Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Paradiplomasi Pemerintah Nusa Tenggara Barat dengan International Council For Local Environmental Initiatives (ICLEI) Menuju Penerapan Renewable Energy Baiq Dita Rahayu Putri; Tawakal, George Towar Ikbal; Patriadi, Himawan Bayu
Brawijaya Journal of Social Science Vol. 3 No. 1 (2023): Opportunities and Challenges of Industrial Society 4.0
Publisher : Sociology Department, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.bjss.2023.003.01.2

Abstract

Di Nusa Tenggara Barat (NTB), fakta sosial yang terjadi yakni terkait masalah energi listrik, Provinsi NTB mengalami pemadaman listrik secara berkala di berbagai daerah, sehingga menimbulkan keluhan dari masyarakat. Pada tahun 2018 konsumsi listrik menurun akibat terjadi gempa bumi di pulau Lombok dan Sumbawa. Hal ini berdampak pada aktivitas sosial dan ekonomi yang membuat kegiatan keagamaan dan produktifitas perekonomian terutama bagi para pelaku UMKM. Oleh sebab itu, kerjasama pada bidang renewable energy yang dilakukan oleh provinsi NTB dengan ICLEI bisa menjadi solusi alternatif untuk mengurangi dampak yang terjadi pada kebutuhan energi listrik kedepannya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses paradiplomasi pemerintah provinsi NTB dengan ICLEI, menjelaskan proses identifikasi masalah dan potensi kerja sama, serta menjelaskan penetuan tujuan kerja sama. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif yang menekankan pada pemahaman terhadap makna prilaku social, konteks sosial, politik, dan budaya dimana interaksi berlangsung cendrung menggunakan analisis proses dan makna. Penelitian ini memperoleh kesimpulan yakni, Kementerian dan departemen utama di pemerintahan pusat Provinsi NTB telah bermitra dengan ICLEI untuk mengimplementasikan inisiatif ini di Indonesia, partisipasi global merupakan upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi NTB untuk mewujudkan visi dan misi daerah, serta penyelenggaraan diskusi online pada 13 Juni tahun 2020 untuk membahas perencanaan energi dalam mencapai Kontribusi Nasional Indonesia merupakan langkah awal kerjasama dengan ICLEI dan Institute for Essential Services Reform (IESR). Pada tahun 2030 mendatang Indonesia bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 41% dengan dukungan internasional serta memperkenalkan proyek kerjasama kepada pemerintah Provinsi NTB sampai dengan menyusun finalisasi MoU dan MoA antara ICLEI dan Provinsi NTB.
How Do Informal Actors Work? Between Voter Lists and Social Pressure in Elections Ikbal Tawakkal, George Towar
Jurnal Ilmu Pemerintahan : Kajian Ilmu Pemerintahan dan Politik Daerah Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jip.9.2.2024.128-138

