Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PERSPEKTIF PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DITINJAU DARI PEMBELAJARAN IPA TERPADU Nur Amaliah Akhmad; St. Humaerah Syarif; Syamsuriana Basri
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 5, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v5i3.9619

Abstract

Abstrak: Pendidikan multikultural sudah sangat luas di gaungkan apalagi Indonesia sebagai negara Bhineka Tunggal Ika. Penguatan pendidikan multikultural menjadi konteks yang sangat relevan dalam mengatasi krisis moral yang saat ini menjadi bagian masalah di negra kita. Krisis moral menjadi hal yang menghawatirkan dan bisa melibatkan anak-anak kita dimasa akan datang. Pendidikan IPA sebagai mata pelajaran ilmu alam menjadi salah satu pembelajaran yang mempu menguatkan perbedaan antara peserta didik disekolah melalu berbagai cara. Cara-cara yang umum dilakukan pembelajaran IPA untuk menguatkan perbedaan yakni melalui proses diskusi, praktikum maupun karyawisata alam. Tujuan penelitian ini adalah sebagai salah satu referensi guru IPA dalam meningkatkan pembelajaran yang mampu mempersatukan anak didik dalam perbedaan di kelas.  Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka dari berbagai jurnal dan buku yang mengkaji pendidikan multicultural dalam pembelajaran IPA. Abstract:  Multicultural education has been widely promoted, especially since Indonesia is a country of Unity in Diversity. Strengthening multicultural education is a very relevant context in overcoming the moral crisis that is currently part of the problem in our country. The moral crisis is a worrying thing and can involve our children in the future. Science education as a natural science subject is one of the lessons that can strengthen the differences between students at school in various ways. The common ways in which science learning is carried out to support differences are through the process of discussion, practicum, and nature field trips. This study aims to serve as a science teacher's reference in improving learning that can unite students with class differences. The research method used is a literature review from various journals and books that examine multicultural education in science learning.
Hubungan Kesadaran Metakognitif terhadap Keterampilan Proses menggunakan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbantuan Lembar Kerja Mahasiswa Eka Fitriana Hamsyah; Gustina; Fandi Ahmad; St. Humaerah Syarif; Nur Amaliah Akhmad
Jurnal Kreatif Online Vol. 9 No. 4 (2021): Jurnal Kreatif Online
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.655 KB) | DOI: 10.22487/jko.v9i4.1412

Abstract

This study is ex-post-facto research that aims to determine whether there is a correlation between metacognitive awareness and process skills using a guided inquiry learning model assisted by students’ worksheets. The population of this research is the third-semester student of the biology education study program at STKIP PI Makassar. Sample selection is selected randomly. The research instrument that was used to measure process skills was 20 numbered objective questions. Process skill indicators are observing, classifying, predicting, measuring, inferring, and communicating. A total of 52 statement items (positive and negative) Metacognitive Awareness Inventory (MAI) were used to measure students’ metacognitive awareness. The data analysis technique used descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis. Data testing using linear regression test of one independent variable with SPSS 17 program. Based on the results of the linear regression test, it was obtained that the value of R = 0,111 and R square = 0,012. This shows that there is a correlation between metacognitive awareness and process skill, even though it has a very low category with the percentage of impaired metacognitive awareness of 0,12%.
EDUKASI COMPUTATIONAL THINKING DALAM PROSES PEMBELAJARAN Nur Amaliah Akhmad; Riskawati Riskawati; Eka Fitriana Hamsyah; Gustina Gustina; St. Humaerah Syarif; Andi Nur Samsi
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 8: Januari 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i8.4516

Abstract

Computational thinking pertama kali diperkenalkan oleh Seymour Papert pada tahun 1990 – 1996. Computational thinking awalnya digunakan dalam bidang ilmu sains dan bidang informatika. Tetapi, seiring perkembangannya, computational thinking mulai digunakan dalam dunia pendidikan. Metode computational thinking mengarahkan siswa untuk memiliki keterampilan berpikir kritis, kreatif, komunikatif, serta keterampilan untuk berkolaborasi dalam menyelesaikan masalah. Masih banyaknya tenaga pendidik yang belum memahami tentang apa itu computational thinking, manfaat, dan bagaimana pengaplikasiannya dalam pembelajaran membuat kami melakukan edukasi pengenalan compuputational thinking agar dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah seminar via online berkerjasama dengan Konklusi Indonesiayang dilakukan via zoom dan live YouTube. Hasil yang diperoleh dari pengabdian ini adalah para peserta peserta sepakat bahwa metode ini sangat cocok untuk diterapkan pada peserta didik di era perkembangan teknologi saat ini sehingga memudahkan peserta didik untuk belajar dan menganalisa sebuah masalah.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE TIPE SCRIPT DENGAN PENDEKATAN INQUIRI TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA SMP Sella Wamir; Eka Apriyanti; St. Humaerah Syarif
Guru Membangun Vol 42, No 1 (2023): Volume 42 Number 1, Juli 2023
Publisher : Ikatan Keluarga Alumni FKIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gm.v42i1.64742

