Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

IMPLEMENTASI METODE MENGHAFAL HADIS DALAM MATA PELAJARAN QUR’AN HADIS TERHADAP KUALITAS BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP ISLAM PLUS TAHFIDZ IBNU UMAR PAMULANG TANGERANG SELATANTAHUN AJARAN 2022 Ibadurrahman, Muhammad; Maya, Rahendra; Maulida, Ali
Cendikia Muda Islam: Jurnal Ilmiah Vol. 4 No. 01 (2024): Cendikia Muda Islam: Jurnal Ilmiah
Publisher : STAI Al-Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/cendikia.v4i01.7124

Abstract

Dalam proses pembelajaran pengimpelementasian metode merupakan hal sangat penting, salah satunya pada pembelajaran Quran Hadis karna dapat berpengaruh terhadap kualitas belajar. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk membahas mengenai Implementasi Metode Menghafal Hadis Dalam Mata Pelajaran Qur’an Hadis Terhadap Kualitas Belajar Siswa Kelas VIII SMP Islam Plus Tahfidz Ibnu Umar Pamulang Tangerang Selatan tahun Ajaran 2022. Metode yang digunakan dalam penyusunan skripsi ini adalah metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukan: (1) Implementasi metode menghafal Hadis dalam mata pelajaran Quran Hadis terhadap kualitas belajar siswa, sudah sesuai dengan kurikulum yang diterapkan. (2) Faktor pendukungnya yaitu adanya peran guru dalam memotivasi siswa dan semangat belajar siswa itu sendiri. (3) Faktor penghambatnya yaitu tidak percaya diri, rasa malas yang ada pada diri siswa, dan tidak memanfaatkan waktu luang untuk memurojaah/mengulang pelajaran yang sudah dipelajari. (4) Solusi atas faktor penghambat tersebut adalah berusaha selalu percaya diri, senantiasa memotivasi diri untuk semangat dalam menuntut ilmu dan memanfaatkan waktu luang dengan membiasakan diri untuk mengulang pelajaran yang sudah dipelajari
PERAN TOKOH AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KEAGAMAAN ISLAM PADA REMAJA DI KELURAHAN MARGAJAYA KECAMATAN BOGOR BARAT KOTA BOGOR Salwa, Nabilah Siti; Maya, Rahendra; Heryanto, Budi
Cendikia Muda Islam: Jurnal Ilmiah Vol. 4 No. 01 (2024): Cendikia Muda Islam: Jurnal Ilmiah
Publisher : STAI Al-Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/cendikia.v4i01.7126

Abstract

Tokoh agama Islam merupakan pewaris para nabi serta memiliki fungsi dan tangung jawab yang berat. Salah satunya yaitu berperan dalam mengajarakan ilmu-ilmu keislaman, membimbing, dan membina umat dalam menjalankan ajaran-ajaran agama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan melalui pendekatan deskriptif interpretatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Mengetahui peran tokoh agama Islam. 2) Bagaimana faktor pendukung peran tokoh agama Islam; 3) Bagaimana faktor penghambat peran tokoh agama Islam; 4) Bagaimana solusi faktor penghambat peran tokoh agama Islam; dalam meningkatkan pemahaman keagamaan Islam remaja di Kelurahan Margajaya Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor. Peran tokoh agama Islam di Kelurahan Margajaya perlu disebarluaskan lagi dakwahnya pada periode baru yang dilaksanakan oleh ketua MUI. Solusi terhadap moralitas yang merosot, maka perlu adanya edukasi dari berbagai pihak mengadakan sharing bersama tentang pergaulan bebas dan sebab akibat dalam melakukan pergaulan bebas. Terhadap faktor orang tua pihak tokoh agama Islam menekankan kembali untuk orang tua mengikuti penyuluhan. Dan solusi pada sosial media, tokoh agama Islam belum sampai pada sasaran pemberantasan permasalahan ini, karena bersifat meluas pada era globalisasi
IMPLEMENTATION OF THE CONCEPT OF LIFELONG LEARNING IN THE DIGITAL ERA PERSPECTIVE ABD AL-KARIM BAKKAR ON LECTURERS AND STUDENTS IN HIGHER EDUCATION Maya, Rahendra; Sarbini, Muhammad; Samsuddin, Samsuddin; Arijulmanan, Arijulmanan; Fadilah Alfarisi, Muhammad
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 13 No. 03 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v13i03.7281

