Claim Missing Document
Check
Articles

Staphylococcus aureus contamination in traditional Balinese Indonesian stem food: Tum bungkil, Tum pusuh and Tum biu batu Kusumaningsih, Purwaningtyas; Puspaningrum, Dylla Hanggaeni Dyah; Dachi, Milafebriani; Mboru, Adriana Dehi
Biogenesis: Jurnal Ilmiah Biologi Vol 12 No 2 (2024)
Publisher : Department of Biology, Faculty of Sci and Tech, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/bio.v12i2.55600

Abstract

Tum is a traditional Balinese Indonesian dish made from various parts of the stone banana tree, including the stone banana root bulb (bungkil), stone banana flower (pusuh), and stone banana fruit (biu batu). However, when tum is made by hand without gloves, there is a risk of contamination with Staphylococcus aureus. Although the steaming process may reduce some bacteria, contamination can still occur. S. aureus can survive in ready-to-eat foods prepared under poor hygiene conditions. The toxins produced by S. aureus can lead to skin infections, respiratory problems, and sepsis. This study aims to investigate the presence of S. aureus in processed tum. Purposive sampling was conducted in two districts that sell tum bungkil, pusuh, and biu batu. Six samples were tested using mannitol salt agar (MSA) which is specific media from a dilution level of 10-3. Identification is conducted based on morphology, gram staining and total plate count (TPC) results. The results indicated that the highest level of contamination was found in sample 3 (S3) were 1.7x102CFU/g, which contained tum pusuh. This study implies that it is essential to improve hygiene practices during the preparation of tum pusuh to minimize the risk of contamination.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN MANAJEMEN PEMASARAN KOMBUCHA SALAK, DI KELOMPOK TANI MEKAR SARI SIBETAN, KARANGASEM Junaedi, I Wayan Ruspendi; Puspaningrum, Dylla Hanggaeni Dyah; Prastyandhari, I Gusti Ayu Ika Monika; Diarini, Gusti Ayu Agung Sinta
Jurnal Widya Laksmi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) - Inpress
Publisher : Yayasan Lavandaia Dharma Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59458/jwl.v5i1.117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pentingnya membangun Badan Usaha Milik Sekolah (BUMS) di Sekolah Dasar sebagai sumber pendanaan alternatif dalam pembiayaan sekolah. Artikel ini merupakan bahan sosialisasi dalam pelaksanaan Iptek bagi Masyarakat (IbM) yang dilaksanakan di SD 1 Muhammadiyah Gentasari, Kroya Cilacap, Jawa Tengah. Selain melakukan sosialisasi, pengabdi juga melakukan pendampingan dan monitoring pembangunan BUMS. Hasil sosialisasi dan analisis menggambarkan, jika negara memiliki Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Pemerintah Daerah memiliki (BUMD), dan Pemerintah Desa memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bumdes, mengapa sekolah tidak memiliki Badan Usaha Milik Sekolah (BUMS)? BUMS dibangun tak harus dengan modal besar, melainkan bertolak dari keadaan sekolah seadanya. Dimulai dari mengelola makan peserta didik, mengelola seragam sekolah, simpan pinjam warga sekolah, pada akhirnya BUMS bisa membangun toko, pabrik tekstil dan produk tekstil, bahkan tidak mungkin membangun perbankan. Dengan memiliki BUMS, memungkinkan sekolah memiliki sumber pendanaan alternatif yang tidak tergantung kepada negara dan orang tua siswa. Mereka memungkinkan menggaji guru lebih besar, membangun laboratorium yang memadai, dan menyiapkan berbagai fasilitas yang diperlukan bagi pendidikan.
Formulasi dan Nilai Gizi Donat Kacang Gude (Cajanus cajan L.) Umayi, Anak Agung Istri Kintan; Puspaningrum, Dylla Hanggaeni Dyah; Kusumawati, I Gusti Ayu Wita
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 1 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i1.2475