Abstract

This study aims to determine the effect of the script-type cooperative learning model with an inquiry approach on students' biology learning outcomes in the circulation system material of Marlasi 4th Public Middle School. This research is a quasi-experimental research. The design used was a pretest-posttest control group with two different treatment groups. The experimental group used a script type cooperative learning model with an inquiry approach, while the control group used a direct learning model. Based on the results of testing the hypothesis using the t test, the value of tcount = 4.045 is greater than the value of ttable = 2.101 with a significance level of 0.05. In addition, it can be seen from the results of the post-test calculations for the experimental class using the script-type cooperative learning model with the inquiry approach (mean value = 82.6) showing a higher score than the control group's post-test using the direct learning model (mean value = 75.8), so it can be concluded that the use of the Script Type Cooperative Learning Model with an Inquiry Approach has an effect on Student Biology Learning Outcomes on Circulation System Materials at SMP Negeri 4 Marlasi. This learning model can be an alternative used by biology teachers in carrying out learning activities in the classroom to improve students' biology learning outcomes, while still paying attention to the subjects that are relevant to this learning model
ANALISIS MUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM BUKU TEKS PELAJARAN IPA KURIKULUM 2013 PADA MATERI BIOLOGI KELAS VIII Yunus, Sufiani; Novia Anugra; St. Humaerah Syarif
Edukimbiosis: Jurnal Pendidikan IPA Vol 1 No 2 (2023): Edukimbiosis: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Program Studi Tadris IPA IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter berperan utama dalam tatanan sistem pendidikan nasional. Pendidikan nasional dapat menjadika bangsa Indonesia menjadi bangsa yang berkarakter melalui serangkaian progam pendidikan karakter, nilai-nilai etika pendidikan yang baik sangat dibutuhkan untuk membentuk karakter generasi muda yang ditanamkam melalui jalur Pendidikan. Kurikulum 2013 terbagi menjadi 4 kompetensi di dalamnya, yaitu kompetensi religius, sosial, pengetahuan, dan keterampilan. Buku Teks Pelajaran (BTP) adalah buku panduan peserta didik terbaru yang digunakan dalam Kurikulum 2013. Sekolah Menengah Pertama wajib menggunakan BTP berjudul “Ilmu Pengetahuan Alam SMP/ MTs Kelas VIII Semester 1 dan 2 cetakan ke-2 2017” pada mata pelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberadaan pendidikan karakter pada BTP tersebut dengan menggunakan pendekatan semi kualitatif. Temuan aspek Pendidikan karakter dalam BTP IPA kelas VIII kurikulum 2013 ada 18 aspek yakni aspek rasa ingin tahu, komunikatif, peduli lingkungan, kreatif, demokratis, kerja keras, cinta tanah air, disiplin, religious menghargai prestasi, tanggung jawab, gemar membaca, semangat kebangsaan, jujur, mandiri, toleransi, cinta dama dan peduli social. Pendidikan karakter berperan utama dalam tatanan sistem pendidikan nasional. Pendidikan nasional dapat menjadika bangsa Indonesia menjadi bangsa yang berkarakter melalui serangkaian progam pendidikan karakter, nilai-nilai etika pendidikan yang baik sangat dibutuhkan untuk membentuk karakter generasi muda yang ditanamkam melalui jalur Pendidikan. Kurikulum 2013 terbagi menjadi 4 kompetensi di dalamnya, yaitu kompetensi religius, sosial, pengetahuan, dan keterampilan. Buku Teks Pelajaran (BTP) adalah buku panduan peserta didik terbaru yang digunakan dalam Kurikulum 2013. Sekolah Menengah Pertama wajib menggunakan BTP berjudul “Ilmu Pengetahuan Alam SMP/ MTs Kelas VIII Semester 1 dan 2 cetakan ke-2 2017” pada mata pelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberadaan pendidikan karakter pada BTP tersebut dengan menggunakan pendekatan semi kualitatif. Temuan aspek Pendidikan karakter dalam BTP IPA kelas VIII kurikulum 2013 ada 18 aspek yakni aspek rasa ingin tahu, komunikatif, peduli lingkungan, kreatif, demokratis, kerja keras, cinta tanah air, disiplin, religious menghargai prestasi, tanggung jawab, gemar membaca, semangat kebangsaan, jujur, mandiri, toleransi, cinta dama dan peduli social.
