Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Efektivitas Program Konseling Pra-Nikah dalam Mengurangi Konflik Rumah Tangga: Studi Perbandingan di Indonesia dan Malaysia Dharmayani, Dharmayani; Hendriyadi, Hendriyadi; Bunyamin, Mahmudin; Santoso, Rudi
Tebuireng: Journal of Islamic Studies and Society Vol. 5 No. 2 (2024): Tebuireng: Journal of Islamic Studies and Society
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/tjiss.v5i2.8446

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program konseling pra-nikah dalam mengurangi tingkat konflik rumah tangga dan perceraian di Indonesia dan Malaysia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui studi literatur dari jurnal, buku, dan website yang relevan, termasuk laporan dari lembaga pemerintah dan non-pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling pra-nikah memiliki dampak positif yang signifikan dalam meningkatkan komunikasi pasangan, mengurangi konflik, dan menurunkan tingkat perceraian di kedua negara. Di Indonesia, pasangan yang mengikuti konseling pra-nikah mengalami tingkat perceraian yang lebih rendah (2,5%) dibandingkan dengan pasangan yang tidak mengikuti konseling (15-20%). Sementara itu, di Malaysia, program ini juga menunjukkan hasil yang serupa dengan tingkat perceraian yang lebih rendah (5-8%). Selain itu, program konseling juga berkontribusi pada pengurangan kekerasan rumah tangga dan peningkatan kepuasan pernikahan di kedua negara. Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan program termasuk kualitas konselor, keterbukaan pasangan, kesesuaian program dengan nilai budaya, serta dukungan keluarga. Perbedaan signifikan antara Indonesia dan Malaysia terletak pada struktur program, tingkat partisipasi, dan dukungan sosial yang lebih kuat di Malaysia. Temuan ini menunjukkan bahwa konseling pra-nikah dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kualitas pernikahan dan mengurangi konflik rumah tangga, meskipun tantangan budaya dan keterbatasan sumber daya di Indonesia masih perlu diperhatikan untuk meningkatkan efektivitas program di negara tersebut.
Nilai Īṡār dalam Perspektif Tafsir Tematik: Studi atas Ayat-Ayat Al-Qur’an tentang Solidaritas Sosial Hidayatallah, Farid; Mahmudin Bunyamin; Ahmad Muttaqin
Jurnal test Vol 4 No 2 (2025): AL-Fahmu: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58363/alfahmu.v4i2.499

Abstract

The central idea in Islam is Īṡār, which expresses the mindset of prioritizing the needs of others above one’s own. The purpose of this study is to thoroughly understand the meaning of Īṡār in the Qur’an, investigate the historical background of its use, and relate it to the relevance of contemporary society. The method used is thematic interpretation (maudhu’i) with a qualitative approach, sourced from books, scientific journals, and turās books left by scholars, such as Tafsir Ibn Kathir, Tafsir Al-Azhar, and Tafsir Al-Misbah. Specifically, verses related to the meaning of Īṡār, such as QS. Al-Hasyr verse 9. Īṡār combines components of preference, priority, and superiority offered to others, reflecting the values ​​of sacrifice, empathy, and social solidarity. According to the research findings, Īṡār implies prioritizing the needs of others above oneself, rejecting evil, and offering benefits. There are two types of Qur’anic verses related to Īṡār: those that explicitly use the word asāra or its derivatives, and those that subtly convey the values ​​or principles of Īṡār. The implication of this research is to make a positive contribution to the development of a more socially just, compassionate, and equitable society by instilling the values ​​of solidarity, social concern, and sacrifice for the common good.
Peraturan Gubernur DKI Jakarta No. 185 tahun 2017 Tentang Konseling dan Pemeriksaan Kesehatan Bagi Calon Pengantin Perspektif Maslahah Mursalah Jayusman, Jayusman; Efrinaldi, Efrinaldi; Jaya, Hervianis Virdya; Putra, Andi Eka; Bunyamin, Mahmudin
MU'ASYARAH: Jurnal Kajian Hukum Keluarga Islam Vol 1, No 1 (2022): Oktober
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mua.v1i1.4896

Abstract

Pemerintah DKI Jakarta membuat suatu kebijakan yang mewajibkan setiap masyarakatnya yang hendak menikah harus melakukan pemeriksaan kesehatan. Surat pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu syarat dilangsungkannya perkawinan yang mencakup imunisasi TT, tes HIV/AIDS, IMS, dan Hepatisis yang dilakukan oleh puskesmas dan/rumah sakit setempat, kemudian hasilnya berupa Sertifikat Layak Kawin. Rumusan masalahnya adalah bagaimanakah tinjauan maslahah terhadap Pergub DKI Jakarta No. 185 Tahun 2017 tentang Konseling dan Pemeriksaan Kesehatan Bagi Calon Pengantin dalam konteks pengembangan hukum keluarga Islam di Indonesia? Penelitian ini berjenis library research dan bersifat deskriptif analitis. Data primernya Pergub DKI Jakarta No. 185 Tahun 2017 sedangkan data sekundernya terdiri dari literatut terkait. Penelitian ini menggunakan kajian teori maslahah dan pendekatan Ushul Fiqh. Analisis dan penarikan kesimpulan dilakukan secara deduktif. Kesimpulannya, kebijakan ini merupakan upaya preventif, dalam rangka mencegah hal-hal seperti: penyebaran penyakit menular, perceraian, KDRT, kematian ibu dan bayi yang disebabkan karena faktor kesehatan, dan penyakit turunan. Kebijakan ini sejalan dengan tujuan dari hukum Islam yang disebut dengan maqāsid syarī’ah yaitu demi hifz al-nafs (menjaga jiwa antar calon pengantin dari penyakit menular, menjaga jiwa bagi ibu hamil juga pada bayi yang dikandungnya). Kebijakan ini memberikan kemaslahatan bersama khususnya bagi calon pengantin dan anak keturunannya sebagai generasi penerus bangsa.
Peranan Metode Isyarat Terhadap Kemampuan Dalam Membaca Al-Qur’an Bagi Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara (PDSRW) Di SLB Dharma Bhakti Dharma Pertiwi Dinayah, Nidaud; Bunyamin, Mahmudin; Hakiki, Kiki Muhamad
Studi Multidisipliner: Jurnal Kajian Keislaman Vol 12, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padngsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/multidisipliner.v12i2.17122

Abstract

This study aims to measure the effectiveness of the application of the sign method in improving the ability to read hijaiyah letters of the Qur'an for Students with Low Speech Sensitivity at SLB Dharma Bhakti Dharma Pertiwi, Bandar Lampung. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews with teachers and parents, and visual documentation during the learning process. The research subjects consisted of 10 deaf students at the SMPLB level in grades VII and IX. The results of the study show that the sign method has a positive impact on improving the ability to read hijaiyah letters. Based on the results of the assessment, three students were in the very good category, four students were in the good category, two students were in the fair category, and one student was in the poor category in reading skills through signs. The improvement can be seen in the consistency of movements, the accuracy of gestures, and the increase in students' motivation and enthusiasm during the learning process. These findings affirm the importance of improving teacher competence in the use of sign methods and the development of more varied and combinative teaching materials to optimize hijaiyah letter learning for deaf students.