Abstract

Kacang gude (Cajanus cajan L.) mengandung lemak, protein, karbohidrat, serat kasar dan antioksidan yang dapat membantu pemenuhan gizi remaja. Namun belum ada penelitian terkait formulasi dan nilai gizi pada donat kacang gude (Cajanus cajan L.). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kandungan gizi; lemak, protein, karbohidrat, serat kasar dan antioksidan donat kacang gude menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 kali ulangan. Analisa data menggunakan uji ANOVA dengan uji lanjut tukey. Formulasi donat kacang gude (Cajanus cajan L.) yaitu pengunaan kacang gude 100g (F100), 75g (F75), 50g (F50), 25g (F25), 0g (F0). Hasil penelitian menunjukkan pada formulasi kacang gude yang terbaik adalah formulasi F75 dengan kadar lemak 20,73±0,12 mg/g, kadar protein 14,76±0,06 mg/g, kadar karbohidrat 43,51±0,12 mg/g, kadar serat kasar 3,86±0,04 mg/g, dan aktivitas antioksidan 52,66±0,07 mg/g. Formulasi F75 dapat digunakan sebagai makanan selingan untuk remaja yang kaya nilai gizi dan memiliki kandungan antioksidan.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Proses Klaim Asuransi Pasien BPJS Rawat Inap di Rumah Sakit Prima Medika Denpasar Mariyani, Komang Trisna Dewi; Suarjana, Nyoman; Puspaningrum, Dylla Hanggaeni Dyah
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 3 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i3.2699

Abstract

Klaim JKN adalah pengajuan biaya perawatan pasien peserta JKN kesehatan, dilakukan secara kolektif dan ditagihkan pada pihak BPJS tiap bulannya. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh staf Rumah Sakit Prima Medika yang berjumlah 567 orang dan Sample yang digunakan dalam penelitian ini adalah 5 petugas kesehatan. Berdasarkan data awal yang dilakukan pada bulan Oktober 2021 di RS Prima Medika Denpasar, pasien BPJS pada bulan Januari sampai Juni 2021 berjumlah 950 pasien rawat inap dan sebanyak 657 klaim yang diajukan kepada petugas BPJS. Dapat disimpulkan bahwa faktor yang mempengaruhi proses klaim asuransi pasien BPJS rawat inap di RS Prima Medika Denpasar dilihat dari segi kelengkapan dokumen seperti surat perintah rawat inap, Surat Eligibilitas Peserta, resume medis, billing pembayaran dan pemeriksaan penunjang karena dokumen-dokumen tersebut dalam waktu 14 hari akan di lakukan proses verifikasi berkas. Jika ada berkas yang tidak dilengkapi maka dapat menghambat proses verifikasi dan proses pembayaran. Hal ini terjadi karena ada kendala pada petugas rekam medis terutama pada bagian Casemix dalam proses koding pasien BPJS adalah memilih kode ICD X dan ICD IX yang sesuai dengan resume medis setiap pasien. Selain itu pada proses input data rekam medis pasien JKN juga mengalami kendala yang dikarenakan ada double rekam medis pada saat melakukan input data rekam medis. Hal ini berarti bahwa pada proses melengkapi berkas klaim BPJS pasien rawat inap belum dilakukan secara maksimal, sehingga masih ditemukan klaim BPJS yang dikembalikan pada proses verifikasi BPJS pasien rawat inap.
PEMANFAATAN TEPUNG OKARA DAN PENAMBAHAN TEPUNG DAUN KELOR PADA COOKIES SEBAGAI PEMENUHAN SERAT ANAK Putri, Ni Wayan Sukma; Puspaningrum, Dylla Hanggaeni Dyah; Kusumawati, I Gusti Ayu Wita
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 1 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i1.2940

Abstract

Obesitas merupakan salah satu dari banyaknya permasalahan gizi pada anak. Penyebab obesitas adalah tidak seimbangnya pola konsumsi anak dalam mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung karbohidrat, lemak, protein dan rendahnya konsumsi serat. Okara yang dikenal dengan ampas tahu merupakan hasil samping dari olahan tahu yang memiliki kandungan serat. Pemanfaatan okara dalam pengembangan produk pangan “cookies” berpotensi untuk dilakukan. Permasalahan yang diangkat adalah bagaimana kandungan serat pada produk cookies subtitusi tepung okara dan penambahan daun kelor sebagai pemenuhan serat anak. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Metode analisa kandungan serat kasar menggunakan gravimetri. Data dianalisis dengan menggunakan alysis of variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil menunjukkan pada perlakuan O4K4 memiliki kandungan serat tertinggi sebesar 2,779 % dan dalam pemenuhan kebutuhan serat anak laki-laki dan perempuan usia 4-6 tahun membutuhkan 20g serat per hari, maka O4K4 mampu berkontribusi dalam pemenuhan serat sebanyak 2,78g/100g. Mengkonsumsi 10 keping cookies perlakuan O4K4 per hari dapat memenuhi kebutuhan serat anak. Penelitian terkait analisa kandungan protein, lemak dan karbohidrat pada cookeis subtitusi tepung okara dan penambahan daun kelor dapat dilakukan lebih lanjut.
Program Peningkatan Hygiene dan Sanitasi Pada Warung Makan Nasi Ayam Betutu di Banjar Cengkok, Desa Baha, Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung Bali Sumadewi, Ni Luh Utari; Puspaningrum, Dylla Hanggaeni Dyah
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 2 No. 1 (2018): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.143 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v2i1.564