PENTINGNYA PENGETAHUAN IBU TENTANG PERANAN VITAMIN A TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK Nur, Nur Fajrah; St. Humaerah Syarif; Novia Anugra
Edukimbiosis: Jurnal Pendidikan IPA Vol 1 No 2 (2023): Edukimbiosis: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Program Studi Tadris IPA IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Defisiensi vitamin A menjadi sebuah perhatian khusus bagi para orang tua terkait hubungannya dengan kesehatan, pertumbuhan dan perkembangan baik secara fisik, mental serta intelektual pada anak. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui peranan vitamin A bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak dengan menggunakan studi literatur yang ada. Salah satu masalah defisiensi vitamin A pada anak-anak berpengaruh pada proses pertumbuhan dan perkembangan fisik anak, sehingga didapatkan anak-anak mengalami stunting atau gangguan pertumbuhan yang ditandai dengan tinggi badan anak tidak pada kondisi normal
EVALUASI PROGRAM MATA KULIAH PRAKTIKUM PADA PROGRAM STUDI TADRIS IPA FAKULTAS TARBIYAH IAIN PAREPARE sudariah, sudariah; St. Humaerah Syarif
Edukimbiosis: Jurnal Pendidikan IPA 2023: Edisi Khusus Edukimbiosis: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Program Studi Tadris IPA IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada Evaluasi Program Mata Kuliah Praktikum pada Program Studi Tadris IPA Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare. Evaluasi program adalah suatu rangkaian kegiatan yang dilaksanakan untuk mengetahui tingkat keberhasilan suatu program dengan cara mengetahui efektifitas masing-masing komponennya. Evaluasi program mata kuliah adalah rangkaian kegiatan dalam menunjang kegiatan praktikum sebagai mata kuliah melalui model CIPP (Context, Input, Process dan Product). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program mata kuliah praktikum pada Program Studi Tadris IPA IAIN Parepare melalui evaluasi Context, Input, Prosess dan Product. Jenis penelitian ini adalah penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Dengan menggunakan model pendekatan evaluasi CIPP (Context, Input, Prosess, dan Product). Teknik pengumpulan data penelitian adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu pengelompokan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Mata Kuliah Praktikum Pada Program Studi Tadris IPA Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare ditinjau dari Context: Filosofis sangat baik, Teori sangat relevan, Yuridis sangat baik, perkembangan teknologi belum maksimal dan kompetensi mahasiswa sangat baik; Input: Kurikulum sudah baik, Sumber daya Manusia sangat baik, Praktikan sudah sesuai, Asisten sudah sesuai, dan sarana prasana cukup baik; Process: perencanaan praktikum sangat baik, pelaksanaan praktikum sudah baik, pengawasan pelaksanaan praktikum sangat baik dan refleksi pelaksanaan praktikum sudah sesuai; Product: laporan lengkap sangat baik dan program akan terus berlanjut.
Penerapan Model Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan (Pakem) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Peserta Didik Kelas V SDN 77 Rante Lemo Rahim, Muharna; St. Humaerah Syarif
Edukimbiosis: Jurnal Pendidikan IPA Vol 2 No 1 (2023): Edukimbiosis: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Program Studi Tadris IPA IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/edukimbiosis.v2i1.7270

