Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PENGEMBANGAN KEMAMPUAN DAN KOMITMEN BUMDES BERBASIS PARTISIPASI MASYARAKAT PADA BUMDES DI KABUPATEN TUBAN Tawakkal, George Towar Ikbal; Wanto, Alfi Haris; Rahman, Khalid; Rohman, Ahmad Zaki Fadlur
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 11 No. 1 (2024): 2024 September
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BUMDes is institutionalized in regulations at the central level. Although its presence is not mandatory, BUMDes is expected to improve the welfare of village communities. Many villages already have BUMDes, including Plajan Village, Tuban Regency. Several obstacles that focus on participation and human resource capabilities have caused BUMDes in the village to not run. This service method is implemented in the form of a training workshop, by providing material on institutional arrangements or BUMDes management and strengthening the ability to capture business opportunities for BUMDes managers. The results of the evaluation before the workshop for participants showed that managers did not have sufficient understanding of BUMDes regulations and management, and were weak in capturing business opportunities. After the training, the participants improved in their understanding, but the results of the evaluation one month after the workshop showed that there was no follow-up by them in the village government. This means that the commitment of BUMDes managers is also weak
Kebertahanan Petahanan dalam Menjaga Pencalonan Pilkada Kabupaten Probolinggo Huda, Alfan; Maksum, Ali; Tawakkal, George Towar Ikbal
Jurnal Transformative Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Social and Political Science Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.transformative.2024.010.02.4

Abstract

Terpilihnya bupati petahana tidak terlepas dari kontribusi partai politik dan masyarakat sipil. Namun demikian, dalam berjalannya pemilihan bupati kerap kali mengalami degradasi dalam praktiknya. Penelitian bertujuan mengungkap bagaimana petahana mampu bertahan dengan memanfaatkan partai politik dan masyarakat sipil. Untuk itu, tulisan ini bersandar pada data kualitatif yang dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan Informan dipilih secara purposive sampling. Studi ini menemukan, dalam berjalannya pemilihan bupati terjadi praktik pelemahan dan intimidasi pada masyarakat sipil, dan oportunisme partai politik. Argumen penting lainnya, bupati petahana menjadi dominan dan semi otoriter dalam menjalankan kekuasaan. Terpilihnya bupati petahana bukan melalui citra yang positif, melainkan citra negatif yang telah terbangun, sehingga masyarakat tunduk dan patuh. Selain itu, mereka juga melemahkan dan mengintimidasi masyarakat sipil. Hal ini berimplikasi terhadap berjalannya kontestasi di Kabupaten Probolinggo. Menegaskan perbedaan, sekaligus menjadi perluasan pandangan dari penelitian sebelumnya. Bahwa dalam mempertahankan kekuasaan, bupati petahana tidak cukup hanya menguasai banyak partai politik, serta tidak harus membangun citra yang positif pada masyarakat untuk terpilih kembali.
Penanaman Nilai Demokrasi Pancasila sebagai Upaya Membangun Kesepemahaman dalam Melawan Aksi Teror Abdullah, Abdullah; Tawakkal, George Towar Ikbal
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 22 No. 1 (2022)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/dms.2022.221.11938

Abstract

Pada perpolitikan internasional, salah satu ancaman keamanan yang menjadi agenda penuntasan bagi banyak pihak adalah kejahatan terorisme. Begitupun di Indonesia, terorisme juga menjadi ancaman. Tidak hanya pada aksi teror yang terjadi, namun juga pada jaringan terorisme yang menyebar di tengah-tengah masyarakat. Keterlibatan pemuda pada jaringan terorisme merupakan satu kondisi yang mengkhawatirkan jika tidak segera ditangani. Hal tersebut yang selanjutnya mengharuskan tenaga pendidik untuk dapat mengatasi dan juga menghindarkan lingkungan pendidikan dari paham-paham terorisme. Menindaklanjuti situasi tersebut, pengabdian ini dilakukan untuk menguatkan nilai-nilai pancasila di kalangan siswa sekolah. Metode yang diterapkan adalah pre-test, presentasi, dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat perubahan pemahaman siswa jika dilihat berdasar pretest dan post-test. Siswa yang menjadi peserta presentasi tentang nilai-nilai demokrasi pancasila berdasar pada hasil post-test menunjukkan kemampuan dalam mengidentifikasi radikalisme dan terorisme.In international politics, one of the security threats that are on the agenda for solving many parties is the crime of terrorism. Likewise in Indonesia, terrorism is also a threat. Not only on acts of terror that occur, but also on the network of terrorism that spreads amid society. The involvement of youth in terrorist networks is a worrying condition if it is not immediately addressed. This in turn requires educators to be able to overcome and also avoid the education environment from the notions of terrorism. Following up on the situation, this service is carried out to strengthen Pancasila values among school students. The method applied is a pre-test, presentation, and post-test. The results of the activity showed that there was a change in students' understanding when viewed based on the pre-test and post-test. Students who participated in the presentation on Pancasila democratic values based on the post-test results showed their ability to identify radicalism and terrorism.
PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN MELALUI LITERASI DAN DIGITALISASI SUMBER BELAJAR DESA TENGGER WETAN KECAMATAN KEREK KABUPATEN TUBAN PROFINSI JAWA TIMUR Rahman, Khalid; Tawakkal, George Towar Ikbal; Hasibuan, Albar Adetary; Rohman, Ahmad Zaki Fadlur; Setya, Dita Tri; Sijabat, Aurora Sere Ivany; Larasati, Mutiara Ayu; Putri, Nur Laila Kartika
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25382

