Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

EDUCATIONAL MARKETING INFORMATION SYSTEMS AT ISLAMIC EDUCATIONAL INSTITUTIONS Tio Ari Laksono; Sulistyorini Sulistyorini
Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 5 No 2 (2021): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/idaarah.v5i2.24130

Abstract

Abstract: Educational Marketing Information Systems at Islamic Educational InstitutionsDelays in presenting educational marketing information will cause information not to reach customers quickly and accurately. Marketing educational services is a strategy to improve the quality of education which is the most important element for the quality and progress of the level of education in an educational institution. Marketing is done so that the public knows the advantages and programs owned by the madrasa. Customer satisfaction with educational institutions is identical to customer satisfaction regarding the services provided. This type of research is library research with a qualitative approach. The research process is descriptive analysis, namely by collecting data, compiling, clarifying, and analyzing. Marketing activities can be carried out with various channels or several media, with the hope that there will be three stages of change, namely: changes in knowledge, changes in attitudes, and changes in desired actions. Educational institutions must be able to create community-oriented educational service programs that adapt to the needs of madrasas. Educational institutions must strive to create a positive image in the eyes of the community so that people can make decisions for their sons and daughters to choose the madrasa.  Abstrak: Sistem Informasi Pemasaran Pendidikan pada Lembaga Pendidikan IslamKeterlambatan dalam menyajikan informasi pemasaran pendidikan akan menyebabkan informasi tidak sampai kepada pelanggan dengan cepat dan tepat. Pemasaran jasa pendidikan merupakan strategi peningkatan mutu pendidikan yang merupakan elemen terpenting bagi kualitas serta kemajuan taraf pendidikan pada suatu lembaga pendidikan. Pemasaran dilakukan agar masyarakat mengetahui keunggulan dan program-program yang dimiliki oleh madrasah. Kepuasan pelanggan terhadap lembaga pendidikan identik dengan kepuasan pelanggan mengenai pelayanan yang diberikan. jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Pada proses penelitiannya bersifat analisis deskriptif, yaitu dengan cara mengumpulkan data, menyusun, mengklarifikasikan, dan menganalisis. Kegiatan pemasaran dapat dilakukan dengan berbagai saluran atau sejumlah media, dengan harapan terjadinya tiga tahapan perubahan, yaitu: perubahan pengetahuan, perubahan sikap dan perubahan tindakan yang dikehendaki. lembaga pendidikan harus dapat membuat program-program layanan pendidikan yang berorientasi kepada masyarakat yang menyesuaikan dengan kebutuhan madrasah. Lembaga pendidikan harus berusaha untuk menciptakan citra yang positif dimata masyarakat sehingga masyarakat dapat membuat keputusan untuk putra dan putrinya agar memilih madrasah tersebut.
Konsep motivasi dasar dan aplikasi dalam lembaga pendidikan Islam Ayok Ariyanto; Sulistyorini Sulistyorini
AL-ASASIYYA: Journal Of Basic Education Vol 4, No 2 (2020): Januari-Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.043 KB) | DOI: 10.24269/ajbe.v4i2.2333

Abstract

Motivation is often interpreted as a lot of things that determine the success and development of an Islamic education institution or not, certainly not the only determinant of success, but many studies say that motivation occupies a very strategic position in the process of developing educational institutions. So that through this paper will be given an overview of how the basic motivational concepts in Islamic education institutions and their applications. The much developed paradigm surrounding motivation will be the focus of the study and analysis in this paper. So from the concept of motivation that is still theoretical, the writer will describe it up to the technical level in the most basic and applicable authority in Islamic educational institutions.
PERAN KOMUNIKASI EFEKTIF PEMIMPIN DALAM MENINGKATKAN KINERJA INSTITUSI Binti Nasukah; Sulistyorini Sulistyorini; Endah Winarti
JURNAL AL-TANZIM Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.42 KB) | DOI: 10.33650/al-tanzim.v4i1.899

Abstract

This study aims to identify and understand two important things, namely; characteristics of effective communication of school principals and the role of effective communication of school principals in improving institutional performance. This research uses a qualitative approach to the type of library research, by collecting data from; books, kitab, journals, articles. Data analysis was performed using content analysis. Through the literature study, the results show that: first, there are six characteristics of effective communication of leaders: being gentle, not being rude in speech, not being stubborn, forgiving and asking for forgiveness, inviting deliberation, and committed to conducting joint decisions and resignation to Allah SWT. Second, effective communication leaders play a role in; 1) Increase the effectiveness in sharing the vision of the Mission; 2) Improving the performance of the staff in the teacher's specialty; 3) Establishing partnerships with the school community 4) building a conducive school climate; and 5) Increasing the students' achievements. The results implicates on the importance of leaders of Islamic institutions to have the characteristics of effective communication, so it can play a role in improving the performance of the Institution.
PENGEMBANGAN KURIKULUM BERBASISI RELIGIOUS CULTURE DI SD IIS PSM KEDIRI Ninik Ria Herawati; Sulistyorini; Agus Zaenul Fitri
JURNAL KOULUTUS Vol. 5 No. 2 (2022): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/koulutus.v5i2.775