Abstract

ABSTRAKPengabdian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan pada mitra belum memiliki pengetahuan yang cukup tentang hygiene penjamah makanan dan pentingnya sanitasi lingkungan disekitar warung makan serta kurangnya fasilitas sanitasi yang mereka miliki. Berdasarkan hasil pengabdian yang dilakukan dengan penyuluhan dan pendampingan tentang pentingnya hygiene penjamah makanan dan sanitasi lingkungan sekitar warung, pengetahuan mitra semakin bertambah dengan persentase sebesar 89,6% dan sanitasi pada lingkungan sekitar warung setelah dilengkapi fasilitas sanitasinya dengan persentase sebesar 74,3%.Kata kunci : sanitasi penjamah makanan, sanitasi lingkungan.ABSTRACTThe background of this devotion is partner does not have any knowledge about the importance of personal hygiene and environmental sanitation around food stalls and lack of sanitary facilities that they have. Based on the results of devotion done Based on the results of the service is done with guidance and mentoring on the importance of personal hygiene and environmental sanitation around the stall, knowledge partners increased with the percentage of 89.6% and sanitation on the environment around the stall after equipped facilities with the percentage of 74.3%.Keywords : personal hygiene, environmental sanitation
Pemanfaatan Limbah Kotoran Ternak Babi untuk Pupuk Di Banjar Pengiasan Desa Mengwi Kabupaten Badung Bali Sumadewi, Ni Luh Utari; Puspaningrum, Dylla Hanggaeni Dyah
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 3 No. 1 (2019): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.431 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v3i1.951

Abstract

ABSTRAKPengabdian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan pada mitra tentang tidak diolahnya limbah yang dihasilkan dari peternakan babinya dan tidak dilaksanakannya hygiene personal pada para pekerja ternak. Berdasarkan hasil pengabdian yang dilakukan dengan sosialisasi, penyuluhan, pelatihan dan pendampingan tentang pengolahan limbah kotoran ternak dan pentingnya hygiene personal para pekerja ternak. Pengetahuan mitra semakin bertambah dengan persentase sebesar 71,45%.Kata kunci : pengolahan limbah, hygiene personal, peternak babi.ABSTRACTThe background of this was because there was the problem in about no sewage treatment and not implement personal hygiene to workers at the ranch.Based on the results of devotion that is done with the socialization , counseling , training and mentoring about waste processing pig farmers and the importance of personal hygiene to cattle workers. Knowledge in the programs as well has been increased with the percentage of 71,45 %.Keywords : waste treatment, personal hygiene, pig farmer.
Edukasi Pemahaman Stop Boros Pangan kepada Siswa Sekolah Dasar Dawan Kaler, Kabupaten Klungkung Kusumaningsih, Purwaningtyas; Agung Yogeswara, Ida Bagus; Ayu Wita Kusumawati, I Gusti; Puspaningrum, Dylla Hanggaeni Dyah; Nursini, Ni Wayan; Mantra, Ida Bagus Ketut; Utari Sumadewi, Ni Luh; Kurniati , Ni Made; Wasita, Rai Riska Resty
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 8 No. 1 (2024): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jpd.v8i1.3012