Abstract

Kualitas pendidikan dapat meningkat dengan cara memberbaiki proses belajar mengajar di dalam kelas seperti pemilihan model pembelajaran. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di SDN 77 Rante lemo yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan (PAKEM). Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN 77 Rante lemo dengan jumlah peserta didik 20 orang yang terdiri dari 8 laki-laki dan 12 perempuan. Penelitian dilaksanakan sebanyak dua siklus dengan menggunakan prosedur penelitian model Kemmis dan Mc Taggart mulai dari dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Pengumpula data dilakukan dengan menggunakan observasi, dokumentasi, dan tes hasil belajar berupa kemampuan peserta didik menjawab soal yang dibagikan. Data hasil belajar dianalisis dengan menggunakan analisis kuantitatif dan data analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan (PAKEM) dilihat pada nilai persentase dalam setiap tahapan yang dilakukan dimana pada kondisi awal hasil belajar peserta didik yang mencapai ketuntasan hanya 25%, kemudian siklus I mencapai 45% dan siklus ke II mencapai 85%, sehingga bisa dikatakan bahwa hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan dimulai dari kondisi awal sampai dengan siklus II.Kualitas pendidikan dapat meningkat dengan cara memberbaiki proses belajar mengajar di dalam kelas seperti pemilihan model pembelajaran. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di SDN 77 Rante lemo yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan (PAKEM). Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN 77 Rante lemo dengan jumlah peserta didik 20 orang yang terdiri dari 8 laki-laki dan 12 perempuan. Penelitian dilaksanakan sebanyak dua siklus dengan menggunakan prosedur penelitian model Kemmis dan Mc Taggart mulai dari dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Pengumpula data dilakukan dengan menggunakan observasi, dokumentasi, dan tes hasil belajar berupa kemampuan peserta didik menjawab soal yang dibagikan. Data hasil belajar dianalisis dengan menggunakan analisis kuantitatif dan data analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan (PAKEM) dilihat pada nilai persentase dalam setiap tahapan yang dilakukan dimana pada kondisi awal hasil belajar peserta didik yang mencapai ketuntasan hanya 25%, kemudian siklus I mencapai 45% dan siklus ke II mencapai 85%, sehingga bisa dikatakan bahwa hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan dimulai dari kondisi awal sampai dengan siklus II.
Pengembangan Bahan Ajar berbasis Contextual Teaching and Learning Materi Getaran, Gelombang dan Bunyi Yunus, Sufiani; Syarif, St. Humaerah
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1756

Abstract

Kurikulum 2013 mengadopsi pendekatan integrative science yang menuntut guru untuk menciptakan lingkungan belajar yang sesuai dengan karakteristik siswa. Hal ini membutuhkan bahan ajar yang kontekstual tetapi saat ini bahan ajar yang tersedia masih minim. Bahan ajar kontekstual diperlukan untuk meningkatkan efektivitas dan relevansi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk bahan ajar berbasis Contextual Teaching and Learning pada materi getaran, gelombang dan bunyi. Jenis penelitian adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan mengadopsi model ADDIE, yang terdiri dari tahap pelaksanaan 1) Analysis, 2) Design, 3) Depelopment, 4) Implementation (Implementasi) dan 5) Evaluation. Teknik validitasi menggunakan validasi ahli materi dan media. Hasil validasi ahli materi pada aspek kelayakan isi, penyajian dan bahasa berturut-turut diperoleh rata-rata sebesar 3,31 kategori valid, 3,33 kategori valid, dan 3,25 kategori valid dan hasil validasi ahli media diperoleh rata-rata 3,86 kategori sangat valid. Hasil respon peserta didik diperoleh rata-rata sebesar 3,61 kategori sangat praktis. Dari hasil validasi dan respon peserta didik dapat disimpulkan bahan ajar ilmu IPA berbasis contextual teaching and learning yang dikembangkan valid dan praktis untuk digunakan.
Sosialisasi Mengenai Biodiversitas Sebagai Dasar Bioinformatika Hamsyah, Eka Fitriana; Samsi, Andi Nur; Akhmad, Nur Amaliah; Gustina, Gustina; Syarif, St Humaerah
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 10 (2024): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Oktober 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biodiversitas atau keanekaragaman hayati mencakup tingkat gen, spesies, maupun ekosistem. Semua makhluk hidup juga merupakan bagian dari biodiversitas. Bioinformatika merupakan gabungan Ilmu Biologi dan Ilmu Teknik Informasi sehingga sangat penting dalam pengelolaan data khususnya materi genetik. Kegiatan ini bertujuan memberikan informasi kepada masyarakat mengenai pentingnya biodiversitas dan bioinformatika. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dengan menggunakan aplikasi ZOOM. Angket dibagikan ke peserta melalui Google Form. Hasil kegiatan ini diperoleh bahwa kegiatan ini mendapat respon yang sangat baik karena 78% atau 64 peserta yang puas dengan kegiatan ini.