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan kurikulum berbasis religious culture di SD IIS PSM Kediri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada lembaga pendidikan di SD IIS PSM Kediri. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan keabsahan data yang digunakan melalui ketekunan pengamatan, diskusi dengan teman sejawat, trianggulasi sumber, metode dan waktu. Adapun hasil penelitin dari pengembangan kurikulum berbasis religious culture di SD IIS PSM Kediri adalah terwujudnya nilai karakter islami yang membudaya di lingkungan sekolah melalui pembiasaan sehari-hari. Pengadaan rapor Syafawi untuk mengontrol pelaksanaan religious culture menjadi penguat bagi siswa untuk melaksanakan religious culture berupa pelaksanaan adab-adab di seluruh ruangan di sekolah. Religious culture juga menjadi salah satu prioritas sekolah yang membuat sekolah tersebut berbeda dengan sekolah lainnya hingga menarik minat pasar pendidikan yang dapat dibuktikan dari hasil survey menunjukkan 90% walimurid memilih sekolah tersebut karena memiliki pengembangan kurikulum relious culture.
IMPLEMENTASI PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM KURIKULUM 2013 UNTUK SD/MI Rizka Ayu Fitrianingsih; Agus Zaenul Fitri; Sulistyorini
JURNAL KOULUTUS Vol. 5 No. 2 (2022): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/koulutus.v5i2.785

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi penguatan pendidikan karakter dalam kurikulum K13 untuk SD/MI. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan menggunakan jenis penelitian studi kasus yang berusaha untuk menggambarkan suatu keadaan saat ini dalam implementasi penguatan pendidikan karakter dalam kurikulum K13 yang ditunjukan untuk SD/MI sebagai tombaknya pendidikan utama disatuan lembaga pendidikan. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan keabsahan data yang digunakan melalui ketekunan pengamatan, diskusi, trianggulasi sumber, metode dan waktu. Adapun hasil penelitian ini adalah tentang implementasi PPK dalam program yang terdapat di kurikulum K13 berbasis pendidikan karakter, dimana tujuan dari kurikulum K13 berbasis karakter ini adalah untuk dapat mengembangkan pendidikan karakter tersebut pada diri setiap peserta didik, selain itu dapat mempertinggi mental, moral budi pekerti dan memperkuat keyakinan beragama, mempertinggi kecerdasan dan keterampilan, serta dapat membina dan mengembangkan fisik yang kuat dan sehat pada diri peserta didik, dan nantinya dapat terwujudnya nilai karakter sesuai dengan yang diharapkan oleh lembaga pendidikan dan para orang tua wali. Peendidikan karakter yang islami dan ber-moral.
EFEKTIFITAS PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PAI BERBASIS LITERASI DALAM MELAKSANAKAN MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH Sulistyorini Sulistyorini
Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/taalum.2022.10.2.318-342

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) bertujuan membentuk siswa memahami agama Islam dengan benar dan berkepribadian yang baik (berakhlakul karimah). Salah satu cara yang bisa ditempuh adalah dengan banyak membaca buku agama Islam. Salah satu buku bacaan agama Islam yang dibaca siswa-siswi merupakan produk dari guru-guru PAI. Tujuan penulisan artikel ini adalah menghasilkan bahan ajar berbasis literasi guna mendukung pembelajaran yang PAI lebih menyenangkan, efektif dan efisien. Peneliti sekaligus berfungsi sebagai narasumber untuk memberikan pemahaman mengenai perlunya guru mengembangkan sumber belajar berupa buku PAI. Metode penelitian dan pengembangan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Develop, Implementation, Evaluation). Langkah pengembangan sumber belajar berbasis literasi dimulai dengan tahap analisis, baik analisis konsep maupun analisis materi. Setelah melalui tahap analisis, materi akan disusun menjadi bahan ajar dan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan siswa. Tahap selanjutnya adalah melakukan validasi dan uji kelayakan melalui program bimbingan teknik (bimtek). Tahap terakhir melakukan praktik dan evaluasi.
MANAJEMEN STRES DI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM: Studi Mahasiswa Dalam Menghadapi Tugas Akhir Submit Jurnal Muh. Ibnu Sholeh; Sulistyorini
re-JIEM (Research Journal of Islamic Education Management) Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Prodi MPI Fakultas Tarbiyah IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/re-jiem.v5i2.7894