Abstract

Vote brokerage, as a form of brokerage activity, would have a clear and measurable commodity. Candidates will not hire vote broker when commodity can not be measured. Similarly, vote broker will not get job if there is no clear commodity that can be offered to candidate. That logic have began this study. Facts, on field indicated the debate about whether commodities (voters) actually were measured. Some brokers registered voters, and others did not, destabilizing the logic. Is vote brokerage measured and unmeasured? Do both have different measurement logic? In what did the differeneces work?. To answer these questions, I made observations and interviews in Pati at 2011-2020, where vote broker called as Sabet, and in Demak at 2015-2020, where vote broker called as Gapit. Findings, vote brokerage always measurable on two methods. Brokerage was based on list of voters name, and other was based on influence that a broker will have over voters in his respective social network. First method led to distributing money or valuable goods to voters on the list. Second method led to using social pressure to influence voters. Different type of voters made candidates assign such divergent strategies and brokerage activities to different brokers in their efforts to win elections.
PENGEMBANGAN KEMAMPUAN DAN KOMITMEN BUMDES BERBASIS PARTISIPASI MASYARAKAT PADA BUMDES DI KABUPATEN TUBAN Tawakkal, George Towar Ikbal; Wanto, Alfi Haris; Rahman, Khalid; Rohman, Ahmad Zaki Fadlur
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 11 No. 1 (2024): 2024 September
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BUMDes is institutionalized in regulations at the central level. Although its presence is not mandatory, BUMDes is expected to improve the welfare of village communities. Many villages already have BUMDes, including Plajan Village, Tuban Regency. Several obstacles that focus on participation and human resource capabilities have caused BUMDes in the village to not run. This service method is implemented in the form of a training workshop, by providing material on institutional arrangements or BUMDes management and strengthening the ability to capture business opportunities for BUMDes managers. The results of the evaluation before the workshop for participants showed that managers did not have sufficient understanding of BUMDes regulations and management, and were weak in capturing business opportunities. After the training, the participants improved in their understanding, but the results of the evaluation one month after the workshop showed that there was no follow-up by them in the village government. This means that the commitment of BUMDes managers is also weak
PENGUATAN POLITIK REPRESENTATIF BAGI PEMILIH PEMULA PILKADA 2024 DI MA AL-IHSAN KREBET BULULAWANG KABUPATEN MALANG Ahmad Zaki Fadlur Rohman; M. Barqah Prantama; George Ikbal Towar Tawakkal
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran pemilih pemula sangat penting dalam menjaga pemerintahan yang representatif dan bertanggung jawab. Namun, banyak pemilih pemula belum memahami konsep politik representatif dan pentingnya partisipasi dalam pemilu. Oleh karena itu, kegiatan  pengabdian masyarakat ini diadakan di Madrasah Aliyah Al-Ihsan, Krebet, Bululawang, Kabupaten Malang, dengan tujuan untuk membantu siswa memahami peran mereka sebagai pemilih yang cerdas dan kritis. Kegiatan ini menggunakan metode sosialisasi yang disampaikan oleh para akademisi. Melalui pendekatan interaktif, siswa diberi materi dan diskusi tentang pentingnya partisipasi demokratis dan cara memilih yang bertanggung jawab. Hasil kegiatan menunjukkan pemahaman siswa tentang politik representatif dan kesadaran mereka akan pentingnya partisipasi aktif dalam pemilu. Hal ini dibuktikan dengan antusiasme dari pertanyaan-pertanyaan yang diberikan oleh siswa. Kegiatan ini berhasil membekali siswa dengan pengetahuan untuk menjadi pemilih cerdas dan kritis, sehingga dapat berkontribusi pada proses demokrasi yang lebih baik.
PENGUATAN POLITIK REPRESENTATIF BAGI PEMILIH PEMULA PILKADA 2024 DI MTS AL-IHSAN KREBET BULULAWANG KABUPATEN MALANG Ahmad Zaki Fadlur Rohman; M. Barqah Prantama; George Ikbal Towar Tawakkal
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran pemilih pemula sangat penting dalam menjaga pemerintahan yang representatif. Namun, banyak dari mereka masih kurang memahami konsep politik representatif dan nilai partisipasi dalam pemilu. Oleh karena itu, program pengabdian masyarakat ini diadakan di Madrasah Tsanawiyah Al-Ihsan, Krebet, Bululawang, Kabupaten Malang, untuk membekali siswa dengan pemahaman peran mereka sebagai pemilih yang kritis dan cerdas. Sosialisasi dilakukan oleh akademisi melalui pendekatan interaktif, di mana siswa menerima materi dan berdiskusi tentang pentingnya berpartisipasi dalam demokrasi dan cara memilih secara bertanggung jawab. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa pemahaman siswa tentang politik representatif dan kesadaran akan pentingnya partisipasi aktif dalam pemilu meningkat. Antusiasme siswa terlihat dari berbagai pertanyaan yang diajukan. Kegiatan ini telah berhasil memberikan siswa pengetahuan untuk menjadi pemilih yang kritis, yang diharapkan dapat memperkuat proses demokrasi di masa depan.
PENGUATAN POLITIK REPRESENTATIF PEMILIH PEMULA PADA PILKADA TAHUN 2024 DI MADRASAH DINIYAH ULYA NURUL IHSAN George Ikbal Towar Tawakkal; M. Barqah Prantama; Ahmad Zaki Fadlur Rohman
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilih pemula memiliki peran krusial dalam mempertahankan pemerintahan yang bertanggung jawab dan representatif. Namun, sebagian besar pemilih pemula belum sepenuhnya memahami konsep politik yang representatif dan urgensi partisipasi dalam pemilu. Oleh sebab itu, dilakukanlah kegiatan pengabdian masyarakat di Madrasah Diniyah Ulya Nurul Ihsan dengan tujuan membantu siswa menyadari peran mereka sebagai pemilih yang kritis dan cerdas. Kegiatan ini menggunakan metode sosialisasi yang disampaikan oleh para akademisi melalui pendekatan interaktif, di mana siswa menerima materi dan berdiskusi mengenai pentingnya keterlibatan demokratis serta tata cara memilih secara bertanggung jawab. Dari kegiatan ini terlihat peningkatan pemahaman siswa tentang politik representatif serta kesadaran akan pentingnya keterlibatan aktif dalam pemilu, yang tercermin dari antusiasme mereka dalam mengajukan pertanyaan. Kegiatan ini berhasil membekali siswa dengan pengetahuan untuk menjadi pemilih yang cerdas dan kritis, yang pada akhirnya turut mendukung proses demokrasi yang lebih berkualitas.
Kebertahanan Petahanan dalam Menjaga Pencalonan Pilkada Kabupaten Probolinggo Huda, Alfan; Maksum, Ali; Tawakkal, George Towar Ikbal
Jurnal Transformative Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Social and Political Science Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.transformative.2024.010.02.4