Abstract

Penanaman prilaku untuk tidak membuang makanan, menyimpan makanan dengan baik dan menggunakan atau mengolah makanan secukupnya merupakan salah satu implementasi gerakan “Stop Boros Pangan” yang sedang di laksanakan didalam kegiatan GENIUS (Gerakan Edukasi Dan Pemberian Pangan Bergizi Untuk Siswa). Kegiatan pengabdian ini menyasar pada Siswa-Siswi Sekolah dasar di seluruh Indonesia, termasuk di Provinsi Bali. Salah satu Sekolah Dasar yang ditunjuk sebagai perwakilan di Provinsi Bali adalah Sekolah Dasar Dawan Kaler, Kabupaten Klungkung. Pelaksanaan kegiatan GENIUS meliputi pemberian edukasi tentang pengertian boros pangan dan bagaimana untuk tidak berprilaku boros pangan. Pengabdian ini melibatkan Program Studi Ilmu Gizi, Universitas Dhyana Pura dengan mengerahkan 10 dosen dan 50 mahasiswa. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini untuk memberikan pemahaman tentang prilaku stop boros pangan. Metode yang digunakan dengan penyuluhan tentang pengertian boros pangan dan sikap tidak boros pangan. Pelaksanaan pengabdian dimulai dengan sosialisasi kegiatan kepada siswa sekolah dasar SDN Dawan Kaler Klungkung dan penyuluhan menggunakan media bergambar agar mudah untuk dipahami oleh siswa. Siswa belajar memahami untuk tidak boros pangan dengan menyimpan kudapan yang tidak habis dimakan dengan disimpan secara baik untuk dikonsumsi di jam makan siang.
Edukasi Pangan dan Gizi Pada Anak Usia Sekolah di SD Negeri Besan Klungkung Agung Yogeswara, Ida Bagus; Ayu Wita Kusumawati, I Gusti; Kusumaningsih, Purwaningtyas; Puspaningrum, Dylla Hanggaeni Dyah; Sulistyadewi, Ni Putu Eny; Nursini, Ni Wayan; Mantra, Ida Bagus Ketut; Wasita, Rai Riska Resty; Kurniati, Ni Made; Utari Sumadewi, Ni Luh
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 8 No. 1 (2024): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jpd.v8i1.3014

Abstract

Stunting dapat terjadi akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu yang lama. Mengkonsumsi asupan yang bergizi sangat penting untuk diketahui anak usia sekolah guna mencegah terjadinya permasalah gizi pada anak. Tujuan dilakukannya pengabdian masyarakat ini adalah melakukan edukasi pangan gizi kepada siswa SD Negeri Besan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat menggunakan metode penyuluhan dan pemberian kudapan bergizi yang tinggi kandungan protein hewani. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pemahaman siswa untuk mengkonsumsi makanan bergizi terutama makanan yang memiliki kandungan protein hewani. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menurunkan prevalensi kejadian stunting di Kabupaten Klungkung.
Training on Making Seaweed Dodol as A Diversification of Seafood Products for the Amerta Segara Tanjung Benoa Group: Pelatihan Pembuatan Dodol Rumput Laut sebagai Diversifikasi Olahan Hasil Laut Kelompok Amertha Segara Tanjung Benoa Puspaningrum, Dylla Hanggaeni Dyah; Sumadewi, Ni Luh Utari; Suryantari, Eka Putri
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang2250

Abstract

The Amertha Segara group as a partner that has been developing shredded tuna fish products, wants to develop other processed products. Processing seaweed into a product can be developed as a form of diversification of processed seafood in addition to fish-based products. The problem for partners is that they do not have knowledge of how to process seaweed, which is often found in the Tanjung Benoa area, into seaweed dodol. Through community service activities, training in making seaweed dodol was carried out, it is hoped that understanding and skills in producing seaweed dodol products can develop and partners can independently carry out dodol production activities. In addition, assistance in choosing packaging and designing labels was also carried out so that the products produced are suitable for wider marketing and have a competitive selling value. The results of the training obtained the level of understanding and knowledge of partners increased to 85%, and had attractive packaging and labels so that it could increase the selling value of seaweed dodol products. AbstrakKelompok Amertha Segara sebagai mitra yang selama ini mengembangkan produk abon ikan tuna, menginginkan adanya pengembangan produk olahan lainnya. Pengolahan rumput laut menjadi suatu produk dapat dikembangkan sebagai bentuk diversifikasi olahan hasil laut selain produk berbahan dasar ikan. Permasalahan bagi mitra yaitu belum memiliki pengetahuan tentang cara mengolah rumput laut yang sering dijumpai di wilayah Tanjung Benoa untuk dijadikan dodol rumput laut. Melalui kegiatan pengabdian, dilakukan pelatihan pembuatan dodol rumput laut, diharapkan pemahaman dan keterampilan dalam menghasilkan produk dodol rumput laut dapat berkembang dan mitra secara mandiri dapat melakukan kegiatan produksi dodol. Selain itu pendampingan memilih kemasan dan mendesain label juga dilakukan agar produk yang dihasilkan layak untuk dipasarkan lebih luas dan memiliki nilai jual yang kompetitif. Hasil pelatihan yang dilakukan diperoleh tingkat pemahaman dan pengetahuan mitra meningkat mencapai 85%, dan memiliki kemasan dan label yang menarik sehingga dapat meningkatkan nilai jual produk dodol rumput laut.