Abstract

Job demands will cause stress if they cannot be completed on time, especially if the task has not been mastered because, with existing limitations, assignments given by lecturers often affect students psychologically. The method used to conduct this research uses library research while collecting data through related references, both offline and online. The data obtained is then processed to be more complete and up to date. Data analysis uses analysis through various related literature. The results of the analysis show that there is a need for stress management so that it does not tend to be negative, and can be positive for these students, while the causes of stress consist of (1) environmental factors; (2) institutional factors; and (3) personal factors. These factors can be specified according to each condition. The suggestions for these problems include (1) making clear plans, (2) avoiding delays in work and assignments, grouping tasks into several parts, (3) seeking support from people around them, (4) getting enough rest, (5) exercising and good nutrition, (6) use relaxation techniques, and (7) seek professional help when necessary.
Marketing Management of Educational Services in Early Childhood Education Sulistyorini Sulistyorini
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4093

Abstract

The number of PAUD institutions has increased very significantly. This makes each institution have to compete and devise a strategy to win the hearts of parents of prospective students. This study aims to analyze the marketing strategy of educational services carried out by PAUD institutions to parents of prospective students. The research used a descriptive qualitative approach, the researchers conducted observations and interviews with teachers, parents, and community leaders in 3 PAUD institutions in Tulungagung Regency. The respondents in this study were selected using a purposive sampling technique based on the criteria set by the researcher. The results of the study show that PAUD institutions are aware of the urgency of marketing management. Various elements such as teachers, student guardians and stakeholders synergize in marketing educational services. Among the implications of this research is the importance of resources in educational institutions having the ability to manage the marketing of educational services. This ability will increase competitiveness, sustainability of institutions and the quality of graduates.
Manajemen Strategik Berbasis Analisis SWOT Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di MTSN 3 Tulungagung Andia Ro'isatul Vitri; Sulistyorini Sulistyorini; Chusnul Chotimah
Indonesian Journal of Islamic Educational Management Vol 6, No 1 (2023): IJIEM
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ijiem.v6i1.20467

Abstract

Manajemen strategik merupakan hal yang memiliki peran penting dalam pergelolaan lembaga pendidikan, terutama apabila orientasinya berkaitan dengan kualitas lembaga pendidikan, tentunya untuk mencapai kualitas yang baik, lembaga harus mengatur taktik atau yang sering kita sebut sebagai manajemen strategi. Sebelum melakukan perumusan strategi, perlu adanya analisis untuk mengetahui hal mana saja yang menguntungkan dan merugikan lembaga pendidikan. Penelitian ini merupakan penelitian fenomenologis yang sering disebut sebagai penelitian kualitatif. Tujuan dalam penelitian ini adalah: (1) Mendeskripsikan faktor apa yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan di MTsN 3 Tulungagung dalam meningkatkan mutu pendidikan, (2) untuk mengetahui strategi yang diterapkan MTsN 3 Tulungagung dalam meningkatkan mutu pendidikan. Data diperoleh dari data primer. Sumber data atau subjek dalam penelitian ini yaitu, kepala sekolah, wakil kepala, dan guru. kemudian data penelitian di kondensasi, di display dan diverifikasi. Hasil penelitian yang dapat disimpulkan: adalah (1) hasil analisis SWOT MTsN 3 Tulungagung menunjukkan bahwa pengaruh kekuatan dan peluang memiliki peran yang besar, sehingga ditemukan hasil strategi berada pada posisi kuadran 1 Stregths Opportunities (SO) dengan mendukung pada strategi agresif untuk meningkatkan mutu pendidikan, posisi tersebut sangat membawa keuntungan, lembaga memiliki kekuatan untuk memanfaatkan peluang yang ada. (2) kemudian, dari hasil analisis strategi yang dilakukan di lembaga pendidikan MTsN 3 Tulungagung, menemukan hasil bahwa salah satu strategi yang dipakai adalah strategi intensif.
Komunikasi Organisasi Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Di SMP Al Inabah Ponorogo Bambang Wahrudin; Sulistyorini Sulistyorini
Indonesian Journal of Islamic Educational Management Vol 6, No 1 (2023): IJIEM
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ijiem.v6i1.20763

Abstract

Komunikasi adalah bagian penting dalam pengelolaan lembaga pendidikan, komunikasi yang baik akan mampu meningkatkan kinerja guru, namun banyak sekolah yang tidak dapat membangun komunikasi organisasi yang baik dalam sekolah sehingga tak sedikit akibat komunikasi yang tidak baik muncul miss komunikasi, konflik dan bahkan perecahan dalam sekolah. Melihat tersebut penulis tertarik untuk emlakukan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus di SMP Al Inabah Ponorogo, melalui wawancara mendalam, observasi partisipan dan dokumentasi penulis melakukan analisis data dan mengecek keabsahan data dengan triangulasi data dan sumber. Sehingga diperoleh hasil bahwa komunikasi organisasi yang diterapkan di SMP Al Inabah Ponorogo dapat dilihat dari komunikasi antar pribadi dalam organisasi, komunikasi kelompok dalam organisasi, komunikasi formal, komunikasi informal, komunikasi kebawa, dan komunikasi keatas. Dari bentuk, proses dan arus komunikasi yang ada di SMP Al inabah Ponorogo mampu membentuk budaya organisasi yang baik sehingga dapat meningkatkan kinerja guru.