Abstract

Lifelong Learning or can also be expressed as Continuous Learning, in Islamic teachings is a big concept which is widely represented in the verses of the Qur’an and Hadith texts, as well as narrated by scholars and thinkers in their various opinions. Among contemporary scholars and thinkers who describe the concept of Lifelong Learning or Continuous Learning is Prof. Dr. ‘Abd Al-Karîm Bakkâr, M.A. in his various works, especially his work entitled Haula Al-Tarbiyah wa Al-Ta’lîm which is the primary data source in this research article. The research used in tis article is a type of qualitative research with descriptive-analytical literature study. Data collection uses documentation techniques and literature study, while analysis uses inductive-interpretative content analysis techniques. The result of the discussion show that ‘Abd Al-Karîm Bakkâr has a comprehensive concept of Lifelong Learning or Continuous Learning so that it is relevant to be implemented by lecturers and students in higher education in facing the digital era like today, through three strategies, namely (1) high motivation in learning-teaching, (2) enthusiastic about literacy, especially digital literacy, and (3) stepping into pedagogical-heutagogical-cybergogy learning.
SALURAN ILMU MENURUT IBNU TAIMIYAH DAN RELEVANSINYA DENGAN PEMBAHARUAN PEMIKIRAN ISLAM DI ERA POST-TRUTH Iskandar; Samsuddin; Maya, Rahendra; Agusman
JURNAL KAJIAN ISLAM MODERN Vol 11 No 2 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Institut Agama Islam Sahid (INAIS) Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56406/jkim.v11i2.516

Abstract

ABSTRACT The purposes of this research were to analyze and describe the concept of knowledge transmission according to Ibn Taimiyah. This research is a type of library research using descriptive qualitative methods with a historical and philosophical approach. The results of this research show that there are three transmissions and channels of knowledge in Ibn Taimiyah's perspective: revelation (wahyu), reason, and the senses. There is no conflict between the three. However, revelation is the absolute and main channel of knowledge. while reason and senses are channels of knowledge that must be subject to revelation. Both play a role in digesting and understanding the truth that comes from revelation. Keyword: Knowledge transmission, ibn taimiyah, knowledge phylosphy
Implementasi Pendidikan Kaderisasi Dai Berbasis Masjid: Studi Kasus Sekolah Dai Azura (SADAR) Masjid Azura Bogor Agusman, Agusman; Samsuddin, Samsuddin; Maya, Rahendra
Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Vol. 2 No. 2 (2025): FEBRUARI-APRIL
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/mister.v2i2.3051

