Resources(HR) in the field of dentistry. The method used in achieving this goal is to complete UKGSfacilities and infrastructure. It can make students as pioneers in the implementation of dental andoral health degrees and the development of UKGS and UKS in their schools, making schools aspilot schools that develop UKGS. Target and outcome: 1) The birth of a cadre of young dentistsand young doctors. 2) Increased knowledge of cadres of young dentists and young doctors. 3)Increasing the degree of dental and oral health which is reflected in healthy living behavior. 4)Products "UKGS and UKS Utilization Module" for all elementary school residents. 5) Certificateof training for young dentists and young doctors for students and teachers. 6) Final reportspublished through scientific publications on accredited journals after dedication.
Pengaktifan UKGS Sekolah Dasar Pesisir Dalam Memberikan Edukasi Trend Estetik Gigi Terhadap Dampak Oral Hygiene Masyarakat Teluk Kadere Kelurahan Bontang Lestari Kota Bontang Kalimantan Timur Astuti, Lilies Anggarwati; Pramasari, Nadya C.; Irsal, Imran; Masyhudi, Masyhudi; Alus, Levi Natya
Jurnal BALIRESO Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/balireso.v8i1.193

Abstract

Specific objectives to be achieved are giving birth to independent young dentists who are aware of the importance of maintaining oral and dental health in the form of UKGS program activation. In Bontang East Borneo, in particular, public awareness of the importance of dental and oral health still needs to be improved. On this basis, we want to try to offer a product development of human resources (HR) in the field of dentistry. The method used in the form of training for young dentists and young doctors, training, and assistance to students in primary school and teachers, mass toothbrushing practices, dental and oral examinations and procedures, and reactivation of the UKGS program by completing facilities that have not been there. Target and outcome which are expected: 1) Producing a cadre of young dentists and young doctors, 2) Increase knowledge in all students in primary school related to maintaining dental and oral dental, 3) Creating awareness of dental and oral dental which is reflected in healthy living behavior and 4) reactivate the UKGS program.