Abstract

Terpilihnya bupati petahana tidak terlepas dari kontribusi partai politik dan masyarakat sipil. Namun demikian, dalam berjalannya pemilihan bupati kerap kali mengalami degradasi dalam praktiknya. Penelitian bertujuan mengungkap bagaimana petahana mampu bertahan dengan memanfaatkan partai politik dan masyarakat sipil. Untuk itu, tulisan ini bersandar pada data kualitatif yang dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan Informan dipilih secara purposive sampling. Studi ini menemukan, dalam berjalannya pemilihan bupati terjadi praktik pelemahan dan intimidasi pada masyarakat sipil, dan oportunisme partai politik. Argumen penting lainnya, bupati petahana menjadi dominan dan semi otoriter dalam menjalankan kekuasaan. Terpilihnya bupati petahana bukan melalui citra yang positif, melainkan citra negatif yang telah terbangun, sehingga masyarakat tunduk dan patuh. Selain itu, mereka juga melemahkan dan mengintimidasi masyarakat sipil. Hal ini berimplikasi terhadap berjalannya kontestasi di Kabupaten Probolinggo. Menegaskan perbedaan, sekaligus menjadi perluasan pandangan dari penelitian sebelumnya. Bahwa dalam mempertahankan kekuasaan, bupati petahana tidak cukup hanya menguasai banyak partai politik, serta tidak harus membangun citra yang positif pada masyarakat untuk terpilih kembali.
Penanaman Nilai Demokrasi Pancasila sebagai Upaya Membangun Kesepemahaman dalam Melawan Aksi Teror Abdullah, Abdullah; Tawakkal, George Towar Ikbal
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 22 No. 1 (2022)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/dms.2022.221.11938

Abstract

Pada perpolitikan internasional, salah satu ancaman keamanan yang menjadi agenda penuntasan bagi banyak pihak adalah kejahatan terorisme. Begitupun di Indonesia, terorisme juga menjadi ancaman. Tidak hanya pada aksi teror yang terjadi, namun juga pada jaringan terorisme yang menyebar di tengah-tengah masyarakat. Keterlibatan pemuda pada jaringan terorisme merupakan satu kondisi yang mengkhawatirkan jika tidak segera ditangani. Hal tersebut yang selanjutnya mengharuskan tenaga pendidik untuk dapat mengatasi dan juga menghindarkan lingkungan pendidikan dari paham-paham terorisme. Menindaklanjuti situasi tersebut, pengabdian ini dilakukan untuk menguatkan nilai-nilai pancasila di kalangan siswa sekolah. Metode yang diterapkan adalah pre-test, presentasi, dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat perubahan pemahaman siswa jika dilihat berdasar pretest dan post-test. Siswa yang menjadi peserta presentasi tentang nilai-nilai demokrasi pancasila berdasar pada hasil post-test menunjukkan kemampuan dalam mengidentifikasi radikalisme dan terorisme.In international politics, one of the security threats that are on the agenda for solving many parties is the crime of terrorism. Likewise in Indonesia, terrorism is also a threat. Not only on acts of terror that occur, but also on the network of terrorism that spreads amid society. The involvement of youth in terrorist networks is a worrying condition if it is not immediately addressed. This in turn requires educators to be able to overcome and also avoid the education environment from the notions of terrorism. Following up on the situation, this service is carried out to strengthen Pancasila values among school students. The method applied is a pre-test, presentation, and post-test. The results of the activity showed that there was a change in students' understanding when viewed based on the pre-test and post-test. Students who participated in the presentation on Pancasila democratic values based on the post-test results showed their ability to identify radicalism and terrorism.
PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN MELALUI LITERASI DAN DIGITALISASI SUMBER BELAJAR DESA TENGGER WETAN KECAMATAN KEREK KABUPATEN TUBAN PROFINSI JAWA TIMUR Rahman, Khalid; Tawakkal, George Towar Ikbal; Hasibuan, Albar Adetary; Rohman, Ahmad Zaki Fadlur; Setya, Dita Tri; Sijabat, Aurora Sere Ivany; Larasati, Mutiara Ayu; Putri, Nur Laila Kartika
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25382