Abstract

Pendidikan kader dai berbasis Masjid merupakan langkah strategis untuk melahirkan dai yang tangguh dalam aspek intelektual, fisik, spiritual, dan finansial. Penelitian ini bertujuan mengkaji dan mengevaluasi implementasi program Pendidikan Kader Dai berbasis Masjid di Sekolah Dai Azura (SADAR), Masjid Azura, Kabupaten Bogor, dalam membentuk dai yang kompeten secara ilmiah dan efektif dalam berdakwah. Fokus penelitian meliputi pembekalan ilmu syar’i, peningkatan kualitas dakwah, serta penguatan ukhuwah dan jaringan antar dai. Metode kualitatif deskriptif digunakan dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Meskipun belum menghasilkan lulusan, terdapat perkembangan signifikan dalam penguasaan ilmu syar’i dan kemampuan berdakwah peserta. Interaksi di lingkungan masjid juga memperkuat ukhuwah di antara mereka. Tantangan terbesar adalah keberlanjutan program hingga lulusannya tercapai serta dukungan lebih luas. Secara keseluruhan, Sekolah Dai Azura menunjukkan potensi besar dalam membentuk dai yang kokoh dalam ilmu, dakwah, dan ukhuwah serta penguatan jaringan antar dai.
Ibn Taimiyah's Philosophy of Empiricism: Relevance and Transformation in Contemporary Science Samsuddin, Samsuddin; Idharudin, Abdul Jabar; Maya, Rahendra
Journal of Islamic Studies Vol 2 No 4 (2025): Journal of Islamic Studies (Januari)
Publisher : Journal of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61341/jis/v2i4.101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji filsafat empirisme Ibnu Taimiyah dan relevansinya terhadap transformasi filsafat ilmu di era modern. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengidentifikasi bagaimana pemikiran empirisme Ibnu Taimiyah dapat memberikan perspektif baru dalam memahami integrasi antara agama, filsafat, dan ilmu pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saluran ilmu menurut Ibnu Taimiyah yang mencakup wahyu, akal, dan indera menawarkan landasan yang kokoh untuk menjaga objektivitas dan integritas ilmu di tengah tantangan epistemologis saat ini. Dengan menekankan supremasi wahyu dan peran akal serta indera sebagai alat bantu, pemikiran Ibnu Taimiyah memberikan solusi yang relevan dalam menghadapi disinformasi dan relativisme epistemologis di era modern. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan filsafat ilmu dalam konteks kontemporer.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM RANGKA MENGGALI PERAN KIAI, PENGAJAR AL-QUR’AN, KEMAKMURAN MASJID DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT PEDESAAN Maya, Rahendra; Mulauddin, Aforisma; Setiawan, Budi; Ramdani, Irfan Taufik; Subarja, Muhammad Algiansyah
Khidmatul Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 01 (2021): Khidmatul Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Al-Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/khidmatul.v2i01.1477

Abstract

Sosok Kiai merupakan seorang tokoh yang sangat sentral dimasyarakat. Kehadirannya bukan hanya memberikan pencerahan melalui keilmuan agama melainkan juga dapat membangun masyarakat dengan berbagai pemberdayaannya. Meski demikian ilmu agama menjadi landasan dalam setiap langkah masyarakat terutama ilmu tentang Al-Qur’an yang merupakan kebutuhan dasar manusia dalam beragama, sehingga peran seorang kiai untuk mengajarkan dan mencetak masyarakat pengajar Al-Quran menjadi hal yang sangat prioritas. Sehingga masyarakat yang telah terdidik melalui pengajaran Al-Qur’an senantiasa dapat mengamalkan ilmunya, terutama di setiap masjid yang merupakan tempat paling mulia di muka bumi. Meskipun demikian masjid bukan hanya tempat untuk dijadikan ritual ibadah saja, tetapi masjid juga menjadi sebuah wadah bagi masyarakat dalam membangun solusi peradaban di tengah-tengah peliknya permasalahan kehidupan melalui program-program yang bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Desa Bojong Kidul, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut merupakan sebuah lokasi yang memiliki berbagai potensi untuk mengkombinasikan berbagai hal tersebut sebagai bentuk pengembangan dan pemberdayaan masyarakat guna menciptakan kesejahteraan masyarakat melalui instrumen masyarakat di pedesaan.
PEMBERDAYAAN TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN (TPA) PASCA PANDEMI Rokim, Syaeful; Maya, Rahendra; Yuspiain, Agus; Hasyim, Hasnil
Khidmatul Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2022): Khidmatul Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Al-Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/khidmatul.v3i01.2835