Abstract

Pendidikan merupakan sektor penting untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam pembangunan berkelanjutan. Pendidikan di desa Tengger Wetan Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban perlu didorong untuk peningkatan kemampuan literasinya guna mendorong kemajuan pembangunan di berbagai sektor. Beragam data menunjukkan bahwa kemampuan literasi masyarakat Indonesia masih lemah, apalagi di daerah pedesaan yang minim teknologi dan sarana prasarana. Salah satu upaya peningkatan literasi secara digital di lakukan di Sekolah Dasar Negeri Tenggerwetan 1 No. 453 Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban. Sebagai upaya peningkatan kualitas literasi digital yang dibutuhkan yaitu Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Selain pada pendidikan formal, pengabdian ini juga memberikan pengabdian pada pendidikan informal kepada masyarakat, yaitu memberikan pelatihan pembuatan pupuk kompos dan pelatihan manajemen perkandangan. Pembuatan pupuk kompos merupakan bagian dari pupuk organik, hal ini dilakukan sebagai upaya pengurangan pencemaran oleh pupuk kimia dan pestisida kimia akibat pemakaian bahan-bahan tersebut secara berlebihan yang berdampak terhadap penurunan kualitas lingkungan dan kesehatan manusia akibat pencemaran tersebut. Sehingga diperlukan pengolahan limbah organik menjadi pupuk organik. Begitu juga menajemen perkandangan, karena pertumbuhan populasi masyarakat dan perubahan pola konsumsi menyebabkan peningkatan permintaan akan produk hewani seperti daging, susu, dan telur. Hal ini mendorong peternakan untuk mengoptimalkan perkandangan agar dapat memenuhi kebutuhan pangan yang baik. Kesadaran akan kesejahteraan hewan semakin meningkat dengan dilakukan manajemen perkandangan yang akan mempengaruhi produktivitas hewan ternak. Selain memberikan pelatihan yang harapannya ada out put skills pada masyarakat desa Tenggerwetan kecamatan Kerek kabupaten Tuban dalam pengelolaan pupuk dan manajemen perkandangan, pengabdian ini juga menghasilkan modul untuk pembuatan pupuk kompos dan manajemen perkandangan guna memperkuat literasi bagi masyarakat di desa Tenggerwetan kecamatan Kerek kabupaten Tuban
Bejingan Penggerak Governing Elite : Perspektif Baru Makelar Suara Suwarno, Asmawati; Tawakkal, George Towar Ikbal; Muadi, Sholih
Jurnal Review Politik Vol. 10 No. 2 (2020): December
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.856 KB) | DOI: 10.15642/jrp.2020.10.2.190-200

Abstract

Studi seluruh dunia telah banyak membahas terkait makelar suara membantu kandidat dalam proses mobilisasi massa. Namun hal mengejutkan terjadi ketika makelar suara menjadi penggerak pemerintahan membantu kandidat dalam kepemimpinan formal. Tidak hanya terbatas pada makelar suara yang membantu kepemimpinan formal, tak jarang Bejingan juga memiliki andil sebagai klebun (kepala desa) sebagai hasil dari makelar suara mengantarkan bos politik mereka menuju kursi pemerintahan. Untuk memberikan pemahaman terkait Bejingan sebagai tokoh lokal sekaligus makelar suara menjadi pemimpin formal di desa artikel ini mengeksplorasi bagaimana Bejingan menempati posisi formal di pemerintahan sera Bejingan sebagai badan eksekutif yang membantu kepala desa menyenyejahterakan masyarakat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode studi kasus dimana dapat memberikan nilai tambah pada pengetahuan secara unik terkait makelar suara. Berdasarkan wawancara mendalam dan observasi lapangan di Kabupaten Pamekasan, peneliti menemukan bahwa Bejingan sebagai kepala desa menimbulkan banyak hal positif dimana kiprah dan status sosial Bejingan mampu menjadikan desa jauh dari konflik masyarakat dan hal kriminalitas misalnya pencurian dan perampokan. Bejingan sebagai makelar suara yang bertindak sebagai eksekutif memiliki keuntungan nama baik di mata masyarakat yang dapat menjadi prospek kedepanya ketika Bejingan mencari suara di masa pemilu yang akan datang. Kontribusi keilmuan artikel ini adalah mendiskusikan perluasan makelar suara yang berhasil menduduki posisi formal pemerintahan tidak terbatas pada mencari suara untuk kandidat.
Demokrasi dan E-Government Memetakan Perhatian Dunia Hari ini (Studi Tentang Empat Lembaga Indeksasi) Tawakkal, George Towar Ikbal
Politeia: Jurnal Ilmu Politik Vol. 15 No. 1 (2023): Politeia: Jurnal Ilmu Politik
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/politeia.v15i1.8879