Abstract

Pendidikan merupakan sektor penting untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam pembangunan berkelanjutan. Pendidikan di desa Tengger Wetan Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban perlu didorong untuk peningkatan kemampuan literasinya guna mendorong kemajuan pembangunan di berbagai sektor. Beragam data menunjukkan bahwa kemampuan literasi masyarakat Indonesia masih lemah, apalagi di daerah pedesaan yang minim teknologi dan sarana prasarana. Salah satu upaya peningkatan literasi secara digital di lakukan di Sekolah Dasar Negeri Tenggerwetan 1 No. 453 Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban. Sebagai upaya peningkatan kualitas literasi digital yang dibutuhkan yaitu Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Selain pada pendidikan formal, pengabdian ini juga memberikan pengabdian pada pendidikan informal kepada masyarakat, yaitu memberikan pelatihan pembuatan pupuk kompos dan pelatihan manajemen perkandangan. Pembuatan pupuk kompos merupakan bagian dari pupuk organik, hal ini dilakukan sebagai upaya pengurangan pencemaran oleh pupuk kimia dan pestisida kimia akibat pemakaian bahan-bahan tersebut secara berlebihan yang berdampak terhadap penurunan kualitas lingkungan dan kesehatan manusia akibat pencemaran tersebut. Sehingga diperlukan pengolahan limbah organik menjadi pupuk organik. Begitu juga menajemen perkandangan, karena pertumbuhan populasi masyarakat dan perubahan pola konsumsi menyebabkan peningkatan permintaan akan produk hewani seperti daging, susu, dan telur. Hal ini mendorong peternakan untuk mengoptimalkan perkandangan agar dapat memenuhi kebutuhan pangan yang baik. Kesadaran akan kesejahteraan hewan semakin meningkat dengan dilakukan manajemen perkandangan yang akan mempengaruhi produktivitas hewan ternak. Selain memberikan pelatihan yang harapannya ada out put skills pada masyarakat desa Tenggerwetan kecamatan Kerek kabupaten Tuban dalam pengelolaan pupuk dan manajemen perkandangan, pengabdian ini juga menghasilkan modul untuk pembuatan pupuk kompos dan manajemen perkandangan guna memperkuat literasi bagi masyarakat di desa Tenggerwetan kecamatan Kerek kabupaten Tuban
Bejingan Penggerak Governing Elite : Perspektif Baru Makelar Suara Suwarno, Asmawati; Tawakkal, George Towar Ikbal; Muadi, Sholih
Jurnal Review Politik Vol. 10 No. 2 (2020): December
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.856 KB) | DOI: 10.15642/jrp.2020.10.2.190-200

Abstract

Studi seluruh dunia telah banyak membahas terkait makelar suara membantu kandidat dalam proses mobilisasi massa. Namun hal mengejutkan terjadi ketika makelar suara menjadi penggerak pemerintahan membantu kandidat dalam kepemimpinan formal. Tidak hanya terbatas pada makelar suara yang membantu kepemimpinan formal, tak jarang Bejingan juga memiliki andil sebagai klebun (kepala desa) sebagai hasil dari makelar suara mengantarkan bos politik mereka menuju kursi pemerintahan. Untuk memberikan pemahaman terkait Bejingan sebagai tokoh lokal sekaligus makelar suara menjadi pemimpin formal di desa artikel ini mengeksplorasi bagaimana Bejingan menempati posisi formal di pemerintahan sera Bejingan sebagai badan eksekutif yang membantu kepala desa menyenyejahterakan masyarakat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode studi kasus dimana dapat memberikan nilai tambah pada pengetahuan secara unik terkait makelar suara. Berdasarkan wawancara mendalam dan observasi lapangan di Kabupaten Pamekasan, peneliti menemukan bahwa Bejingan sebagai kepala desa menimbulkan banyak hal positif dimana kiprah dan status sosial Bejingan mampu menjadikan desa jauh dari konflik masyarakat dan hal kriminalitas misalnya pencurian dan perampokan. Bejingan sebagai makelar suara yang bertindak sebagai eksekutif memiliki keuntungan nama baik di mata masyarakat yang dapat menjadi prospek kedepanya ketika Bejingan mencari suara di masa pemilu yang akan datang. Kontribusi keilmuan artikel ini adalah mendiskusikan perluasan makelar suara yang berhasil menduduki posisi formal pemerintahan tidak terbatas pada mencari suara untuk kandidat.