Abstract

Pemberdayaan masyarakat pedesaan melalui pendampingan pendidikan TPA merupakan kegiatan pengabdian sosial yang dibutuhkan oleh masyarakat, terutama hal ini dilakukan pasca pandemi covid 19 dan di daerah pedesaan atau pinggiran ibukota yang masih minim penggunaan sarana komunikasi digital dalam proses pendidikannya. Sebagian besar pendidikan mengalami kendala vakum saat terjadi wabah covid-19, tak terkecuali pada pendidikan keagamaan non formal seperti TPA. Pemdampingan TPA ini dilakukan di Madrasah Diniyah Al-Hasan di desa Neglasari Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor, dengan bersama-sama melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan memperhatikan protokol kesehatan.
Analisis Publikasi Ilmiah Dosen STAI Al-Hidayah dalam Profil Google Scholar Maya, Rahendra; Sarbini, Muhammad
Khidmatul Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 01 (2023): Khidmatul Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Al-Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/khidmatul.v4i01.4810

Abstract

Publikasi ilmiah terutama yang berasal dari karya ilmiah secara umum dan dari penelitian ilmiah secara khusus bagi dosen merupakan sebuah kewajiban yang harus dipenuhi sebagai pemegang jabatan fungsional atau akademiknya dan sesuai dengan salah satu tugas Tridharma perguruan tingginya. Publikasi yang dimaksud terutama dalam sistem jurnal atau terbitan berkala elektronik yang bereputasi, baik secara nasional dan terlebih reputasi internasional serta kemudian dapat ditelusuri dalam profil Google Scholar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis dengan pengumpulan data dilakukan melalui pelacakan digital dan dokumentasi, selama hampir satu semester. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar dosen STAI Al-Hidayah Bogor telah membuat akun Google Scholar dan memiliki profilnya serta telah mempublikasikan karya ilmianya. Dari profil Google Scholar dosen tersebut dapat diketahui untuk kemudian dianalisis jumlah kutipan atau sitasi (citations), i10-indeks (i-10 index), h-indeks (h-index), dan jumlah dokumennya (documents). Dari penelitian disimpulkan bahwa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan program studi di STAI Al-Hidayah Bogor yang paling produktif, baik dalam produktifitas kecendekiaan dosen maupun dalam pengelolaan jurnalnya.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KARAKTER RELIGIUS PADA PESERTA DIDIK DI SMKN 1 KOTA BOGOR Maya, Rahendra; Nuraeni, Afifah Fira; Ramadhani, Annisafitri; Fauziah, Assyifa; Rahmatussyahtiyah, Ira; Rahmawati, Rahmawati
Khidmatul Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 01 (2025): Khidmatul Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Al-Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/khidmatul.v6i01.8794

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti dalam mengimplementasikan karakter religius pada peserta didik di SMKN 1 Kota Bogor serta menganalisis faktor-faktor pendukung, faktor-faktor penghambat, dan solusi dalam mengatasi faktor-faktor penghambat dari peran guru PAI dan Budi Pekerti tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi lapangan (field research) yang dilakukan di SMKN 1 Kota Bogor. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi literatur-dokumentatif. Sedangkan teknis analisis datanya menggunakan pendekatan deskriptif interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan: pertama, dalam mengimplementasikan karakter religius pada peserta didik di SMKN 1 Kota Bogor guru PAI dan Budi Pekerti berperan dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi program pembentukan karakter peserta didik, tidak sekadar memberikan nilai-nilainya saja. Kedua, faktor pendukungnya karena sekolah menyediakan fasilitas dalam pengimplementasian karakter religius secara khusus dan pendidikan karakter secara umum termasuk dengan mendukung program kerohanian Islam atau IRMA dan karena terjalinnya kolaborasi guru-guru mata pelajaran lain, terutama guru PPKN, terutama melalui melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Ketiga, faktor penghambatnya antara lain berasal dari penggunaan HP terutama dalam mengakses konten materi yang tidak layak tonton serta berkaitan dengan pengawasan orang tua di rumah dan kurangnya kordinasi antara orang tua dengan pihak sekolah. Keempat, solusi untuk mengatasi faktor penghambatnya adalah dengan mewaspadai dan memfilter aktivitas peserta didik di media sosial dan tentunya dengan memperkuat kerjasama dengan orang tua; selain melalui guru PAI dan Budi Pekerti juga dibantu oleh guru BK, wali kelas, dan bagian kesiswaan.