Abstract

The development of e-government has attracted the attention of many activists and has become the new face of government in the world. E-government is seen as the best collaboration between the public sector and technology and is seen as the success of government innovation. Its role as a channel of interaction between the government and citizens, causes the implementation of e-government to be believed to be in line with the development of democratization. Today, many agencies assess the implementation of e-government. The most common, assessment is in the form of indexes. Among the indexes commonly referred to are The Global Open Data Index (GODI), The E-Government Index (EGI), The National Cyber Security Index (NCSI), and local indexation as an example is Indonesia with the Indonesian E-Government Rating (PeGI). Amid various indicators that underlie these indexes, this article asks the question, what are the main aspects that e-government activists pay attention to? Through a literature review sourced from various institutions that manage the indexes, this article concludes that e-government activists pay more attention to e-government development strategies, and at the same time become the aspect that requires the most attention.
Voter Education and the Fight Against Money Politics: Implementing Voter Education in the 2024 Indonesian Election Tawakkal, George Towar Ikbal; Andrew D Garner; Thomas R Seitz; Andi Setiawan; Irma Fitriana Ulfah
JIAPI: Jurnal Ilmu Administrasi Dan Pemerintahan Indonesia Vol. 6 No. 1 (2025): June
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/jiapi.v6i1.11894

Abstract

One of the persistent challenges in safeguarding democratic elections across many countries is the widespread practice of money politics, which primarily targets voters and undermines the core principles of democratic participation. While voter education is widely recognized as a crucial tool for promoting democratic integrity, existing literature offers limited analysis of its effectiveness in addressing money politics. This study seeks to fill that gap by examining the challenges faced in implementing voter education programs, focusing on their role in combating money politics. Adopting a mixed-methods approach, this research combines a systematic literature review, drawing exclusively from peer-reviewed domestic and international journals, with fieldwork conducted during Indonesia’s 2024 simultaneous elections in two regencies. Despite reports of rising money politics in the 2024 elections, various voter education initiatives were also deployed. However, the persistence of vote buying suggests these efforts have had a limited impact. Based on interview data and document analysis, the study identifies four primary obstacles to effective voter education: limited outreach and accessibility, inadequate and unengaging educational materials, a shortage of qualified facilitators, and a lack of contextual relevance for the target audience. These findings underscore an urgent need to redesign voter education strategies to be more inclusive, participatory, and tailored to local contexts. This research contributes to the growing discourse on electoral integrity by offering actionable insights for policymakers, electoral bodies, and civil society organizations working to strengthen democracy through informed and empowered voter participation.
Kemenangan Klebun : Ketahanan Bejingan Terhadap Loyalitas Pemilih Umanailo, M Chairul Basrun; Asmawati, Asmawati; Tawakkal, George Towar Ikbal; Muadi, Sholih
Civic-Culture : Jurnal Ilmu Pendidikan PKN dan Sosial Budaya Vol. 4 No. 2 (2020): July
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31597/cc.v4i2.374

Abstract

Kemenangan Klebun (Kelapa Desa) dalam kontestasi politik lokal di Kabupaten Pamekasan Madura tidak hanya terbatas pada peran Bejingan yang bertindak sebagai makelar suara. Lebih dari itu, loyalitas pemilih menjadi faktor sentral dimana kandidat mendapatkan suara sesuai dengan yang ditargetkan oleh Bejingan. Untuk memberikan pemahaman tentang loyalitas pemilih yang diperjuangkan oleh makelar suara dalam kemenangan kandidat, artikel ini mengeksplorasi bagaimana loyalitas pemilih diperjuangkan oleh Bejingan sebagai makelar suara dalam kemenangan kandidat. Berdasarkan wawancara mendalam dan observasi lapangan di Kabupaten Pamekasan, kami menunjukkan bahwa kesetiaan pemilih dipengaruhi oleh kesepakatan awal yang telah terjalin oleh salah satu Bejingan. Temuan kami menjelaskan bahwa meskipun broker menerima banyak perhatian yang keberadaanya mampu membantu kandidat dalam kemenangan, namun peneliti menemukan bahwa loyalitas pemilih dalam kemenangan kandidat berkontribusi penting. Lebih dari itu, imbalan materi bukan menjadi faktor penentu loyalitas tanpa batas yang dimiliki pemilih dapat dipertahankan. Kontribusi keilmuan artikel ini adalah mendiskusikan perluasan pemilih dengan segala loyalitasnya dalam kemenangan kandidat tidak terbatas pada peran broker.